The X-Files

The X-Files

Download Indonesian Subtitle

Season 6

Release info

610 Tithonus (WebDL) 720p
A Commentary by observer320

Tags

webdl
web
720p
720
WEBDL
Published on: 2019-04-07
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

S-610

Ini hanya pengecekan latar belakang rutin.

Sepengetahuanmu,...

...apa Tuan Wisnowski pernah memakai obat terlarang?

Obat terlarang apa?

Ya. Saat dia bekerja bersama Nona Ermentrout,...

...apa menurutmu dia orang yang tak bisa dipercaya?

Tepat waktu, ya? Tepat waktu adalah baik.

Tidak, Bu. Ini hanya pemeriksaan latar belakang rutin

Tuan Garber tidak sedang dalam masalah hukum.

Ya, baiklah.

Terima kasih untuk waktumu.

Lain kali, kita akan beruntung...

...bila mereka membiarkan kita membersihkan toilet.

- Kau siap berhenti? - Tidak.

Itu akan membuat terlalu banyak orang menjadi terlalu senang.

Scully.

Aku akan segera ke sana.

Dipanggil ke kantor Kersh. Cuma aku.

Cuma kau?

Jangan lupa sikat toletmu.

Tidak, Bu. Bukan kau.

- Agen. - Pak.

Dana Scully,...

...ini Agen Peyton Ritter dari FBI New York.

- Agen Ritter. - Hai.

Tunjukkan yang kau punya.

Kantor kami sedang membarui sistem pemberkasan kasusnya.

Sementara turut dalam proyek ini...

...dan memindai foto TKP lama ke komputer, aku menemukan ini.

Margareta Stoller. Usia 57 Tahun.

Penyebab kematian, overdosis nitrazepam.

Lihatlah ketika mereka menemukannya.

Seorang tetangga menelepon polisi pukul 23.14.

Ya. Jadi, apa yang salah dengan foto itu?

Jam menunjukkan 45 menit lebih awal.

Sebuah jam bisa saja salah.

Bisa.

Maka, aku memeriksa "New York Post" edisi esoknya.

Ini diambil dari data foto mereka.

Hampir 1,5 jam kemudian.

Dua negatif yang berbeda, fotografer yang sama.

Fotografer itu bernama Alfred Fellig.

Dia berkeliaran di Manhattan selama bertahun-tahun.

Ternyata, dia kontributor agensi berita...

...dan fotografer panggilan NYPD.

Kau mencurigai si Fellig ini?

Menurutmu, Nyonya Stoller tak bunuh diri?

Orang ini suka memotret, 'kan?

Aku berpikir, bagaimana bila dia meracuni wanita ini...

...dan mendapat kepuasan dengan memotret mayatnya,...

...lalu kembali ke apartemen sama sejam kemudian...

...setelah agensi "Midtown North" menghubunginya untuk memotret?

- Itu teori yang bagus. - Ya.

Masalahnya, dia mungkin melakukannya lebih dari sekali.

Aku memeriksa lebih dari 2.000 foto polisinya.

Tiga foto memiliki bayangan sinar matahari yang bisa diukur,...

...karena kita mengetahui lokasi dari setiap kasus ini.

Kau bisa mengetahui waktunya dari bayangannya.

Ya. Dari sana, tiga foto ini tampak mencurigakan.

Ada bunuh diri lain, serangan jantung,...

...dan pembunuhan yang sudah jelas dengan orang lain yang didakwa.

Tak ada modus operandi yang konsisten.

Tak ada apa pun yang konsisten.

Aku yakin kau bisa membantuku.

Agen, tolong keluarlah sebentar.

Tentu saja.

Menurutku, dia memiliki karier yang menjanjikan.

Begitu pula kau...

...dulu.

Dengan keahlianmu dalam patologi forensik,...

...kau akan menjadi aset penting bagi penyelidikan ini.

Aku yakini, ini akan lebih menantang daripada pengecekan latar belakang.

Aku dan agen Mulder akan segera memulai.

Agen Mulder adalah agen yang tak punya harapan.

Kuanggap, kau tidak.

Kau bekerja bersama Ritter.

Jangan kecewakan aku.

Mulder.

- Apa yang kau lakukan? - Usil.

Aku sakit hati. Mereka mengirimmu untuk kasus misterius.

Ini bukan kasus misterius.

Bukan itu yang kubaca.

Aku membayangkan itu sebagai pembunuhan dengan telekinesis.

Kupikir, itu mungkin sentuhan kematian dari dukun.

Menuruku, ini bagian dari takhayul Muslim...

...bahwa memotret seseorang adalah untuk mencuri jiwanya.

Terima kasih. Semua sangat membantu.

Mereka memisahkan kita, ya?

- Tidak. - Tidak?

Ini hanya untuk sekali.

Siapa yang bilang begitu?

Tentu saja, bila kau bekerja dengan baik,...

...mereka takkan menempatkanmu di sini.

Ya, 'kan?

Agen Scully, kita sudah siap.

Peyton Ritter, ini Fox Mulder.

Senang bertemu denganmu, Fox.

Senang bertemu denganmu, Peyton.

Kita harus berangkat.

Kita ke New York.

Alfred Fellig. Apa yang bisa kau ceritakan tentangnya?

Apa yang harus diceritakan?

Dia salah satu dari 10.000 orang di kota...

...yang memiliki izin resmi untuk membuat kesal orang.

Terkadang, dia bekerja ganda sebagai fotografer TKP...

...untuk kantor polsekmu.

Ya, dia datang, memotret,...

...dan menyimpannya sendiri.

Tak banyak informasi pribadi di sana.

Memang tak seharusnya begitu. Ini hanya formulir pembaruan tahunan.

Apa kau mengetahui,...

...kapan tanggal pengecekan latar belakang yang asli?

Ini dia lagi.

Pembaruan data lagi di Januari 1970, tapi masih belum ada yang asli.

Sepertinya, kudapatkan.

Tahun 1964.

Orang lama.

- Ada yang menarik? - Mungkin.

Apa yang kau lakukan?

Lihatlah ini.

Tahun 1996,...

...1987, 1985, 1973.

Dia sudah lama di sini.

Aku tak bisa berkomentar, Dana.

Selain fakta bahwa dia selalu tampak tua,...

...ini tampaknya menjadi jalan buntu.

Tolong.

Tolong. Hubungi polisi.

Bung, apa yang kau mau? Kau gila?

Tolong aku. Ayo, Nona. Kumohon.

Tolong aku.

Bung, apa maumu?

Tidak...

Sidik jari Alfred Fellig.

Cocok dengan pengecekan latar belakang tahun 1964-nya.

Aku langsung memasukkannya ke basis data SAFIS...

...pagi hari ini dan inilah yang kudapatkan.

Menurutmu, ini pekerjaan Fellig?

Ini kunci.

Pengukuran lukanya coock dengan pisau ini.

Dia mungkin ceroboh di usia tuanya.

Apa ini?

Darah yang banyak sekali.

Ya, aku melihatnya.

Jelas, dia membunuh korban kedua.

Di mana mayat keduanya?

Mereka menemukan tersangkamu.

- Fellig? Di mana? - Di rumah, menonton televisi.

- Mereka membawanya kemari. - Ya.

Cek.

Tanggal 4 Januari, pukul 11.36.

Kantor Polsek 15, Manhattan.

Agen yang hadir, Dana Scully dan Peyton Ritter.

Wawancara pertama dengan...

...Alfred Fellig.

Halo.

Kau seorang fotografer.

Aku sudah melihat beberapa karyamu.

Kau berspesialisasi pada tema yang kelam.

Kau sering berada di sekitar kematian.

Itu pasti menarik bagimu.

Apa aku membuatmu bosan, Tuan Fellig?

Kau sudah memberiku pertanyaan.

Baiklah.

Aku ingin mengetahui caramu selalu kebetulan...

...berada di lokasi yang tepat setiap kali seseorang tewas.

Kau selalu ada untuk mengambil gambar.

Bagaimana itu bisa terjadi?

Aku memiliki...

...naluri bagus untuk berita.

Tuan Fellig sidik jarimu ditemukan di senjata pembunuh di TKP.

Bisa kau ceritakan aktivitasmu semalam?

Bronx.

Aku sedang bekerja.

Melihat seorang dungu mencuri sepatu tenis seorang anak.

Dia mengejarku.

Lari.

Dia lari?

Pembunuh yang tak dikenal.

Sepertinya, aku bisa mengenalinya.

Sidik jarimu ditemukan pada pisau.

Bagaimana bisa sampai di sana?

Dia meninggalkan pisaunya.

Mungkin aku menyentuhnya.

Kenapa kau melakukannya?

Apa kau terluka Tuan Fellig?

Kau tampak kesakitan.

Apa kau diserang?

Kami menemukan darah lain di TKP dan saat kami mengujinya,...

...aku penasaran akan menemukan, itu darahmu.

Aku terluka.

Boleh kami lihat?

Perlu kubantu?

Hei.

Bawa Tuan Fellig untuk mengambil sampel darahnya.

Potret punggungnya juga.

Hei, aku bingung.

Kupikir, kita mencba menangkap pria ini,...

...bukan mencari alasan untuk melepaskannya.

More Indonesian subtitles for The X-Files

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left