The first 200 lines.
Ini kali pertamaku mengalami cuaca seperti hari ini.
- Hujan turun. - Cuaca panas dan dingin.
Sangat lembap juga.
Kudengar kamu punya kabar baik.
- Kabar apa? - Beri tahu kami.
- Sekarang kamu punya kekasih? - Ada yang ingin kamu ceritakan?
- Kamu akan menikah? - Kurasa dia punya kekasih.
Bukan.
Lalu apa?
Aku akrab dengannya, aku pasti tahu, tapi dia tidak punya kekasih.
Aku pernah ragu bahwa dia putus dengan kekasihnya.
Dia belakangan ini tampak tertekan.
- Benarkah? - Mungkin saja benar.
Jangan bergerak!
- Dia mencari perhatian. - Jam tangan bius.
- Pelakunya salah satu dari kalian. - Sedang apa dia?
- Sedang apa dia? - Kamu mainkan peran detektif?
Karena hari ini dia memakai topi, itu artinya
dia tidak tertarik pada tamu kita hari ini.
"Ketahuan"
Berarti hari ini tamu kita bukan penyanyi idola wanita.
Kamu pelakunya.
- Aku yakin. - Hentikan.
Waktu itu tamu kita MC Gree dan Song So Hee.
- Apa? - Apa maksudmu?
Ada yang melepas gas beracun di ruangan kelas ini.
- Mungkin Soo Geun. - Siapa?
- Apa yang kamu bicarakan? - Gas beracun?
Aku tahu kalian akan seperti ini. Aku sudah siapkan buktinya.
Ini ramai diperbincangkan di media sosial.
"Saat sedang kuis Tebak Siapa Aku bersama MC Gree"
"Buang angin"
"Buang angin"
"Buang angin"
- Suara apa itu? - Kudengar ada yang buang angin.
Lihat? Semua orang membicarakannya di media sosial.
Rekaman ini beredar di semua situs media sosial terkenal.
Yang pasti itu bukan aku.
Kalau aku buang angin, dia pasti akan sangat ribut.
Diam. Terima penenang ini.
- Pertama-tama... - Aku menghindarinya.
Yeong Cheol, Kyung Hoon,
- Bukan aku. - dan aku tidak buang angin.
Aku tidak bisa buang angin sehalus itu.
Tapi aku meragukannya.
Bisa saja ada yang katakan, "Kenapa buang angin? Jorok sekali."
Tapi Jang Hoon diam saja.
Jadi, Jang Hoon pelakunya?
Kurasa hanya ada satu orang yang berani buang angin dengan keras
selagi rekaman acara ini. Dia orangnya.
- Bukan aku. - Aku akan memberimu pelajaran.
Kalau aku buang angin, kamu pasti sudah marah.
- Aku mau tanya satu hal. - Mungkin itu gas butana.
Jujur saja.
Apa di sini ada orang yang tidak pernah buang angin
selama kita rekaman Men on a Mission ini?
- Aku. - Jangan bohong.
Aku tidak berbohong.
- Aku tidak berbohong. - Aku bahkan tidak buang angin
di depan anggota band-ku.
Ho Dong, tapi waktu itu...
- Ho Dong, jangan bohong. - Jangan bohong.
- Waktu itu kamu buang angin. - Kamu pernah buang angin.
Waktu itu kamu melompat saat bicara,
kamu buang angin seperti ini saat berdiri.
- Kami pernah mendengarnya. - Kamu pernah buang angin.
Sudah kubilang, aku tidak bisa buang angin sehalus itu.
- Lalu? - Bagaimana kamu buang angin?
"Buang angin dengan keras!"
Baik, kalau begitu, kita tanyai anggota staf.
Kita cari pelakunya.
- Mungkin saja Song So Hee. - Kamu sudah temukan pelakunya?
- Song So Hee? - So Hee?
"Bukan aku"
"Mari kita ungkap siapa pelakunya"
"Buang angin"
"Audio Soo Geun"
"Audio Yeong Cheol"
"Berdeham"
Kamu orangnya.
- Kamu orangnya. - Aku?
Tidak.
- Itu suara hidungnya. - Rupanya kamu.
- Pelakunya... - Yeong Cheol orangnya.
- Mulutnya yang membuat suara itu. - Suara mulut?
Jang Hoon, berarti bukan Soo Geun yang buang angin.
- Bagaimana cara membuat suara itu? - Tapi...
Aku akan menghabisimu.
- Aku akan menghabisimu. - Bisa iklankan
dengan kalimat ini, "Aku akan menghabisimu"?
"Buka"
"Murid pindahan tiba-tiba datang"
"Aktris So Yu Jin"
Apa ini?
"Penghibur Samuel Okyere"
"Aku selalu"
"Memimpikanmu"
"Mereka menyambut keduanya dengan Tarian Para Para"
Dia menyanyikan "Para Para".
Dia mirip Will Smith.
Bagaimana kalian bisa saling mengenal?
- Halo, semuanya. - Senang bertemu.
Halo, Ho Dong.
Mereka Sam dan Yu Jin.
- Yu Jin benar-benar seperti murid. - Ya, bukan?
Kalian pernah lihat siapa pun yang cocok berseragam seperti aku?
- Ini kali pertama kami. - Benar, bukan?
Kamu tamu pertama yang terlihat mengagumkan berpakaian seragam.
- Kamu serius? - Yang lainnya tidak cocok.
- Kalian... - Ada beberapa yang cocok.
Kurasa ada beberapa yang cocok memakai seragam.
Begitukah? Dengarkan aku.
"Aku akan memperkenalkan diri"
Kalian selalu memikirkanku sebagai istri Baek Jong Won
- atau ibu tiga anak, - Tentu saja.
- tapi aku... - Kamu Ratu Para Para.
- Kamu bisa diam? - "Perlihatkan padaku sekarang"
- "Perlihatkan padaku sekarang" - Aku pernah meraih peringkat satu
di kontes seragam nasional.
Aku So Yu Jin.
- Benarkah? - Serius?
- Senang bertemu kalian semua. - Ada kontes semacam itu?
"Mereka belum pernah mendengar kontes semacam itu"
- Pantas dia cocok memakainya. - Kamu memenangkan kontes itu?
Tidak, kontes itu
mencari sekolah dengan seragam terbaik
dan mereka mencari pelajar yang cocok berpakaian harian.
Kontes itu mencari pelajar seperti itu.
Aku memenangkan hadiah utama seragam sekolah dan pakaian harian.
Sam sekarang siap untuk gilirannya.
Jangan perkenalkan diri dengan kalimat hafalanmu.
Dengarkan orang lain dahulu.
- Dia dari tadi terus berpikir. - Aku memikirkan harus bicara apa.
Aku terus menunggu giliranku.
Tenanglah.
Kamu juga harus mendengarkan perkenalan Yu Jin.
Tenanglah. Baik.
Mulai hari ini aku akan menjadi bintang terbaik.
Aku Samuel Nana Kwesi Tweneboah Kodua Okyere Darko Gyan.
Senang bertemu.
- Okyere Darko Gyan? - Ya.
Aku Samuel Nana Kwesi Tweneboah Kodua Okyere Darko Gyan.
- Samuel Okyere Darko Gyan. - Panggil saja aku Chul Hee.
- Chul Hee? - Ya, Chul Hee.
- Chul Hee. - Chitty Chitty Bang Bang, Chul Hee.
Dia terdengar seperti pengedar narkotika dari Ghana.
- Benar, bukan? - Dia pintar bicara.
Katanya mulai hari ini dia akan menjadi megabintang.
- Kenapa mengatakan itu? - Beri tahu kami.
Acara ini hanya mengundang para megabintang,
karena itu sudah lama sekali aku ingin datang ke sini.
Aku selalu ingin ke sini.
Karena sekarang aku sudah di sini, berarti aku juga megabintang.
Saat dia senang, dia tidak lancar berbahasa Korea.
Benar.
Tunggu sebentar.
Senang bertemu kalian semua.
Biasanya kamu sangat fasih, ada apa?
Aku juga tidak tahu. Aku merasa tertekan.
- Industri ini mencintaimu. - Kalian berdua di sini hari ini.
Kupikir kalian saling mengenal.
Saat Sam memperkenalkan diri, dia berdiri seperti ini
seolah malu karena Sam.
Mereka tidak dekat.
Tadi kami berteman di ruang tunggu.
- Tos. - Ini kali pertama kalian bertemu?
Kenapa hari ini kalian ke sini bersama?
Apa kalian membintangi drama atau sesuatu bersama?
Tidak.
"Mungkin Yu Jin pemeran utama dan Sam pemeran pembantu?"
Apa kalian membintangi drama "A Girl Who Can Cook"?
Atau "Baek Jong Won from Ghana"?
Keren juga. Kita perlu bintangi acara bersama.
- Terdengar bagus. - Aku menyukainya.
Kurasa kami bisa cocok.
Sam, apa sekarang kamu merasa gugup?
Ya, sedikit.
Nanti aku tenang kembali. Semuanya, jangan gugup.
Hanya kamu yang sekarang gugup.
Sam, kami tidak gugup.
Kudengar Yu Jin juga sangat gugup untuk tampil di sini.
- Ya, aku sangat gugup. - Jantungnya berdebar kencang.
- Kamu juga gugup? - Ya, tapi aku tidak takut.
- Bukan berarti aku takut. - Kamu pun begitu, bukan?
- Ya, seperti Sam. - Benar.
Jantungku berdebar sangat kencang.
Aku tidak menyangka akan diundang karena banyak tamu muda sebelumnya.
Aku tidak menduganya karena aku ibu tiga anak.
Aku tidak merasa orang sepertiku akan diundang ke sini.
Bicara apa kamu?
Yu Jin, bukankah kamu pernah bekerja
satu hari di antara musim semi dan musim panas tahun 2004
di Gangnam? Bukankah kamu pernah bekerja di kafe permainan papan?
- Ya. - Sudah kuduga.
Aku masih siswa pelatihan di tahun 2004.
Saat itu aku dirawat di rumah sakit karena insiden kecil.
Aku dirawat di rumah sakit.
- Tempatnya di gang. - Semuanya
membicarakan seorang selebritas di kafe permainan papan.
Itu kali pertamaku melihatmu.
No comments yet. Be the first to leave one.