Revenger (リベンジャー	)

Revenger (リベンジャー )

Download Indonesian Subtitle

Release info

Revenger S01E01 - [1080p HCV]
A Commentary by Popopupo1
Untuk releasan Nyaa, Judas, Asw, Anime Time, Jangan lupa berikan Ratings ya*Ig : @Sebastianus_Ariston20

Tags

1080
Published on: 2023-01-30
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Yui...

Aku tahu ini tidak akan bisa menebus perbuatanku,

tapi aku...

Yui!

Aku bodoh sekali...

Aku tidak menyadari perbuatan Matsumine dan malah membunuh ayahmu.

Tapi...

Aku masih bisa menebusnya!

Aku sudah membalaskan dendam ayahmu.

Mungkin sekarang...

Yui!

Kau rupanya...

Permisi, Bang Samurai yang baik.

Siapa kau?

Maafkan ketidaksopananku. Namaku Usui Yuen.

Bolehkah aku menanyakan namamu?

Namaku Kurima Raizo, pelayan daimyo Satsuma.

Ada apa?

Aku menerima pekerjaan serabutan di sekitar sini...

Pekerjaan serabutan?

Benar.

Pedagang serabutan yang bisa mengerjakan apapun...

Sederhananya, kami ini sekelompok pekerja serba bisa.

Lalu apa yang anda butuhkan dariku?

Ada rumor tentang samurai berwajah sangar yang berdiam diri disini,

seperti seorang Musashibo legendaris.

Warga sekitar khawatir dan membayarku untuk memeriksanya.

Kenapa samurai yang cukup sopan saat memperkenalkan diri

malah tidur di bawah jembatan, bukannya di penginapan?

Apa ada alasan untuk menghindari pengawasan orang lain?

Aku membunuh orang.

Kedengarannya cukup berbahaya.

Kau tidak terlihat kaget.

Justru aku malah semakin penasaran.

Tempat ini terlalu terbuka untuk tempat bersembunyi samurai yang melanggar sumpah.

Aku diperintahkan untuk membunuhnya dan tidak bisa menentangnya.

Tugasku adalah menyingkirkan pengkhianat yang membahayakan klan.

Justru semakin tidak masuk akal.

Kalau tindakanmu itu legal dan benar, lantas mengapa bersembunyi di bawah jembatan?

Bukannya justru kau malah bisa pulang dengan bangga?

Dia... adalah orang yang kukenal.

Orang yang sangat berharga bagiku.

Meskipun terpaksa melakukannya, aku tetap tidak bisa menghadapi orang yang mengenalnya.

Begitu, ya.

Jadi meskipun tugasmu terpenuhi, kau masih tidak bisa kembali.

Menurutku hal seperti ini wajar jika menjadi samurai.

Akan tetapi, masalahmu tidak akan selesai jika hanya berdiam di bawah sini.

Kurasa... kau benar.

Rasanya aneh.

Bicara dengan seseorang membuatku sadar betapa bodohnya aku yang kebingungan ini.

Anggap saja itu salah satu layananku.

Terima kasih atas saranmu.

Hati-hati di jalan.

Sampaikan saja pada warga kalau Benkei sudah kau singkirkan.

Halo, Mas Kurima!

Mereka kemari menjemputku, ya?

Tumben Tuan Matsumine melakukan ini.

Kuakui hal yang kau lakukan sangat hebat!

Tidak kusangka kau bisa membunuh ayah mertuamu dan bawahannya sendirian...

Apapun hubungan kami,

saat dia menodai tangannya dengan perdagangan opium,

maka ini tidak bisa dihindari.

Loyalitas yang sangat tinggi!

Tuan Matsumine pasti senang.

Sekarang kau tinggal melakukan tugas terakhir...

Apa?

Masih belum paham?

Kuakui kebodohanmu sangat mengesankan.

Mungkin kau masih ada gunanya jika ini negara yang sedang konflik...

Kenapa kau melakukan ini?

Tanyakan saja pada Tuan Hirata saat kau menemuinya di akhirat.

Aku yakin dia pasti bersedia menjelaskannya.

Lompat.

Kalau kau tidak mau mati, cepat lompat!

Dia sudah gila, ya?

Tenang saja. Dia tidak mungkin selamat.

Kalau begitu kita laporkan ini pada Tuan Matsumine.

Ini semua karena kau bertele-tele.

Kalau kau sampai mati, bukan salahku, ya.

Ayo!

Samurainya sudah bangun.

Apa kau yang menyelamatkanku?

Sudah kubilang, kami menerima tugas apapun.

Kadang aku juga membuat maki-e berlapis emas seperti sekarang ini.

Siapa kalian sebenarnya?

Dalam bisnis seperti ini, kami cukup paham soal dunia gelap Nagasaki.

Setidaknya lebih banyak darimu.

Pertama,

memang salah satu anggota klan Satsuma

membuat kesepakatan rahasia terkait opium dengan pedagang Inggris.

Tuan Hirata Genshin telah menyelidiki di sekitar Nagasaki

untuk mencari kebenaran.

Itu...

Berbeda dari yang kau ketahui?

Itu artinya, orang yang memberitahumu,

dan memerintahkanmu untuk membunuh Tuan Hirata, adalah dalang di balik perdagangan opium.

Kepala keuangan Satsuma, Matsumine Jonoshin.

Sepertinya Tuan Hirata hampir mendapatkan bukti yang dia butuhkan.

Pasti dia merasa sangat kesal.

Kenapa kau menyelamatkanku?

Jadi kau lebih memilih mati?

Dengan bodohnya aku tertipu dan malah membunuh ayah tunanganku!

Bagaimana mungkin aku bisa hidup dengan rasa malu ini?!

Dan Matsumine berhasil menjaga posisinya tanpa tersentuh.

Apa kau tidak kesal?

Oh, dia sudah siap sekarang.

Tidak banyak yang bisa kau lakukan dengan luka-luka itu.

Sebenarnya, Tuan Hirata meminta jasa kami sebelum meninggal...

dan untuk jaga-jaga,

dia memastikan kami menyelesaikan misinya.

Tata letak kediaman milik Matsumine Jonoshin,

jalan untuk menyusup ke Satsuma,

serta petunjuk melalui kota Kastil Tsurumaru...

Pekerjaan ini membutuhkan kolaborator yang familiar dengan urusan lokal.

Apa kau mau membantu kami, Kurima Raizo?

Hup!

Jadi maksudmu...

Benar, kan?

Kehilangan ayah dan tunangannya sekaligus begitu...

Jadi sekarang Yui sendirian?

Benar. Dia terlihat menyedihkan sekali saat pemakaman.

Perempuan yang malang!

Aku tahu kau khawatir tapi kalau dia tahu bahwa kau masih hidup...

Aku tahu.

Bagaimanapun juga, aku tidak berani menghadapinya.

Ini ruang penyimpanan. Kandangnya disini.

Pintunya tidak dijaga dengan ketat,

tapi letaknya jauh dari gedung utama...

Abaikan saja. Lanjutkan.

Intinya, pintu utama dijaga dengan ketat,

tapi setelah masuk, ada titik buta yang bisa kita gunakan.

Kurasa kelompok kecil bisa masuk dan memberi serangan kejutan.

Dengan begitu masalah bisa terselesaikan tanpa keributan.

Kelihatannya seperti tempat yang punya pintu keluar rahasia.

Tidak. Jangan khawatir.

Matsumine sangat mempercayai penjaganya.

Masuk akal.

Baguslah kalau begitu.

Kita selesaikan semuanya malam ini.

Tunggu disini, Mas Kurima.

Kalau kau bertindak ceroboh dengan luka sebanyak itu,

Matsumine akan tahu.

Kau mengerti?

Masalah Hirata sudah jadi bahan bicara di kastil.

Dibunuh oleh menantu yang gila!

Dan sekaran, Tuan Matsumine aman.

Sebentar lagi, seluruh Nagasaki akan segera dikuasai...

Semua ini bisa terjadi berkat Kurima Raizo!

Pekerjaannya sangat bagus.

Awalnya aku sangat bingung kenapa melibatkan tunangan Nona Hirata yang hanya ahli menggunakan pedang.

Tapi ternyata ada gunanya juga!

Aku sudah biasa memanfaatkan prajurit kepala banteng seperti dia.

Tidak perlu dikendalikan, cukup biarkan saja dia mengamuk dengan sendirinya.

Tuan Matsumine memang hebat.

"Kirim banteng untuk membunuh musuh".

Pasti dia dan Hirata sangat kesal di akhirat sana!

Selain itu,

kudengar orang barat berniat menggunakan opium untuk menundukkan Qing.

Apa hal yang sama akan terjadi pada Nagasaki?

Kalaupun terjadi, bukan masalah.

Entah orang Inggris atau siapapun pasti butuh seseorang untuk mengatur Nagasaki.

Hebat! Tuan Matsumine sudah memikirkannya sejauh itu?!

Silahkan.

Oh, maafkan aku!

Hoi, kami kehabisan sake!

Apa tidak ada lagi?

Astaga...

Biar kuperiksa kesana.

Aduh, ini bukan bagian dari rencana.

Hoi! Ada orang disana?

Lampunya malah mati...

Siapa disana?!

Panggil yang lainnya! sekarang!

B-Bajingan!

S-Sialan!

Di hadapan Santa Maria sang maha pengasih,

dosa dan kesalahanmu,

tebuslah.

Katanya tidak ada jalan rahasia.

Berarti Mas Kurima menipu kita.

Matsumine Jonoshin.

Kalau kau mau menjelaskan semuanya, akan kudengarkan.

Baiklah.

Syukurlah...

Aku yakin pasti ini rencananya sejak awal.

Jadi maksudmu kita hanya alat yang dia gunakan untuk memancing keluar pak tua ini?

Kelihatannya begitu.

Astaga, orang ini baru saja merebut target kita!

Bagaimana kita menjelaskannya ke Kapel?

Yang jelas kita harus membunyikan lonceng saat tugas selesai, kan?

Benar.

Nio.

Baik.

Yui! Dimana kau?

Yui?!

Yui?

Kumohon, Yui...

Ada banyak hal yang harus kutebus...

Yui!

Yui!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left