Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies Episode 111 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-05-17
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bibi.

"Episode 111"

- Bibi. - Tunggu.

Apa maksudmu?

Ibu.

Kamu sudah berhenti mengajar?

Tidak, bukan? Ibu pasti salah dengar.

Ibu, maafkan aku.

Maafkan aku, Ibu.

Bangunlah.

Bangun dan katakan ibu salah dengar.

Bibi.

Baiklah. Kamu saja yang bicara.

Saat tidak bisa memercayai siapa pun,

bibi bisa memercayaimu.

Katakan.

Katakan!

Dia

berhenti mengajar.

Apa?

Ibu.

Kapan?

Tiga tahun lalu.

- Ibu. - Bibi.

Lantas

selama tiga tahun belakangan, kamu pergi ke mana setiap pagi?

Katakan!

Aku bekerja sebagai peramal.

- Apa? - Ibu.

Aku bekerja sebagai peramal.

- Ibu! - Bibi!

- Bibi baik-baik saja? - Ibu.

- Bibi! - Ibu!

Ibu.

Apa?

Ibumu sudah tidak menganggap Go Ya sebagai putrinya?

Ya.

Ibu tidak bisa memaafkan Kak Go Ya karena telah mengkhianatinya

dan menikahi Ji Seok.

Ibuku memaafkan mereka.

Kukira semua akan baik-baik saja jika ibumu juga memaafkan mereka.

Kini kita harus bagaimana?

Kini kita harus memikirkan Ji Seok dan Go Ya.

Ibumu harus memaafkan mereka.

Tapi

kurasa ibuku tidak akan mengubah keputusannya dengan mudah.

Dia bahkan bilang

dia dan Kak Go Ya orang asing karena tidak ada hubungan darah.

Apa maksudmu?

Tidak ada hubungan darah? Siapa?

Go Ya dan ibumu?

Ya.

Ibu.

Apa? San Deul?

Baiklah.

Pak Min, aku harus pergi.

Besok kita akan memulai psikoterapi

dan hipnoterapinya.

Jangan ada yang dilewatkan.

Tentu saja tidak akan.

Kamu akan membaik.

Paman akan berusaha maksimal

agar kamu membaik.

Ya, aku tidak boleh sakit.

Ada banyak orang

yang harus kulindungi.

Kak Eun Seok.

Ada perlu apa kemari?

Paman sudah menceritakan semuanya.

Aku baik-baik saja.

Lantas kenapa kamu bermimpi buruk?

Ini yang paling Ibu cemaskan.

Setelah tahu

ayahnya Go Ya penyebab kecelakaan itu,

kamu mulai bermimpi buruk lagi, bukan?

Jangan cemas. Aku akan membaik.

Aku menjalani perawatan,

jadi, tidak akan kalah dengan mimpi buruk itu.

Baiklah.

Kamu sangat menderita.

Maaf kami tidak membantu.

Apalagi soal Go Ya.

- Apa maksud Kakak? - Kakak dengar ibunya

sudah tidak menganggap dia anak.

Apa?

Bibi, ayo ke rumah sakit.

Bibi bisa kolaps lagi.

Tae Ran!

Apa yang terjadi? San Deul berbuat apa?

Kak Yang Sook...

Aku harus bagaimana?

San Deul berhenti mengajar

dan menjadi peramal.

Bagaimana kini aku menjalani hidup?

Lebih baik aku mati saja!

Dasar berandal...

Kamu lebih jahat.

Kamu tahu segalanya!

Kamu tahu San Deul berhenti mengajar!

Tega sekali kamu merahasiakannya!

Maafkan aku.

Wanita jahat.

Bibi menganggapmu putri bibi.

Bibi.

Bibi pamer dia seorang guru

karena mengira dia masih mengajar.

Kamu tidak kasihan kepada bibi?

Teganya kamu melakukan ini!

Kenapa melampiaskannya kepada Go Ya?

Pergilah.

Jangan muncul di hadapan bibi lagi!

Lagi pula, ibumu tidak menerimamu lagi.

- Bibi! - Kamu bahkan

bukan putri ibumu.

Karena kalian tidak ada hubungan apa-apa lagi,

apa sulitnya bagi kita untuk putus hubungan?

Ya, sebaiknya kita putus hubungan.

Pergi!

Enyahlah!

Go Ya.

Kamu bisa makan dalam situasi seperti ini?

Pak Choi.

Kenapa kamu menangis di sana?

Ibuku tahu

aku berhenti mengajar.

Dia mengusirku.

Mau minum bersama?

Baiklah.

Bibi

tidak mau menemuiku lagi.

Dia marah karena aku tidak bilang

San Deul berhenti mengajar.

Dia melarangku muncul di hadapannya lagi.

Pasti sulit bagimu.

Kemarin, ibumu. Sekarang, bibimu.

Kamu tahu ibuku sudah putus hubungan denganku?

Kenapa ini terjadi kepadaku?

Mereka adalah pilar hidupku

dan kini mereka pergi.

Aku tidak bisa melakukan ini tanpa dukungan mereka.

Kamu bahkan bukan putri ibumu.

Karena kalian tidak ada hubungan apa-apa lagi,

apa sulitnya bagi kita untuk putus hubungan?

Ya, sebaiknya kita putus hubungan.

Pergi!

Enyahlah!

Aku sudah menyakitinya.

Kenapa Tae Ran seperti itu kepadanya?

"Kelas Memasak Jang Ok Ja"

- Ibu. - Ya?

Maaf ibu ingin bertemu saat kamu akan berangkat bekerja.

Tidak apa-apa. Ada yang ingin Ibu sampaikan?

Ibu melihat video tentangmu

yang beredar di perusahaanmu.

Kamu

bertengkar dengan bibinya Ji Seok?

Sebenarnya, itu terlihat

seperti kamu menyerang adik ibu.

- Ibu, itu karena... - Ibu tidak menanyakan

alasanmu melakukan itu.

Aneh.

Ibu tidak bisa memaafkan adik ibu.

Bahkan ibu pun menamparnya.

Tapi meski telah melakukan itu,

ibu tidak suka dengan perlakuanmu kepadanya.

- Begitu, ya. - Kami memang

sudah putus hubungan dan kini dia seorang diri.

Tapi dia tetap adik ibu

dan bibinya Ji Seok.

Meski ibu memperlakukannya dengan buruk,

ibu tidak ingin kamu melakukan hal yang sama.

Go Ya, kamu baik-baik saja?

Ya.

- Aku berangkat. - Sampai jumpa.

Kenapa kamu menunjukkan video itu kepada bibimu?

Aku tidak bisa diam saja.

Kamu tidak memikirkan perasaan bibimu?

Tidak seperti raut wajahnya, sepertinya Go Ya cukup galak.

Dia

memiting leher bibinya Ji Seok seperti ini.

Diam!

Astaga, kepalaku sakit.

Apa yang terjadi?

Aku merasa sangat bersalah kepada ibuku.

Fakta bahwa aku guru

membuat ibuku sangat bangga. Itulah alasan dia bertahan hidup.

Lantas kenapa berhenti mengajar?

Tunggu.

Apa yang terjadi setelah itu?

Aku akan bunuh diri.

- Sial! - Hentikan! Jangan bunuh diri!

Ibu, maafkan aku.

- Maafkan aku, Ibu. - Tolong turun.

Astaga!

Apa dia...

Tidak.

Pak Choi, kamu baik-baik saja?

Di mana aku?

Ini rumahku.

Lantas kenapa aku di sini?

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left