Release info

孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 20 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 21 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 22 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 23 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 24 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 25 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 26 Indo
孤城闭 / Held In The Lonely Castle / Serenade Of Peaceful Joy 27 Indo
A Commentary by skysoultan
WeTV

Tags

other
Published on: 2020-04-22
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 193 lines.

♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔ = Episode 20 =

Menari dengan pedang,

memotong daun dan ranting hingga berterbangan.

Aku memang pernah mendengar,

waktu kecil dia sudah belajar dan latihan bela diri

bersama dengan saudara-saudara pria lainnya.

Ilmu pedang, memanah dan menunggang kuda serta bela diri sangat bagus semua.

Hanya saja belum pernah melihat sendiri.

Tidak bisa membayangkan juga,

Danshu yang setiap gerakan dan tindakannya

tidak pernah luput dari etika,

tapi dapat bermain pedang.

Justru Maoze,

tidak saja aku sudah melihatnya sendiri,

bahkan sudah mengujinya sendiri.

Kaisar, ada hal penting ingin Hamba menghadap.

Kaisar.

Kaisar.

Kaisar.

Kaisar.

Ada apa ini?

Kaisar.

Ini…

Kaisar tolong aku.

Sudah tidak apa-apa. Sudah tidak apa-apa.

Aku suruh mereka panggilkan tabib kemari

untuk bersihkan dan oleskan obat.

Jangan sampai ada bekas luka di wajah.

Kalau tidak, tarian “Wanita Menggunting Peoni”

akan jadi tidak bagus.

Kalau kelak Bihan

tidak bisa menari untuk Kaisar,

Bihan…

lebih baik patahkan kaki dan tangan.

Kalau diusir keluar istana,

terserah mau menikah dengan Tuan yang mana,

atau menjadi budak kriminal istana.

Lebih baik Bihan hancurkan

wajah ini.

Biar siapa pun tidak berani mendekati.

Li Yun dalam “Buku Ritus” mengatakan.

Nafsu makan pria atau wanita,

adalah kebutuhan manusia yang terbesar dan paling mendasar.

Orang pintar menyamakan nafsu makan pria atau wanita

dengan nafsu rasa kenyang

menjadi keinginan yang paling dasar manusia.

Nafsu makan, setiap hari harus dipenuhi.

Tetapi setelah menjadi dewasa,

Kalau keinginan pria dan wanita

belum bisa terepuasan dalam waktu lama,

terkadang akan menjadi tanggul banjir,

tidak dapat dikendalikan.

Biasanya akan muncul jalan pintas dan jalan sesat

sebagai jalan keluar.

Melewati jalan pintas dan jalan sesat memang menyebalkan,

tapi juga sungguh sangat kasihan.

Harus dihukum dengan kelonggaran juga.

Denda upah bulanan.

Setiap bulan mengerjakan beberapa hari pekerjaan kasar.

Sudah cukup.

Hamba akan jalankan perintah.

Tapi, itu...

Memang ada orang yang Kaisar sukai.

Jika Kaisar memang menyukainya,

akan lebih memahaminya dibandingkan orang lain.

Kalau begitu serahkan pada Kaisar saja.

Hamba tahu.

Kecantikan anak ini memang melebihi banyak orang,

pasti akan mendatangkan kecemburuan.

Tapi dia tidak memiliki orang tua sejak kecil.

Hamba yang membesarkannya sendiri.

Hamba tahu.

Meskipun dia keras kepala dan angkuh,

tapi masih bertempramen l anak kecil.

Hamba berani menjamin dengan nyawa!

Dia tidak mungkin melakukan

hal yang tidak senonoh itu.

Pasti Xu Lantiao sengaja memfitnahnya.

Anak ini...

Keras kepala.

Semenjak bertemu sekali dengan Kaisar,

langsung yakin sekali

Kaisar adalah orang yang akan terus menemaninya

pada malam yang paling menyedihkan baginya

karena kelinci kecil yang dirawatnya

mati digigit tikus

waktu dia masih kecil.

Dia pun sepenuh hati

ingin bersama Kaisar.

Tapi Hamba tahu dia sedang membuat onar.

Dia berbuat onar seperti ini,

karena Hamba tidak mendidiknya dengan benar.

Makanya Hamba dengan tega

ingin menikahkan dia.

Aku memohon Wakil Komandan Yang

lebih awal keluarkan dia dari istana.

Wakil Komandan Yang sudah menyetujuinya.

Beberapa hari ini,

dia akan pergi.

Tapi siapa sangka Xu Lantiao yang kejam,

pada kesempatan Komandan Ren sedang memeriksa...

Kaisar.

Aku tidak ingin menikah.

Kaisar.

Aku mohon biarkan Bihan berada di sampingmu,

sebagai seorang dayang.

Bihan bisa melakukan apapun.

Tidak akan lebih buruk dari mereka.

Aku tidak akan biarkan kamu menikah dengan orang lain.

Karena aku sudah berjanji pada Bihan,

mulai sekarang tinggal di Istana Funing,

tidak pulang lagi.

Tapi bagaimana statusnya,

aku harus berunding dengan Permaisuri dulu.

Bagaimanapun Istana Harem

lebih baik untuk segera ditetapkan Permaisuri.

Sehubungan dengan hasil pemeriksaan ini...

Kamu berunding dengan Shouzhong,

harus bagaimana penentuannya.

Kalian berdua

pernah dididik langsung oleh Ibu Suri.

Tentu pekerjaan kalian cukup mahir dan berpengalaman.

Aku tenang.

Sekalipun ada sedikit perselisihan,

Hamba...

Hamba tidak.

Hamba...

Kalian sangat mahir,

juga mengerti batas yang sesuai.

Kalau ada perselisihan,

tentu saja kalian bisa mengatasinya dengan baik.

Aku hanya memiliki satu pesan.

Dalam istana ini,

dayang-dayang, kasim,

pengawal, pejabat wanita,

kalian juga mengetahui hal ini.

Kebanyakan dari mereka berlatar belakang sangat susah.

Lebih banyak didik mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Kalau memang melakukan kesalahan,

lebih baik berikan jalan keluar ketika menghukumnya.

Hamba merasa malu.

Hamba menerima bimbingan.

Kamu menyayangi Bihan.

Memaksa masuk pintu pada situasi yang mendesak,

perasaan ini mengharukan.

Tapi tidak bisa luput dari hukuman.

Kamu sendiri juga sudah tahu bersalah.

Membiarkan Wakil Komandan Yang mengikatmu kemari.

Hamba tahu.

Hamba tahu,

tidak bisa bekerja di tempat latihan lagi.

Hukuman lainnya,

Kaisar ingin menghukum apapun,

Hamba bersedia menerimanya.

Bihan adalah anak yang

keras dan sederhana.

Kamu baik padanya.

Dia percaya padamu, menghormati kamu.

Banyak hal yang tidak dimengertinya,

aku juga tidak ingin dia mengerti.

Mengenai bagaimana

menghukum kesalahanmu.

Aku tidak begitu mengerti

peraturan di Istana Harem.

Semua mengikuti keputusan Permaisuri.

Pergilah tidur.

Hanya seperti ini ?

Kaisar.

Aku sangat menyukaimu.

Sangat, sangat menyukaimu.

Aku ingin hidup bersamamu seumur hidup seperti ini bersamamu.

Melahirkan banyak anak untukmu.

Tidak meletakkan Dinasti Song di hadapanku,

aku tidak pernah berani menempatkannya di sisiku.

Bihan,

kamu adalah satu-satunya pengecualian.

Seumur hidup ini,

orang-orang ,urusan lain

adalah milik Kaisar.

Kamu hanya milikku.

= Kediaman Yan =

Ayah mertua.

Ayah mertua.

Malam sudah larut.

Pulang istirahatlah lebih awal.

Besok masih harus rapat pagi.

Rapat pagi?

Masih ada rapat pagi?

Sini.

Kamu beritahu aku.

Kalau ada seseorang,

waktu kamu masih muda

tidak izinkan kamu mengenali ibu kandungmu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left