Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling E81
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Guest: Lee Da Hae. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-04-03
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kamu sudah makan?

Ya.

Kamu sudah makan, Bu?

- Kami menikmati makanan kami. - Da Hey

berbeda dari penampilannya.

- Aku suka betapa santainya dia. - Dia sangat santai.

- Aku suka itu. - Itu sebabnya

para pria mencintainya.

- Para pria akan mencintainya. - Dia sangat santai.

Tapi dia menyukai satu orang sekarang.

Dia sangat santai.

Itu kepribadian yang sangat memesona.

- Dalam drama... - Bahkan dalam drama pun,

kamu memerankan tokoh yang sangat ceria.

Aku akan terus menonton drama itu.

- Itu menyenangkan. - Dia sangat ceria, bukan?

Itu sangat menyenangkan.

Kamu harus menontonnya dari awal.

- Lalu kamu tidak bisa berhenti. - Benar. Kamu menjadi penasaran.

Kamu harus menonton episode-episode sebelumnya.

Kamu harus menjadi anggota, bukan?

Dengan 10 dolar, kamu bisa menonton apa pun.

Aku masih belum berlangganan, jadi, aku tidak bisa melakukan itu.

Aku berusaha sebaik mungkin...

- Untuk menontonnya tepat waktu. - Ya. Aku berusaha melakukan itu.

Tapi kemudian kamu akan melewatkan begitu banyak acara.

Aku mempertaruhkan hidupku untuk menonton acara ini tepat waktu.

"Dia mempertaruhkan hidupnya"

Aku sering menonton Mom's Diary lagi.

Dan aku selalu menonton Episode 35.

Episode 35.

Dia bahkan ingat episode yang mana.

Itu saat Jang Hoon mempermalukanku.

"Jang Hoon bingung"

- Episode 35. - Episode 35.

Bagaimana aku mempermalukanmu?

- Kamu... - Aku memuji Gun Mo.

Kubilang dia akur dengan adiknya.

Dan Jang Hoon bilang, "Apa kekurangan Gun Mo?"

"Dia bilang Gun Mo sangat dewasa"

"Dan akur dengan adiknya"

"Tapi Jang Hoon secara sarkastis bertanya apa kekurangan Gun Mo"

"Itu membuatnya terbahak-bahak"

"Dan dia tidak bisa membalas"

Aku baru menyadarinya sekarang.

Gun Mo seperti makhluk yang suci.

Bukankah dia seperti makhluk suci?

"Dia menonton adegan ini dan mengingatkan dirinya akan hari itu"

Aku dipermalukan.

- Kamu menontonnya beberapa kali? - Aku menontonnya beberapa kali.

- Dia menontonnya beberapa kali. - Itu pasti sangat menyakitinya.

- Aku hanya menonton bagian itu. - Kenapa dia mengingat itu?

Bagaimana dia bisa ingat apa yang kukatakan

pada Episode 35?

Itu di Episode 35.

- Episode 35. - Aku tidak tahu yang kulakukan.

Kamu harus pulang dan menontonnya lagi hari ini.

Lihat apa yang kamu lakukan pada Episode 35.

Musim semi juga pasti sudah tiba di Pyeongchang sekarang.

Apa kamu selalu merasa sedih di musim semi?

Apa musim semi membuatmu merasa melankolis?

- Cuacanya hangat. - Karena aku suka bunga,

saat aku melihat bunga-bunga mekar,

aku merasa indah dan menyenangkan.

Itu tidak membuatku merasa melankolis.

Semuanya terlihat indah di musim semi.

- Itu indah. - Aku sangat menyukainya.

Kita akan sering berkendara.

Sering sekali.

Mungkin inilah saat kita paling sering berkendara.

Ada banyak bunga di daerah kita,

tapi kita tetap berkendara ke tempat lain yang lebih jauh.

Apa kamu masih pergi berkendara dengan suamimu?

Dia harus... Lihat matanya.

- Kenapa... - Kenapa...

- Apa salahku? - Dia harus menanyakan itu.

Dia sangat berhasrat.

Kurasa di antara semua wanita di sini,

Sun Mi mengalami cinta yang paling intens.

- Itu sebabnya. - Ya.

Dia mencintai tanpa penyesalan.

- Bahkan sekarang pun... - Kamu senang?

"Dia menjatuhkan mereka"

Saat suamimu mengganti persneling,

apa kamu menyentuh tangannya?

Untuk apa aku melakukan hal menjijikkan seperti itu?

Astaga.

- Kenapa kamu kejam pada suamimu? - Hentikan.

Kamu akan tahu saat sudah seusiaku.

Aku yakin banyak istri akan paham dengan ucapanku.

- Kamu benar. Kita butuh... - Aku yakin ada banyak istri.

- Kita jelas butuh suami kita. - Begitukah?

- Kita jelas butuh suami kita. - Begitukah?

Dia benar.

- Kita jelas membutuhkan mereka. - Kita membutuhkan mereka.

Mereka makhluk yang dibutuhkan.

Kami paling membutuhkan mereka untuk mengemudi.

"Terutama untuk mengemudi!"

- Saat kamu pergi dengan suamimu, - Ya.

apa kamu bergandengan tangan dengannya seperti In Sook?

Kami tidak sering keluar, titik.

"Kami tidak sering keluar, titik"

- Aku... - Setiap keluarga memiliki cerita.

- Aku harus... - Kami tidak keluar bersama.

"Tidak ada alasan bagi kami untuk bergandengan tangan"

- Aku... - Aku tidak bisa lama mengemudi.

Kupikir hanya aku yang membenci suamiku.

Dia membencinya.

- Tapi - Kamu lebih membencinya dari aku.

sebenarnya...

"Sun Mi lebih membenci suaminya"

Tolong jangan seperti itu.

- Haruskah aku ceritakan kisahku? - Aku kasihan kepada para ayah.

Misalnya kamu sedang berkendara dengan suamimu.

Tepat saat kamu mau turun, dia bilang,

"Sayang,

kamu harus membayar ongkosmu."

"Cium aku." Lalu apa kamu akan menciumnya?

"Sun Mi berubah merah seperti gunung berapi"

- Sungguh omong kosong. - Itu...

Sudah kubilang jangan mengatakan sesuatu seperti itu.

"Dia bisa meledak"

- Ada iklan yang mirip itu. - Dia menjadi sangat marah.

- Iklan itu. - Kamu benar.

- Itu tergantung orangnya. - Tapi sebelumnya, dia...

Saat kamu seusiaku,

ada banyak momen kamu membenci suamimu,

tapi karena kamu hidup dengannya, kamu merasa kasihan.

"Itu semua karena kasih sayangmu"

- Orang lain... - Benar.

- Apa salah suaminya? - Ada masa-masa aku membencinya.

Dia sangat sering membuatku kesal.

- Mereka selalu membuat kami kesal. - Aku akan memberitahunya

saat dia membuatku kesal juga.

Ada masa-masa saat suamimu membuatmu kesal.

Dia sangat sering membuatku kesal.

Itu sebabnya aku bisa memahami mereka.

Namun, aku bisa merasa tenang karena aku memiliki suamiku.

- Bayangkan kita makan sendirian. - Benar sekali.

- Kamu membutuhkan mereka. - Kita jelas membutuhkan suami kita.

- Makan sendirian terasa sepi. - Dia bilang dia membutuhkannya.

- Makan sendirian terasa sepi. - Dia bilang dia membutuhkannya.

Begitu kita membenci mereka, kebenciannya akan terus tumbuh.

Tapi bagiku, tampaknya ayah Soo Hong tidak membuat banyak masalah.

- Dia pasti pria baik. - Dia tidak sering membuatmu kesal?

Dari mana kamu mendapatkan ide itu?

Astaga, jangan membuatku memulainya.

"In Sook berubah merah seperti gunung berapi"

Dia mungkin menyebabkan masalah kecil, tapi bukan masalah besar.

- Apa yang kamu bicarakan? - Dia menyebabkan masalah besar?

Jangan membahas itu sekarang.

Jika dia tidak pernah menyebabkan masalah besar, kenapa membencinya?

- Benar sekali. - Tidak, meski tidak begitu...

Meski jika dia tidak menyebabkan masalah besar,

kamu akan tetap membencinya.

Dia akan terus membuat masalah kecil.

Anggap kita berusaha untuk tidak membenci mereka

- karena usia kita tidak lama lagi. - Itu benar.

- Saat kita tidak mau membencinya, - Tapi...

- mereka membuat kita kesal lagi. - Itu benar.

"Mereka membuat kami kesal lagi"

"Hye Seon berubah merah seperti gunung berapi"

"Peringatan untuk amarah mereka telah dikeluarkan"

- Itu benar. - Ini seharusnya "Wife's Diary."

- "Wife's Diary"? - Judulnya harus diganti.

- "Wife's Diary." - Jika itu memang terjadi...

- Ya, itu harus diganti. - Astaga.

- Jika itu terjadi... - Mereka akan dalam masalah besar.

"Kami bisa hidup dengan nyaman berkat kamu, Sayang"

"Bulan ke-569 Soo Hong"

"Kenapa Kamu Keluar Dari Sana?"

"Rumah Soo Hong di sore akhir pekan yang tenang"

- Itu Soo Hong. - Itu putraku.

Dia selalu sendirian di rumah besarnya.

"Apa ada yang bisa kumakan?"

Natto.

- Apa yang dia makan? - Aku harus menjaga kesehatan.

Mari tetap makan makanan yang sehat.

- Aku tidak boleh melewatkan makan. - Astaga.

Itu terlihat lezat.

Dia selalu makan dengan teratur.

- Dia suka makan. - Dia harus makan.

"Dia makan dengan teratur"

Dia sangat suka menonton TV.

"Dia menyalakan TV begitu duduk"

Aku tidak tahu kenapa dia sangat suka menonton TV.

"Matanya terpaku pada TV"

Ini enak.

- Televisinya sangat besar. - Hebat.

- Televisinya sangat besar. - Bagus.

Kejar! Bagus!

"Dia sangat fokus pada pertandingan"

Karena layarnya sangat besar,

aku mudah terbawa suasana.

"Berbunyi"

- Seseorang datang. - Seseorang membunyikan bel.

- Apa dia memesan makanan? - Sudah memesan?

Apa itu temannya?

"Siapa itu?"

Halo. Astaga.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left