The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
PRESIDEN INTERIM KINI CALON PRESIDEN
PRESIDEN INTERIM OH CALON PRESIDEN UNGGULAN
KAUM MUDA MENANTIKAN POLITIKUS SEPERTI INI
HARIAN DONGBUK, KORAN KOOKIL
Menteri Oh cukup mengesankan.
Dalam sehari, dia mengisi kekosongan dari Presiden Park.
Setelah satu hari itu,
dia jadi calon presiden unggulan.
Sulit dipercaya dia belum berpengalaman.
Membuka bursa efek dan menembak mati penembak jitu
bukanlah keputusan mudah, tetapi dia tak ragu.
Dia hampir seperti mahasiswa yang ujian dan tahu semua jawabannya.
Dia tahu cara memukau masyarakat.
Menteri Oh adalah politikus berbakat.
Maksudmu,
kau menyerah menjadikan Presiden Park sebagai calon presiden?
Bukankah dia yang kau cari? Orang yang tahu cara menang.
Menteri Oh lebih berpeluang menang daripada Presiden Park.
Ini hanya simtom sementara. Tak perlu cemas.
Presiden Interim...
Maksudku, Presiden Interim Park baru saja siuman.
Aku cemas karena dokter bilang bisa ada kerusakan otak.
Syukurlah. Sebentar lagi, dia yang memesona dan cerdas kembali.
Jadi, kapan bisa bisa kembali bekerja?
Kapan aku bisa kembali bekerja?
Entahlah.
Anda butuh istirahat total sekarang,
jadi, Anda harus tinggal dan kami pantau selama sepekan.
- Permisi. - Terima kasih.
Bu Jeong.
Apa dia harus kembali ke Gedung Biru?
Kau tahu,
dia tak bisa melaksanakan kewajibannya saat ini
seperti yang tertuang di Pasal 71 Konstitusi.
Selain itu, Gedung Biru sudah memiliki presiden interim lain.
Itu...
Kalau begitu, beristirahatlah
dan langsung daftar sebagai calon presiden, Pak.
"Calon presiden"?
Maksudku, untuk pemilihan presiden?
Sayang.
Bisakah kau...
bicara dengan dokterku?
- Apa? - Mintakan obat pereda sakit.
Anda kesakitan, Pak?
Dari skala satu sampai sepuluh,
berapa sakit Anda, Pak?
Tujuh?
Pak Park.
Ya.
Bisa temani istriku?
Baik, tak masalah.
Pak.
Ini kacamata Anda.
Baiklah.
Mari, Bu.
Baik.
Kami segera kembali, Pak.
Aku coba halangi Pak Oh menembak si penembak jitu
agar kita bisa tahu siapa dalangnya,
tetapi dia memberikan perintah untuk tembak mati.
Bagaimana kalau...
dia melakukannya untuk menutupi dalang percobaan pembunuhan itu?
Dia sudah mendapatkan dukungan besar dari masyarakat.
Dengan keyakinannya,
aku mencemaskan
apa yang akan dia lakukan sebelum Anda kembali.
Akan tetapi...
bukan cuma dia di Gedung Biru. Para staf mengawasinya.
Salah satu dari staf...
berkolusi dengan pengebom.
Orang yang menelepon Menteri Pertahanan Nasional...
Aku tahu siapa dia, Pak.
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Tolong cabut izin keamanan Jenderal Lee Gwan-muk
untuk fail berjudul OP 5015-18.
JAWABAN EPISODE 12
Aku berikan satu nasihat.
Jika kau diserahkan ke kejaksaan sekarang,
dengan tutup mulut dan memakai hak untuk diam
seperti sekarang, itu takkan membantumu.
Penembak jitu itu...
ditembak mati saat dikejar.
Artinya, satu-satunya saksi yang bisa menyatakan kau bukan dari mereka
sudah mati.
Konspirasi pembunuhan Myung Hae-jun
dan usaha pembunuhan Presiden Interim.
Kau juga akan terus memakai hak untuk tetap diam?
Sikap itu hanya akan menambah hukumanmu.
Kurasa kau mungkin akan dihukum selama 15 tahun.
Akui saja.
Mari kita coba meringankan hukumanmu, ya?
Akan sangat disayangkan
kau membuang masa terbaikmu di penjara.
BADAN INTELIJEN NASIONAL
PENGADILAN DAN KEJAKSAAN
Aku dibawa ke mana?
Ini bukan jalan ke Kejaksaan.
Pak Presiden menunggumu, Agen Han.
NIS akan diinformasikan bahwa kau ditahan oleh Kejaksaan.
Agen Han, kudengar kau sudah lama menginvestigasi hal ini.
Menteri Oh Yeong-seok...
Benarkah dia terkait dengan dalang peledakan itu?
Dia tahu tentang serangan itu.
Tepat sebelum ledakan,
dia ke perlindungan serangan udara, dan jadi penyintas.
Mungkinkah itu terjadi jika dia tak terkait dengan pengebom?
Bisakah kau membuktikan itu, Agen Han?
Maaf, Pak.
Semua bukti yang kami kumpulkan dicuri oleh Tae-ik...
Maksudku, penembak jitu itu mengambilnya dariku
di hari pemeriksaan.
Mereka menghapus semua video Menteri Oh ke perlindungan serangan udara
di hari ledakan itu.
Aku berspekulasi itulah alasan Menteri Oh tanpa dasar memerintahkan
penembak itu dibunuh.
Jadi, itu mustahil.
Aku memberi tahu Anda
bahwa aku akan mulai kembali, Pak.
Kalian berdua sangat mirip.
Itu akan sulit,
tetapi kau bicara seolah itu bukan masalah,
seperti Agen Kim Jun-o.
Mungkin itu karena...
Agen Kim Jun-o adalah mentor dan panutanku
yang aku tiru.
Harus kuakui,
posisi ini menjadikan orang tidak tahu malu.
Ini mengharuskanku meminta berbagai pengorbanan
yang tak bisa kubalas.
Anda juga...
membuat pengorbanan, Pak.
Kalau begitu, mari mulai...
dengan mencari kaki tangan di Gedung Biru dahulu.
Pembelot Korut, Myung Hae-jun, mengaku melaksanakan serangan itu.
Namun, dia dibunuh oleh Tae-ik.
Setelah Agen Kim Jun-o bertemu dengan Presiden Park,
Tae-ik mencoba membunuh Presiden Park.
Orang yang memerintahkan pembunuhan Tae-ik
adalah Menteri Oh Yeong-seok.
Apa itu berarti Oh Yeong-seok adalah dalang serangan itu?
Tidak, bukan dia.
Lantas, siapa?
Kau mengagetkanku.
Na-gyeong!
"Rencana Operasi 5015-18"?
Maksudmu, orang yang menyerahkan fail rencana operasi
rekaan NSC ini ke para pengebom
ada di Gedung Biru?
Salah satu pembantu terdekat presiden dengan wewenang mencabut izin
hanya dari satu panggilan telepon.
Serta satu-satunya orang yang tahu tentang fail ini pada saat itu.
Ini petunjuk terbaik untuk menemukan si kaki tangan di dalam.
CHA YEONG-JIN
Terima kasih.
Kami butuh tanda tanganmu.
Semua rekaman komunikasi internal telah berhasil dipulihkan.
Maksudmu, rekaman yang rusak?
Ya. Saat tembok api Gedung Biru jebol tempo hari,
semua rekaman komunikasi rusak.
Bu Jeong Su-jeong datang mengeceknya.
Dia tak melaporkannya?
Dia meminta rekaman percakapanmu,
jadi, kusangka dia sudah melaporkannya.
Kurasa sebaiknya jangan hari ini.
Kau masih ada pekerjaan?
Selesaikan. Aku tunggu.
Tidak, jangan tunggu. Kau boleh pergi.
Aku lelah.
Kenapa ke Kantor Pemrosesan Data?
Bu Jeong.
Bukan masalah penting.
Orang bilang yang diuntungkan dari pengeboman itu adalah Presiden Park,
ada yang bilang Menteri Oh,
tetapi mereka salah.
Orang itu kau.
Jika bukan karena serangan itu,
kau takkan berani memimpikan kesempatan
membentuk ulang pemerintahan
sebagai seorang kingmaker.
Aku mau membawakan beberapa buku untuk Presiden Park baca di rumah sakit.
Kenapa kau mencari rekaman percakapanku?
Apa kau mencurigaiku?
Jawab. Kenapa?
Kenapa aku? Apa alasannya...
Presiden Park memerintahkanmu?
Atau itu atas inisiatifmu sendiri?
Jawab itu dahulu.
Apa itu mengubah sesuatu?
Tampaknya NSC mengadakan rapat.
Kau tahu?
Kenapa NSC mengadakan rapat tanpa sepengetahuanmu?
Kau juga tidak tahu masalah ini?
Tidak.
Kau dilarang masuk.
Aku kepala staf Menteri Oh Yeong-seok.
Aku Penasihat Keamanan Nasional, dia Kepala Staf.
Kami juga anggota NSC.
No comments yet. Be the first to leave one.