Little Men

Little Men

Download Indonesian Subtitle

Release info

Little Men 2016 720p BluRay x264 DTS-FGT
A Commentary by Ryota
Jake dan Tony bersahabat baik setelah kepindahan Jake ke Brooklyn. Kedua orangtua mereka memiliki masalah bisnis setelah kepindahan itu. Ibu Tony tak mampu membayar sewa toko pada keluarga Jardine. Dan masalah dimulai sejak itu. Little Men kisahnya sangat

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
Published on: 2018-12-10
Downloads: 56
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa yang terjadi di sini?

Kekacauan macam apa ini?

Tidakkah kalian janji padaku takkan ribut?

Melissa, singkirkan ponselmu. Singkirkan itu sekarang!

Apa-apaan ini?

Aku minta kalian tenang.

Dan lihat dirimu.

Jacob, apa itu?

Ini langit, Tn. Plummer.

Langit hijau dengan gemintang kuning?

Ini langit Camp Jupiter.

Sekarang, berhati-hatilah, Jacob.

Van Gogh berakhir dengan memotong telinganya sendiri.

Tenang. Kubilang tenang semuanya!

Jake! Di sini.

Hey, hey, hey. Lihat dirimu.

Apa yang terjadi?

Orangtuamu akan pulang larut malam ini.

Ayo pergi.

Kita akan pulang lewat Papaya King.

Ya.

Kediaman Jardine, selamat petang.

Selamat petang. Dengan siapa aku bicara?

Siapa ini?/ Ini Sal Bartolini.

Aku teman lama Max Jardine's.

Apa ini Jacob? / Ya.

Oh, Jacob, terakhir kali aku melihatmu..

..Kau bayi yang mungil. Kurasa Kau sudah besar sekarang.

Hmm..

Apa ayahmu di rumah? Atau ibumu?

Tidak, mereka belum pulang.

Dengar, Aku turut sedih atas kakekmu, Jacob.

Max dan aku saling kenal cukup lama.

Kami bertemu saat seusiamu. Umurmu sekitar 10 tahun sekarang?

Tiga belas.

Dia sungguh teman lamaku tersayang, ya kakekmu itu.

Kau tahu kapan kebaktiannya?

Kebaktian apa?

Ya, upacara pemakaman itu.

Aku berpikir bahwa akan ada kebaktian dalam waktu dekat.

Tunggu sebentar./ Siapa itu?

Entahlah?

Ada yang bisa kubantu?

Apa wanita itu menunggu kita?

Tidak, dia menyewa toko di bawah.

Antonio!

Ibu dan ayah serius untuk pindah ke sini?

Jake, kita bicarakan itu nanti.

Aku sungguh tak ingin pindah ke Brooklyn.

Hai, Ny. Calvelli, aku Brian Jardine.

Kita pernah bertemu./ Tentu.

Aku ikut sedih atas apa yang telah terjadi.

Aku turut berduka.

Terima kasih.

Aku turut berduka.

Ayahmu adalah pria hebat.

Itu benar, Kau tahu./ Aku tahu.

Apa yang Kau inginkan?

Ini putraku, Antonio./ Hai.

Aku tak yakin Kau sudah bertemu istriku, Kathy.

Hai./ Halo.

Senang bertemu denganmu. Aku Leonor./ Maaf, tanganku penuh.

Kami sedang ada resepsi kecil di atas..

..untuk teman dan keluarga./ Tentu.

Kau tahu, aku besar di rumah ini.

Waktu aku kecil, ada sebuah toko hasil tani di bawah sini.

Aku tahu, ayahmu cerita padaku.

Biar kubantu./ Oh, terima kasih.

Ella si Perampok?

Dia kutu buku, tapi aku punya sesuatu untuk gadis rambut merah. Kau?

Uh, entahlah.

Aku saja./ Oh, terima kasih.

Tyson sungguh orang jahat./ Oh, tidak di akhirnya, dia tak jahat.

Aku baru selesaikan The Blood of Olympus.

Aku punya game -nya. Mau main?

Sekartang?/ Yeah..

Aku ingin, tapi tak bisa. Ini adalah upacara pemakaman kakekku.

Ya, aku tahu.

Aku tak tahu harus bilang apa di situasi ini.

Mungkin seharusnya Kau bilang, "Aku turut berduka atas kehilanganmu."

Itu dia.

Ini, bisa Kau bawa ini?/ Ya, tentu.

Turut sedih atas kehilanganmu./ Oh, tak apa.

Kau menggambar ini?

Ya, ini langit di atas Camp Jupiter..

..hari pertempuran./ Kau sungguh pelukis handal.

Tidak juga.

Ya, itulah Kau. Ini sungguh hebat.

Sudah selesai?/ Ya sudah.

Kau tahu, Kau akan suka lingkungan ini.

Ini akan jadi daerah kebebasan./ Ini hanya resepsi.

Aku tahu, tapi jika Kau pindah ke sini aku bisa tunjukkan Kau sekitar sini.

Ibuku dan aku tinggal hanya beberapa blok dari sini.

Aku tak yakin kami akan pindah ke sini.

Hai./ Halo.

Ini dessert yang kami buat di kota kami untuk acara-acara khusus.

Kuharap Kau menyukainya.

Oh, astaga, Kau tak usah repot-repot.

Max sangat suka kue ini, jadi kupikir..

Masuklah, silakan. Kau harus masuk.

Tidak apa-apa./ Ayolah, aku memaksa.

Aku hanya ingin bawakan kuenya.

Aku masih punya beberapa dokumen untuk dikerjakan sebelum pulang di bawah.

Terima kasih untuk ini.

Kau sungguh baik. Terima kasih.

Maaf, tapi kami akan pergi.

Oh, oke. Terima kasih banyak.

Terima kasih atas kedatangannya.

Terima kasih sudah datang. Terima kasih..

Oke. Dah../ Aku turut bersedih.

Oh, terima kasih banyak.

Senang bertemu denganmu, terima kasih./ Itu sungguh menyenangkan.

Terima kasih, terima kasih.

Aku tak ingat ini.

Oh, astaga.

Piringnya.

Leonor.

Hai, Kathy.

Anak-anak ada di kantorku di belakang.

Tidak, lihatlah apa yang kutemukan.

Piringku.

Kukira malam itu akhirnya kami bawa semuanya kembali ke apartemen lama kami.

Kami kemasi barang-barang dan aku lupa.

Maaf ya..

Tak usah khawatir.

Piringnya cantik sekali.

Kau tidak kerja hari ini?

Aku tidak bertemu pasien hari Senin.

Aku butuh sehari dalam seminggu..

..untuk menata hidupku, Kau tahu?/ Itu baik untukmu.

Tokonya tampak imut.

Kami menjalankannya tidak begitu baik.

Aku suka gaun itu, hijau paisley-nya.

Oh, aku suka yang itu.

Kau harus mencobanya./ Masih banyak barang yang belum kubongkar.

Ayolah, sebentar saja.

Sempurna./ Kau yakin? Entahlah.

Itu tampak bagus sekali.

Biar kuikatkan.

Gaunnya sungguh cantik./ Berapa harganya?

Berapapun harganya, kuberi Kau diskon 10%.

Coba kulihat. Oh, di atas sini.

Baiklah./ Kau yang buat ini?

Tidak untuk yang ini.

Tapi semua di sini desain buatan tangan.

Ini 250, dan ini dibuat oleh wanita bernama Talita.

Dia orang Kolombia, sangat berbakat.

Bagaimana menurut kalian?

Jake?

Jake, apa kesepakatan kita?

Bu, aku sedang liburan./ Lalu?

Ayah bilang tak apa.

Kita punya peraturan ini di rumah, tak ada games saat weekday ..

..dan tak ada internet sampai jam 5 juga.

Tapi saat liburan, mereka bebas sepanjang waktu.

Apa yang akan Kau lakukan?/ Shh, diam!

Tolong jaga nada bicaramu.

Ny. Jardine, kami hampir selesai pada level ini.

Bolehkah kami minta waktu sebentar lagi?

Itu lebih baik.

Tentu, kalian bisa selesaikan level ini.

Tapi beritahu aku dulu, bagaimana menurut kalian?

Gaunnya.

Hebat. Tadi kupikir itu milikmu.

Jake?/ Aku suka. Suka dengan bulu-bulunya.

Kau menulis apa?

Tidak banyak, hanya ide yang terpikir olehku.

Ide sebuah cerita pendek.

Gadis kecil yang tumbuh besar di tepi danau, seperti milikmu.

Dia menyukai danaunya seperti burung camar..

..dan, dia sebahagia dan sebebas mereka.

Lalu di sini Kau dapat menandingi.

Namun seorang pria melihat dia..

..yang kebetulan datang ke arahnya, dan pria itu menghancurkannya karena kelengahan..

..seperti camar ini telah musnah.

Oke, bagus, apa yang Kau katakan padanya sekarang?

Itu sungguh indah, aku suka itu.

Tapi apa yang Kau katakan padanya menurutmu?

Dimana itu..

Mengapa Kau tak kemari dan bantu aku persiapkan makan malam ini?

Di mana ibu?

Ibumu ada pasien gawat darurat.

Dia takkan pulang hingga malam ini.

Bunuh diri lagi?/ Jake!

Ayah, aku tak temukan gambarku.

Gambar apa? Bantu aku potong ini semua.

Serial Percy Jackson yang kubuat.

Para Monster Laut. Semua gambar lama itu?

Ya.

Apa Kau melihatnya di bagasi?

Iya ayah, aku lihat. Mereka tidak di sana.

Kalau begitu entahlah, Jake, mungkin mereka terbuang begitu saja.

Kenapa Kau lakukan itu? Itu semua gambar-gambarku!

Kenapa Kau tak buat yang baru saja?

Karena yang baru takkan pernah sama dengan yang lama.

Jake, kita ini pindah.

Kita singkirkan furnitur.

Kita buang baju-baju, sumbangkan buku-buku.

Kita punya apartemen baru./ Lalu?

Hei, Kuberitahu Kau sesuatu. Adalah hal baik meyingkirkan barang-barang.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left