The first 200 lines.
Lihat, cowok itu keren, ya?
Dia tipeku!
Jarang banget kita bisa bertemu cowok ganteng, ya?
Kita coba sapa dia, yuk!
Eh, nanti pasti dicueki.
Lihat, kayaknya orang itu kuat.
Wah, kayaknya dia sosok yang teladan!
Jarang banget kita bertemu orang kayak dia, 'kan?
Kita coba ajak duel, yuk!
Eh? Nanti pasti kalah.
Wah, Suna!
Kita satu kereta lagi, ya?
Aku enggak sadar.
Kalau kau kelihatan jelas banget.
Mereka berteman?
Enggak mungkin!
tak terkejar
oitsukenai
meski ingin kukejar
oitsukitai no ni
inilah kisah yang tak terduga, berilah ku jawaban
totsuzen monogatari Give Me an Answer
ku tak tahu jawabannya
wakaranai yo Answer
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
bila saja cinta itu layaknya permen
okashi mitai ni suki mo
yang harus dilakukan menurut resep saja
Recipe toori ni ikeba ii no ni
bila saja jarak antara kita seperti kue busa
Meringue mitai ni kyouri mo
di mana hanya butuh waktu 'tuk mengubahnya
jikan shidai de kawareba ii no ni
ketenangan dan semangat itu kawan lama
reiseisa to nekketsusa ga osananajimi nan da
apa selama hidup ini kita jalani tanpa pegangan tangan
isshou te mo tsunagenai mama kana
aku tak mau
ya da yo
tak terkejar
oitsukenai
meski ingin kukejar
oitsukitai no ni
inilah kisah yang tak terduga, berilah ku jawaban
totsuzen monogatari Give Me an Answer
sebegitu canggung
bukiyou de
dan kikuknya itu
gikochinai hodo
akankah dimulai dengan sayang belaka
itoshiku hajimaru no
berilah ku jawaban
Give Me an Answer
jawaban 'tuk masa depan
miraikei no Answer
PACARKU
Aku Takeo Gouda, murid kelas satu SMA.
Cowok ini temanku, Makoto Sunakawa.
Aku mengenalnya sejak usia tiga tahun.
Suna, sekarang musim semi.
Ya.
Jepang lagi musim semi, aku juga lagi bersemi.
Soalnya ini pertama kalinya aku punya pacar.
Musim semi yang indah.
Waduh.
Makanya, kalau jalan lihat-lihat, dong.
Hem.
Ha?
Tu—
Bayiku!
Tenang, dia cuma bantu, kok.
Eh?
Ah, terima kasih.
Sip.
Terima kasih.
Aku jadi tertolong.
Aku enggak lakukan apa pun.
Terima kasih.
Berhati-hatilah!
Oh. Ya.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Aku jadi tertolong.
Terima kasih banyak.
Takeo!
Takeo, kau kuat banget, ya!
Musim semi di tahun ini adalah musim semi yang sebenarnya.
Oh!
Kau yang bikin?
Ya.
Ini pertama kalinya aku bikin kue tradisional Jepang.
Kupikir kelopak bunga sakura manis, jadi aku mau membuatnya.
Enak!
Kue tradisionalnya juga enak.
Benarkah?
Aku senang kalau Takeo suka!
Aku suka!
Sekarang musim semi.
Musim semi yang indah.
Aku juga berpikir begitu.
Eh, benarkah?
Begitu, ya.
Musim panas juga bagus.
Ya, musim panas juga.
Musim gugur punya karismanya sendiri.
Ya, musim gugur ya musim gugur.
Aku suka musim dingin.
Aku juga suka.
Sampai kalian tua bahas soal itu, aku enggak akan heran.
Begitu reaksinya?
Bisa kita pulang sekarang?
Begitu ya, Yamato.
Kalau kita terus bersama, itu bagus.
He, Takeo?
Apa?
Boleh kita foto bareng?
Tentu saja.
Benarkah?
Kalau begitu, nanti aku jadikan gambar latar.
Kayak begini?
Enggak apa-apa, 'kan?
Aku pencet, ya!
Oke.
Ah.
Gagal.
Aku gugup banget!
Jantungku bahkan kayak mau meledak.
Fotonya bagus!
Baguslah.
Tolong kirimkan ke ponselku.
Aku juga mau fotonya jadi gambar latar.
Ya.
Aku suka!
Oh, maaf.
Boleh aku menjawabnya?
Halo?
Oh?
Aku lagi di luar.
Eh? Ya, begitu.
Aku lagi sama pacar.
Aku lagi sama pacar.
Pacar!
Lagi sama...
Pacar!
Lagi sama...
Pacar!
Pacar!
Rasanya mau meledak!
Tapi, kok Yamato senang aku jadi pacarnya, ya?
Ya!
Apa?
Oh.
Hem.
Ada apa?
Oh, itu...
Bilang saja, enggak masalah.
Anu, temanku ajak kencan buta.
Kelima temanku lagi belum punya pacar.
Mereka mau bertemu denganmu, dan juga teman-temanmu.
Begitu, ya.
Baik, aku mengerti.
Aku cuma perlu ajak temanku, 'kan?
Boleh?
Enggak masalah.
Katanya oke.
Hore!
Apa tadi itu pacarmu?
Suaranya bagus!
Jangan cemas, Yamato.
Ya.
SMA Shuuei
Kalau teman cowok, aku ada banyak.
Pagi, Takeo.
Takeo, kau sehat?
Yo, Takeo!
Oh, pagi!
Pagi, Takeo!
Oh, Takeo ternyata!
Takeo!
Takeo.
Yo, Takeo!
Ada apa, Takeo?
Apa ada yang terjadi?
Sebenarnya, aku sudah punya pacar.
Siapa di antara kalian—
Benarkah?
Selamat, Takeo!
Aku turut senang!
Waktunya merayakan!
Hore!
Yang statusnya masih belum punya pacar,
harap angkat tangan.
Aku!
Siapa yang mau ikut kencan buta?
Kau akan kencan buta?
Aku mau!
Aku saja!
No comments yet. Be the first to leave one.