The first 200 lines.
Semua yang dicurahkan oleh hati ini
zenbu azuketa kono kokoro
Semua yang ditaruhkan pada perkataan itu
zenbu kakaeta sono kotoba
Kesempatan yang katanya ada di atas jalan
kanousei to iu na no michi no ue
Sesuatu yang kupercaya 'da di balik sana
shinjitai mono ga soko ni aru
"Batasan" dan juga "Kegagalan" adalah garis start kita berikutnya
genkai shippai sore ga tsugi no start line na no sa
Hanya dengan sepotong perkataan yang tetap kupegang
yuzurenai yakusoku no bun dake
itu bisa membuatku menjadi sangat kuat.
tsuyoku natte ikeru kara
Kita kumpulkan anginnya
kaze wo atsumete
Kita di saat yang sama, juga di bawah langit yang sama
onaji jikan onaji sora no shita
Kita ukir masa depan, dengan detik - menit yang kita lalui
ippun ichibyou kezutte mirai e
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Kita bisa melesat lurus, karena kita ini sudah tak lagi sendiri
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
tada massugu ni mou oretatchi wa hitori janai kara
Ku tak 'kan menyerah karena suatu saat nanti (Don't lose way)
akiramenai itsuka wa kitto (Don't lose way)
tekadku ini pasti 'kan sampai, ke tempat itu
omoi yo todoke ano basho e
Tiga Terkuat
Tiga Terkuat
Apa yang barusan itu?
Apa dia ingin mengincar finish?
Dia Nomor 91 dari Kyoto!
Kalau tidak salah, dia orang yang menantang Hakone dan Imaizumi sebelum dimulai!
...menghancurkan SMA Hakone.
Kalau tidak salah Midousuji!
Benar.
Makishima, bagaimana menurutmu, caranya dia bersepeda sampai sini?
Apa anak kelas satu itu...
akan menyusul Kinjou dan Fukutomi sebelum garis finish?
Tidak, itu mustahil.
Menyimpan energi di rombongan dan melaju saat mau finish itu hal yang biasa.
Tapi dia terlalu terlambat.
Dengan penempatan waktu seperti itu pasti tidak cukup.
Apa dia salah memperkirakan?
Atau sejak awal dia berniat mengincar posisi ketiga?
Kuharap begitu.
Dia hebat.
Midousuji dari Kyoto Fushimi.
Dia...
Sampah!
Sampah!
Anak itu kuat.
Siapa dia?!
Midousuji...
Dia mengincar finish!
Apa kau ingin mengincar gelar jagoan?
Tak akan kubiarkan!
Sial!
Bergeraklah!
Bergeraklah, kakiku!
Kakiku...
Aku sudah menggunakannya untuk menarik Kak Kinjou.
Mengejarnya saja sudah sulit.
Tapi aku harus menghentikannya.
Pokoknya aku harus...
Harus!
Aku curang?
Apa akan ada yang percaya jika diberi tahu kalau orang tuanya mati saat balapan?
Aku harus membersihkan semua perhatianku!
Tinggal 400 meter.
Tapi jarak dia dengan Kak Kinjou tidak semakin dekat?
Apa dia tidak ingin mengejar mereka?
Jagoannya terlihat.
Masih ada jarak!
Dia tak bisa mengejarnya!
Midousuji tidak akan bisa mengejar para jagoan!
Tenang saja!
Sesuai rencanaku.
Menurutmu apa yang dibutuhkan untuk menang dalam balapan?
Lemahizumi?
Itu adalah hanya memikirkan kemenangan.
Mengukur jarak sampai ke finish, pemetaan, pengaturan,
jumlah orang, kekuatan dan kecepatan, dan dengan itu kau mengincar finish.
Pada balapan ini aku tak pernah berniat merebut cekpoin pertama atau gunung yang tak berguna.
Tak berguna?
Itu tidaklah tidak berguna!
Aku tak peduli jika kau memperhitungkannya atau apa pun itu, tapi jika kau sebut tak berguna...
Dan kau tak akan bisa mengejar jagoan!
Dan, kau harus menyembunyikan keahlian hebatmu...
sampai akhir pertandingan.
Dia menguankan gear luar?
Apa dia terus menyimpannya sampai saat ini?
Aku hanya ingin kemenangan,
maka menghabisinya di saat-saat terakhir sudah cukup.
Sesuai rencanaku,
Akan kukejar kedua jagoan sebelum garis finish.
Midousuji!
Midousuji!
Fuku!
Aku...
Aku lagi-lagi kalah dari Midousuji...
Maaf saja, Lemahizumi.
Kau sudah berusaha keras.
Sangat keras.
Sungguh, sungguh...
Kau sungguh menjijikan!
Semuanya berjalan sesuai rencana.
Kukejar kelompok terdepan di sisa tiga kilometer terakhir.
Di sisa 500 meter jagoan pun terlihat.
Di sisa 200 meter kukeluarkan trikku dan di 150 meter tersisa jagoan terkejar.
Dan di 50 meter terakhir ace tersusul.
Menang tidak harus selisih besar.
seper sekian detik atau beberapa milimeter sudah cukup.
Jika mengincar selisih besar yang menjijikan,
membuatmu menyia-nyiakan energi dan pada akhirnya kau melambat.
Tujuanku adalah memenangkan hari pertama, kedua, dan ketiga.
Dengan kata lain, kemenangan mutlak.
Tentu saja, aku akan merebut kemenangan hari ini!
Whoa! Ada yang mengejar!
Di sisa 150 meter dia berhasil mengejar jagoan!
Sesuai rencanaku.
Apa menurutmu dia akan datang?
Menurutku iya.
Dia melaju mengincar finish.
Tapi bukan berarti bukan masalah.
Jika dia mengejar, aku hanya perlu menyingkirkannya.
Kau juga begitu.
Tentu saja.
Finish adalah medan perang.
Hanya seorang yang akan bertahan.
Aku akan menang.
Untuk membuktikan kekuatan sang raja, SMA Hakone!
Untuk harapan yang diberikan teman-temanku padaku,
akan kurebut finish, pasti!
Kinjou.
Fukutomi.
Sampai bertemu di depan finish!
Mereka hebat.
Sudah sepantasnya.
Wajar saja bagi jagoan terkenal di SMA Hakone.
Dan Sohoku juga tidak melaju sambil ditarik.
Dia juga hebat.
Tapi...
Maaf.
Segalanya sesuai rencana.
No comments yet. Be the first to leave one.