The first 200 lines.
Cepat sekali kau membawanya. Terima kasih. Mana jamurnya
Ada di sana. - Ah, ini
Kau bawa jamur Portobello juga, kan?
Tapi kemana perginya Chang Hyun?
Bukankah kau yang menugaskan Chang Hyun belanja?
Tidak.
Apa Chang Hyun bilang dia pergi ke suatu tempat?
Mobilnya juga hilang.
Kau mau ke mana?
Ah... Aku belum menanyakan ukuran sepatu Tae Joon.
Boleh aku gunakan ponselmu?
Mau apa? Aku pikir aku meninggalkan ponselku.
Benarkah?
Apa yang harus ku lakukan?
Ini dia. Kau tidak meninggalkannya.
Aku pikir aku meninggalkannya.
Hello?
Hei, Kang Tae Joon. Ini aku, Gu Jae Hee.
Dimana kau sekarang?
Kenapa? Ada apa?
Aku tanya di mana kau!
-Aku lihat di depan ada gudang garam. -Kau lihat yang lainnnya?
Ah... Kami baru melewati tanda kalau jalan terputus...
Hello?
Hei, Gu Jae Hee!
Kenapa kau melakukan itu?
-Chang Hyun... -Duduk saja.
Tak akan ada masalah selama kau mendengarkannya dengan baik.
Kenapa kau jadi seperti ini?
Bukankah lelucon ini terlalu jauh, hyung?
Hyung?
Hyung, pantatku.
Aku tahu kau adalah seorang wanita.
Maaf?
Lelucon apa ini...
Kenapa kau seperti ini?
Lelucon?
Tentu... Jika itu akan membuatmu lebih nyaman,
...kita akan menyebutnya lelucon.
Kenapa kau seperti ini?
Kau sungguh tak tahu kenapa aku melakukan ini? Jika kau diam, kau takkan terluka.
-Hey... -Lepaskan!
Hey!
Gu Jae Hee!
Berhenti di sana!
Gu Jae Hee!
Tunggu sampai aku tangkap kau!
Gu Jae Hee!
Gu Jae Hee!
Serius...
Kenapa kau!
Menjadi atletik utama sungguh membuatmu berbeda.
Cepat, menjeritlah.
-Tolong aku... -Lari dan berteriaklah.
Tolong aku!
Kau pikir itu akan membuat seseorang datang?
Tolong aku!
Setidaknya kau harus berteriak yang keras. Tolong aku!
Bajingan...
Hentikan sekarang juga.
Maaf...
Karena terlambat.
Um, Tae Joon...
Aku tak bisa bernapas.
Kenapa?
Kau terluka?
Tidak, bukan itu.
Hanya saja kau memelukku terlalu erat.
Matahari akan segera terbenam.
Kau bisa berjalan?
Naiklah.
Hah?
Aku bilang, naiklah di punggungku.
Kemana Tae Joon perginya sampai aku tak bisa mendekatinya atau mendapat panggilan teleponnya seharian?
Kenapa akhir-akhir ini dia sangat membuatku marah?
Hey...
Kau melihat sofa di mana saja?
Sofa, pantatku...
Kau! Jangan berani mendekat!
Aku tak sudi mendekat meskipun kau memintanya.
Kemari sebentar.
-Kenapa? -Kemari sebentar.
Kenapa? Apa sekarang?
Ku bilang jangan mendekat.
Kau yang memintaku mendekat!
Kau bilang takkan mendekat meskipun aku memintamu.
Apa...
Kau sungguh...
Apa kalian akan terus bertengkar layaknya kekasih sepanjang hari?
-Tidak, tidak! -Tidak, tidak!
Keributan apa ini?
Bagaimana Tae Joon dan Jae Hee? Mereka belum kembali?
Mereka bahkan belum menelepon berada dimana?
Ya.
Ini tak boleh terjadi. Ayo kita cari di daerah sini.
Sepertinya kita sudah berjalan cukup jauh. Kau yakin ini jalan yang benar?
Bukan berarti kita bisa kembali kesana lagi.
Kurasa.
Tidak bisa lebih buruk dari ini.
Baterainya pasti habis.
Ayo kita ke sana sekarang.
Oke.
Gu Jae Hee
-Tae Joon! -Jae Hee
Jae Hee
Aku tidak berpikir kita harus mencarinya berkelompok lagi.
Seung Ri bisa ikut denganku, kalian berdua ke arah sana.
Dan kalian berdua ke arah sana.
-Dengan dia? -Jelas-jelas aku tidak mau!
Kalian pikir kita di sini untuk bermain?
Jika ada yang menemukan mereka, buat panggilan.
Dan jika kebetulan tak ada sinyal di pegunungan...
Kau bisa memberi tanda dengan ini. Oke? Mari berpencar.
-Jae Hee! -Tae Joon
Kang Tae Joon
Kau baik-baik saja?
Ya. Bagaimana denganmu?
-Tae Joon! -Kang Tae Joon
Gu Jae Hee!
Tae Joon!
Gujil gujil...
Dari mana kau mendapatkan ini?
Semuanya milikmu, kan?
Apa yang kau lakukan?
Ulurkan tanganmu.
Terlihat bagus untukmu.
Ada sesuatu yang ingin ku tahu.
Bagaimana awalnya kau memulai lompat tinggi?
Terjadi begitu saja.
Dimana ada hal seperti itu?
Kenapa harus melompat tinggi?
Lompat tinggi adalah olahraga orang elit.
Karena kau tak harus berkeringat...
Atau terkena pasir seluruh badanmu.
Kau lahir di Amerika?
Tidak.
Aku mengikuti ibuku kesana ketika aku masih di sekolah dasar.
Ayahku meninggal... Dan ibuku menikah lagi.
Pasti sulit bagimu melewati semuanya.
Tak apa-apa.
Terima kasih padamu.
Apa?
Ada sesuatu yang seperti itu.
Aku sangat berat, kan?
Sangat.
Apa yang di dunia kau makan hingga sangat berat?
Aku bisa jalan kaki dari sini.
Aku merasa lebih nyaman begini, berjalan lebih lambat.
Kadang, aku sangat penasaran.
Seperti apa rasanya ketika kau melompat.
Seperti apa rasanya ketika kau melompat, Tae Joon?
Ketika aku melompat...
Aku merasa seperti aku menyentuh langit.
Jika aku melompat lebih tinggi lagi ku pikir aku bisa menyentuhnya.
Akan lebih baik jika ibu bisa melompat juga.
Ibu tidak apa-apa.
Karena saat ibu melihatmu, ada yang lebih baik dibanding langit.
Apa itu?
Kau, Tae Joon.
Nyamuk! Selalu ada di mana orang berada?
Hei, Kang Tae Joon!
Hey! Aku rasa ada nyamuk di tenggorokanku!
Hei, Gu Jae Hee!
Hei, kenapa kau memegangku?
Apa kau... baru saja dengar sesuatu?
Suara apa...
Hey! Wow... apa itu?
-Oppa! -Hey! Gu Hee Jae!
-Eun Gyul... -Hey!
-Kau baik-baik saja? -Hei, kau baik-baik saja?
-Ya. -Apa yang terjadi? Aku sangat khawatir!
Seharusnya kau lebih berhati-hati.
Sepertinya ligamen yang cedera saat kompetisi cedera lagi.
Kau harus memastikan tidak memaksakannya sementara ini.
Ya.
Bagaimana ini terjadi?
Aku dengar kau pergi dengan Chang Hyun. Dimana dia?
Itu...
Dia dan aku berkelahi.
Berkelahi?
Kau dan Chang Hyun?
Itu lebih dari sesuatu yang kecil.
Akan baik untuk Jae Hee makan sesuatu yang ringan juga.
Pasti dia sangat terkejut karena dia bilang tak punya nafsu makan.
Kau ingin aku membuatkanmu yang lain?
Tidak apa-apa.
Jika kau butuh sesuatu, katakan saja padaku.
Gujil gujil...
Kenapa dia terus membuatku merasa khawatir?
Kau sangat manis, kau sangat manis. kau sangat manis ketika kau tersenyum.
Kau segalanya dan satu-satunya kekasihku, kau sangat manis
Apa yang kau lakukan?
Hey...
Kau belum dengar judul lagu dari salah satu laguku, kan?
Judul lagu?
Judulnya 'Aku ingin menggigit Eun Gyul karena dia sangat manis dan penyayang'.
Tapi aku menyingkatnya menjadi 'AIMEGKDSMDP'
Apa sih itu?
Aku menyanyikan lagu itu khusus untukmu.
-Dengarkan. -Oke.
No comments yet. Be the first to leave one.