Specials

Release info

When A Man Loves E09 130501 HDTV x264 720p-iPOP
A Commentary by Lupak
Visit Us @IDFL.Us..C U There ^^

Tags

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
Published on: 2013-05-03
Downloads: 35
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Original Uploader ItsMeWa2n

Diterjemahkan Oleh LUPAK

EPISODE 9

Berapa musim semi lagi kau pikir yang bisa kulihat?

Aku tidak tahu.

Rata-rata umur bisa lebih lama. Kira-kira 200 lebih?

Kalau begitu aku akan habiskan 200 musim semi itu dengan memegang tanganmu?

Setiap pagi dan malam. Bersamamu setiap tahunnya.

Menurutmu aku bisa jadi suami yang baik?

Tidak?

Kau akan jadi suami yang baik.

Karena kau orang baik, Tee Tee.

Kalau begitu kapan kau izinkan aku jadi suamimu?

Musim dingin ini? Atau musim gugur?

Atau... bulan depan?

Apa-apaan ini? Kupikir kita ke sini melihat bunga?

Aku seharusnya tidak melakukan ini?

Itu seperti mencampurkan es krim dengan kimchi.

Benarkah?

- Ayo pergi. - Kemana?

Pulang.

- Sudah mau pulang? - Kita telah melihat bunganya.

Benar.

Kau bilang ada yang perlu dikerjakan di rumah.

Ayo pergi. Aku harus menemui teman.

Kau tidak mau berikanku jawaban?

Baiklah.

Aku tidak boleh mencampur es krim dengan kimchi.

Tentu saja tidak. Bisakah kau lebih mengerti?

Ayo pergi.

Aku pergi.

Apa kau tidak apa tidak makan apapun?

Yeah, Aku tidak lapar.

Kau ada waktu besok? Aku mau memasak untukmu.

- Di rumah? - Yeah.

Apa? Kau cemas?

Datanglah dengan Mi Joon kalau begitu.

Bukan begitu. Aku kaget kau bisa masak.

Tentu. Aku koki yang hebat.

Aku bahkan bisa mundur dengan satu tangan.

Kita bisa kecelakaan.

- Aku hebatkan? - Bisakah kau lebih dewasa, Tee Tee?

Diamlah.

- Bisakah kau berhenti menyebutku Tee Tee? - Apa? Aku suka itu.

30 miliar uang yang banyak bagimu.

Kau akan dituntut karena mencuri uang dari temanmu yang telah mati.

Apa kau siap untuk terkenal?

Diamlah. Sebelum kupatahkan lehermu.

Pelanggaran! Itu pelanggaran!

- Pelanggaran! - Itu bukan pelanggaran! Oke!

Kau bosan?

Lebih baik daripada sendiri di rumah.

Bertahan!

Kenapa kau tidak keluar untuk pergi ngedate ?

Aku ngedate dengan mereka.

Gadis yang kau temui. Dia putri Ketua Jin Dong Su dari Gwanghee.

Dan?

Itu bukan sikap pria kebanyakan.

Kau tidak mau menikahi wanita kaya?

Aku bisa mencari uang.

Aku juga tidak butuh uang banyak.

Dia menyukaimu.

Dia bukan tipeku.

Kalau begitu siapa tipemu?

Seorang gadis yang cocok dengan sepatu pink.

Apa? Kau melihatnya?

Aku melihatnya saat bersih-bersih.

Aku mau lihat kapan kau akan memberikannya. Mereka masih di sana.

Kau tidak punya nyali? Atau sudah berakhir?

Dia menunggu saat yang tepat.

Berikan dia privasi. Jangan terlalu ikut campur.

Dia bilang dia tidak menyukaimu? Bawa dia padaku.

Tuhan! Kau akan memperparah keadaan.

Apa dia cantik?

Dong Goo! Aku kesepian.

- Ayo kita pergi minum. - Aku sibuk hari ini.

Batalkan semuanya dan datanglah.

Aku sangat sedih hari ini.

Apa yang ingin kau lakukan kali ini?

Dong Goo.

Hidupku berantakan.

Tak ada yang akan bersedih jika aku mati.

Apa itu masalah?

Aku akan menghubungimu lain kali.

Datanglah menemuiku.

Ada apa dengan Yong Gap? Dia bilang hidupnya berantakan.

Dia bilang tak ada yang bersedih jika dia mati.

Itu tipuannya. Jangan terpengaruh.

Kenapa dia bermusuhan dengan Han Tae Sang?

Kurasa karena persaingan.

Dia menyukaiku. Tapi aku menyukai Han.

Itu masalah sesama pria.

Pria itu bodoh.

Untuk yang tidak ada rencana, ayo kita pergi makan

Aku akan pergi lain kali. Aku harus menemui teman kampusku.

Aku harus menunjukkan tempat pada Chang Hee.

Baiklah kalau begitu. Aku akan makan sendiri.

Kalau begitu kami bisa pergi setelah makan.

Tidak apa. Sampai jumpa nanti.

[Tamu Spesial: Sutradara Seni - Kelly Jo ]

Aku ingin jadi sutradara seni.

Itulah kenapa aku iri.

Apa kau ada uang?

Kau menanyakan aku ada uang?

Aku hanya penasaran. Jae Hee punya gaji besar.

Uang yang dia dapatkan adalah uangnya.

Bisakah kau bilang pada Tae Sang bahwa aku bisa meminjam uangnya?

Anggap saja kau perlu uang. Segan bagiku untuk memintanya pada Tae Sang.

- Bisakah kau... - Ada apa?

Katakan padaku bodoh! Apa yang kau perbuat kali ini?

Aku sedikit rugi saat bermain saham.

Tapi aku sangat yakin kali ini.

Kau juga harus ikut. Ini penjualan yang bagus.

Kau mau dipukul.

Ayo! Sakit!

Kau juga telah rugi sebelumnya. Kau mengulanginya lagi?

Sadarkan dirimu! Lihatlah kehidupanmu!

Lepaskan!

Ini karena aku butuh uang. Aku berasal dari keluarga miskin dari pedesaan.

Aku harus menghidupi ibuku dan saudaraku.

Tae Sang tidak pernah memberiku rumah bagus seperti dirimu.

Aku hanya menyetir saat dia suruh jadi supir. Jual saat dia menyuruhnya jual.

Pulang saat da suruh pulang. Apa aku...

- Yoon Dong Goo! - Saat kau di penjara!

Akulah satu-satunya yang melayani Tae Sang.

Tapi dia tidak melakukan suatu apapun untukku. Yang dia pedulikan hanya kau.

Ayo kita tukar rumah.

Kau tinggal di apartemenku mulai sekarang. Aku akan tinggal di tempatmu.

Itu bukan maksudku!

Aku tidak tahan kau tidak berterima kasih pada Tae Sang.

Jika aku tahu ini jadinya, Aku harusnya telah membunuhnya.

Apa? Apa maksudmu?

Hanya beberapa tahun di penjara dan aku mendapat rumah

Dan adikku mendapat biaya sekolah.

Aku harusnya telah membunuhnya.

Dong Goo! Dong Pal!

Bagaimana si tangan kanan tahu perasaan si tangan kiri?

Kini dia ada Jae Hee, Aku tidak akan jadi tangan kiri lagi.

Mungkin aku bisa jadi tumit.

Kau tidak boleh begitu pada Tae Sang brengsek.

- Apa? - Apa yang sedang kau lakukan?

- Aku sedang makan malam. - Sendiri?

- Dengan teman. - Bersenang-senanglah.

Maaf aku telat. Ada kemacetan.

Apa yang kau lakukan?

Siapa bilang kau boleh makan sendiri?

Apalagi di akhir minggu.

Bisa kau pindah tempat duduk?

Sudah penuh. Dan kau satu-satunya yang makan sendiri di sini.

Aku tidak bisa makan saat melihatmu.

Kalau begitu tutup matamu.

Baek Sung Joo.

Kau menemukan ibu dan adiknya Han Tae Sang bukan?

Kau pasti telah menemukan mereka.

Kau telah mencarinya sejak lama.

Aku belum menemukannya.

Aku tahu kau telah menemukannya

Dan kau hanya menunggu saat yang tepat untuk membukanya.

Kalau tidak, kau bisa balas dendam pada Han Tae Sang dengan menyimpannya sendiri.

Kau terlalu banyak nonton film.

Memangnya kenapa?

Aku ingin menemukan ibu dan adiknya dan menjadikan mereka sebagai tanda perdamaian.

Aku belum tahu apa aku harus menyerahkan mereka seutuhnya atau tercerai-berai.

Kenapa kau jahat sekali?

Ini karena aku mencintaimu.

Dia bahkan tidak memandang wanita yang kucintai.

Kau seharusnya mengeringkan rambut merahmu.

Pernahkah kau pikir betapa tidak nyamannya itu bagi Han Tae Sang?

Seorang wanita yang bahkan tidak dia sukai selalu ada di sana.

Wanita itu membantunya berpura-pura untuk bisnis.

Dia menyiratkan kata bahwa kau hanya teman.

Tapi kau masih berharap bisa merubah pemikirannya.

Dia bahkan tidak memandangmu.

Aku akan balaskan dendam untukmu.

Bagaimana?

Jika kukatakan padamu, maka itu tidak akan mengenakkan.

Permisi.

Tolong bayarkan untukku saja. Kami hanya duduk bersama.

Kalau begitu aku merasa terhormat bisa membayarkannya.

Tidak perlu, aku yang bayar.

Makanlah! Apa yang kalian lihat?

Kau pasti sudah tahu dan menunggu waktu yang tepat untuk menunjukkan mereka.

Kalau tidak, kau bisa balaskan dendammu pada Han Tae Sang dengan menyimpannya sendiri.

Nyonya.

Aku tidak usah pakai nasi. Bisa bungkuskan supnya lebih untukku?

Aku telah masukkan nasinya.

- Kalau begitu tak apa. - Aku masukkan supnya yang banyak.

Terima kasih, bu.

- Kau mau ini? - Ya, terima kasih.

Dimana tomatnya?

Di sebelah sana.

Terima kasih.

Kalian hebat.

Aku sangat senang.

- Bagaimana kau menghidupi diri? - Aku akan bekerja di tempat Mi Joon.

Aku akan mengantarkan pakaian di malam hari di Dongdaemun.

- Dia bukan penari yang baik, tapi dia hebat nyanyi. - Hey!

Dia selalu menyanyi sejak kami pergi sekolah bersama.

Aku mau ikut audisi Bintang K-popdan semuanya.

Aku akan ikut banyak audisi.

More Indonesian subtitles for When a Man Falls in Love

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left