The first 200 lines.
Aku benar-benar minta maaf sudah mengkhianati perasaan pembacaku.
Aku meminta Kawahara Yuki untuk menulis sebuah novel untuk kita.
Aku seharusnya tak biarkan Kawahara-san bertemu sensei.
Sensei!
Seharusnya... aku yang ditusuk.
Kau tak mau menulis... lagi?
Itu benar, aku tidak mau.
Aku sudah terbebas dari sang penulis novel, "Touno Risa."
Apa yang bisa aku lakukan untukmu hari ini?
Satu bulan yang lalu
Daiki!
Selamat datang.
Aku hanya mampir sebentar.
Kau datang tepat waktu. Aku baru saja selesai bikin kue.
Kau mau coba satu? Juga aku kasih selai.
Apa kau sedang bersenang-senang?
Iya.
Apa kau merenovasi pintu masuknya?
Aku membawa nenekmu kemari, jadi aku membuat penghalang.
Maksudmu dia akan tinggal di sini?
Iya.
Aku mengundangnya kemari beberapa kali, tapi...
Aku tak yakin... Mungkin akan butuh waktu sebelum dia bisa mulai tinggal di sini.
Jadi begitu.
Jadi bagaimana?
Aku sudak selesai makan.
Kau sudah mau pergi?
Aku kemari hanya untuk mengambil barang-barangku.
Kamu tinggal dimana sekarang?
Apa yang kau lakukan?
Kawahara-san, yang berhasil mengatasi masalah penulis hantu...
telah aktif menulis akhir-akhir ini.
Selamat sore semuanya, aku Kawahara Yuki.
Karena dukungan dan doa dari anda semua, aku bisa ada di sini hari ini.
Terima kasih banyak.
Kerja bagus./Kau juga!
Kau semakin pandai bicara di depan umum.
Tidak mungkin! Aku masih tetap gugup.
Kau punya lebih banyak jadwal event untuk minggu depan... Apa kau akan baik-baik saja?
Iya, aku akan baik-baik saja.
Aku ingin banyak orang membaca ceritaku.
Baiklah.
[Menerbitkan beberapa novel dan banyak serial baru]</i?
Ini adalah contoh cover sederhana untuk Kawahara-sensei.
Terima kasih banyak.
Paket "Mantan penulis hantu" lumayan menghebohkan.
Direktur Kanzaki sudah pasti akan sangat memuji ini.
[Mantan penulis hantu mencoba menulis di bidang baru, novel romantis yang disempurnakan]
Pak kepala, aku ingin berbicara tentang Kawahara-san dengan anda.
Bisakah kita hapus "mantan penulis hantu" dari pita sampul novelnya?
Oda! Orang memutuskan membeli buku seperti apa?
Dari nama pengarangnya.
Itu benar. Lalu?
Dari tampilan bukunya,
dan pita sampulnya.
Mana yang akan laku? Dengan atau yang tanpa keterangan "mantan penulis hantu"?
Tapi tetap saja...
Bukankah dia sendiri juga mengambil keuntungannya?
Dia tahu bagaimana cara mempromosikan dirinya sendiri lebih baik daripada kamu.
Mereka mengemaskan.
Terima kasih banyak.
Tidak masalah.
Sudah hampir waktunya untuk konselingmu.
Iya.
Sensei, aku menulis sebuah surat untuk Kawahara-san.
Aku meminta maaf atas teror yang sudah aku lakukan, dan
berterima kasih padanya sudah tidak meneruskan masalah ini.
Dan juga, aku beritahukan kepadanya kalau proses penyembuhanku berjalan lancar.
Aku akan berikan kepadanya.
Hah?
Lagipula aku mau ke sana.
Terima kasih banyak.
Sensei, aku,
kurasa aku cemburu dengan Kawahara-san
karena dia dan sensei saling mengerti.
Ada sesuatu yang hanya diketahui oleh para penulis novel.
Dunia yang tak bisa aku mengerti.
Halo?
Ini Touno.
Iya...
Sudah lama yah.
Iya.
Aku minta maaf sudah menelpon di saat kau sibuk.
Tapi Taura-san menulis surat untukmu. Aku ingin memberikannya sendiri kepadamu.
Bisakah kita bertemu?
Aku minta maaf sudah menyebabkanmu mengalami hal yang mengerikan.
Aku minta maaf sampai kau harus datang jauh-jauh.
Sekarang kalau aku pikir-pikir, aku bisa memintamu mengeposkannya.
Ternyata kamu benar-benar tak ingin bertemu denganku?
Bukan itu maksudku.
Kau terlihat sibuk.
Aku.
Sesibuk apa kamu?
Buku 2 dan novel serial 2, aku juga mulai menulis esai bersambung.
Sangat populer.
Sensei, kau juga pasti sibuk merawat ibumu, iyakan?
Aku sudah terbiasa.
Kuharap dia segera merasa baikan.
Terima kasih.
Oh, benar, bagaimana kabar pacarmu di Nagano?
Dia pernah datang kepadaku untuk mencarimu
Kapan?
Setelah pengadilan... jadi lebih dari setahun yang lalu.
Dia pasti masih punya perasaan kepadamu.
Tapi sekarang kau adalah penulis terkenal.
Itu apa maksudnya?
Bukankah dia suka gadis tersenyum manis yang duduk di kursi penumpang?
Menurutku dia tak ingin bersama denganmu
karena kau punya status yang lebih tinggi dari dia sekarang.
Dia... sudah menikah.
Oh, iya?
Lalu bagaimana dengan kabarmu?
Kau dan Direktur Kanzaki, maksudku.
Kami tidak berpacaran.
Jadi begitu...
Begitulah.
Terima kasih tehnya. Aku minta maaf sudah mengganggumu ssat kau menulis.
Sensei...
Apa kau benar-benar akan berhenti menulis?
Apa alasanmu kau terus menulis?
Aku...
Ini pekerjaanku.
Itu benar.
Aku tak mau melalui masa yang menyakitkan karena menulis lagi.
Menulis itu... menyakitkan.
Bagiku, menulis itu lebih menyakitkan daripada mati.
Lebih menyakitkan.
Ghostwriter Episode 9
Subtitles oleh The GHOSTSUBBERS tim @viki Diterjemahkan oleh INDRAUPIK
Coba kita lihat.
M-memotong ini, kan? Bagaimana caranya?
Oh. Sini biar aku lihat.
Lihatkan? Seperti ini.
Putar lalu potong.
Putar...
Seperti ini.
Oke?/Iya, terima kasih.
Oke, seperti ini... dan ini.
Potong.
Selanjutnya ibu bisa potong kentang?
Wortelnya sudah tidak ada?
Wortelnya sudah cukup, jadi sekarang kentang, yah?
Tapi, aku mau memotong wortel.
Kare-nya nanti akan terlalu banyak wortelnya.
Apa kau tak punya wortel lagi?
Oke.
Ini.
Terima kasih.
[Yuki lama tak jumpa, sekarang kau sangat terkenal]
Teman-teman masa SMU akhir pekan ini berkumpul
Semuanya sangat ingin bertemu denganmu, Yuki. Jadi, tolong datang yah.
Ini.
Terima kasih.
Kau menjadi modis. Seleramu indah.
Jadi, menurutmu sebelumnya aku tidak modis?
Atau mungkin, kau benar-benar tak pedulu.
Sembarang saja.
Aku cerita hal-hal hebat tentang kamu kepada teman kerjaku.
Aku juga./Aku juga.
Terima kasih teman-teman.
Ngomong-ngomong, Hiroyasu nanti akan datang.
Hiroyasu... orang seperti apa yang dia nikahi?
Eh? Menikah? Dia tidak menikah?
Tapi, kau bilang dia mau menikah.
Err... aku memang bilang itu padamu, yah...
Ternyata dia membatalkanya.
Benarkah?
Iya.
Ah, Hiroyasu sudah datang.
Oh! Kau akhirnya sudah datang.
Duduklah.
Kau menelponku beberapa kali, tapi
Aku minta maaf tidak menanggapinya.
Tidak masalah. Lagipula aku tak bisa banyak membantu.
Aku para wartawan datang mencarimu.
Aku minta maaf kalau menyebabkanmu terganggu dan khawatir.
Aku ingin bicara denganmu, tapi aku terus melewatkan kesempatannya.
Jangan mengkhawatirkan itu lagi.
Kau tahu tidak? Kau ini hebat, Yuki.
Aku telah terinspirasi dengan semua pencapaianmu.
Saat aku melihatmu di dalam majalah, entah kenapa...
kau seperti terlihat jauh sekali di dunia lain.
Tapi bertemu denganmu seperti ini, kau masih tetap dirimu yang lama, Yuki.
Aku tak pernah berada di dunia lain.
Aku akan terus membaca semua novelmu.
Yang terbaru sangat hebat.
Benarkah?
Iya.
Terima kasih.
Yuki! Hiroyasu! Kami akan meninggalkan kalian!
Apa yang kau lakukan?/Ayo.
Baiklah. Ayo pergi.
Kau lambat sekali!
Ayo.
Cepat!
b
be
bel
bela
belal
No comments yet. Be the first to leave one.