The first 181 lines.
Mendungnya tipis, sih, tapi kayaknya bakal hujan.
Soalnya kalau senggang, aku mau ngajakin kamu ke mana gitu.
Eh, ikut! Aku mau ikut!
Ayo!
Aku!
Aku mau ke bioskop!
Oh iya, dulu aku juga sering berlarian sambil ngajak berpetualang...
Hai. Ada hal bagus terjadi, ya, Kirishima-kun?
Ugh, Kaido...
Enggak ada, kok.
Tapi mukamu kelihatan seneng begitu, tuh?
Imajinasimu aja kali.
Ya sudah, deh, kalau begitu.
Yo!
Pagi, Kaido.
Selamat pagi.
Ah, Kaido-kun, selamat pagi.
Selamat pagi, Teman-Teman.
Eh?
Kenapa? Ada sesuatu di wajahku?
Bukan itu, kok.
Cuma, lihat kamu antusias tebar fanservice begitu...
Aku kepikiran kamu mirip idola gitu...
Gitu, ya?
Ah, begitu, ya...
Kok déjà vu, ya...
Jadi gitu, ya.
Wajah itu, sebenarnya topeng "cowok manis", kan?
Meski sikapnya ramah ke siapa saja,
dia tetap menjaga jarak dengan semua orang.
Benar juga, Kaido mirip dengan Haruki.
Aku enggak tahu apa alasannya,
tapi aku juga enggak mau tahu.
Setiap orang punya masalahnya sendiri.
Eh?
Kenapa kamu diam aja? Aku tinggal, lo.
Iya...
Kamu orangnya baik, ya.
Hah? Apa, sih, tiba-tiba? Jijik, tahu.
Benar juga.
Lagian, rumor tetaplah rumor.
Rumor apaan?
Soal Nikaido-san.
Bagi aku, Nikaido-san enggak seperti itu.
Jadi, jangan dipikirin, ya.
A... Aku sama Nikaido enggak ada hubungan semacam itu, kok!
Gitu, ya.
Kamu yang lepas topeng kucing itu darinya...
Begitu, ya. Atau mungkin bukan?
Kamu, nih. Topeng kucing maksudnya?
Buatku sendiri, itu enggak salah, kan?
Mungkin ada benarnya.
Kirishima-kun.
Buruan, yuk.
Kita balapan!
Hei!
Dasar!
Masih bocah, ya?
KARENA INI SPESIAL
Selamat pagi.
Mood kamu kelihatan bagus, ya.
Bi... Biasanya kan juga begini?
Iya kah? Kamu kayak anak SD yang mau pergi piknik, lo?
Gelisahnya! Senangnya!
Enggak kayak gitu, ah!
Oke, deh, anggap aja begitu.
Isami-san!
Boleh minta waktumu sebentar?
Ah, iya... Ada apa, ya?
Ada hal yang mau aku diskusikan denganmu...
Tsurumi-san dan Shiranami-san juga sini, dong!
Aku juga?
Ke... Kenapa nih?
Ayo, kalian sini...
Dari wajahnya... dia pasti lagi mikirin yang enggak-enggak.
Jadi begitu maksudku...
Begitu ternyata!
Dia sudah ada yang punya, ya.
Aku enggak lagi lihatin dia.
Enggak, aku lagi ngomongin si Ema.
Mukanya jangan gitu dong. Maaf, deh.
Aku sih, pernah dengar curhatannya Ema.
Gimana caranya biar bisa berteman sama Nikaido.
Oh...
Begini, Nikaido agak tertutup,
dan enggak punya orang yang biasa dia ajak bergaul,
penyendiri gitu lah.
Tapi akhir-akhir ini dia berubah.
Kalau begini terus, harusnya enggak ada masalah.
Iya.
Ngomong-ngomong, Mori sendiri gimana?
Enggak apa-apa nih, kalau dia direbut Nikaido?
Benar juga...
Semoga kali ini dia bisa punya teman.
Setiap orang punya masalahnya sendiri, ya...
Oke!
Ayo, Isami-san! Kita ke toko itu, yuk!
Iya iya, aman aja!
Aku sudah enggak sabar!
Aku juga!
Apa coba...
AYAH
Silakan distempel atau tanda tangan.
Saya tandatangani.
Ini buat rehab, ya? Padahal bisa kuantar sendiri.
PERLENGKAPAN BORDIR
Kelihatan seperti penjara...
Minamo-chan, tinggal sebentar lagi, ya.
Justru karena rambutmu keriting, ada gaya rambut yang cocok untukmu.
Serahkan sama tante.
Maaf ya, Kirishima-san.
Hah?
Sudah selesai!
Hasilnya bagus.
Kamu jadi manis banget!
Ini sungguh saya?
Minamo... Minamo jadi gadis yang sangat cantik!
Ini ada apa, ya?
Oh, Hayato, kamu bawakan untuk Ibu, ya.
Iya.
Kirishima-san? Sebenarnya... Ini...
Kamu bocah yang waktu itu!
Bagaimana? Menurutmu Minamo-chan jadi sangat manis, kan?
Iya, kurasa.
Soal itu...
Hei, bocah! Kenapa kamu godain Minamo?!
Anu... Yang itu...
Oh, iya... Yang itu, ya...
Pokoknya, ini barang yang diminta Ayah.
Iya, makasih ya...
Ya ampun. Kadang-kadang memang begini...
Hayato, terima kasih buat paketnya, ya.
Enggak apa-apa. Biasa aja.
Ibu jadi lebih semangat rehabilitasi.
Terus... Minamo-chan.
Boleh tante mainin rambutmu lagi?
Soalnya bagus buat rehab tante.
Eh, apa?
Saya tidak keberatan, tapi...
Baguslah.
Anaknya tante sudah enggak bolehin tante main rambutnya lagi...
Wah, tanganmu kering.
Soalnya saya menanam sayuran dan menggarap tanah, jadi...
Tante punya hand cream bagus. Mau tante bawakan?
Jangan, itu...
Mitake-san, hari ini pulang, yuk.
Iya!
Wah, sayang sekali.
Hayato, antarkan dia dengan baik, ya.
Ma... Maafkan saya. Pamit dulu!
Sampai nanti, Minamo-chan.
Aku enggak sabar nunggu kiriman sayurannya, lo!
Hei, bocah! Kamu apakan Minamo!
Dengar, bocah!
Maaf...
Tidak apa-apa...
BERIKUTNYA LANTAI EMPAT
Tapi, aku baru tahu kalau penampilan cewek bisa banyak berubah cuma dari rambutnya.
Maaf, ya, ibuku terlalu memaksa.
Aku tidak keberatan...
Itu... Ibunya Kirishima-san dirawat di rumah sakit, ya.
Iya. Itu alasan kenapa aku pindah kemari.
Kirishima-san juga... Soal masak juga...
Jadi, ibuku memang bilang gitu,
tapi kalau kamu enggak suka rambutmu dimainin, aku yang bakal...
Mitake-san?
Begini!
Pasti banyak hal yang kamu hadapi!
Jika ada yang bisa kubantu, tolong beri tahu!
I... Iya.
Begini...
Aku enggak kepikiran apa-apa sekarang,
tapi kalau ada apa-apa, pasti kukabari.
Aku juga paham urusan rumah tangga dan administrasi!
Kali ini, biar aku yang akan membantu!
Kali ini?
Kamu sudah banyak membantuku menanam sayuran!
Oh, begitu ya.
Kalau gitu, aku enggak akan sungkan minta tolong, ya.
Iya!
Kenapa...
No comments yet. Be the first to leave one.