Release info

Akebi chan no Sailor fuku S01E11 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-03-24
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 175 lines.

Wah, di Tokyo juga ada kedai seperti itu, ya.

Antreannya panjang dan bisa sampai sejam, loh.

Ah.

Komichi, aman!

Pa-Pagi.

Jarang-jarang, kamu datangnya mepet.

Kayaknya Bu Tamura datangnya agak telat.

Syukurlah.

Akebi!

Eh, iya!

Benarkah kamu akan menari di penutupan acara?

Ah, iya. Dengan ekskul teater.

Aku tadinya cemas mau ikutan atau enggak.

Tapi aku pasti akan datang!

Ah.

Aku sangat menantikannya!

Aku juga ikut!

Terima kasih.

Kamu hebat, Komichi.

Mau menari apa?

Mau menari apa?!

Sebenarnya, latihannya sudah dimulai. (Pidato Penutupan Acara: Disampaikan oleh Ketua Festival - Hanari Yuka)

Aku juga harus berlatih pagi ini. (Pidato Penutupan Acara: Disampaikan oleh Ketua Festival - Hanari Yuka)

(Pidato Penutupan Acara: Disampaikan oleh Ketua Festival - Hanari Yuka)

Ah. (Pidato Penutupan Acara: Disampaikan oleh Ketua Festival - Hanari Yuka)

Makanya, kamu datangnya mepet, ya.

Ah.

Ujung-ujungnya, aku kemari.

Ah!

Ikut campur itu tidak baik.

Hei, Kizaki.

Kamu juga main piano, 'kan?

Eh? Iya.

Sewaktu piket, aku mendengar suara piano dari ruang musik.

Selain itu, di kamarmu terdapat piano, 'kan?

'Gimana kalau kamu berkolaborasi dengan Akebi di penutupan acara?

Pasti bakal meriah, 'kan?

Eh?

Aku punya CD tarian Miki yang akan dipraktikkan Akebi.

Eh?

Itu lagu yang bagus kalau diiringi piano!

Eh?!

Makanya...

Ah.

Yah, itu delusi asalku. Jangan marah.

Abaikan yang barusan.

Ah.

Oh, iya. Tadi di gerbang, aku ketemu Ai.

Aku enggak marah!

Aku malah agak kaget.

Benarkah?

Syukurlah.

Oh.

Aku buat camilan, nih.

Mau?

Ambil satu saja.

Enak.

Wah!

Aku enggak tahu bakalan meriah atau tidak.

Tapi, aku akan bermain.

Piano.

Kalau cuma sebentar.

(Episode 11 - Di Waktu yang Sama... Bersama Teman-Teman...)

Aduh.

Terima!

Biar aku!

Aduh.

Ka-Kalian baik-baik saja?

Kalian berdua memang akrab, ya.

Percuma saja kalau bolanya tak mengudara.

Sama sekali enggak berjalan lancar!

Padahal itu acara regu yang penting.

Skornya besar,

dan babak finalnya itu acara terakhir di festival olahraga, ya.

Tentu saja banyak orang akan datang.

'Gimana, ya?

Andai saja, saat libur kita berenam bisa pelatihan.

Pelatihan berenam?

Ya, soalnya regu.

Harus berenam.

Ah!

Aku selalu memikirkan metode latihanku sendiri.

Tapi, enggak ada tempatnya, ya.

Tempat.

Andai saja ada gimnasium yang bisa dipakai di hari libur.

Ah!

Ya, ini Komori.

Selamat malam, Bu Mako. Ini aku, Akebi Komichi.

Walah, Komichi. Lama tidak berkomunikasi.

Lama tidak berkomunikasi, Bu.

Ibu lagi sibuk?

Ada apa?

Enggak perlu repot-repot pakai bahasa formal.

'Gimana, SMP Roubai?

Asyik banget, kok!

Nanti, di sekolahku ada festival olahraga.

Walah, Ibu sangat menantikannya.

Uh.

Anu, terus, sebenarnya...

Berlatih dengan teman sekelasmu?

Menggunakan gimnasium SD Futaba?

Ya, tentu saja kamu boleh menggunakannya.

Wah!

Terima kasih.

Ah. Senangnya...

Eh?

Komichi.

Kamu selalu berkata kalau ingin mempunyai teman, 'kan?

Selama 6 tahun, Ibu hanya mengenalmu seorang.

"Kamu pasti bisa dikelilingi banyak teman."

Ibu merasa sangat frustrasi...

...karena hanya bisa berkata begitu padamu.

Frustrasi sekali...

Tapi, syukurlah.

Kamu benar-benar memiliki teman, ya.

Hanya karena itu saja...

...Ibu merasa sangat senang.

Iya.

Terima kasih banyak.

Bagaimana?

Bu Mako mengizinkannya.

(Nawashiro Yasuko)

Oh, begitu. (Nawashiro Yasuko)

Apa boleh buat kalau ada ekskul.

Iya, maaf ya.

Sayang banget.

Padahal ekskulnya enggak perlu sampai hari Minggu juga.

Iya, 'kan, Hitomi?

Soalnya ekskul voli SMP Roubai memiliki peringkat terbaik di antara ekskul lain.

Kamu menulis apa?

Permohonan tertulis.

Eh?

Tapi Akebi dan kawan-kawan sangat bersemangat, ya.

Padahal cuma festival olahraga.

"Cuma"? Kejam banget.

Aku juga bakal menjadi pemandu sorak bareng Akebi.

Eh?

Eh?!

Mereka berdua enggak bisa datang, ya.

Oke!

Oh.

Hari Minggu ke SD-nya Komichi?

Kayaknya seru!

Ya, aku bisa.

Terima kasih!

Eh? Jeruk dari kampung?

Senangnya!

Iya.

Kalau begitu, sampai besok.

Wah.

Ah!

Duh, bukan waktunya bergembira!

Aku pasti bakalan jago!

Kao juga mau ikut, deh.

Kakak mau ikut latihan voli.

Bukan untuk main-main.

Kao juga mau latihan!

Soalnya, main di gimnasium sendirian itu membosankan!

Bwee!

Eh!

Aku bilang "main".

Kenyal banget.

Komichi ternyata seorang Kakak, ya.

Ehe, iya.

Teman-teman!

Usagihara!

Pagi!

Pagi juga.

Nawashiro dan Washio katanya harus ekskul.

Tapi, akan datang pas siang.

Eh?

Hah?

Wah.

Syukurlah kami tepat waktu.

Eh? Kenapa?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left