Specials

Release info

171009 20세기 소년소녀 20th Century Boys and Girl E04 id-VIU
A Commentary by anyhow

Tags

other
Published on: 2019-04-14
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Ayam Goreng Seoul"

Nona Sa Jin Jin!

Nona Sa, kamu di dalam, bukan?

Nona Sa, pertanyaan kami hanya sedikit.

Nona Sa.

Tolong buka. Kami hanya ingin bertanya sedikit.

Dia tidak ada di dalam?

Tidak, kurasa dia ada di dalam.

Tapi dia tidak memperbolehkan kami masuk.

Nona Sa, tolong buka!

Nona Sa, kamu tidak di rumah?

Kami tahu kamu ada di dalam.

Nona Sa!

Tolong buka!

Luangkan sedikit waktu untuk kami.

Kami akan pergi setelah bertanya.

- Kamu tidak akan terluka. Bukalah. - Nona Sa!

Ini hanya sebentar.

Nona Sa, tolong buka pintunya.

Ini hanya sebentar.

Biarkan kami masuk. Kami hanya ingin bertanya sedikit.

Permisi.

Kami tahu kamu ada di dalam.

Tolong buka pintunya.

Ayam gorengnya.

Biarkan kami bertanya, dan kami akan segera pergi.

Berapa harganya?

Nona Sa!

- Kami bukan orang asing. Bukalah. - Tolong tunggu.

Tolong berikan kami waktu untuk bertanya.

Kamu di dalam, bukan?

Dengar.

Siapa kalian?

- Kami wartawan. - Itu tidak memberi kalian hak!

Memangnya kalian siapa berani mengganggu ketenangan?

Sebelum kulaporkan karena masuk tanpa izin dan membuat kebisingan,

sebaiknya kalian pergi!

- Maaf. Saat kami... - Hentikan. Pergi sekarang juga!

Aku tidak ingin mendengarnya. Keluar!

- Kenapa kalian tidak sopan? - Maafkan kami.

Keluar sekarang juga!

Tapi kurasa dia ada di sini.

- Nona Sa! - Nona Sa! Hanya...

Nona Sa!

Aku sudah menyuruh kalian pergi!

Kalian tidak mau pergi?

Permisi.

Ini.

"Sa Jin Jin, Hilang Selama 7 Jam"

Kamu sibuk?

Sedikit.

Ini buruk. Jin Jin mendapatkan banyak komentar kebencian.

Ini dipenuhi para pembenci dari daring.

- Benarkah? - Perlukah kita datangi dia?

Kurasa dia tidak akan bisa tidur.

Ini laporan mengenai investasi itu. Tolong berikan pola pikir positif.

"Laporan Investasi National Chemicals"

Mari santai saja.

Tolong sunting bagian ini. Ini tidak boleh tayang.

Tolong hapus seluruh rekamannya. Jika bocor, dia akan dapat masalah.

Maaf. Kumohon.

Astaga, kamu mengejutkanku.

Kamu ingin aku menghapus rekaman itu sebelumnya.

Aku tidak menyimpannya. Aku langsung menghapusnya.

Kumohon. Bisakah kamu cari sekali lagi?

Aku mohon.

Sudah kubilang aku tidak punya.

Kamu tahu kami tidak bisa menayangkan itu di Hong Kong, bukan?

Kami tidak berhasil menyampaikannya.

Maafkan aku.

Ini adalah karma.

Astaga.

- Kamu tidak minum? - Aku suka minum.

Kamu mungkin lebih memaksa dirimu pada saat seperti ini.

Itu wajar dalam usiamu.

Kamu mengingatkanku kepada Presdir Sung saat dia muda.

Itu cerita lama. Dia sudah cukup tua.

Dia mengaku kesepian dan ingin berkencan.

Berkencan itu bagus.

Aku sudah melihat beritanya

dan kurasa kita punya orang yang cocok untuk kebutuhan kita.

- Siapa? - Namanya Sa Jin Jin.

Benar. Dia sangat seksi.

Sikapnya sangat arogan selama ini.

Menurutmu tarif awalnya sekitar 30.000 dolar?

Itu cukup terjangkau.

- Perlu kutanyakan hal itu? - Ya.

Pak.

Apa? Kamu juga ingin ikut?

Sungguh pria sejati.

Aku

permisi.

- Ada apa? - Presdir Gong.

Kenapa dia?

Aku ingin menarik kembali tawaranku untuk pengambilalihan

perusahaan National Chemicals.

Ada apa?

Kurasa dia tidur.

- Kita tidak seharusnya datang. - Diamlah.

Jika rumah sakit tahu, aku akan mendapat masalah. Aku harus...

Pelankan suaramu. Kamu akan membangunkannya.

Astaga.

Aku akan tidur di sini dan kamu harus tidur di sana.

Aku akan tidur di lantai. Lantainya lebih nyaman.

- Ambillah bantal ini. - Baik.

Kenapa kamu memaksaku kemari?

Sudahlah. Ayo tidur.

Asyik!

- Asyik! Jerapah! - Jerapah!

- Lihat! - Asyik!

"Ayah Jerapah melindungi Anak Jerapah."

- "Jadi, Ayah adalah jerapah." - Jadi, Ayah adalah jerapah.

Dalam suka maupun duka, apa pun yang terjadi

kepadamu, Jin Jin,

- Ayah akan melindungimu. - Ayo bermain dengan mereka.

- Tentu. Aku Ayah Jerapah. - Saat ayah tidak ada,

Jin Jin, Ah Reum, dan Young Shim,

kalian harus menjadi jerapah

- dan saling mendampingi. - Satu, dua, tiga.

Dari Ayah di Libya.

- Astaga. - Apa ini?

Jenis kelaminnya berbeda.

Yang benar saja.

- Karena kita sudah makan semua... - Hei, ayo lakukan bersama.

- Jangan jatuh. - Kita harus latihan.

Sudah kuduga. Itu akan rusak suatu hari nanti.

- Kita bisa menyelamatkan ini! - Astaga.

- Kamu sopan sekali. - Berarti kamu harus...

Lihat? Aku yang terbaik.

Ayo pasang anting di boneka ini.

Karena kita sudah selesai makan...

Tidurmu nyenyak?

Aku yakin kamu tidak bisa tidur.

Astaga. Pulanglah dan tidur. Ayo.

Tepat sekali.

Aku tidak bisa tidur sama sekali. Punggungku sakit.

Tidak, kamu mendengkur sangat keras semalam.

Ini pengumuman untuk para penghuni.

Setiap Rabu adalah hari daur ulang bagi penghuni Mansion Seoul.

Tolong daur ulang di hari yang telah dijadwalkan

dan ciptakan lingkungan yang bersih untuk kita semua.

Ini hari Rabu?

"Pesan baru"

"Sedang mengudara"

Orang yang tidak menyerah akan mewujudkan impiannya.

Akhirnya dia mengabulkan doa putus asa kita

yang kita buat setiap Rabu.

Semuanya, dia akan membuat jantung kalian berdebar kencang.

Segmen Kencan Spesial, dimulai sekarang.

Sambutlah Sa Jin Jin.

Ini sungguh terjadi?

Aku tidak percaya ini benar-benar terjadi.

- Senang bertemu dengan kalian. - Halo, aku Sa Jin Jin.

Pak, tolong kencangkan volumenya. Cepat.

Pertama, aku terkejut kalian semua datang seperti ini.

- Tidak. - Ini bukan apa-apa.

Aku ingin minta maaf karena datang tanpa pemberitahuan seperti ini.

- Tidak usah minta maaf. - Tidak.

- Itu omong kosong. - Kamu baik-baik saja?

Setiap pekan, aku dan Guru

memohon agar kamu tampil dalam acara kami.

- Kamu mendengar acara kami, bukan? - Pasien ini pergi?

- Tentu saja. - Dia keluar menemui teman.

- Tapi... - Teman?

Kudengar dia menyetir kemari tanpa agennya.

- Benarkah? - Ya.

Sebentar.

- Jangan. Aku ingin mendengar ini. - Dukungan para temanku membantuku.

Baiklah. Dua temanmu menemanimu ke studio.

Salah satu temanmu

datang kemari dengan baju rumah sakit.

Persahabatan mereka layak mendapatkan tepuk tangan kita.

Persahabatan yang luar biasa.

Sebelum kita memulai jumpa penggemar ini,

Jin Jin memberitahuku jika ada sesuatu

yang ingin dia katakan lewat acara radio kami.

- Itu tentang apa? - Baiklah.

Aku yakin kalian mungkin melihat namaku di artikel dua hari ini.

Ya, benar.

Aku ingin mengatakan bukan aku yang ada dalam video itu.

Dan yang lebih penting adalah

aku takut skandal ini akan menyakiti orang yang tidak bersalah

dan aku ingin minta maaf atas hal itu.

- Itu benar. - Yang lebih penting adalah

aku ingin memberi tahu publik bahwa para wanita tidak seharusnya

dikritik atau difitnah karena sebuah video.

- Video itu tidak salah. - Kamu benar.

Orang yang merekam dan menyebarkan video itulah yang harus dituntut.

Jujur saja, aku juga sangat terpukul

oleh insiden yang sangat menyiksaku.

Seperti ucapan Jin Jin,

para wanita selalu menjadi korban.

Jadi, aku berniat menangkap penyebarnya dan menghukumnya.

Teman yang datang bersamaku adalah pengacara yang menakutkan.

- Aku tidak yakin itu. - Aku?

- Aku pergi ke ginekolog - Ya?

untuk menjenguk temanku itu di rumah sakit.

Itu saja.

Akan kutuntut wartawan yang mencetak artikel jahat atas tindakan fitnah.

Aku tidak akan diam saja.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left