Release info

차달래부인의사랑 MadamChaDalRae'sLove E38 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-10-25
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Seo In Sook, CEO"

Kenapa kamu mebiarkan pintunya terbuka?

Berjaga-jaga kalau aku harus kabur.

Ibu menunjukmu sebagai Direktur Perencanaan.

Kenapa?

Memangnya kenapa lagi? S udah saatnya kamu kembali.

Ibu membuang-buang waktu.

Aku akan segera pergi lagi.

Apa maksudmu dengan pergi lagi?

Bukankah kamu kembali untuk selamanya?

Aku datang untuk sementara karena teman yang kutemui di Afrika.

Aku harus kembali.

Seo Jin.

Ini bukan tempatku yang semestinya.

Perusahaan sedang kesulitan.

Sudah kubilang jangan memberitahuku tentang perusahaan.

Keadaannya lebih buruk daripada perkiraanmu.

Perusahaan yang dimulai ayahmu akan bangkrut.

Haruskah kamu tidak bertanggung jawab dan pergi?

Jangan keras kepala.

Ibu baik-baik saja mengelolanya tanpa aku.

Perilaku Ibu adalah alasanku tidak bisa kembali ke Korea.

Apakah ini masih mengenai Eun Kyung?

Sepuluh tahun cukup lama untuk melupakan.

Harus berapa lama ibu menahan diri terhadapmu?

Siapa yang menahan diri terhadap siapa?

Saatnya kamu berhenti menyia-nyiakan hidupmu

hanya untuk membalas ibu.

Kalau Ibu terus mengatakan ini,

aku akan segera pergi.

Baiklah.

Tetaplah di sini bersama ibu selama tiga, tidak, satu bulan lagi.

Ibu butuh seseorang untuk membantu mengubah citra perusahaan.

Kalau kita tidak meningkatkan produk,

perusahaan bisa bangkrut.

"Episode 38"

Kenapa kamu di sini sendirian?

Punggung Song Joo cedera kemarin.

Bagaimana kamu bisa tertawa mendengar seseorang cedera?

Kenapa dia mencoba meniruku padahal aku sangat lentur?

Dia jarang berolahraga.

Apakah parah?

Tidak cukup parah sehingga dia hanya berbaring.

Kalau begitu, tidak parah. Sampai jumpa.

Hei.

Kenapa kamu pergi padahal kita baru saja bertemu?

Aku menjauh darimu untuk menghindari istrimu yang mengintimidasi.

Dia mungkin mengikutimu dan sedang mengawasi.

Akulah yang seharusnya takut.

Kamu sudah lupa?

Wajahkulah yang ditampar.

Sampai jumpa.

Makanlah sepuasmu.

Memindahkan pasien sepertinya membutuhkan banyak tenaga.

Baiklah.

Ada kehidupan luar biasa yang disiapkan untukmu,

tapi kamu bersikeras memilih jalan yang sulit.

Apa yang terjadi?

Bisakah kamu berhenti? Ini hari pertamanya.

Aku yakin dia juga akan mempelajari sesuatu di jalan yang sulit.

Sejak kapan Ibu sangat pandai bicara?

Ibu memang sejak dahulu pandai bicara.

Ibu menahan diri untuk menghindari pertengkaran, tapi tidak lagi.

Sudah waktunya.

Jangan bicara seperti itu. Aku ada di sini.

Apakah aku tidak terlihat?

Habiskanlah makananmu.

Aku hanya memasak untukmu karena Dae Young di sini.

Apa?

Aku masih pencari nafkah yang membawa pulang biaya hidup.

Ayah.

Ibu harus pergi.

Tinggalkan piringnya di wastafel.

Baiklah.

Dasar...

- Berani sekali dia! - Ayah.

Hentikanlah.

"Rumah Sakit Jeil"

- Kamu sudah selesaikan pelatihan? - Ya.

Memindahkan pasien mungkin terlihat mudah,

tapi itu akan sulit.

Terutama dengan pasien IGD atau UPI.

Kamu tidak hanya memindahkannya.

Kamu juga harus mengawasi keadaan mereka.

Baiklah.

Kami memanjakanmu karena kamu yang paling kecil,

dan kini kamu merawat orang lain.

Baguslah. Kapan kamu tumbuh dewasa?

Hentikanlah. Jangan memperlakukanku seperti anak kecil.

Kakak tidak jauh lebih tua.

Bahkan sehari pun membuat perbedaan. Lima tahun?

Saat kamu meminum susu formula,

kakak membaca Cinderella.

Baguslah.

Jangan membicarakan usia di dekatku.

Benar. Maaf.

Kakak pantas menerimanya.

- Semoga berhasil, Dae Young. - Terima kasih.

Minumlah ini dahulu.

Baiklah.

- Pergilah mandi. - Baiklah.

Kamu baik-baik saja belakangan ini, Dong Hyun?

Apa?

Dia mengikuti jadwalnya dengan baik.

Bagaimana punggungmu?

Masih sedikit sakit, tapi aku tidak apa-apa.

Apakah ibu Dong Hyun juga ada di sana?

Ibu Dong Hyun?

Aku tidak melihatnya.

Aku hanya terus berlari.

Sup apa ini?

Daging dan lobak.

Benarkah?

Kenapa rasanya sangat hambar?

Kamu harus membersihkan tubuhmu.

Kamu tidak boleh memakan makanan asin mulai sekarang.

Tetap saja seharusnya dibumbui.

Makanlah yang sudah kusediakan sampai aku hamil.

Apa rencanamu untuk hari ini?

Kenapa?

Ayo saling memberi penjelasan setiap pagi.

Kenapa pasangan suami istri harus saling memberi penjelasan?

Kalau kamu tidak suka ungkapan itu, sebut saja berbagi informasi.

Apa pun sebutannya, aku harus tahu semua kegiatanmu.

Agar adil, akan kuberitahukan kegiatanku.

Song Joo.

Ini kurungan.

Cinta adalah kurungan. Kamu tidak tahu itu?

Dan aku merasa gelisah, itulah alasannya.

Aku juga tidak suka kamu bertemu mantan istrimu saat joging.

Aku sudah menikahimu, Song Joo.

Ibu Dong Hyun adalah masa laluku.

Aku tidak percaya padamu.

Kamu berselingkuh darinya saat masih menikah.

Dengan kamu.

Kamu menyebutnya takdir waktu itu, tapi sekarang itu berselingkuh?

Karena perselingkuhan kita,

aku menceraikan istriku dan menikahimu.

Apakah masuk akal kamu kini tidak bisa percaya padaku?

Sekali peselingkuh, selalu peselingkuh.

Lalu apa, aku harus berselingkuh lagi?

Itu sebabnya aku mau tahu semua kegiatanmu,

agar bisa tenang.

Saat sarapan setiap pagi?

Ya.

Dia mau kamu melapor, agar bisa memantaumu?

Ya.

Kamu bukannya di kemiliteran.

Bagaimana kamu bisa melapor semua detailnya?

Benar sekali.

Aku tidak yakin apakah ini wanita yang kukenal.

Jadi, seperti itulah.

Apanya?

Seorang teman pernah memberitahuku sesuatu.

Kalau kamu menikahi selingkuhanmu,

orang itu bisa mengalami delusi, cemburu, dan curiga.

Istriku terus meragukanku.

Benar, bukan?

Kamu berselingkuh dengannya dari istrimu,

jadi, dia berpikir kamu bisa berselingkuh lagi.

Tepat. Itulah yang dipikirkannya mengenaiku.

Bagaimana sikapmu dan hal yang kamu lakukan

satu-satunya cara adalah mengubah persepsinya.

Kamu harus meyakinkan dia kalau kamu tidak seperti itu.

Buat dia percaya padamu.

Astaga.

Halo.

- Hai. - Halo.

Aku tidak sempat berterima kasih sudah datang ke pernikahannya.

Aku akan segera menghubungimu.

Ya, silakan saja. Aku harus pergi sekarang.

Baiklah, sampai jumpa.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Sampai bertemu lagi.

- Duduklah. - Baiklah.

Jadi, kamu akan melakukannya untuk dia?

Ya.

Baguslah.

Bok Nam memiliki menantu yang luar biasa.

Dia akan sangat senang.

Kamu harus merahasiakannya.

Ibu mertuaku tidak boleh tahu.

Baiklah, jangan khawatir. Tentu saja itu rahasia.

Kamu yang terbaik.

Kamu bisa memuaskan selera orang lain.

Kamu hampir seperti ahli.

Kamu juga hampir seperti ahli.

Aku hanya menuliskan yang kurasakan dan pikirkan.

Apakah kamu sungguh tidak memakai produk apa pun dari toko?

Itu pasti bohong.

Aku memakai krim kaki dan tangan yang kubeli di toko.

Itu mudah dibawa, dan aku sering memakainya.

Baiklah. Aku akan bicara kepada HRD dan mempekerjakanmu purnawaktu.

Apa?

Kamu bisa memulai besok.

Kalau begitu, kamu tidak akan pergi?

Bagaimana kamu tahu aku akan pergi?

Kamu bilang waktu itu akan menutup toko ini.

Bukankah itu karena kamu akan pergi?

Aku bukannya tidak akan pergi. Aku tidak bisa pergi.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left