The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"It's My Life"
Aku punya sesuatu untukmu.
Dengarkan aku baik-baik, Nam Jin.
Ya, Pak.
Nam Jin, kamu adalah
cucuku yang hilang di rumah sakit
30 tahun lalu.
Apa?
Apa maksud Anda, Pak?
Aku menghabiskan 30 tahun mencarimu.
Semua orang mengatakan kamu mungkin sudah mati,
tapi aku tidak memercayai mereka.
Aku sakit dan lemah sekarang.
Aku tahu usiaku tidak lama lagi,
tapi aku tidak bisa mati tanpa menemukanmu.
Pak, Anda pasti lelah.
Anda sebaiknya masuk dan beristirahat sekarang.
Apa?
Kamu pikir alzheimerku kambuh lagi?
Aku sungguh baik-baik saja.
"Ahn Seok Ho dan Yang Nam Jin 99,9 persen berhubungan darah"
Pengacara Heo tidak menyerah dan akhirnya berhasil menemukanmu.
Jadi, aku bisa menemukanmu lagi sebelum aku mati.
Anda pasti keliru.
Ibuku, yang melahirkanku, sehat walafiat.
Bagaimana mungkin aku cucu Anda?
Aku sudah memastikan ini kepada ibumu.
Apa? Apa maksud Anda?
Dia kehilangan bayinya saat masih muda.
Dia putus asa,
dan suaminya membawamu dengan mengatakan
bahwa kamu yatim piatu.
Tidak mungkin.
Itu tidak mungkin.
Ibuku bukan ibu kandungku?
Omong kosong apa ini?
Aku harus menanyakannya sendiri.
Hai, Ibu. Ini aku, Nam Jin.
Ya, Pimpinan Ahn mengatakan hal aneh.
Itu tidak benar, bukan?
Ya, itu tidak mungkin benar.
Bodoh sekali aku menanyakan ini, ya?
Maafkan ibu, Nam Jin.
Ibu sungguh minta maaf.
Ibu minta maaf? Untuk apa?
Ibu adalah ibuku.
Orang tua kandungmu pasti sedih setelah kehilangan kamu.
Ibu memisahkan kamu dari orang tuamu
karena ibu serakah. Entah bagaimana ibu harus menebus dosa.
Kenapa Ibu seperti ini?
Kenapa Ibu juga melakukan ini kepadaku?
Ibu mengira kamu ditelantarkan oleh orang tuamu.
Ibu mengira tidak akan ada yang tahu kebenarannya
jika ibu membesarkanmu dengan cinta dan ketulusan.
Ibu sungguh tidak menyangka keadaan akan begini, Nam Jin.
Bagaimana...
Bagaimana ini bisa terjadi?
Apa maksudnya itu? Katakan.
Apa maksudmu, Sun Ja?
Nam Jin.
Jangan sekarang.
Tolong beri aku waktu untuk berpikir.
Baiklah.
Aku membutuhkan penjelasan atas apa yang terjadi, Pimpinan Ahn.
- Anak laki-laki. - Terima kasih.
Karena anakku tidak banyak,
kelahiranmu adalah peristiwa yang amat bahagia di keluarga kami.
Namun,
keesokan hari setelah kamu lahir,
hal yang buruk terjadi.
Bayi yang baru lahir tiba-tiba menghilang.
Bayi Anda menghilang.
Apa maksudmu?
Kami menyewa orang untuk mencarimu ke mana-mana,
- tapi jejakmu pun tidak ditemukan. - Apa maksudmu?
Kami memberitakan kisah kami dan mencari ke panti asuhan.
- Bagaimana bayiku bisa hilang? - Kami juga menerima informasi,
tapi semuanya palsu.
Tidak! Bayiku!
Menantu perempuanku, yang tidak akur dengan Young Gyu,
benar-benar sedih.
Kenapa mereka tidak akur?
Young Gyu mencintai wanita lain.
Kurasa dia ibunya Direktur Choi Si Woo.
Jika menantuku tidak meminta Young Gyu berkendara
saat dia mabuk,
dia tidak akan tewas sia-sia seperti itu.
Menantuku, yang mengikuti Young Gyu pada malam itu,
untuk menghentikannya, juga berakhir...
Kurasa mungkin aku yang membuat Young Gyu menderita.
Aku terus menyalahkan diriku atas apa yang terjadi.
Anda seharusnya tidak berpikir begitu.
Ayahmu ingin menjadi sutradara film,
tapi aku memaksanya bekerja di perusahaanku.
Kamu bisa membayangkan betapa frustrasinya dia.
Aku yakin
dahulu Anda berpikir itu yang terbaik untuknya.
Terima kasih sudah tumbuh dengan baik.
Aku hanya berterima kasih kepada ibumu
karena sudah membesarkanmu menjadi orang yang baik.
Anda sebaiknya masuk sekarang.
Anda bisa terkena flu.
Pimpinan Ahn, Anda ingin mengunjungi makam istri Anda besok pagi.
Jangan panggil aku begitu di depan nenekmu.
Dia tidak melihat cucunya selama 30 tahun.
Jika kamu memanggilku "Pimpinan Ahn",
bukankah dia akan terkejut?
Apa?
Aku mengerti.
Aku bisa mendengarmu memanggilku "Kakek"
sebelum aku meninggal, bukan?
Astaga.
Sun Ja, tolong jangan lakukan ini.
Jika kamu ingin pergi, tunggulah sampai Nam Jin kembali.
Kamu harus bicara dahulu dengannya.
Bagaimana bisa aku menghadapi Nam Jin?
Aku mengambil anak dari keluarga sekaya ini
dan membuat dia kesusahan. Aku pantas mati.
Dengar. Kamu tidak tahu itu.
Sejujurnya, dia bahkan bukan anak kandungmu.
Tidak semua orang bisa membesarkan anak orang dengan kasih sayang itu.
Sebagian orang menelantarkan anak mereka sendiri di dunia.
Bagaimana kamu membesarkan Nam Jin?
Kamu menyayanginya.
Dia sudah menjadi semangat hidupmu dan berarti segalanya bagimu.
Cinta tidaklah cukup.
Aku tidak bisa memberinya cukup gizi dan membelikannya pakaian bagus.
Dia hanya hidup menderita karena aku.
Jangan katakan itu.
Saat aku pulang untuk mengambil pakaianmu,
aku menangis.
Kamu memakai kaus usang yang lehernya melar
dan celana murah yang sama selama lebih dari 10 tahun
untuk menafkahi Nam Jin.
Kamu melakukan segalanya untuk membesarkan dia.
Bukankah Nam Jin akan membenciku?
Jika Nam Jin menjadi orang seperti itu,
akan kuganti nama margaku menjadi Yang.
Kenapa kamu memilih "Yang" dari semua nama marga?
Sekarang kamu kembali normal.
Sun Ja, meski kamu akan meninggalkan rumah ini,
tunggulah sampai Nam Jin kembali.
Hanya penjahat yang kabur
di tengah malam.
Baiklah.
Terima kasih atas makan malamnya.
Sering-seringlah berkunjung.
Karena tidak punya anak perempuan, aku ingin akrab denganmu.
Anak lelaki biasanya suka menyendiri dan membosankan.
Ibu menjelek-jelekkan aku di depan dia?
Antar dia pulang dengan selamat.
Pastikan dia masuk ke rumahnya.
Itu tidak perlu. Aku bukan anak kecil.
Pria sejati harus melindungi wanitanya.
Si Woo adalah pria sejati.
Apa pendapatmu tentang ibuku?
Menurutku dia menakjubkan.
Dia elegan, cantik,
ramah, dan sangat menawan.
- Dia ramah? - Ya.
Nama panggilan ibuku adalah Elsa.
Elsa?
- Seperti ratu es, Elsa? - Ya.
Aku tidak memercayaimu.
Saat dia tersenyum, tidak ada yang bisa marah kepadanya.
Kurasa dia menyukaimu.
Ibuku selalu tersenyum kepada orang yang dia sukai.
Di mana kita sekarang?
Kamu akan tahu saat kita masuk.
Aku ingin secara resmi melamarmu.
Kumohon habiskanlah sisa hidupmu bersamaku.
Kamu hanya melihat cincin itu tanpa mengatakan apa pun.
Apa artinya itu?
Kamu bilang aku seperti gadis kecil.
Bukankah itu artinya kamu merasa aku juga menganggapmu seperti itu?
Menikah tanpa perasaan adalah keputusan yang salah.
Kamu tidak khawatir?
Kamu ingat ucapan ibuku, bukan?
"Cinta adalah tanggung jawab."
Ya.
Perasaan yang kamu bicarakan
bukanlah cinta, tapi gairah.
Saat gairah hilang, kamu menjadi lebih dingin.
Meski kamu yakin
kamu bersedia makan ramyeon tiap hari asalkan bisa bersamanya
di tengah kesulitan, kamu akan muak dengan kehidupan
dan pada akhirnya juga muak kepadanya.
Itulah hasil memilukan dari pernikahan berdasarkan gairah.
Jangan mengira semua orang berpikir sepertimu.
Orang bisa bahagia meski harus bergantung
pada mi instan.
Kenapa kamu memaksa orang lain berpikiran sama denganmu?
Kenapa kamu sangat cerewet?
Kamu tidak lelah menanyakan hal yang sama berkali-kali?
Aku ingin menanyaimu pertanyaan yang sama.
Sudah kubilang. Aku tidak memercayai cinta.
Merindukan seseorang sampai mati
dan merasa seolah-olah dunia akan runtuh tanpa orang itu?
No comments yet. Be the first to leave one.