The first 200 lines.
Berdasarkan memoir oleh Jake Adelstein
Hei, ini aku. Kenapa kau tidak bekerja semalam?
Kenapa kau tak meneleponku kembali?
Aku mulai panik. Jadi, telepon aku sekarang.
Tidak.
- Sedang apa kau di sini? - Hei, maaf.
Aku mampir ke kelab semalam, tapi kau tidak ada di sana.
Siapa yang memberitahumu tempat tinggalku?
Kau bilang padaku saat makan malam tempo hari.
Baiklah, ini bukan waktu yang tepat.
Baiklah, aku hanya ingin...
Ini manisan permintaan maaf.
Aku tahu fungsi kashiori .
Malam itu, di kelab, hariku sangat buruk...
Tapi itu bukan alasan bagiku untuk bersikap berengsek kepadamu.
Jadi, aku minta maaf.
Ya, kau bersikap begitu.
Tapi kau membawakanku manisan bermakna "aku berengsek".
Jadi, terima kasih.
Terima kasih sudah menerimanya.
Senang bertemu denganmu.
Aku juga.
- Boleh aku mengatakan satu hal? - Tentu.
- Kau dan Sato. - Ya?
Hati-hati.
Apa?
Aku tahu banyak soal orang-orang itu dan cara mereka menjalani hidup.
- Jangan bicarakan ini denganku. - Aku tak ingin kau...
Terlibat terlalu dalam dan terluka.
Pulanglah dan persetan denganmu, Jake.
- Ambillah. - Tolong dengarkan aku.
Aku hanya...
Sial.
Hei, Mekanik.
Kau tak punya makanan.
Sangat tidak ramah.
Dengar, aku tahu kau tak mau mengadu.
Namun, jika kau tak menjawab pertanyaanku...
Temanku ini...
Akan mematahkan sebagian besar tulang di wajahmu.
Kau mau sesuatu, Bos?
Tidak perlu.
Ya, Bos.
Beri tahu aku.
Mekanik sudah memastikannya.
Semuanya melalui bandara.
Aku punya detail pengiriman berikutnya.
Begitu rupanya.
Sakit sekali!
- Maafkan aku! - Hati-hati!
Ya!
Sato.
Bagus.
Ya.
Aku tidak bisa tidur semalam karena mengingatnya.
Bau daging Sugita yang terbakar.
Jasadnya tergeletak di sana.
Tozawa lolos dan lepas dari semuanya.
Itu omong kosong.
Obsesi tak akan mengubah keadaan.
Aku tidak terobsesi.
Ini penelitian, Bung.
Kau tahu akses apa yang mereka dapat dari yakuza?
Kenapa tidak bekerja untuk mereka?
Berhenti dari Meicho . Menulislah untuk majalah yakuza.
Kau akan punya akses ke pria-pria favoritmu.
Pemimpin Yukiharu Kamino
Pemimpin Klan Tozawa, Shinji Tozawa
Apa tujuan yakuza intelektual di barat?
Ditulis oleh Ukai Haruki.
Hei, Tampan.
Apa?
Tiga profil Tozawa yang berbeda.
Tiga majalah penggemar Yakuza.
Semuanya ditulis oleh orang yang sama, Ukai Haruki.
Jadi, pria ini seperti...
Humas Tozawa.
Lalu?
Bisa bantu aku menemukan daftar itu?
- Baiklah. - Terima kasih.
Astaga. Ukai Haruki.
Maksudku, kau Ukai Haruki, bukan?
Siapa kau?
Maafkan aku. Kau bisa bahasa Inggris?
Bagaimana kau menemukanku?
Bagaimana kau dapat alamat ini?
Aku dapat dari Pak Tejima...
Penulis majalah penggemar Crazy Boys .
Aku tak tahu Crazy Boys atau Pak Tejima.
Ya, dia mengenalmu. Kami semua mengenalmu.
Kau sangat terkenal, Bung.
Terutama dengan naiknya Tozawa.
Ini benda pertama yang kubeli...
Saat aku datang ke Jepang,
Aku terobsesi dengan tulisanmu, dan...
- Profil yang bagus. - Ya.
- Pak Tozawa puas. - Benarkah?
Kau keberatan?
Boleh?
Kau mau tanda tangan?
Kumohon.
Dengar, aku juga membawakan ini untukmu.
- Apa ini? - Manisan.
- Kau bawa untukku? - Ya.
Namun, jika kau...
Aku juga punya ini, jika kau mau tanda tangan.
- Ya, masuklah. - Aku boleh masuk?
- Ya, datanglah. - Terima kasih.
- Tutup pintunya. - Baiklah.
Ayo.
Astaga.
Ini luar biasa.
Kau mungkin tahu sesuatu tentang pria besar itu...
Yang tak diketahui siapa pun.
Maksudku, aku mendengar banyak cerita...
Tapi mungkin tak ada yang belum kau ketahui.
Kau dengar? Apa yang kau dengar?
Bunuh diri yang ditulis di koran tempo hari.
Si bankir?
Kabarnya adalah Tozawa mengendalikan penipuan asuransi itu.
- Aku tidak tahu apa-apa. - Ayolah, kau bisa memberitahuku.
Kau tahu? Sebagai penggemar. Hanya sedikit informasi.
Apa pun di luar majalah, kutulis di bukuku.
Buku? Sungguh?
Aku akan kencing sekarang.
Maaf, aku tak bermaksud...
Kau merokok sabu-sabu?
Tidak.
Namun, aku tidak keberatan.
Kebanyakan orang di Jepang, mereka...
Bodoh sekali.
Merokok lebih baik. Bersih.
Senang mengetahuinya.
Ya, pacar-pacarnya.
Banyak pacar.
Kau mengambil foto-foto ini?
Wanita simpanan. Tidak. Tabu.
Ya?
Yang ini. Dia bicara dengan reporter sekali.
Bagaimana dengan dia?
Kau menyukainya?
Dia cantik, bukan?
Jangan sentuh dia, mengerti?
Semoga harimu menyenangkan.
Jalan.
Hei, lihat. Itu tampak lezat.
Kau terlambat. Duduklah.
Baiklah.
Bisa kita mulai?
Kita menyambut Ketua Nakahara...
Yang jauh-jauh datang dari Barat.
Selain itu...
Kalian datang ke sini hari ini, meski jadwal kalian padat.
Untuk ini, aku berterima kasih.
Kita berkumpul hari ini...
Dengan harapan menyelesaikan perselisihan tertentu...
Antara kita dan grup Tozawa.
Aku lebih suka yang itu.
Beli yang itu.
Baik, Bu.
Jam tanganmu bagus.
Kau mengikutiku?
Atau mungkin kau suka melihat wanita memakai riasan.
Aku reporter untuk Meicho .
Aku ingat.
Koranku punya beberapa pertanyaan untukmu.
Tentang apa itu?
Salah satu...
Simpanan Tozawa menghilang...
Karena dia bicara kepada pers.
Bisa beri komentar?
Jika aku punya sesuatu untuk dikatakan...
Kau pikir aku cukup bodoh untuk mengatakannya kepadamu?
Kita bisa makan siang atau minum.
Aku pendengar yang baik.
Itu mungkin benar, tapi kau juga jelas gila.
Aku mengerti kau takut kepadanya.
Tidak. Kaulah yang seharusnya takut, Pak Meicho.
- Maaf membuatmu menunggu. - Terima kasih.
Kau sudah membelinya?
Tokyo adalah wilayah kami!
Tugasmu di barat.
Kami tak melanggar wilayahmu, kau tak melanggar wilayah kami.
Maaf...
Tapi apa Tozawa mengganggu wilayahmu?
Jika salah satu dari kami diganggu, semuanya terganggu!
Aku tidak akan membiarkanmu bilang kau melupakan perjanjian kita.
Tak ada yang boleh menyerang satu sama lain di meja ini.
Jika Ishida Kumicho tak merahasiakan upaya kurang ajarmu ini...
Polisi akan mengetuk semua pintu kami...
Koran akan mengumumkan "perang"...
Dan seluruh kota akan menuntut tindakan keras!
Kami datang untuk menyelesaikan keluhan ini.
Dengan ganti rugi pelanggaran.
Seratus juta yen.
Dengan penyesalanku.
Beberapa hal tidak bisa diselesaikan hanya dengan uang.
Pak Nakahara.
Tunggu apa lagi?
Berlututlah. Ayo minta maaf.
No comments yet. Be the first to leave one.