The first 200 lines.
Mejanya masih kosong.
Benar.
Kamu menduduki bantalnya?
- Aku tampak pendek saat duduk. - Aku juga
- berpikir seperti itu. - Punggungku juga mudah sakit.
Jika tidak, aku tidak bisa duduk tegak.
Kamu tidak pakai alas kaki?
Aku tidak pakai alas kaki.
- Seharusnya begitu. - Untuk apa memakai kaus kaki?
Aku harus pakai kaus kaki saat memakai sepatu formal.
Tapi itu tidak masalah.
Aku memakai ini saja.
Lepaskan saja.
- Kaus kaki ini... - Aku tidak suka pakai kaus kaki.
- Terlalu gerah. - Halo.
- Halo, para ibu. - Halo.
Cuacanya panas sekali. Apa kabar?
- Aku... - Kamu selalu sibuk.
- Ini sangat melelahkan. - Mona Lisa.
Aku sedang syuting sesuatu yang akan tayang mulai September.
- Cuacanya panas sekali. - Di mana lokasi syutingnya?
- Di luar ruangan? - Syutingnya di luar ruangan.
Baguslah.
Biasanya kamu bekerja di dalam studio. Rasakan itu.
Benar.
Halo.
Astaga. Senang bertemu lagi.
Dia kembali.
- Kamu sehat? - Dia kembali.
- Aku... - Halo.
Aku memang berharap bertemu denganmu lagi.
Hari ini pasti akan seru.
- Astaga. - Kamu datang.
Belakangan ini aku lesu, tapi aku akan banyak tertawa hari ini.
Benar.
- Kita akan banyak tertawa. - Ini pasti menyenangkan.
Kamu lucu dan selalu memancing tawa kami.
- Aku tertawa terus bersamamu. - Dia tertawa puas.
Dia keren sekali.
Tempo hari, kita melihatnya di salah satu video.
Insiden perilla pasangan Sa Youn dan Moo Song
diungkit lagi.
Wanita yang dipersoalkan lebih tua atau muda, bukanlah masalah.
Saat wanita itu berusaha mengambil selembar daun perilla dengan sumpit,
Moo Song membantunya dengan menekan daun lainnya.
Saat ini dibahas, para ibu tidak sepaham.
Biarkan dia menekan daun lainnya.
Saat itu,
- menurut Sun Mi dan Hye Seon, - Ya.
tidak masalah jika Moo Song membantu wanita itu.
Tapi menurut In Sook dan Ok Jin,
- Menurutku itu tidak boleh. - Moo Song tidak boleh membantu.
Itu tidak boleh.
- Ya. Itu tidak boleh. - Tidak boleh.
Misalnya ayah Jong Kook...
- Ayah Jong Kook? - Misalnya dia mencoba
memisahkan daun perilla.
- Lalu ada wanita membantunya. - Itu tidak bisa diterima.
- Setuju. - Itu tidak boleh.
Menerima bantuan juga tidak diperbolehkan?
- Tentu saja tidak. - Itu tidak boleh.
Itu tidak boleh?
Ya.
Tapi bagi Hye Seon tidak masalah untuk menekan daun lainnya.
Ini pertemuan pertama kita, bukan?
- Benar. - Kita harus dikenalkan dahulu.
- Kami berpegangan tangan. - Aku baru tahu
ada perdebatan panas soal ini di sini.
Ini menjadi masalah besar.
Bahkan saat orang kencan buta,
mereka sampai meminta izin teman kencan mereka.
Aku ingin dia hanya menatapku.
Aku tidak mau dia terlalu baik kepada orang lain.
- Ya. - Terutama wanita
- yang sangat cantik. - Wanita cantik.
Wanita itu cukup cantik.
Karena Moo Song menolongnya, artinya dia memperhatikan dia.
- Benar. - Moo Song pasti ingin membantunya.
Wanita itu kesulitan mengambil daun perilla, lalu Moo Song menekan
sisi lainnya seakan sudah menantikannya.
Aku bukan wanita yang rewel.
- Kenapa dia repot-repot membantu? - Itu tidak baik.
Lalu itu menjadi kontroversi besar.
- Bukankah itu aneh? - Sikapnya itu bukan sopan santun.
Saat makan acar daun perilla,
sulit sekali mengambil daunnya pakai sumpit.
Biasanya kita kesusahan. Saat makan bersama orang lain,
kita harus bergegas mengambilnya agar tidak malu.
Tapi biasanya kita kesulitan menyumpitnya.
Akhirnya kita malah mengambil lebih dari selembar.
Kita bisa tetap berusaha mengambil sampai berhasil
atau mengambil beberapa lembar sekaligus.
- Mengambil beberapa lembar? - Ya.
- Kenapa Moo Song ikut campur? - Mengambil semuanya begitu saja?
- Makan saja semuanya. - Rasanya terlalu asin.
Tidak perlu membahasnya.
Aku tidak ingin suamiku membantu wanita lain dengan sumpitnya.
Dan suamiku harus menyentuhnya dengan sumpit saat membantunya.
Aneh sekali jika memakannya.
Aku sulit memahaminya, tapi mereka tidak keberatan.
- Kami memang berbeda. - Ya.
- Kalian berdua pasti berbeda. - Kami berbeda.
Kalian masih mesra. Setiap pagi, kamu dipeluk.
Apa maksudmu?
- Benarkah? - Ya. Suaminya
- Tidak. - memeluknya dari belakang.
Kebetulan menantuku memergoki kami sekali.
Mereka berpelukan ribuan kali, tapi hanya tepergok sekali.
Aku belum pernah dipeluk dari belakang.
Dia tidak pernah mengalaminya.
Dipeluk dari belakang itu hal yang paling menakutkan bagiku.
Aku takut.
- Astaga. - Itu agak...
Apa kamu menantikannya?
Aku bahkan tidak pernah membayangkannya.
- Kurasa kamu menantikannya. - Itu menakutkan.
Alasan hubungan mereka merenggang mungkin karena
- suaminya tidak melakukannya. - Dia marah.
Aku suka seperti ini.
Kata putraku,
"Banyak orang membicarakan masalah daun perilla itu."
"Apa salah wanita itu?"
Dia berkata begitu.
Wanita itu tidak meminta bantuan.
Dia hanya ingin mengambil daun perilla.
Jujurlah.
Jika Moo Song masih...
Moo Song bahkan enggan menatap daun perilla lagi.
Dia tidak melihat hal lain saat makan.
Itu karena kamu
sangat peduli kepada suamimu.
- Benar. - Aku tidak peduli lagi.
Kenapa kamu tidak peduli lagi?
Pasti sejak awal tidak seperti itu.
- Selama bertahun-tahun... - Selama bertahun-tahun...
- Pasti banyak hal yang terjadi. - Banyak hal yang terjadi.
- Begitu banyak... - Dia lelah menghadapi suaminya.
- Bukan itu. - Selama bertahun-tahun...
Masa bodoh dia membantu wanita lain atau tidak.
Pokoknya, jangan lakukan apa pun.
Jangan lakukan apa pun.
Walau ada wanita mengambil sepuluh daun perilla,
abaikan saja.
- Jangan menyajikannya sama sekali. - Jangan?
- Jangan. - Jangan menyajikan daun perilla.
Maaf telah membuat keributan karena insiden daun perilla itu.
"Mohon maaf"
"Suhu saat ini 37 derajat Celsius"
"Haha terlihat serius"
Kenapa mereka terlihat murung?
Itu rumah Jong Kook.
Astaga.
Astaga.
"Selamat datang, Ronaldo"
- Andaikan dia datang. - Mustahil.
Ada apa?
"Ketiganya duduk dalam keheningan"
"Menghela napas"
Aku pamit.
- Begitu juga aku. - Tunggu.
- Apa itu sungguhan? - Ayolah...
Aku melihat beritanya.
Masalahnya...
Aku telanjur menyiapkan semuanya.
Itu terlihat menyedihkan.
"Selamat datang di Korea."
"Kami cinta Ronaldo."
"Cristiano Ronaldo adalah pemain sepak bola yang mendunia"
"Ronaldo akan Mengunjungi Korsel untuk kali pertama dalam 11 Tahun"
"Ronaldo akan Menjumpai Penggemar dari Korea pada tanggal 25 Juli"
"Kunjungannya dibatalkan karena kepindahannya ke Juventus"
Dia batal ke Korea?
Beritanya tidak diterbitkan di internet
dan bersifat rahasia.
Tapi pemain sepak bola yang mendunia ini, Ronaldo,
tadinya akan berkunjung ke Korea.
- Sungguh? - Lalu
seharusnya dia datang ke acara ini bersama Jong Kook.
Para staf mengabariku
dan melarangku membocorkannya.
- Aku terkejut sekali. - Kamu pasti ingin membocorkannya.
Ya, tapi kami pun tidak memberi tahu media.
Karena Jong Kook suka berolahraga,
Ronaldo tadinya akan berolahraga bersamanya.
Jong Kook adalah penggemar berat sepak bola.
Astaga.
Dia pindah ke klub lain.
Itu berita besar di dunia sepak bola.
Dia pindah dari Real Madrid di Spanyol
ke Juventus di Italia.
Karena itu,
kunjungannya kemari dibatalkan.
Begitu rupanya. Karena kepindahannya,
kunjungannya ditunda.
- Itukah alasan mereka kecewa? - Ya.
Begitu rupanya.
- Ini... - Aku membaca beritanya.
Masalahnya...
Saat kamu memberitahuku untuk kali pertama,
aku tidak bisa membocorkannya.
No comments yet. Be the first to leave one.