The first 200 lines.
Di daratan mitos dan jaman sihir, takdir sebuah kerajaan besar berada di pundak seorang pemuda.
Ia bernama... Merlin.
Hider eft funda. On thysne middangeard.
Arthur Pendragon, sebuah takdir besar menantimu.
Pertarungan demi jiwamu akan dimulai.
Bangunlah, Sir Vidor, Ksatria Camelot.
Bangunlah, Sir Caridoc, Ksatria Camelot.
Kalian telah mengikat sebuah kehormatan besar.
Kehormatan itu diikuti dengan tanggungjawab besar.
Mulai sekarang dan seterusnya...
...kalian bersumpah untuk hidup sesuai dengan Peraturan Ksatria.
Kalian berikrar untuk bersikap terhormat, mulia, dan patuh.
Ucapan kalian adalah ikatan suci.
Kalian takkan menemukan orang yang melakukan ini lebih baik daripada putraku, Arthur.
Ikuti teladannya, dan kalian akan membuktikan diri bahwa gelar kalian pantas.
Kuterima tantanganmu.
Jika aku menghadapimu dalam pertarungan, tunjukkan rasa hormat dengan membuka kedokmu.
Namaku Morgause.
Terjemahan Indonesia: RED_dahLIA
Resync by Jun Andrew twitter @jun_arashie
Enjoy.. :)
Aku menelusuri catatan ini lebih dari 300 tahun ke belakang.
Aku tak menemukan aturan bahwa wanita tak boleh melempar tantangan.
Pasti ada suatu cara untuk menghentikan ini.
Berdasarkan Peraturan Ksatria, tantangannya sangat sah.
Kelihatannya tak ada yang bisa kita lakukan.
Kita tak tahu apapun tentang wanita ini. Aku tak mau kau bertarung menghadapinya. /Aku menerima tantangannya.
Jika aku menolak bertarung, itu akan terkesan seperti pengecut.
Dia membunuh lima prajurit. Sebaiknya kau jangan remehkan dia.
Aku tak bisa menyuruh ksatriaku taat aturan dan kemudian aku sendiri melanggarnya.
Aku harus menghadapinya besok.
Siapa dia?
Kenapa dia menantang Arthur? Sepertinya tak ada yang pernah mendengar tentang dia.
Sepertinya aku pernah bertemu dia. /Sungguh?
Dari mana kau mengenalnya?
Aku tak tahu.
Kau tahu kenapa dia menantangmu?
Aku putra sang Raja.
Mungkin dia percaya dia akan membuktikan dirinya.
Yeah, tapi kau tak mau menghadapinya, kan? /Aku tak punya pilihan.
Jika aku menolak melawannya, aku pengecut.
Jika aku membunuhnya, maka aku apa?
Ada apa?
Kau tak pernah bertarung melawan wanita. Seandainya kau ragu-ragu...
...dia bisa memanfaatkannya. /Menurutmu dia akan mengalahkanku?
Aku hanya bilang kau perlu waspada.
Karena sepertinya dia sangat terampil dengan pedang.
Sejak kapan kau tahu sesuatu tentang pertarungan?
Aku ingin kau mengantarkan pesan ke Margouse.
Jika aku kepergok melakukannya, itu akan terkesan seperti pengecut.
Kau harus membujuk dia untuk mencabut tantangannya.
Apa maumu? /Aku membawa pesan dari Pangeran Arthur.
Dia ingin kau mencabut tantanganmu.
Arthur tak ingin melawanmu.
Jika kau cabut, dia menjamin kau bisa pergi dengan selamat dari kerajaan ini.
Pergilah sekarang, selagi kau masih bisa.
Jika Arthur tak mau melawanku, mungkin dia yang harus mencabut.
Tidak. Dia takkan pernah melakukannya.
Ini bukan keputusannya untuk mencabut.
Maka keputusan kami sama.
Jika kau melawannya, dia akan memperlakukanmu sebagaimana lawannya yang lain.
Masalahnya adalah kau seorang wanita.
Aku tak meminta perlakuan khusus.
Arthur tak punya perselisihan denganmu.
Kenapa kau menantangnya?
Alasanku bukanlah urusanmu.
Jangan paksa Arthur untuk membunuhmu.
Siapa bilang nyawa Arthur berada di tanganku?
Kau memberinya kesempatan untuk mencabut.
Apapun yang terjadi, kau tak bisa disalahkan.
Pertarungannya sesuai Peraturan Ksatria dan sampai mati.
Aku menawarkan kau kesempatan akhir untuk mencabut.
Kusarankan kau menerimanya.
Maka kau tidak memberiku pilihan lain.
Berjanjilah, dan akan kuampuni kau.
Apa yang kau inginkan?
Datanglah padaku tiga hari ke depan, dan terima tantangan yang kupersiapkan.
Dan berdasar apa tantangan ini? /Itu terserah aku.
Kau berjanji akan menerimanya, apapun itu?
Aku berjanji.
Kau beruntung lukanya tidak terlalu dalam.
Kau terlihat tak asing. Apa dulu kau pernah mengunjungi Camelot?
Aku ada di sini bertahun-tahun yang lalu.
Aku masih bayi saat itu. Aku ragu kau akan mengingatku.
Aku bersyukur atas bantuanmu.
Ini bisa saja lebih buruk. /Tepatnya lebih buruk bagaimana?
Kau bisa mati.
Setidaknya aku tak perlu bertemu semua orang. Aku tak pernah dipermalukan begini seumur-umur.
Aku dikalahkan seorang gadis.
Sebenarnya lucu sekali saat kau memikirkannya.
Atau tidak. /Tidak.
Seperti ucapanmu. Aku terusik karena aku melawan seorang wanita.
Aku khawatir aku akan melukainya. Itulah sebabnya dia menang.
Kau tidak terlihat terusik.
Aku akan berhenti bicara sekarang.
Aku tidak bermaksud menyelinap.
Aku ingin memperkenalkan diri. Aku Lady Morgana. /Aku tahu siapa kau.
Bagaimana lenganmu? Kau terluka.
Itu akan segera sembuh.
Kau terlihat lelah.
Aku belum bisa tidur. /Aku tahu sendiri bagaimana susahnya itu.
Mungkinkah kita pernah bertemu di suatu tempat sebelumnya?
Aku senang kita bisa bertemu sekarang.
Itu gelang yang indah.
Ini hadiah...
...dari ibuku.
Tolong. Aku ingin kau memilikinya.
Ini gelang penyembuh. Ini akan membantu tidurmu. /Aku tak bisa.
Kau pasti lelah. Akan kubiarkan kau tidur.
Kuharap kau akan mengingatku.
Gefultume hi thaet heo onslaepe.
Selamat atas kemenanganmu.
Kau swordsman (petarung) yang tangguh... Wanita... Pedang...
Petarung wanita.
Kudamu cantik.
Aku berharap bisa melihatmu tiga hari ke depan.
Bagaimana aku akan menemukanmu? /Jika saatnya tiba, kau akan tahu jalanmu.
Jika aku tak muncul, itu pasti karena aku tak tahu kemana aku pergi.
Jalan yang kau lalui akan menjadi jelas untukmu.
Aku harus berterima kasih karena kau membiarkanku memungut pedangku.
Aku mulai berharap aku tidak melakukannya.
Kau menunjukkan dirimu sebagai pria terhormat.
Kau mewarisi itu dari ibumu.
Kau mengenal ibuku?
Aku sangat mengenal dia.
Tunggu!
Morgana? Morgana? Morgana?
Aku ketiduran.
Ini hampir tengah hari.
Aku tak bisa ingat kapan terakhir kali aku tidur begitu nyenyak.
Akan kuambilkan kau pakaian.
Apa dasar dari tantangan ini? /Dia tak mengatakannya.
Aku berjanji kalau aku akan menerimanya, apapun itu.
Seharusnya kau tak membuat perjanjian ini. Kau tak tahu apa yang akan ia minta.
Pedangnya berada tepat di dadaku. Aku tak punya pilihan.
Morgause bilang dia kenal ibuku.
Dia memberitahumu ini?
Jelas-jelas dia berbohong.
Dia memainkan perasaanmu terhadap ibumu untuk menjebakmu ke dalam perangkap.
Itu tidak masuk akal. Dia memberiku ampun.
Ini menjelaskan kecurigaanku. Aku yakin Morgause adalah penyihir.
Bagaimana lagi dia bisa menang?
Aku tak percaya dia memakai sihir. /Kau tahu pasti dia tidak menyihir?
Kau tak boleh pergi menemuinya, atau menerima tantangan ini.
Aku sudah berjanji padanya.
Aku tak peduli apa janjimu padanya! Kau akan tetap tinggal di Camelot.
Aku ingin dengar apa yang ia tahu tentang ibuku.
Dia tak tahu apapun! Dia berbohong.
Kau tak akan menemuinya. Aku melarang.
Jadi aku melanggar janjiku? /Antarkan putraku ke kamarnya.
Jangan biarkan dia pergi.
Kau mengurungku di kamarku?!
Aku melindungimu dari kebodohanmu sendiri!
Kenapa ada prajurit di luar pintu? /Ayahku mengurungku...
...di kamarku dan melarangku menerima tantangan Morgause.
Mungkin dia ada benarnya. Kau tak tahu apa yang akan Morgause minta padamu.
Aku sudah berjanji padanya.
Jadi kuanggap kita akan tetap pergi?
Kau lebih cerdas daripada yang terlihat. Kumpulkan persediaan, kita pergi malam ini.
Oh, dan, Merlin -- cari cara untuk mengeluarkanku dari sini.
Apa kabar Arthur? /Maksudmu, setelah dikalahkan seorang gadis di depan seisi Camelot.
Aku pernah lihat dia lebih senang. /Kupikir kau menikmati ini, Merlin. /Mungkin sedikit.
Aku dapat persediaannya.
Merlin. Ini imajinasiku, atau kau semakin gemuk?
Kau yakin kau cukup kuat untuk menahanku?
Aku lebih kuat dari yang terlihat.
Kau sedang apa? Ulur talinya.
Tak ada tali lagi!
Aku tak tahu apa aku bisa menahannya lebih lama lagi!
Merlin, jangan lepaskan talinya.
Jalan yang mana? Kau benar-benar tahu kemana kita pergi? /Jalan yang ini.
Ayolah.
Ada apa dengan kuda ini? Dia bahkan lebih bodoh darimu, Merlin.
Kau mau kemana? Kukira kau bilang yang kiri.
Bukan aku, kudanya!
Morgause bilang, "Jika saatnya tiba, kau akan tahu jalanmu."
Jadi kudanya tahu kemana kita pergi? Bagus.
Ayolah, Merlin.
Merlin?
Kalian menjaga kamar kosong!
Kirimkan regu pencari. Temukan Arthur dan bawa dia kembali ke Camelot.
Kau punya ide apa yang akan diminta Morgause kepada Arthur?
Aku khawatir tidak.
Bagaimana jika Morgause menantangmu melakukan hal yang tak ingin kau lakukan?
Aku tak mengharap ini akan mudah. Itulah kenapa disebut tantangan.
Jadi kau akan lakukan apapun yang ia minta?
Aku sudah berjanji padanya. Ini soal kehormatan.
Bagaimana jika ia menantangmu melakukan hal yang tak terhormat dibanding melanggar janjimu?
Bisakah kau berhenti mencecar!
Kita berada di wilayah Odin. Kita bisa diserang setiap saat.
Aneh menyetujui sesuatu yang tidak kau ketahui apa itu.
Satu kata lagi darimu, Merlin, dan kau yang akan mengambil alih tantanganku.
Gar onbaerne!
Jangan cemas, Merlin. Akan kutangani ini. Kau tiduran saja di situ dan buat dirimu nyaman.
Mungkin sebaiknya kita kembali. Hutan ini bisa jadi penuh prajurit Odin.
Kau bisa kembali kalau kau mau. Aku takkan mencegahmu.
Kau tak tahu apapun tentang Morgause. Kau tak tahu ia akan memintamu apa.
Kita bahkan tak tahu kemana kita pergi. Kita mengikuti kuda! /Morgause bilang ia kenal ibuku.
Gaius. Masuklah.
Aku membawakanmu obat tidur.
No comments yet. Be the first to leave one.