Release info

출사표—Into-the-Ring E25-E26—NEXT VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-08-13
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Subtitle bY VIU Resynced == ANANG KASWANDI ==

"Drama ini memenangkan kontes menulis naskah drama kesepuluh"

"'Finding a Shooting Star in the Middle of the Desert'"

"Semua karakter, organisasi, tempat, dan peristiwa hanyalah fiksi"

"Episode 13"

Kenapa tepat di samping tempat sampah?

Ayo sembunyi.

Kenapa? Ada apa?

"Hari Peringatan Kematian Korban Kebakaran Sanggraloka Sarang"

"Kebakaran Sanggraloka Sarang".

"Hari peringatan kematian korban".

"Kim Geun Tae, Park Hong Sub, Ha Ji Woon, Kim Won Oh"

Astaga.

"Cho Jeong Dae"

Bu!

Sudah kubilang jangan masuk tanpa izin!

Sial.

Astaga, Bu. Jangan datang ke sini lagi.

Ayo kita bawa keluar.

- Apa? - Jangan ditinggalkan di sini.

Aku tidak bisa membuangnya bersama sampah.

Ayo kita keluarkan itu dari sini.

"Ha Ji Woon, Kim Won Oh"

"Cho Jeong Dae, Han Song"

Lewat sini.

Aku telah memberi mereka peringatan sejauh ini. Sungguh.

Panggil polisi dan serahkan rekaman kamera CCTV.

Aku sudah berusaha keras menyingkirkan kecelakaan itu.

"Tampilan Udara Area 6 Smart One City"

Ada apa?

Apa yang mereka lakukan?

"Into the Ring"

Jangan khawatir. Tidak ada yang tahu soal tempat itu.

Aku tidak tahu ada upacara peringatan.

Kenapa aku tidak tahu?

Aku pun tidak tahu soal itu

meskipun tinggal di Mawon-gu selama 29 tahun.

Bukan hanya kamu.

Kamu sebaiknya pulang.

Aku akan menjemputmu besok pagi.

Baiklah. Sampai jumpa besok.

Kita bisa mencari cara.

Pergilah.

Pergilah.

"31 Maret 2002"

Kamu senang pergi ke retret sekolah besok?

Ya. Jantungku berdebar kencang.

Ini kali pertamaku tidur tanpa Ibu, Ayah,

dan kamu.

Itu hanya satu malam.

Kenapa Ayah belum pulang?

Aku ingin bertemu dengannya sebelum aku tidur.

Ayo tidur saja.

Tempat ini sudah ada sejak sekitar 10 tahun lalu.

Aku pulang.

Astaga, kaldunya enak.

Ibu ingat saat aku SD sekitar tahun 2002?

Sekarang sudah tahun 2020.

Ibu saja sudah lupa kemarin malam makan apa.

Kamu pikir ibu bisa mengingat aktivitasmu di tahun 2002?

Jika ayahmu mendengarmu, dia pasti akan membahas Piala Dunia.

Berhenti membicarakan Piala Dunia. Tidur saja.

Halo.

Hai.

Kamu datang ke sini saat malam dan membawa sekantung jipang.

Ya. Aku naik taksi sebelum memikirkannya.

Dan kutemukan jipang di lenganku.

Halo, siapa namamu?

- Udang. - Halo, Cecilia.

Sebutannya bukan hanya Udang.

Itu dieja... Jadi...

Cecilia. Perkenalkan.

Ini Sebastian.

Aku memperkenalkan skuterku.

Kalian harus berteman baik.

Makhluk hidup pada benda mati?

Begitu rupanya.

Kamu punya rumah yang luas.

Jika sudah selesai...

Minumannya bahkan belum turun dari tenggorokanku.

Kamu harus pulang sekarang.

Aku tidak mau pulang.

Aku harus di sini sampai pagi.

Begitukah?

Kamu harus melakukan sesuatu yang tidak kuketahui di rumahku?

Ya.

Aku ingin bertemu denganmu malam ini.

Jadi, aku datang ke sini malam ini.

Astaga.

Astaga.

Jika kamu terus melirik padaku,

nanti mata indahmu juling.

Berhenti bergerak-gerak. Kamu membuat tempat ini berdebu.

Anak muda, matikan lampunya.

Tidurlah sekarang.

"Cho Jeong Dae"

"Cho Jeong Dae"

Tidak usah terburu-buru.

Untuk saat ini, ada benarnya itu dipindahkan kemari.

Aku mengatasi situasinya dengan cepat dan tepat.

Tidak akan ada yang menemukannya.

Apa yang terjadi?

Nomor yang Anda tuju sedang sibuk. Silakan tinggalkan...

"Putriku"

Haruskah aku menelepon Gong Myung?

Tidak.

Aku mungkin mengganggu mereka.

Lima menit lagi Yeong Tae bangun.

Apa yang harus kulakukan? Apa... Apa?

Hei, kamu.

Ibu, pegang ini.

Untuk apa ini?

Apa ini? Apa yang kamu lakukan?

Apa yang kamu rencanakan?

Se Ra, kamu tinggal dengan siapa?

Gong Myung.

Kenapa kamu mengemas pakaian? Kamu mau kawin lari?

Untuk apa aku kawin lari dengan makanan Ibu?

Ayo, cepat.

Ibu, ini madu?

Ya, madu liar.

Apa yang terjadi?

Jika Ayah bertanya, katakan saja aku berangkat kerja lebih awal.

- Mengerti? - Baiklah.

Aku mencintaimu.

Dah.

Suara apa itu?

Se Ra berangkat kerja lebih awal.

Aku mencintaimu.

Kebodohan macam apa itu?

Itu tidak bodoh.

Biasanya aku tidak sarapan.

Tidak. Mulai hari ini, kamu sarapan.

Tidak, terima kasih.

Tidak. Aku...

Bagus.

Sekarang jadwalku dan besok giliranmu.

Apa? Kamu tidak akan pulang hari ini?

Tidak sampai kulkasmu kosong.

Kamu boleh pergi sekarang.

Kalau begitu, sampai jumpa.

Itu dia, bukan? Mantan Sekretaris Kepala Won.

Ya, itu dia.

Benar.

Aku terkejut mendengar sekretarismu bekerja untuk Kepala Won,

tetapi kenapa kamu membawanya masuk sekarang?

Aku tidak bisa mengabaikan pria baik yang kehilangan pekerjaan.

Di satu sisi, dia dan aku berada dalam situasi yang sama.

Jangan bilang begitu, Pak.

Pak Kim yang tidak bersyukur karena pindah pihak begitu saja.

Aku tidak menganggapnya seperti itu,

- tetapi pemuda memang harus setia. - Yang benar saja.

Masalahnya adalah Kepala Won So Jung.

Dia ingin menyingkirkan kita yang telah membantu

dan bekerja keras untuk mendapat pujian dan kejayaan.

- Jangan biarkan itu terjadi. - Benar.

Sepertinya Kepala Won

mengibarkan bendera putih kepada Pimpinan Goo.

Goo Se Ra tidak akan memihaknya.

Kita harus terus menyalakan api.

Sampai Goo Se Ra beradu dengan Kepala Won.

Bagus.

"Seusai kebakaran, di atas kertas, pemilik tanah diganti beberapa kali,

tetapi pemilik sebenarnya tetaplah ayah mertua Kepala Won So Jung,

dan ayah Wakil Heo Deok Gu."

Apa ini masuk akal?

Tenanglah. Kita belum yakin soal itu.

Karena Kepala Won berkuasa,

pembangunan ulang terpusat di Sarang-dong.

Bukan hanya karena dia ingin menjadi anggota dewan.

Kubilang tenang.

Menurutmu kenapa artikel ini muncul sekarang?

Apa?

Jika itu untuk memprotes pembangunan ulang Smart One City,

seharusnya mereka mengatakan ini sebelum upacara pencangkulan.

Untuk membuatnya sangat rugi,

mereka akan mencetak ini sebelum pemilihan umum.

Kenapa itu dicetak sekarang, di saat yang canggung?

Mari fokus pada keluhan.

Salah satu demonstran mengirimiku pesan.

Administrasi Tenaga Kerja melakukan inspeksi di Area Enam hari ini.

Mereka masih di lokasi.

Ayo.

Di mana?

Area Enam Smart One City. Katamu mereka masih di sana.

Kita akan menangani penyambungan ilegal lebih dahulu.

Apa pengawas Administrasi Tenaga Kerja

sungguh tidak tahu soal Konstruksi Q dan Perushaaan Industri Terbaik?

Serta,

kita juga harus mengembalikan itu.

Ayo.

Baiklah.

"Peringatan. Penyusup akan dilaporkan"

"Penjahat selalu kembali ke TKP."

Itukah ungkapan yang mereka gunakan dalam situasi seperti ini?

Tidak.

Kita datang untuk mengembalikan sesuatu.

Ayo.

Pimpinan Goo.

Aku hanya berpikir.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left