The first 200 lines.
Itu empat. Kurasa kita menang.
Kita bisa lebih baik.
Menurutmu mereka akan meraih lima?
Kita akan mencetak skor?
Ya, jangan biarkan mereka menang.
Berhenti!
Dia...
Masih?
Setiap malam sebelas bulan terakhir,
aku berkhayal memakai gaun pengantin lagi
dan menyerbu kantor McCallister lagi.
Ya dan diturunkan menjadi bawahan?
Maksudku, jika kau dipecat pun,
mungkin akhirnya kita bisa mulai membahas tentang bayi...
BAGAIMANA MEREKA MASIH BULAN MADU? SUDAH SETAHUN.
BOLEH AKU MENGINAP DI SISA MINGGU INI?
BAGAIMANA KAU TAHU AKU TIDUR SENDIRIAN?
MEMANGNYA TIDAK?
MARSHA MENDENGKUR. TANYA MILLER KALAU DIIZINKAN.
Selamat pagi.
Pagi, Bu. Terima kasih sudah datang.
Aku datang setiap hari jika boleh.
Ya, aku tahu.
Hanya saja... hari ini hari besar.
Kita mulai inisiatif baru kita.
Terlalu cepat.
Kau butuh latihan lagi.
Saudarimu bisa bantu. Dia tahu semua orang yang tepat.
Terima kasih atas kepercayaannya, Bu.
Bukan kurangnya kepercayaan dirimu yang harus dibantu.
Namun, inisiatif yang penting.
Ya. Itu sebabnya kita akan mulai hari ini.
Masih keras kepala.
Kupikir dengan menjadi ayah akan mengubahnya.
Hai, Ayah.
Hei, Sayang!
Apa kabar anakku?
Baik?
Dia tak menghormatiku di stasiunku sendiri.
Ini menarik.
Kau anggap kejujurannya sebagai rasa tak hormat.
Itu saat dia menggunakan kata, "aku tak menghormatimu."
Robert, kenapa kau terjebak dengan kata-katanya
dan penggunaannya?
Karena dia tak bicara padaku sepuluh bulan.
Lalu saat berbicara, dia berkata, "Aku ingin cerai."
Orang macam apa yang melakukan itu? Orang macam apa...
Teganya dia melakukan ini padaku?
Aku sudah bebas alkohol. Masih begitu.
Apa pendapatku tentang itu?
Jangan jadikan dia sebagai alasanmu bebas alkohol,
karena begitu pisah, kau akan menggunakannya sebagai alasan.
Kau tak berutang itu padanya.
Dia juga tak berutang untuk tetap bersamamu
hanya karena kau bebas alkohol.
Pasti karena aku pemarah. Dia tak mau mengakuinya. Namun, itulah.
Aku jadi pemarah karena narkoba.
Makanya...
Semua akibat kecanduanku.
Beberapa hal.
Kau tak bisa melampiaskan ke minuman keras.
Tak ada masalah dengan minuman keras. Hanya narkoba.
Kau tahu apa pendapatku soal itu.
Aku tahu.
Jika aku minum, aku mungkin lupa untuk menggunakan narkoba.
Percayalah, sudah sering kulihat.
Aku terus berpikir ini tak mungkin terjadi.
Dia akan terbangun dan menyadari dia salah.
Benar, bukan?
Baik. Kita punya aturan: jangan gunakan seks untuk menghentikan pertengkaran.
Aku punya aturan jangan bertengkar saat seks.
Pagi, Bishop-DeLuca.
Atau DeLuca-Bishop? Aku masih tak tahu.
- Belum pasti. - DeLuca-Bishop.
- DeLuca-Bishop. - Ya.
- Aku akan ganti baju. - Ya.
- Bisa kita bicarakan nanti? - Aku sif 24 jam.
Baiklah, Maya, setiap kali mau kubahas,
kau beralasan bahwa waktunya tidak tepat untuk membicarakannya.
Maaf, tetapi saat kita tunangan, kubilang aku tak yakin.
Itu sebabnya kita harus bicara.
Aku hanya... butuh waktu, ya?
Kau sangat yakin ingin punya anak, dan aku tidak.
Aku mau kau menerima itu.
Aku pun tak masalah.
Tetapi... Baiklah. Kita semakin tua. Aku...
Baiklah.
Bisa kita bicarakan nanti.
Baiklah. Aku mencintaimu.
Aku juga.
- Itu lima. - Empat.
Kurasa aku tahu cara menghitung.
Itu sungguh lima.
- Lima apa? - Orgasme.
Itu yang dialami Hughes semalam.
Bukankah menyenangkan?
Bagaimana denganmu dan Katie... Kallie?
- Kelly, Bung. Namanya Kelly. - Siapa Kelly?
Kita tak membahas orgasme saat sarapan.
- Tolonglah! - Terserah.
Tahun pertamaku di sini, kau dan Gibson berkompetisi
koleksi celana dalam terbanyak.
Jadi kupikir membahas tentang berapa kali
pasangan seksual monogamiku memuaskanku semalam
jadi, itu masih cukup lembut.
Sangat menyenangkan. Aku senang.
Menurutku kita menang.
Kalian sungguh sarapan mi?
Ibuku yang mengantarkannya.
Jujur, aku tak menyalahkan Paul tidak datang ke Nari.
Jika aku punya makanan ini di dapur,
aku juga takkan ke mana-mana.
- Itu masih terjadi, Bung? - Masih?
Tunggu, kapan kita dapat kendaraan Crisis One keren yang baru?
Tak akan. Kita ada ambulans.
Warga sipil akan menemui kita di tempat kejadian.
Benarkah? Warren saja dapat Knife Mobile.
Sekarang jadi unit penyimpanan sangat mahal di belakang gudang.
Setidaknya kita dapat seragam?
Ya. Yang sedang kita pakai sekarang.
- Kau serius? - Emmett dapat kaus polo.
- Apa? - Sepanjang malam dia belajar
pengikat "Warga Sipil Terlatih."
Kurasa bukan itu yang dilakukannya.
- Wah! - Wah!
Sullivan, kau mau duduk atau...
Tidak, tak apa-apa.
Sullivan, ada tamu.
Robert Sullivan?
Ya.
Panggilan pengadilan untukmu.
- Jadi... - Ya.
PETISI PERCERAIAN
STASIUN 19
Herrera. Priamu Miller meminta kami lakukan pekerjaan polisi sekarang?
Orang bisa bilang kesehatan mental dan pemeriksaan kesehatan
harusnya bukan pekerjaan polisi.
Ditambah, kita takkan melakukannya sampai dilatih.
Apa kita akan lembur?
Kau bekerja 24 jam seperti kami, Maddox.
Bagaimana dengan waktuku main teka-teki?
Kau tahu aku suka teka-teki.
Tidak mungkin!
Jangan bilang Maddox salah satu dari mereka.
Kau takkan dengar ini dariku, tetapi... pria menyukainya.
- Apa?! Tidak! - Ya.
Kulihat dia melakukannya tahun lalu di mobil damkar.
Dia selipkan helmnya di bawah kap berpikir tak ada yang lihat.
Ayahku benci orang yang begitu.
- Ya. - Dia menyebutnya cari perhatian.
Kalau Maddox sangat ingin
terlihat beraksi, dia mungkin harus mengurangi main teka-teki.
SEATTLE
SULLIVAN
Keu menghubungi Andy Herrera, tetapi aku tak di sini.
Tinggalkan pesan.
Di stasiunnya? Itu dingin, Herrera.
Maksudku, kuyakin dia tak tahu itu akan terjadi di sini.
Saat dia bertugas.
Maksudku, sepertinya dia belum cukup.
Aku bahkan tak bisa menanganinya.
- Aku tak bisa... - Bersiap!
Baru ditelepon Dixon dari kantor polisi.
Katanya mereka suka inisiatif baru ini.
Dixon menjadikan sarkasme sebagai olahraga ekstrem.
Dia tidak sarkastik.
Tidak...
Katanya banyak pria berbaju biru sungguh lega
tak harus tanggapi omong kosong kesehatan mental lagi.
Pastinya.
- Kuharap kau dapat panggilan hari ini. - Kau serius?
Ya, agar aku bisa makan siang dengan damai.
Crisis One diminta memeriksakan kesehatan
di Gedung Chatham di jalan Greene.
Apa itu kita? Kita semua? Crisis One kita?
- Ya. - Ini terjadi.
Ini terjadi!
Ini terjadi.
Kau mau makan apa?
- Roti lapis kalkun. - Sepertinya enak.
Syukurlah ini hanya sementara.
Sepertinya mesti ada kartun anak di sana,
berkeliling sepanjang waktu.
Lalu...
Kita tak berkelakar. Paham.
Hei, Sullivan, hanya mau bilang
sebagai orang yang patah hati karena Andy...
Dengar, Gibson, ini bukan semacam patah hati cinta anak muda, oke?
Andy itu istriku.
Damkar 19 dan Truk Tangga 19 diminta ke Overland Avenue 52,
ada kebakaran gedung.
DAMKAR SEATTLE
- Hei, Semua. - Ada apa, Bung?
Pemilik rumah memanggil pemeriksaan kesehatan.
Operator 911 bilang mereka menerima 25 panggilan dalam 72 jam terakhir
dari penduduk setempat.
Mereka hanya telepon dan mematikan.
Butuh 25 panggilan sebelum mereka mengirim kita?
Ya, ini yang mereka sebut "daerah padat narkoba".
Kantor polisi dapat banyak panggilan, pikirnya jika tak ada kasus jelas,
No comments yet. Be the first to leave one.