Bel Ami

Bel Ami (예쁜남자)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Bel Ami E01 131120 HDTV H264 720p-LIMO
A Commentary by CalVter
Visit us @ http://idfl.me | Email/YM : [email protected]

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2013-11-21
Downloads: 40
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Episode 1

Sangat seksi.

Ma Te, apa kau ingin sesuatu?

Kau ingin sebuah mobil?

Baiklah, mobil apa yang cocok denganmu?

Apa yang baru saja kau katakan?

Sangat seksi!

Sesudahnya.

Maksudmu bahwa aku akan membelikanmu sebuah mobil?

Baiklah, Ma Te, aku akan membelikanmu sebuah mobil.

Kau tahu di depan ada penyalur mobil impor, 'kan?

Menurutku itu sangat sempurna untukmu. Mari kita pergi membelinya bersama besok.

Untuk itu, kau harus beristirahat malam ini...

Kancing kembali bajunya.

Kau kenapa? Suasananya sedang...

Apa kau tak dengar?

Baiklah.

Akan kukancing, akan kukancing.

Aku mencoba mengancingnya tapi tak bisa.

Astaga. Bagaimana ini? Lubangnya semakin kecil.

Ma Te!

Atau kau ingin menonton pertunjukan di Paris?

Apa aku tampak seperti manusia seperti itu?

Apa?

Seperti orang yang rela melakukan segalanya...

...untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

Bukan begitu maksudku.

Maafkan aku, maksudku sebenarnya adalah...

Aku tak bermaksud menganggapmu seseorang yang mengejar wanita demi uang!

Maafkan aku!

Tak ada yang bisa kutawarkan selain uang.

Rumah?

Apa kau mau dibelikan rumah seperti ini?

Pria Cantik

Otot-otot yang luar biasa! Ini seperti sebuah patung.

Menjijikkan.

Makan saja semua yang kau inginkan dan sedikit berolahraga.

Seksi apanya?

Ini kesalahpahaman.

Apa yang kaulakukan?

Membuat wallpaper cantik?

- Memangnya itu milikmu? - Aku ingin menjadi milikku.

Bukan Ma Te, tapi laptopnya!

Laptopnya milikmu.

Ma Te milikku. Dia begitu tampan.

Dia bahkan tak memiliki otot. Apa yang kausuka darinya?

Seorang pria...

...harus berotot!

Kau tahu...

Duduklah.

Ada dua jenis bentuk tubuh yang bisa kaumiliki.

Yang pertama seperti Kim Jong Kook.

Dan yang kedua seperti Kang Dong Won. Kau ingin yang mana?

Seorang pria sudah jelas Kim Jong Kook!

Kenapa? Sudah jelas Kang Dong Won! Dasar bodoh!

Bodoh?

Benar, bodoh!

Kau...

Jangan berisik!

Kudengar kau bekerja paruh waktu mencuci rak panggangan!

Bagaimana ibu tahu?

Pria pengantar barang bilang dia melihatmu di sana.

Gadis ini! Jika kau ingin mencuci rak panggangan,

seharusnya kaulakukan di restoran ibumu!

Gadis ini...

Ibu! Kau tak membayarku!

Gadis ini...

Lalu apa kau harus mengerjakannya di restoran orang lain. Kemari!

Sakit!

Apa ijazahmu?

Tulislah.

Surat Izin Mengemudi.

Hanya itu?

Ya.

Dimana kau bisa menggunakannya?

Jasa pengiriman?

Anak ini...

Hanya bekerja menjadi pengirim barang setelah lulus kuliah!

Apa ada hal semacam itu?

Besok, mendaftarlah di kursus kecantikan anjing!

Kau harus memiliki sertifikat!

Aku alergi bulu anjing.

Ibu, seni kuku sedang tren sekarang.

Itu bagus!

Di mana bisa mempelajarinya?

Tanganku terkena tremor. Aku perkirakan jari pelanggan akan terluka.

Aku perkirakan kau akan dipukuli oleh ibu.

Gadis ini!

Kau...

Apa cita-citamu?

Menjadi istri Ma Te.

Ibu! Ibu! Ibu!

Dasar anak nakal..

Yang benar saja!

Sebentar lagi usiamu 26 tahun!

Jika seperti ini, kenapa kau tak menikah saja!

Astaga...

Besok ikut ibu mendaftar di perusahaan konsultan pernikahan!

Ibu, ratingnya tidak akan keluar. Dan wajahnya bahkan lebih buruk.

- Ibu hanya akan membuang uang. - Memangnya kau?

Kau pikir aku tak berani memukulmu?

Pukul saja!

Apa!

Dasar anak nakal! Hentikan!

Kau pergilah membeli bahan makanan!

Ibu akan membuat ayam rebus jadi pergilah membeli daging ayam.

Aku harus menonton sinetron.

Kau memang minta dipukul.

Kau lebih parah.

Hentikan! Apa kalian tak mau makan?

- Ibu! - Ibu!

Beraninya kalian membentak ibu!

Kau pikir kau siapa berani membentak ibu.

Bekerja di restoran orang lain...

Peduli amat!

Mau mencuci rak panggangan, atau mencuci piring besi...

Kenapa dia memakai kekerasan!

Kalau begitu bayar aku atas pekerjaanku!

Selama ini aku telah dimanfaatkan olehnya.

Selama ini melayani para pelanggan...

Bagaimana aku akan dibayar atas semua itu?

Terima kasih.

Itu tak terlihat ketika dia diam.

Tapi setiap dia memotong ikan, urat-urat yang menonjol itu...

Ini keseksian yang sebenarnya.

Selamat datang.

Tolong ikan Gongchi-nya.

Ikan Gongchi? Baiklah.

Apa pemanasnya dinyalakan hari ini?

Kenapa begitu panas?

Ah, panasnya.

Kapan terakhir kali aku melihat tulang selangka pria?

Ini yang pertama sejak 3 tahun lalu ketika aku bekerja di kolam renang.

Berapa banyak ikannya?

Tidak.

Beri aku ikan tongkol.

Ikan tongkol? Baiklah.

Aneh sekali.

Kenapa hari ini begitu panas?

Panasnya.

Apa yang kaulakukan?

Apa?

Kau anggap apa aku?

Aku tak jadi beli!

Permisi.

Aku benar-benar tak suka aksi terang-terangan seperti itu.

Seperti dugaanku. Pria sejati adalah...

Ma Te.

Tulang selangka Ma Te...

Aku ingin berenang di situ.

Itu terlalu erotis.

Dokgo Ma Te adalah milikku.

Walau yang lainnya terhapus,...

Kau tak boleh terhapus, paham?

Dokgo Ma Te adalah milikku.

10 tahun yang lalu.

Ada banyak kursi kosong di sini.

Tak apa. Aku suka berdiri.

Apa yang kaulakukan?

Kau turun di mana?

- Jika kuberitahu, apa yang akan kaulakukan? - Aku akan membangunkanmu.

Tidurlah.

Apa dia tinggal di sekitar sini?

Itu sebabnya dia naik bus, 'kan?

Atau temannya yang tinggal di sekitar sini?

Aku tak pernah melihatnya di sekitar sini.

Yang benar saja. Aduh!

Ibu bilang kau harus ke sana memanggang daging.

Pergilah.

Kapan ibu mengatakannya?

Jangan bicara omong kosong dan enyahlah! Enyahlah!

Beberapa saat lagi, ibu akan menyeretmu untuk memanggang daging.

Beberapa saat lagi, kau akan tersandung kakimu sendiri dan terjatuh.

Terserah. Terimalah ini!

Apa kubilang.

Apa kau akan terus begini?

Sudah ibu bilang kau harus bersikap ramah ketika teman ibumu datang!

Kenapa hanya aku? Dae Shik juga ada di sini!

Dae Shik tak di sini!

Anak itu seperti hantu.

Cepat keluar. Keluar!

Aduh! Ibu!

- Keluar! - Sakit! Ah!

Astaga! Sudah ibu bilang jalan pelan-pelan.

Sudah ibu bilang teman ibu baru saja pindah ke sini, 'kan? Beri salam.

Selamat siang.

Ini benar-benar takdir.

Kau pangganglah daging untuk bibi dan Ma Te.

Bibi, tambah seladanya.

Baik!

Ibu akan melayani pelanggan. Nikmati makanannya.

Kau putra teman ibuku?

Kalian sudah saling mengenal?

Tadi, di bus-

Sudah kubilang seharusnya kita makan di rumah saja.

Ibu tahu aku vegetarian.

Kita ke sini untuk menyapa teman ibu juga.

Vegetari...

Apa aku harus menambah selada dan daun wijen?

Aku akan memberinya tanpa batas.

More Indonesian subtitles for Bel Ami

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left