Release info

Her Legend E06 130820 HDTV x264 720p-iPOP
A Commentary by denyamsah

Tags

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
Published on: 2013-08-25
Downloads: 37
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hargai karya anak negeri. Free for share. but, No reupload! No hardsub! No repost!

Permisi, apakah kau tahu di mana tempat ini?

Jum Chi? Turuni saja blok itu belok kanan lalu belok ke kiri.

- Terima kasih. - Ya.

Selamat Datang!

Apa kau kesini mencariku?

Terima kasih untuk kartu namamu, jadi aku bisa menemukanmu.

Untuk apa?

Istilah teknisnya untuk mengamankan tersangka.

Mengamankan tersangka?

Kau merusakkan cover tabletku. Aku ingin untuk memastikan bahwa kau tidak lari.

Aku mendengar hal seperti itu sering terjadi belakangan ini.

Apa aku terlihat seperti penjahat bagimu?

Jangan khawatir aku tidak akan lari. Aku berjanji untuk membayarmu kembali.

Sumpah dah!

Ini 47.000 won tetapi kau cukup memberiku 45.000 won saja.

Siapa kau? Apa yang kau lakukan?

Jangan bilang kau mimpi menjadi desainer tas.

- Itu benar. - Desain yang sedikit berbeda dari aslinya.

Lihat, tas ini memang desainku.

Hei... apa yang disana itu kau?

Kenapa aku harus memposting artikel orang asing?

Baiklah kalau begitu, bagaimana kalau kita melakukan hal ini.

Aku ingin kau membuatkanku cover tablet yang baru.

Aku tidak harus membayarmu kembali dengan uang?

Sebenarnya aku memang baik hati.

Anggap saja begitu jika jika kau mau membuatnya.

Benarkah? Kau janji tidak akan berubah pikiran?

- Kecuali. - Kecuali?

Aku lebih menyukainya.

Apa yang terjadi jika kau tidak suka?

Kenapa kau berpikiran negatif? Bukankah kau ingin menjadi desainer terkenal di dunia.

Baik, aku akan melakukannya.

Hei, bukankah kau perlu mengukur ukurannya?

Apa kau melihat siswa ini hari ini?

Dia akan ada ujian jadi dia tidak akan keluar untuk sementara.

Minus Y adalah... sin... sin!

Selesai!

Satu kesamaan yang dimiliki matematika dan wanita ini adalah...

Membuatku tidak bosan.

Bagaimana aku akan membuat ini jika aku bahkan tidak tahu apa seleranya.

Mungkin aku harus membayarnya kembali dengan uang.

Tidak, tidak mungkin! 130.000 won bukan nominal sedikit.

Aku hanya harus memastikan dia menyukainya.

Permisi, apa kau ada waktu?

Tentu, silakan...

Kau orang dari bandara dan Grup Shinhwa kan?

Jadi kau ingat.

Aku bisa menemukan bahwa kau bekerja di sini melalui resumemu.

Ada apa dengan semua kejutan hari ini?

Oh, aku tidak keberatan. Apa yang kau inginkan?

Hmm...Apa kau mau pergi minum kopi?

- Ini. - Terima kasih.

Wow! Ini jauh lebih baik dari sebuah kedai kopi.

Aku tidak tahu ada pemandangan seperti di pusat kota ini.

Aku sering datang untuk memeriksa pasar di sini.

Perusahaan seperti Grup Shinhwa datang mensurvei pasar di sini?

Tentu saja. Jika ada tas dan orang-orang, kami berada di sana.

Jadi apa yang ingin kau bicarakan?

Hasil hari ini... Kau pasti sangat kecewa.

Ya.

Itu pertama kalinya aku berhasil masuk ke babak final.

Aku tak punya pendidikan atau pengalaman di luar negeri. Jadi aku tidak pernah lolos dari babak pertama.

Mau bagaimana lagi... memang hanya bakat itu yang kupunya.

Satu-satunya alasan kau kena diskualifikasi adalah karena kurangnya presentasi.

Maksudmu portofolioku?

Ya.

Jadi anggap saja ini sebagai hari sial.

Kau tidak diskualifikasi karena kurangnya bakatmu.

- Benarkah? Ini bukan karena kurangnya bakatku? - Ya.

Itulah yang ingin kuberitahu padamu.

Kau datang ke sini hanya untuk mengatakan itu padaku?

Apa kau yakin kau belum memiliki pelatihan atau pendidikan?

Pamanku, dia membuat tas.

Aku melihat dia membuat tas sejak aku masih seorang gadis kecil.

Dia meninggal jadi aku tidak pernah mendapat kesempatan untuk melihat dia...

Tapi kakekku juga membuat tas serta kulit.

Kedengarannya seperti sifat genetik.

Oh itu tidak seekstrim seperti itu.

Intinya, terima kasih banyak.

Aku bukan tipe orang yang mudah menyerah.

Tapi seluruh pengalaman ini membuatku lelah.

Terima kasih padamu, Aku merasa percaya diri lagi.

Jika ada kesempatan, aku ingin mencoba lagi.

Aku senang mendengar itu, baguslah aku bisa datang kemari.

Mampirlah jika kau datang ke pasar lagi.

Aku yang akan menraktirmu kopi.

Tidak, aku yang menraktir berikutnya.

Btw, orang yang bersamamu di bandara...

Kurasa dia general manajer Grup Shinhwa.

- Maksudmu Jin Hoo? - Ya!

Apa kebetulan kau tahu apa seleranya?

Jika itu yang kau maksud...

Oh tidak, bukan apa-apa. Anggap saja kau tidak mendengarnya.

Ya?

Ok, aku akan segera ke sana.

Aku minta maaf tapi ada pelanggan yang harus aku layani.

Tidak apa-apa, silahkan.

Hei Ayah, bagaimana menurutmu jika kita pindah kembali ke rumah di Seoul?

- Seoul? - Apa kau kesulitan pulang-pergi bolak-balik?

Aku tidak menyalahkanmu. Jaraknya memang tidak dekat.

Bukan hanya karena itu.

Ibu, kupikir itu juga yang terbaik untukmu juga.

Aku tahu itu tidak nyaman bagimu untuk naik tangga itu.

Lagipula kau bisa kelelahan hanya untuk pergi ke kota.

Bagaimana menurutmu, sayang?

Aku datang ke sini, berharap itu akan membantumu mendapatkan ingatanmu kembali.

Apa kau akan baik-baik saja jika kembali ke Seoul?

Aku baik-baik saja.

Sudah sembilan tahun dan aku masih tidak ingat apa-apa.

Kurasa aku takkan pernah mengingatnya kembali.

Jika itu yang kalian berdua inginkan, maka aku baik-baik saja dengan itu.

Sekretaris Jang memeriksa rumah di seoul setiap saat.

Tapi sudah kosong begitu lama...

Jika kita akan pindah, aku akan menyuruh seseorang mempersiapkan rumahnya lebih dulu.

Whoa... ini sudah lewat jam 5 pagi.

Aku tidak berniat untuk tetap terjaga sepanjang malam.

Sempurna!

Ayo bergegas membuatnya. Aku ingin ini selesai.

Ini berapa harganya?

Oh itu? Itu 200.000 won per meter.

- Semahal itu? - Itu buatan Italia. Kau tidak tahu?

Kau benar... tekstur dan warnanya sangat baik.

Ruangan yang sudah lama kita tunggu untuk proyek Luna akhirnya dibuka.

Sekarang, izinkan aku memperkenalkan orang-orang yang akan bekerja dengan kita.

Kita semua tahu asisten manajer Goo.

Ini adalah Designer Song Jin Kyung.

Dia adalah manajer untuk tim desain nomor tiga.

Dan desainnya diambil sebagai salah satu yang terbaik selama tiga tahun berturut-turut.

Halo, namaku adalah Song Jin Kyung. Mohon kerjasamanya.

Ini adalah Je Gal Yong Sam. Dia bekerja dengan tim desain nomor empat.

Dia merancang tas Aracon tahun lalu.

Aku tahu namaku tak sesuai denganku, jadi tolong panggil aku Sam.

Ini desainer keempat, Yu Ah Ra.

Tahun lalu ia dianugerahi desainer paling berbakat.

Halo, namaku adalah Yu Ah Ra. Mohon kerjasamanya

Mereka berdua diambil dari 300 pelamar untuk posisi desainer.

Izinkan aku memperkenalkan desainer pemula, Park Jong Min dan Go Eun Joo.

Namaku Park Jong Min. Kuharap aku tidak mengecewakan kalian.

Namaku Go Eun Joo. Kuharap aku tidak mengecewakan kalian juga.

Sekarang aku perkenalkan general manager Grup Shinhwa, Do Jin Hoo.

Namaku Do Jin Hoo. Aku senang bertemu dengan kalian semua.

Terakhir, ini direktur operasi perusahaan Sae Kyung, Kim Seo Hyun.

Halo, namaku Kim Seo Hyun.

Aku memang baru menempati posisi ini.

Tapi aku benar-benar mengambil jurusan merancang tas.

Aku juga telah bekerja sama dengan Red Milano, di markas mereka di New York.

Jadi aku akan terlibat dengan pengembangan desain Luna juga.

Mari kita semua melakukan yang terbaik.

- Ya! - Kami akan melakukan yang terbaik!

Konsep Luna untuk kemewahan jiwa muda.

Dengan menggunakan bahan terbaik ...

[Aku hampir selesai. Aku akan bisa memberikannya padamu hari ini.]

Setelah masing-masing dari kalian selesai melakukan penelitian

kita akan bertemu dan mendiskusikan konsep lagi.

- Ya. - Mengerti.

Direktur Do, apa ada sesuatu yang ingin kau tambahkan?

Apa? Tidak, tidak ada.

- Bagus, kita akan akhiri konferensi ... - Tunggu, satu hal lagi.

Kebanyakan rencana mulai dengan survei dari pasar yang berbeda. Jadi aku pikir...

Bagaimana jika mensurvei klub malam?

Kedengarannya seperti ide yang bagus Direktur Kang!

Maksudku Direktur Do.

Kita mungkin juga harus pergi ke klub di mana para CEO muda sukai hangout.

Seperti biasa, kau selalu selangkah didepanku Manager Song!

Apa yang sedang kau pikirkan? Golden Gate? Klub Chic?

Setidaknya, itu adalah klub yang harus kita survei.

Ayo pergi. Ayo pergi.

Kenapa kita tidak pergi bersama-sama. Bagaimana menurutmu Direktur Do?

Tentu, mengapa tidak

- Kau ikut juga kan? - Aku?

- Tentu saja! - Aku sudah bilang kita akan pergi bersama-sama.

Baiklah semuanya, selamat bekerja dan kita bertemu di Golden Gate selepas bekerja.

- Ya! - Selamat bekerja semuanya!

Sudah lama sekali! Aku tidak sabar untuk pergi ke Golden Gate!

Ini pertama kalinya sejak kau putus dengan pacarmu, kan?

Manager Song, bagaimana kau tahu begitu banyak tentangku? Hati-hati dengan yang kau katakan.

Serius, apa aku benar-benar harus ikut?

Kau tahu aku tidak bisa dance.

Kau tidak lebih buruk dariku.

Ya, aku kira aku sedikit lebih baik baik daripada kau.

Beberapa perusahaan menganggap ini sebagai bagian dari kerja.

Ikut saja sebentar lalu pergilah.

Kita ketemu nanti.

Datang ke klub Golden Gate klub malam ini.

Tunggu, bukankah itu klub untuk kalangan elit saja?

Tepat. Karena dia yang berhak menikmatinya, aku harus kesana dan memberikannya.

Seolah kau memang tak punya pilihan lain.

Atau kau bisa mengambil uangnya dan membuangnya bak PMS.

- PMS? - Bangga, gila dan egois.

- Hei, aku di sini! - Aku senang melihatmu.

Ini dompet dan kacamata hitam.

Aku kembalikan tas dan pakaian juga.

Apa kau punya Hermes cocktail dress?

Hermes cocktail dress... tinggal hitam saja.

- Okelah hitam... dan Hermes clutch bag juga. - Hermes Clutch! Ok!

Aku perlu Hermes Heels juga!

Astaga, aku tidak tahu apa aku punya anggaran untuk Hermes Heels.

- Diskon Lima persen karena kau VIP! - Setuju!...

Malam ini mungkin malam keberuntunganku!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left