The first 200 lines.
☆Diterjemahkan Oleh Diana Almera☆ ♤Follow My IG_@almerad♤
》Love Unexpected《 ☆Diterjemahkan Oleh Diana Almera☆ ♤Follow My IG_@almerad♤
~Episode 05~ ☆Diterjemahkan Oleh Diana Almera☆ ♤Follow My IG_@almerad♤
Tidak peduli alasan apa yang kalian miliki.
Dia harus pergi denganku hari ini.
Ikutlah denganku.
Apa?
Pengacara Zhou.
Apakah atasanmu jatuh cinta pada Ke Siyi?
Aku tidak tahu itu.
Tapi aku yang jatuh cinta.
pada Ke Siyi?
Lin Wen.
Aku lapar.
Setelah dipukuli olehmu.
Aku sudah kehilangan nafsu makan.
Aku bahkan tidak bisa tidur.
Aku menderita penyakit Akasia.
Bagaimana kalau kamu,
mengajak aku makan malam
sebagai kompensasinya.
Ajaklah aku makan malam.
Lin Wen.
Bisa kan?
Ajak aku makan malam.
Mereka semua sangat romantis.
Akulah yang ingin jatuh cinta.
Apaan sih?
Apa yang mau kamu lakukan?
Jangan mendekat.
Jangan mendekat yah, atau aku akan mengalahkanmu.
Kamu tidak bisa pergi ke tempat lain.
Tidurlah disini.
Apa?
Tuan Xu.
Ya, Aku tahu.
Kebanyakan pria akan dengan mudah menyerah pada kecantikan ku.
Tapi.
Aku ada di sini untuk pekerjaan ku.
Bukan untuk menemanimu.
Kamu bisa menyukai ku.
Tapi kalau begini, kan.
itu sangat cepat!
Berikan aku waktu.
Tidur saja disini.
Di lantai.
Terima kasih.
Inilah yang harus aku lakukan.
Setelah menyelesaikan makan ini.
Kita impas yah?
Tentu saja.
Tidak!
Ini aku yang traktir lain kali,
Kita harus saling membalasnya.
Itu bagus untuk hubungan kita.
Kamu selalu sangat memalukan saat mengejar cewek?
Tidak tuh.
Ini pertama kalinya aku sangat malu.
Aku tidak percaya.
Tunjukkan kepadaku.
Apakah itu bagus?
Beri aku WeChat-mu.
CoGan.
Tambahkan aku saja.
Aku akan membantu kamu mengirim nomornya.
Yah Cantik.
Tolong tunjukkan WeChat nya.
Cantik?
Weiwei.
Kakak Tampan.
Mari.
Baiklah.
Ini baik, makan saja.
Lezat.
Jangan makan terlalu banyak.
Pelatih meminta kamu untuk mengontrol berat badanmu.
Tidak.
Pengacara Zhou.
Baik kamu dan atasanmu
menahan rasa aneh seperti itu?
Jadi, Kalian berdua menyukai wanita yang keras seperti ini.
Hei, gadis gemuk.
Jika kamu memang sangat penasaran.
Bisakah kamu memberitahu aku
apakah mudah mengejarnya?
Jangan pikirkan itu.
Itu akan sulit.
Tidak apa-apa.
Aku punya cukup waktu.
Apakah kamu tahu mengapa kita ada di sini untuk makan BBQ?
Kan Ada cukup daging.
Aku tidak meminta pendapatmu.
Karena butuh waktu lama untuk makan.
Jadi aku punya cukup waktu untuk menunggumu.
Apakah semua pengacara sama memalukannya seperti dirimu?
Apakah pejuang semuanya
semenarik dirimu?
Halo, ayah.
Aku masih bekerja sekarang.
Kamu bisa tidur duluan.
Sampai jumpa.
Berhenti.
Mengapa lagi?
Mengapa aku harus tidur di sini?
Apa yang kamu lakukan?
Jika kamu kembali.
Kamu mungkin saja bisa terus berlatih tinju dan tidak tidur.
Kamu tidak bisa pergi dari sini.
Kamu harus tidur di sini.
Tidurlah.
Apa yang kamu lakukan?
Mengapa kamu ada di sini?
Aku tidak tahu.
Kamu yang meminta aku untuk tinggal di sini, kan?
Aku memintamu untuk tidur di rumahku.
Bukan memintamu untuk tidur denganku.
Siapa yang mau tidur denganmu?
Kaulah yang membuatku tetap di sini tahu.
Pergi sana.
Lepaskan aku dulu.
Turunlah.
Kenapa kamu menangis?
Lihat ini.
Kamu itu telah jatuh cinta padaku.
Kamu hanya tidak mau mengakuinya.
Tuan Xu.
Katakan padaku.
Apakah kamu kesal,
atau
marah,
atau malu?
Kamu tanpa ekspresi sekarang.
Aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan sekarang.
Aku tidak tahu bagaimana bergaul denganmu.
Cepatlah, oke?
Ini sangat tidak beruntung untukmu.
Bahkan lebih buruk dariku.
Kupikir aku sudah tidak beruntung.
Sejak aku menjadi pengawalmu.
Kamu terluka di sini,
dan di sana sepanjang waktu.
Apakah aku ini lawanmu?
Itu bagus kalau kamu mengetahuinya.
Itu tidak dihitung.
Kamu jelas ingin melakukannya sekarang.
Itu tidak disengaja.
Tapi jangan khawatir.
Aku tidak akan memberi tahu orang lain soal
kamu telah jatuh cinta padaku.
Aku ingatkan padamu yah, Ke Siyi.
Bahkan jika kamu adalah satu-satunya wanita,
Di dalam dunia ini.
Aku tidak akan jatuh cinta padamu.
Aku tahu.
CEO yang kuat sepertimu
selalu salah hati.
Nona.
Aku tidak akan membiarkanmu pergi.
Aku pergi sekarang yah, Tuan Xu.
Berhenti.
Tidak peduli apa yang aku katakan selanjutnya.
Kamu harus menenangkan diri.
Tuan Xu.
Sekarang...
itu tidak romantis sama sekali.
Aku nyerah deh.
Kalau begitu katakan saja.
Ke Siyi.
Aku ragu bahwa rasa sakitmu telah dialihkan kepada ku.
Apa?
Mengapa aku pergi menemuimu kemarin?
Sejak kamu dipukuli saat itu.
Aku merasa sakit.
Mengapa aku berhenti padamu?
Bukan karena aku menyukaimu loh.
Itu karena jika kamu terluka.
Aku masih akan merasa kesakitan.
Aku telah melakukan segalanya,
bukan untukmu,
tapi untuk diriku sendiri.
Jangan terlalu sentimental.
Kamu tidak menyakiti kepalamu sekarang.
Aku serius.
Jangan dekat denganku.
Aku merasa malu.
Ke Siyi.
Xu Nuo, bangun untuk sarapan.
Ke Siyi.
Itu tidak buruk.
Kamu pergi tidur di larut malam tadi.
Tapi bangun pagi-pagi sekali hari ini.
Beruntungnya kamu.
Aku membeli sarapan yang cukup.
Apakah kamu mau makan?
Apakah kamu mau makan?
Mengapa kamu mengabaikan aku?
Aku pergi sekarang yah.
Tunggu dulu.
Rambutmu berantakan, kamu belum cuci muka.
Matamu memberitahuku bahwa kamu baru saja bangun tidur.
No comments yet. Be the first to leave one.