The first 196 lines.
Alih bahasa dipersembahkan oleh Tim The Hopeless Romantic @ Viki
Bagaimana mungkin aku tertarik dengan wanita yang biasa?
Bagiku, kau orang yang paling istimewa di dunia.
Aoran masih terus bermimpi
berarti He Tianxing masih dalam keadaan koma.
Jika He Tianxing telah bangun,
apakah Situ Aoran akan mati?
Aku merasa paling bahagia sekarang ini.
Kalau saja waktu bisa selamanya berhenti berputar disaat sekarang.
Aku tahu kau suka Zheng Xiao'en.
Apa kau tidak ingin tahu posisimu di hati Zheng Xiao'en?
Kau rela kehilangan dia seperti ini?
Aku mengalah karena Xiao'en menyukaimu.
Bukan karena kau temanku.
Apa yang bisa aku lakukan untukmu?
Kecuali Xiao'en.
Ada apa denganmu hari ini?
Moodmu terlihat tidak bagus.
Ada waktu luang? Bisa menemaniku malam ini?
Ketika pertama kali datang, Qingfeng sangat menjaga diriku.
Lihat dia sedang terpuruk
masa aku melupakan teman begitu saja?
Terserah kau mau pergi hibur Qingfeng atau tidak.
Tapi, kau tetap harus datang.
Tak peduli seberapa lama, aku tetap menunggumu.
Ingatlah, melamar tidak berfokus pada kesenangan sesaat,
tapi memerlukan sentuhan perasaan.
Jangan lakukan hal yang membuat dia canggung.
Walaupun hal itu sangat mewah,
tunjukkan ketulusanmu
maka akan lebih hangat dari apapun.
Aku paham.
Terima kasih.
Sudah hampir waktunya.
Selanjutnya serahkan saja padaku.
Kalian masih tidak pergi?
Apakah kita tak boleh ikut melihat?
Tidak boleh.
-Kita takkan bersuara. -Tidak boleh.
CEO punya keberanian.
Tapi sangat menyebalkan.
Zheng Xiao'en, aku percaya padamu.
Jangan membuatku kecewa.
Hari ini gantian aku yang mentraktirmu.
Makanan adalah cara terbaik menyembuhkan luka selain waktu.
Biasanya kau yang menghiburku.
Sekarang gantian aku, tapi kelihatannya tidak berguna.
Tak apa, cukup menemaniku saja.
Aku juga ingin menemanimu, tapi...
Itu karena Aoran.
Dia bersikeras ingin hari ini.
Aku tak mungkin di depannya bilang "Kau seperti anak kecil."
Apakah karena aku yang membuat kalian tidak senang?
Bukan, aku mengatakan ini bukan ingin menyalahkanmu.
Yang penting hari ini kau senang.
-Iyakah? -Iya.
Tiba-tiba aku tidak selera, tidak ingin makan.
Kita berjalan-jalan saja.
Hah?
Hei!
Tempat ini bagus, moodmu pasti akan membaik.
Aku juga tahu sekarang menyuruhmu untuk kuat, itu tak mungkin.
Tapi jangan sampai mempersulit diri.
Kehilangan mendatangkan hal baru.
Cara terbaik untuk move on ialah mencari orang selanjutnya, betul tidak?
Kalau tidak, aku buat sebuah perkumpulan sosial.
Kau pasti tak tahu, perusahaan membuat ranking orang yang paling disukai dan paling dibenci.
Posisimu selalu di atas.
-Iyakah? -Tentu saja.
Jika aku bilang kau ingin masuk ke perkumpulan
Pasti sebagian karyawan wanita libur hari itu juga.
Aku berdiskusi dulu dengan ketua.
Karyawan wanita perusahaan kita terkenal pintar dan paras nya...
Pasti Aoran sudah mencarimu.
Dia paling benci dikesampingkan.
Bisa begitu lama menunggu, tandanya dia sangat mencintaimu.
Maaf, aku harus pergi.
Tapi, bukan berarti aku tak peduli padamu.
Kau bisa kapan saja mencariku jika ada masalah.
Mood sedang tidak bagus atau apapun
jangan memikulnya sendiri.
Kalau begitu... aku beneran pergi ya?
Jangan pergi.
Jangan ke tempat Aoran.
Kalau tidak kau bisa menghilang.
Apa yang terjadi?
Aku adalah seorang tokoh yang berkelana dari satu dunia ke dunia lain.
Tokoh?
Benar, tokoh.
Sebenarnya aku tidak tahu siapa diriku.
Hari ini jadi Duanmu Qingfeng.
Besoknya mungkin jadi Huo Shaoqing.
Atau mungkin suatu hari bisa jadi Leng Ziqing.
Dalam ingatanku, pertama kali muncul
sebagai penerus keluarga pengobatan tradisional di akhir zaman Dinasti Qing, namanya Chen Qing.
Chen Qing!
Suatu hari, teman kecilku sekaligus tunangan, Liu Mushuang, menghilang.
Aku sengaja menaiki kapal ke arah barat untuk mencarinya.
Memulai sederet resiko.
Lalu, ketemu Liu Mushuang?
Tidak.
Di luar negeri, bertemu anak dari seorang diplomat.
Dan pacaran?
Hanya dia yang menyukaiku.
Pemeran pendukung wanita?
Masih ada yang lain.
Anak dari seorang bajak laut,
seorang keturunan bangsawan,
dan partner bisnis yang menyamar jadi pria.
Semuanya menyukaimu?
Ini adalah novel laki-laki.
Disaat tersakiti, ada wanita.
Disaat berjuang, juga ada wanita.
Tapi tak peduli apapun yang terjadi, di akhir cerita
dia tetap menjadikan orang terpentingnya sebagai istri.
Pada akhirnya, Chen Qing menemukan Liu Mushuang.
Mereka berencana balik ke negara asal bersama.
Tepat saat mereka menaiki kapal,
Api mewarnai seluruh langit.
Semua yang ada di hadapan
seperti terbakar.
Cerita ini tak ada akhirnya.
Setelah terbangun,
aku menjadi orang lain.
Dan memulai cerita yang lain lagi.
Tapi, sejak cerita yang kedua,
aku merasa seperti seorang pengamat,
tak bisa melakukan apapun.
Aku juga tak mengerti apa yang kuperbuat.
Aku ke sini hanya ingin
tak peduli apa yang terjadi antara Aoran dan Chuchu
aku berharap melihatnya dengan mata kepala sendiri.
Dengan begitu, mungkin aku bisa menyerah.
Pria hangat sepertimu, datang ke sini juga tak ada gunanya.
Tak dapat merusak suasana sama sekali.
Hanya bisa melihat mereka bersama dan diam-diam merestui.
Sebenarnya, aku tak mengerti perkataanmu.
Kukira kita sama, hanya sebagai pengamat dari semua cerita.
Tapi, semakin aku bersama dan mengenalmu
perlahan mengerti apa yang kau katakan.
Aku seorang tokoh dalam buku.
Tokoh yang hanya bisa diam-diam melindungi.
Dan juga karenamu
aku baru tahu
kita tidak harus mengikuti settingan penulis.
Zheng Xiao'en, jangan ke tempat Aoran.
Kalau tidak, kau akan menghilang. Sungguh.
Apa maksudnya?
Kenapa aku bisa menghilang?
Seperti yang kau bilang
aku adalah tokoh yang hanya bisa melihat pemeran utama bahagia.
Aku sudah melihatnya berkali-kali.
Akhir yang bahagia hanya dimiliki oleh pemeran utama.
Cerita pun berakhir, lalu...
Lalu?
Lalu, mereka menghilang.
Tak ada yang tahu mereka kemana.
Mengapa?
Karena aku tidak pernah mendapat akhirku sendiri.
Jika memang takkan pernah bisa mendapat akhirku sendiri,
mengapa aku tak bisa berusaha sepertimu?
Xiao'en, jangan pergi dengan Aoran.
Ikut bersamaku menjelajahi cerita lainnya.
Dengan begini, kau takkan menghilang.
Kita berdua bisa hidup di buku yang berbeda selamanya.
Apa maksud dari menghilang?
Apakah lenyap selamanya?
Atau seperti film bioskop,
aku keluar untuk memainkan peran setiap kali penonton datang melihat.
Setelah mencapai akhir bahagia
aku yang asli apakah akan mati?
Bagaimana dengan Aoran?
Bagaimana dengan He Tianxing?
Selamanya berkelana
dari satu cerita ke cerita lainnya
seperti roh yang kesepian.
Apa yang akan terjadi pada Qingfeng?
Lama lagi?
Kenapa ada ketua dan Qiutian?
Kita biasanya bertemu di rumah.
Mengapa dia secara khusus memintaku pergi makan?
Dan bilang tak boleh ganti hari.
Jika aku masih tak tahu apa yang akan terjadi setelah lihat ini,
maka aku tak dipanggil "Ratu novel".
Cerita sudah mau berakhir.
Tinggal sebuah upacara dan kalimat "Aku cinta kamu".
Itulah yang dikatakan akhir bahagia.
Jika hari ini aku pergi
apakah akan seperti yang Qingfeng bilang?
Aku akan segera menghilang.
Haruskah aku pergi?
Apa mereka ada banyak hal yang ingin dibicarakan?
Harusnya aku bilang ke Xiao'en kalau aku ingin melamar hari ini.
Tapi jika aku bilang,
dan dia malah lebih mementingkan Qingfeng
bukankah itu memalukan?
No comments yet. Be the first to leave one.