The first 136 lines.
Permisi.
Anda pasti Nona Pengantin, 'kan?
Aku Sakurako Kiyama.
Cantik sekali, mirip seperti boneka.
Maafkan aku karena lancang datang berkunjung tanpa pemberitahuan.
Tidak apa-apa, jangan berkata begitu.
Silakan diminum.
Terima kasih.
Anda pernah dengar tentangku?
Aku…
Aku hanya tahu bahwa Anda pernah bertunangan dengan Reiya.
Maaf.
Tidak, jangan dipikirkan.
Bagaimanapun, Anda baru menjadi pengantin belum lama ini.
Jika dia berdiri di samping Reiya,
pasti terlihat sangat serasi.
Keluarga Kiyama tempatku berasal
adalah keluarga cabang dengan kedudukan tertinggi dalam Keluarga Kiryuin.
Dahulu, beberapa anggota Keluarga Kiryuin juga pernah menikahkan putri atau jadi menantu kami,
jadi, Keluarga Kiyama bisa dibilang keluarga cabang paling dekat dengan Keluarga Kiryuin.
Begitu rupanya.
Sama seperti keluarga Tuan Takamichi.
Keluarga kami dari generasi ke generasi mengabdi pada Keluarga Kiryuin.
Ayahku adalah tangan kanan kepala keluarga saat ini.
Kakakku menjabat sebagai wakil direktur utama grup
untuk membantu Tuan Reiya.
Wakil direktur utama?
Aku adalah Ouga.
Terima kasih atas dukungan Anda selama ini kepada direktur utama kami.
Dia hanya menyebutkan nama "Ouga",
jadi aku tidak menyadarinya saat itu.
Namun, setelah mendengar penjelasannya,
mereka berdua memang agak mirip.
Saat keluarga memilihku sebagai tunangan Tuan Reiya,
aku merasa sangat terhormat dan gembira dari lubuk hati.
Tolong jangan salah paham.
Aku tidak menyimpan dendam pada Anda hanya karena pembatalan pertunangan ini.
Dia tidak membenciku?
Benarkah?
Namun, aku memang tidak merasakan permusuhan sama sekali dari orang ini.
Namun,
alasanku datang berkunjung hari ini karena ada beberapa hal yang mau kusampaikan agar Anda paham.
Apa itu?
Yaitu mengenai keadaan dan posisi Anda sendiri.
Bagaimanapun, Anda hanyalah seorang pengantin.
Tugas Anda adalah membuat Keluarga Kiryuin makin makmur.
Anda tidak lebih dari wadah untuk melahirkan keturunan yang unggul.
Kedatanganku hari ini untuk menasihati Anda agar jangan harap yang tidak sesuai dengan status Anda.
Berangan-angan bahwa Tuan Reiya akan mencintai Anda.
Nona Sakurako.
Tuan Reiya,
sejak dulu sudah punya kekasih yang sudah lama saling mencintai.
Kekasih?
Reiya?
Wajar kalau Anda tidak menyadarinya.
Bagaimanapun, demi menghindari perhatian orang lain, mereka berdua
selalu sangat berhati-hati saat bertemu secara diam-diam.
Sebenarnya, siapa kekasih yang dia maksud…
Orangnya adalah Tuan Takamichi.
Tuan Takamichi?
Mereka ditakdirkan tidak dapat menikah,
dan hal itu sungguh membuatku tidak rela.
Tuan Reiya yang dingin dan tidak pernah menunjukkan perasaannya
hanya mau membuka hatinya kepada Tuan Takamichi.
Padahal mereka sangat cocok,
tetapi ditakdirkan tidak bisa bersama.
Sungguh menyedihkan.
Karena itu, aku memutuskan
untuk bersedia menjadi pasangan Tuan Reiya hanya secara resmi
dan diam-diam melindungi hubungan mereka.
Namun, karena pengantinnya sudah ada,
mau bagaimana lagi.
Aku akan mengakui Anda sebagai pendamping Tuan Reiya.
Namun, tolong jangan pernah ganggu mereka berdua.
Nona Sakurako meninggalkan sesuatu?
Seharusnya itu hanya gurauan, 'kan?
Namun, kalau dipikir-pikir,
kepercayaan Reiya pada Tuan Takamichi memang luar biasa.
Benar juga.
Bahkan aku sendiri merasa mereka berdua,
memang seperti pasangan suami istri yang sudah bertahun-tahun melewati suka duka bersama.
Kukira itu karena Tuan Takamichi adalah sekretaris,
ternyata karena mereka berpacaran?
Tidak mungkin, bagaimana mungkin mereka berdua…
Tuan Reiya,
sejak dulu sudah punya kekasih yang sudah lama saling mencintai.
Namun, Nona Sakurako tidak terlihat berbohong.
Oni Kecil, ada apa?
Aku tidak paham.
Apa Reiya dan Tuan Takamichi memang berpacaran?
DAFTAR PESERTA
Berikut adalah daftar para kepala klan yang menghadiri pertemuan tahun ini.
Apa Anda ingin beristirahat sebentar?
Tidak perlu.
Sudah jam segini.
Meski hanya bisa mendengar suara Yuzu sebentar saja, itu sudah cukup.
Namun, dia mungkin sudah tidur.
Lanjutkan saja.
Baik.
Nenek, selamat pagi.
Yuzu, ada apa?
Tidurmu tidak nyenyak semalam?
Aku hampir tidak tidur semalaman.
Kau sudah terlihat aneh sejak kemarin.
Apa Nona Sakurako bicara sesuatu padamu?
Tenanglah,
tidak ada apa-apa.
Kakek dan Nenek pasti akan khawatir kalau tahu.
Aku harus menyelesaikannya sendiri.
Ini kubawa dulu.
Ayo, Yuzu.
Bukankah kau suka ini?
Makan yang banyak.
Ini juga, dan ini.
Kakek, aku tidak bisa makan sebanyak ini pagi-pagi.
Karena kau sudah lama tidak menginap,
kakekmu jadi senang sekali.
Bisa melewati waktu tenang dengan nyaman seperti ini, semua berkat Reiya.
Namun…
"Aku bersumpah seumur hidup hanya akan mencintaimu seorang,"
"pengantinku."
Tatapan lembutnya saat memandangku,
serta semua perkataan yang dia sampaikan kepadaku,
mungkinkah semua itu hanya kebohongan?
Aku ingin tahu apa yang sedang dilakukan Reiya.
Dengan sifatnya, kukira dia akan meneleponku sesekali.
Tidak kusangka dia sama sekali tidak menelepon.
Kalau aku yang menelepon, hanya akan mengganggunya.
Aku merasa sangat kesepian.
Aku ingin sekali bertemu dengannya.
Kau sudah mulai merindukan Tuan Kiryuin?
Ti-Tidak, bukan begitu.
Awalnya kami khawatir apa kau cocok dengannya,
ternyata kekhawatiran kami berlebihan.
Benar.
Setelah dia menyelesaikan urusan dengan orang tuamu,
No comments yet. Be the first to leave one.