The first 200 lines.
Saya, saya.
Katakan.
Tuan.
Xu Yu sudah membunuh Fang Wu Yi.
Mohon tuan jangan mengambil
kemampuan berbicara Xu Yu lagi.
Tidak berguna.
Jika dia sudah mati,
mengapa aku masih terkurung di sini?
Tetapi.
Semuanya omong kosong.
Tidak perlu berbicara lagi.
Jangan lupa.
Kamu hanya boneka yang terlahir dari tenaga dalamku.
Bahkan bukan manusia.
Atas hak apa membahas syarat denganku.
Bunuh juga tidak masalah.
Jika tidak, kamu jadi bisu seumur hidup.
Kak Yun.
Bagaimana perasaanmu beberapa hari ini?
Sudah hampir pulih.
Terima kasih perhatianmu beberapa hari ini.
Kamu tinggal dulu di sini, aku.
Kamu mau ke mana?
Hidup harus melihat orangnya, mati harus melihat jasadnya.
Aku tidak bisa membiarkan Lian Yi mati tidak jelas.
Mengapa begitu bodoh?
Nyawa orang lain penting,
nyawamu sendiri tidak penting?
Lian Yi bukan orang lain,
dia menemaniku hidup dan mati.
Luka di wajahnya
juga demi menolongku.
Bagaimana denganku?
Jika kamu ingin pergi,
aku akan menemanimu.
Bukankah kamu dan Lian Yi seperti kakak adik?
Tentu saja dia juga saudariku.
Aku tidak berani ada kakak sepertimu.
Lian Yi.
Lian Yi.
Kakak.
Kamu masih hidup.
aku masih hidup.
Tetapi ada orang
yang ingin aku mati.
Kakak.
Apa yang kamu lakukan?
Kak Yun.
Lepaskan kakakku.
Kamu lepaskan dia.
Kakak, kamu dibohongi olehnya.
Saat itu dialah yang memutuskan tali perahu.
Ingin membuatku terbunuh.
Kak Yun, bukan seperti itu.
Kamu harus percaya padaku.
Percaya padamu?
Percaya pada mata-mata Nan Yu sepertimu?
Jika dia adalah mata-mata,
dari awal sudah membunuhku saat aku terluka parah.
Aku tahu kamu menyalahkanku tidak bisa menolongmu.
Ini memang salahku.
Lian Yi.
Xian Yin dia begitu lemah.
Kamu jangan menyalahkannya.
Dia begitu lemah?
Kalau begitu kuperlihatkan padamu,
seberapa bagus kungfunya.
Kakak, kamu tidak percaya padaku?
Kamu pasti sudah salah paham pada Xian Yi.
Kakak.
Kak Yun.
Jika kamu sungguh mencurigaiku,
kalau begitu bunuh aku.
Luka kak Yun masih belum sembuh.
Tidak bisa menerima pukulan lagi.
Xian Yin.
Dia adalah penolong nyawaku.
Kamu tidak boleh membunuhnya.
Lian Yi.
Kak Yun, maaf.
Aku yang menyebabkan kalian bertengkar.
Lian Yi sedikit emosian,
kamu berikan beberapa hari padanya.
Dia pasti bisa merasakan ketulusanmu.
Biar kuperban dulu luka tanganmu.
Lian Yi biasanya sangat jujur.
Tidak mungkin memfitnah orang tanpa alasan.
Memang dipotong dengan pedang.
Guru.
Guru.
Kambing kecil sepertimu, memang ditakdirkan untuk dimakan.
Kamu bodoh, masih ingin menjadi Kaisar Yu?
Feng Tian Yi begitu pintar,
malah melahirkan orang tidak berguna sepertimu.
Bos, kamu tenang saja.
Aku akan melindungimu selamanya.
Dang Dang.
Orang yang semakin kamu percayai,
semakin akan menipumu.
Tarik dia, potong.
Guru begitu malam, masih tidak istirahat.
Kamu terus bermimpi buruk.
Lagu penenang ini
akan membuatmu tidur lebih nyenyak.
Terima kasih sudah menolongku lagi.
Hal kecil.
Benar juga, kamu juga bisa menyihir.
Hari itu di Lin Yuan Tai.
Masalah apa?
Aku tidak ingat lagi.
Bukankah setiap kali kamu menolongku
selalu menghapus ingatanku?
Jadi aku tidak ingat lagi.
Aku pergi tidur dulu.
Aku baik-baik saja, baik-baik saja.
Guru juga istirahatlah lebih awal.
Guru.
Saya sudah mengatakan seperti keinginan anda,
sekarang apakah bisa melepaskan ibuku?
Ibumu sudah tua,
dari awal sudah meninggal karena sakit.
Apa?
Sayangnya, jodoh kalian tipis.
Tidak bisa bertemu di saat terakhir.
Saya.
Ibu saya.
Di mana ibu saya?
Bagaimana ibu saya bisa mati?
Kembalikan ibu saya.
Pengawal.
Hadir.
Jenderal Bai Dang berbakti membawa ibunya pulang.
Berhenti dari jabatan jenderalnya.
Kamu membohongiku.
Kulawan kamu.
Karena kamu adalah ras manusia.
Kubiarkan kamu tetap hidup.
Jangan sampai aku melihatmu lagi.
Ibuku.
Kamu berjanji mengobati ibuku.
Mengapa membohongiku?
Kalian membohongiku, mengapa?
Mengapa?
Lepaskan aku.
Kak Yun.
Xian Yin.
Kamu mencariku?
Kak Yun,
aku sudah memasakkan obatmu.
Cepatlah minum selagi panas.
Tidak buru-buru.
Selama ini untung ada bantuanmu.
Aku ingin mengajarimu beberapa cara melindungi diri.
Tidak perlu.
Xian Yin dari kecil sangat lemah,
tidak bisa membela diri.
Kak Yun.
Aku sudah terima niat baikmu.
Satu atau dua cara melindungi itu perlu.
Lihat.
Mengapa tidak menghindar?
Kak Yun, apa yang kamu katakan?
Benar kata Lian Yi.
Tali ini
dipotong dengan pedang.
Apakah itu berarti pasti aku yang melakukannya?
Orang yang tidak bisa kungfu,
mendapat serangan ini, pasti akan panik.
Sedangkan kamu begitu tenang.
Siapa sebenarnya kamu?
Aku.
Katakan.
Aku tidak tahu.
Aku sungguh tidak tahu.
Mengapa mau membohongiku?
Kak Yun.
Kamulah yang menyelamatkan nyawaku,
jika kamu ingin mengambil nyawaku.
Aku tidak akan mengelak.
Awalnya kukira aku sangat memahamimu.
Tetapi sekarang baru kusadari,
aku tidak tahu apapun tentangmu.
Tidak tahu apapun?
Kak Yun.
Beberapa hari ini Xian Yin tulus
atau berpura-pura padamu,
Apakah kamu sungguh tidak bisa membedakannya?
Obatnya sudah dingin, cepatlah minum.
Xian Yin pamit.
Ayo kita bersumpah.
Kedepannya jangan memanggilku Yang Mulia.
Panggil Bos.
Panggil Bos.
Bos.
Janji.
Bos, sungguh?
Janji 100 tahun tidak boleh berubah.
Bos.
Kamu tulus padaku.
No comments yet. Be the first to leave one.