The first 192 lines.
=Desainer Hati=
=Episode 26=
Kenapa tidak kelihatan?
Aku ketahuan?
Memintaku makan malam dua kali,
mau aku mati kekenyangan?
Sudah menyusahkanmu.
Jangan sungkan.
Tetapi jalan kalian
masih sangat panjang.
=Zhou Fang: Sedang apa?=
=Song Lin: Di rumah.Kita hampir ketahuan, menakutkan.=
=Zhou Fang: Maaf, ibuku jadi sangat tegas.=
=Song Lin: Bagaimana dengan hubungan kita?=
=Zhou Fang: Kita harus merencanakannya=
Sudah semalam ini bagaimana aku bisa pulang?
Kamu ini,
sama sekali tidak khawatirkan keselamatanku?
Aku menginap semalam di sini.
Besok,
aku tidak tahu, belum ada kepastian.
Anakku,
sudah sebesar ini masih belum menikah.
Kamu tidak khawatir?
Diam.
Aku tidak mau dengar,
malas mempedulikanmu, dengar.
Sudah.
Mandilah,
dan pergi tidur.
Ibu,
istirahatlah.
Ibu di sini, aku tidak bisa bekerja.
Kamu marah?
Aku tidak marah.
Sudahlah, kamu tidak marah?
Aku yang melahirkanmu,
perubahanmu yang sedikit,
alismu bergerak saja
aku tahu apa yang ada di hatimu itu.
Aku bisa menebaknya.
Aku takut ibu kelelahan.
Sungguh takut aku lelah?
Beritahu ibu,
apa yang kamu dan Song Lin pikirkan?
Jangan begini,
santailah sedikit
beritahu ibu.
Ibu.
Kami berencana...
Dengar, tidak boleh.
Pasti tidak boleh.
Dengarkan ibu!
Fang, ibu sangat paham
jika sekarang hatimu sedikit tergerak.
Aku tidak menyalahkanmu, tapi segera hapus perasaan itu!
Sebelum semuanya terlambat!
Benar, 'kan?
Ibu,
Ibu belum benar-benar memahaminya,
kenapa begitu membencinya?
Setidaknya berbicaralah padanya.
Bukankah semua alasan sudah kukatakan
dengan begitu jelas padamu?
Bukan, Zhou Fang.
Dengarkan ibu.
Kebanyakan orang.
Jika bertemu dengan
yang tinggi, tampan dan punya perusahaan
pasti mengira dia orang sukses,
benar, 'kan?
Pria seperti ini mengejarmu dan kamu tersentuh.
Tidak masalah.
Ibu sangat paham.
Tapi kamu tahu apa yang terjadi sekarang?
Matamu,
tidak bisa melihat,
tidak melihat apa pun.
Dengar, hatimu sekarang seperti dimasak dengan minyak,
tidak merasakan apapun.
- Bukan. - Tidak.
Gunakan otakmu,
dan pikirkan dengan baik.
Mengapa?
Mengapa? Coba pikirkan.
Di sampingnya banyak wanita berbakat,
dia tidak mau dan memilihmu.
Kamu masih 'segar', 'kan?
Tetapi, 'segar' bisa bertahan lama?
Seperti ibu membeli sayur.
Dengar.
Kusimpan di kulkas,
aku bahkan membungkusnya.
Keluarkan setelah satu minggu.
Layu.
Ibu.
Aku merasa ibu termakan kata-kata orang di luar sana.
Kita bisa dengar semua, tetapi tak boleh percaya semuanya.
Iya, 'kan?
Dia sama denganku
orang yang sangat sederhana.
Cobalah memahaminya.
Dia sederhana?
Ya ampun,
sederhana bisa muncul banyak masalah?
Zhou Fang.
Kamu ini terlalu banyak menonton drama!
Percintaan yang
menyedihkan,
dan apa lagi, cinta membara,
kacau balau.
Maaf, Zhou Fang!
Dalam hidup ini,
kamu harus realistis dan sederhana.
Seperti aku dan Ayahmu.
Dengar tidak?
Baik, aku paham.
Aku sibuk dulu, ibu istirahatlah.
Aku tidak merestui!
Kenapa?
Mau bilang apa?
Pokoknya sudah kukatakan, aku tidak merestui!
Aku tidak merestui!
Sungguh lelah bicara padamu.
Kak Fang, kau datang tepat waktu.
Lihat ini.
Ini rancangan perbaikan desainer tim satu,
untuk sesi pewarnaan tumbuhan.
Oh iya,
bagian pabrik di Suzhou,
aku dan guru Quan Ye pergi melihat perkembangan,
berangkat sekarang.
Sekarang?
Perhatikan keselamatan.
-Sudah berjuang. -Tenang saja.
Kak Fang.
Ini adalah tampilan produk baru kita
yang akan dirilis di platform besok.
Mereka akan mempromosikan kita di halaman depan.
Coba kamu lihat apa ada masalah?
Bagus, warnanya juga bagus.
Youyou,
kamu hubungi beberapa selebgram populer
dan diskusikan kolaborasi.
Kirimkan mereka pakaian utama kita.
Baik, aku kirimkan sekarang.
Halo.
Sibuk apa?
Di tempat kerja.
Semuanya cukup sibuk,
aku juga sangat gugup.
Jika nanti...
Tenang saja,
tidak mungkin semua orang menyukai desainmu, 'kan?
Bagaimana kamu tahu pikiranku?
Pikiranmu itu, tidak sulit ditebak.
Begitu pintar, coba tebak apa yang kupikirkan saat ini.
Memikirkanku.
Sungguh percaya diri.
Dengar,
setelah kesibukan ini selesai,
aku kunjungi ayahmu
baik padanya dan mencari muka.
Ini bagus untukku.
Jangan mencari muka.
Ayahku paling tidak suka orang mencari muka.
Aku akan bicarakan tentangmu dengan Ayahku.
Kita sudah melewati banyak hal bersama,
kedepannya akan lebih baik lagi.
Tenang saja, pasti akan membaik.
Kamu lanjut kerja sana.
Tutup dulu.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Anda bisa menebak
apa yang sedang kupikirkan?
Sudah bosan hidup?
Sebagai asisten direktur,
aku merasa selain
mengatur pekerjaan,
yang lebih penting adalah mengawasi
kehidupan direktur setiap saat.
Dan memberi saran dan pendapat.
Inilah kewajiban yang dilakukan seorang asisten.
Ini disebut, setiap orang mempunyai kelebihannya.
Jika anda punya masalah percintaan,
aku akan membantu.
Selesai, data sudah terkumpul.
Metode pengukuran 3D.
Bukan hanya perangkat keras, perangkat lunak juga harus bagus.
Setelah programnya ditingkatkan, kita menambah 3 data
pada poin pengukuran.
No comments yet. Be the first to leave one.