A Couple of Cuckoos

A Couple of Cuckoos (カッコウの許嫁)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Kakkou no Iinazuke S01E07 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-06-04
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 179 lines.

Umino. Arti bahwa aku sudah bertunangan,

kamu tahu?

Bahwa kau penerus di sini, kan.

Benar.

Sudah bilang ke Amano?

Tidak, aku belum bilang.

Oh...

Karena kelihatan akrab, kupikir sudah.

Malahan, aku tak bisa bilang.

Aku tak ingin membebani Erika,

dengan yang berat begini.

Benar juga. Memang berat.

Kalau begitu, kenapa bilang padaku?

Umino terlihat mampu menanggungnya.

Aku merasa begitu.

Tak kusangka hari di mana Segawa memberitahuku hal semacam itu telah datang!

Dan, aku juga pergi ke rumahnya!

Akan kutanggung. Aku akan menanggung beban itu!

Karena itu aku ingin tahu lebih tentang Segawa!

Tidak bagus juga kalau aku yang selalu didekati!

Baiklah! Akan kulakukan!

Kerja bagus.

- Kubilang ketuk pintu dulu! - Sudah tadi!

Ini lihat.

Lembar darmawisata.

Darmawisata?

Ternyata memang tidak dengar ya.

Waktu pelajaran juga kamu melamun mulu.

Kadang juga senyum-senyum sendiri.

Kamu aneh sejak dari rumah Hiro.

Ada apa sih?

Tidak, tidak ada kok.

Ya sudah sih.

Yang ikut buat grup dulu lalu serahkan berkasnya.

Pokoknya kuserahkan padamu.

Tapi kenapa aku?

Habisnya aku tak ikut.

Eh?

Dengar ya, aku yakin kamu sudah tahu,

aku ini putri Raja Hotel dan orang terkenal loh.

Aku tak boleh ikut acara sekolah karena alasan keamanan.

Bisa jadi diculik dan diminta uang tebusan.

Oh, begitu ya.

Tapi bukannya kau selalu berkeliaran...

Itu semenjak bertemu denganmu!

Sebelumnya sangat ketat.

Lagian, aku juga tidak tertarik.

Kamu senang-senang sana.

Tunggu.

Aku juga tak pergi. Kukembalikan.

Acara sekolah itu buang-buang waktu, kan.

Mending belajar di rumah.

Aku juga sudah pernah saat kelas satu.

Oh, pasti karena tak punya teman, kan.

Aku tak menyangkal sih,

tapi tolong bercermin dulu dong.

Tapi menurutku sih, kali ini kau kau lebih baik ikut.

Ini dia!

Jadi begitulah,

orang seterkenal Segawa pasti sudah dapat kelompok.

Pagi!

Pagi.

Padahal biasanya aku yang duluan.

Hari ini awal juga ya.

Um...

Soal darmawisata...

Darmawisata?

Aku ingin kau satu kelompok denganku.

Boleh.

Ayo kita satu kelompok.

Mohon bantuannya!

Baiklah!

- Ke mana? - Enaknya ke mana?

Aku juga bingung.

Oke.

(Ketua Kelompok, Nagi Umino. Anggota, Segawa Hiro)

A-aku menulis nama Segawa!

Tak kusangka Segawa menyetujuinya!

Atau jangan-jangan dia memang menunggu diajak?

Maaf ya.

Aku ingin satu kelompok dengan teman baikku.

Begitu ya.

Baiklah. Ayo cepat serahkan ini.

Tulis jadwal hari itu juga ya...

Tujuannya Kamakura...

Hm...

Umino.

Begitu tentram.

Entah kenapa aku gugup.

Katanya, uban kalau dicabut satu malah tumbuh tiga lagi.

Astaga, lucu sekali.

Aku dari dulu ingin begini.

Ini sih namanya kencan.

Kan cuma mau ngoleksi Stempel.

S-Segawa!

Jadwalnya masih belum dikumpulkan?

Aku masih bingung sesuatu.

Eh? Apa perlu bingung?

Cuma ambil Stempel ke Kamakura, kan.

Tapi sekalian pergi ke pantai atau museum juga boleh, kan.

Aku tidak tertarik.

Iya sih.

Dengar ya, aku akan mengumpulkan lebih banyak darimu.

Aku juga takkan kalah.

Apa?

Tidak.

Tapi, entah mengapa,

aku akan menikmati darmawisata ini.

Iya...

Jadi ini benar-benar kencan?

Hujannya deras sekali.

Kayaknya tidak segera berhenti.

Jangan-jangan...

Harusnya kita pulang dengan satu payung berdua?

Segawa, kalau mau...

Ya?

Ayo pulang sampai stasiun.

Ya.

Aku memang terlalu polos.

Jadi, kau berencana mengajak Amano juga?

Ya, kita jarang darmawisata juga,

dan aku juga ingin sama anggota kegiatan pagi.

Begitu ya.

Tapi Erika bilang tak bisa ikut karena pekerjaan di rumah,

yang berarti Umino teman baiknya juga...

Itu tidak benar.

Serius?

Omong-omong,

soal pernyataan perasaan itu.

Um...

Jadi...

Kau akan menerimaku kalau aku menang sepuluh ujian lagi,

benar, kan?

Bukan di situ masalahnya.

Aku bilang punya tunangan, kan.

Tapi itu bukan keinginanmu, kan?

Begini, Umino.

Tunanganku itu, calon suami yang dipilih orang tuaku.

Aku tak bisa apa-apa.

Sekarang kamu paham, kan?

Ayahku itu begitu orangnya.

- Kalau itu... - Begitulah aku hidup.

Sejak aku lahir,

seolah ditakdirkan menjadi budak.

Tapi...

Ini seandainya saja.

Hingga kini aku tak pernah kalah dari siapapun.

Tapi suatu hari,

andai datang waktunya aku kalah,

ketika orang sehebat itu muncul,

apa takdirku bisa berubah?

Umino.

Takdirku,

tolong coba ubah.

Baiklah, aku akan lakukan!

Aku akan memenangkan ujian!

Berisik!

Jangan ganggu! Sekarang aku...

Hei, kau kenal orang ini di kelas kita?

Kenapa tiba-tiba?

Mana kukenal penyuka klub begitu.

Tapi orang itu sekelompok denganmu.

Hah?

Apa maksudnya?

Kelihatannya dia menggemariku.

Penggemarmu? Penguntit?

Kenapa kamu menganggap semua penggemarku pengungit?

Terus dia tahu kita bertiga melakukan kegiatan pagi.

Ketahuan?

Kayaknya dia ingin bergabung dengan anggota kegiatan pagi,

dan minta tolong guru untuk masuk kelompok secara paksa.

Begitu ya.

Oleh karena itu,

aku memutuskan ikut darmawisata!

H-hah?

Serahkan cowok dia padaku.

Tunggu, apa rencanamu?

Aku sudah biasa menghadapi penggemar seperti itu.

Asal bukan pengungit.

More Indonesian subtitles for A Couple of Cuckoos

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left