The first 200 lines.
Taxi 4
Bisa Kita pergi sekarang?
Tersangka ada didalam hotel, tapi jangan khawatir,
Klienmu tidak sedang dalam bahaya. Orang2 terbaikku sedang menjaganya.
Gibert pada Alain.
Tersangka terlihat. kira2 berjarak...15 meter.
Kemarilah. - Saya disini, boss.
Konsentrasi, Alain!
Lihat wildcat arah jam 11?
Ini istilah angkatan laut.
Tinggal di Marseille 10 tahun, dan masih tidak melihat laut?
Sudah. Saat Kita berpatroli di pelabuhan.
Oke, Saya tahu.
Arah jam 12 ada di depan.
Jadi arah jam 11 kesana, agak ke kiri.
Saya mengerti.
Kamu yakin itu tersangkanya?
Seperti seorang pelayan.
Seorang terroris tidak berteriak berputar-putar.
Dengan bahan peledak yang terpasang di pinggangnya.
Benar.
Mereka sedang menyamar.
Apa yang lebih baik dari seorang pelayan?
Menekannya tidak bisa sepanjang waktu? - Tentu.
Khususnya di dalam sebuah hotel.
Nyanyiannya menguatkan dirinya untuk nekat bertindak kejam.
Terdengar seperti bahasa spanyol.
Sebuah lagu wajib revolusi!
Awas!
Sesuai aba2ku, lumpuhkan si Basque!
10/5.
Jam 12!
Kerja yang bagus! Dikhianati oleh lagunya sendiri!
Ke mobil!
Saya akan tanyai Dia nanti.
Ada apa?
Tuan, Saya baru melumpuhkan terroris hispanik.
Dengan sekaleng penuh,
Terlihat seperti produk2 racun.
Saya sedang mengirimnya ke lab.
Sempurna, Gibert!
Keluarkan klien dari ruangannya atau Dia akan terlambat.
Itu sudah dilakukan, Tuan.
Emilien? pantainya bersih.
Untuk mengantar paket.
Emilien! Jawablah!
Saya hampir sampai di luar pintunya, Ketua!
Sejujurnya, biar Saya selesaikan pekerjaannya!
Saya tidak bisa membantu.
Kamu melibatkanku saat Kamu beraksi.
Mengingatkanku akan Sean Connery.
Jangan berbuat sesukamu,
Hanya karena Kamu lebih kuat dariku.
Lain kali, Kamu boleh mengikatku.
Diam! Seluruh hotel disadap.
Ya, Inspektur!
Saya akan tangani paketnya. Kamu cari Gibert.
Saya sayang Kamu, Emilien.
Saya juga menyayangimu, tapi tidak saat ini!
Malam ini, di rumah!
Tuan Cisse!
Kamu harus masuk ke bangku 20 menit lagi.
Pertandingan amalnya pukul 9 untuk Afrika. Kami sedang membangun panti asuhan. itu tujuanku.
Maaf, tapi Saya sedang bersama polisi. Saya disini untuk...
Siapa namamu? - Emilien.
Tidak, ini bukan untuk sebuah... ini untuk...
Tidak ada waktu untuk menukar kartu.
Oke, Dimana Gerbil-jibly ini...
Itu akan membuat keseleo lidah.
Namanya Djibril Cisse.
Jangan berlagak sok pintar didepanku,
Atau Kamu akan langsung masuk di pen.
Emilien, dengar. tidak ada yang seperti dirinya.
Hidungnya, giginya...
Itulah Dia, Tuan. Saya yakinkan Anda.
Jangan terlalu cepat! Saya mencium penjahat dan Saya harus tahu.
2 tahun di bea cukai. tak ada barang2 ilegal lolos dariku.
Saya hajar orang2 Korea penyelundup di tahun 1992.
Dia bukan orang Korea. - Bisakah Kamu yakin?
Saya periksa identitasnya.
Dengar, mata sipit. - Dia hanya kelelahan.
Ayo pergi.
Kepala polisi akan kehilangan kesabaran.
Ke mobil!
Saya tidak tahu kenapa, tapi Kamu tidak populer disini.
Jangan khawatir, Dia lebih suka memancing daripada main sepak bola.
Mengomel lagi, Emilien?
Saya hanya bilang Kamu seorang pemancing ulung.
Itu olahraga yang sebenarnya.
Kamu menerbangkan ikan?
Saya tidak pernah melakukan sesuatu tentang penerbangan.
Sangat tepat!
Tak ada tempat untuk amatir dalam pemancingan.
Ambil pengapung pancingan, seperti ikan air tawar.
Kamu bisa berbohong dalam menunggu berjam-jam seperti seekor burung pemakan bangkai.
Mengamati pengapung, kemudian...
Lalu apa sekarang?
Tak ada yang patah? - Tidak, Saya baik2 saja.
Tidak bisakah Kamu bunyikan bel?
Mereka bilang tuan Cisse sedang tidur. Kami tidak ingin membangunkannya.
Dia di dalam mobilku. Kami memindahkan Dia.
Djibril Cisse?
Ditransfer ke Marseille?
Sial, ini Cisse!
Lakukan sesuatu atau Kita melewatkan pertandingannya.
Jangan khawatir,
Saya kenal seseorang yang bisa membantu.
Polisi naik Taksi?
Dia bersama angkatan udara.
Marseille Express, siap melayani.
Tuan Cisse punya waktu 8 menit menuju pertandingan.
Senang membawamu naik.
Kamu bermain untuk Marseille?
Sebuah pertandingan amal. Kita akan ketinggalan pertandingan.
Jika ini untuk tujuan baik...
Saya akan ganti baju untuk menghemat waktu.
Kamu boleh mencoba.
Tebak siapa yang ditransfer ke Marseille.
Ini jalan yang salah. Jalanan kota sedang macet.
Jangan bercanda! Djibril Cisse sendiri!
Nomer 9 untuk Olympique de Marseille.
Itu baru sebuah jalan.
Seperti beludru.
Bahkan tak bisa dengarkan mesinnya.
Dengan kecepatan seperti ini, hanya angin.
Berita baru saja masuk,
Bahwa Marseille telah membongkar tabungannya untuk membeli seorang pemain luar biasa,
Tidak lain adalah Djibril Cisse.
Ada taksi sedang menuju ke arahmu.
Kira2 semenit lagi.
Dimengerti!
Itu pasti Daniel.
Itu tidak mungkin sri paus.
Si orang paris?
Astaga, benar.
Dia harus belajar suatu saat nanti.
Hei, pirang! - Ya, Tuan?
Bisakah Kamu memeriksa radar sebelah sana?
Tekan tombolnya menjadi ultra-sensitif?
Ya, Tuan!
Awas, kereta kencang mendekat. berdiri!
Terima kasih, nak. Kami sudah cukup membacanya.
Benar2 bekerja. - Saya yang merancangnya.
Mencomot bagian dari Concorde.
Rem! Kita hampir sampai.
Kami baru saja menerima konfirmasi. 60 juta!
Transfer terbesar tahun ini! Macet dimana-mana.
Saya tahu jalan pintas.
Saya benci saat Kamu mengatakan itu.
Rumor2 terliar terdengar,
Nilai transfer Djibril Cisse ke Olympique de Marseille.
Untuk mengetahui lebih lanjut, beralih ke Armand Pecci di Velodrome.
Pasti, Kami disini menyiarkan langsung di Marseille,
Untuk mengumpulkan dana amal untuk anak yang sakit.
Pemain telah meminta sejumlah astronomis.
Sejumlah 200 juta euro telah disebutkan.
Dia akan mengungkapkan pada Kita nanti secara langsung di TF1,
Tapi bahkan hingga sekarang Dia belum sampai di tempat tujuan.
Djibril Cisse atau bukan, Kita akan mulai pertandingan 12 menit lagi.
Ambil kanan.
Itu sudah 2 kali kanan?
Kamu yakin lewat sini sebelumnya?
Keamanan paus.
Kami sudah 6 hari mencari Gibert.
Menyenangkan. bagaimana kalau Kita mempercayai instingku?
Oke, ayo pergi!
7 menit 32 detik. - Terimakasih.
Terimakasih.
Ini lebih baik daripada di TV.
Kamu sebaiknya di jalanan. kembali ke jalur.
Atau ini sebuah kartu kuning.
Ya, Wasit.
Apa yang Kamu lakukan? - Itu sebuah tendangan bebas.
Itu bukan permainan yang fair! - Tinggalkan Dia sendiri!
Ayo lakukan pemanasan! angkat lututmu. Saya tak mau tegang.
Suka bajumu? - Ini terlalu besar.
Kamu tahu Ibumu.
Sesudah pencucian pertama,
Fotonya akan tercuci.
Saya akan memintanya mencuci sekitar sini.
Dengarkan Saya.
Tetap dengan nada ini lebih dari 3 menit. tidak ada kartu merah.
Kamu baik2 saja?
Aturan utamanya adalah Kamu tidak boleh pergi mendekati bola.
Ya.
Jika bola datang padamu, tendang saja.
Kearah mana?
Tendang saja. Mereka bisa mengejarnya.
Tak boleh dimainkan sebentar?
Saat pertandingan selesai, main denganku.
Lanjutkan, nak!
Jangan lari terlalu cepat.
Yakin Dia tidak akan kena pilek?
Saya sudah memberinya pakaian dalam dan vitamin c sebelumnya.
Seperti itu, tidak banyak yang salah.
Antarkan Dia untuk main hoki es.
Terlalu bahaya!
Ibunya ingin Dia berlatih karate.
Saya dengar tentang sebuah klub karate. Mereka menolaknya.
Dia harus belajar memukul suatu hari nanti.
No comments yet. Be the first to leave one.