The first 200 lines.
Kau sangat cantik, jika kau tak keberatan kukatakan itu.
Aku tidak keberatan. Terima kasih.
Kau tampak seperti biasanya.
- Benarkah? - Ya.
- Ini pakaianku untuk kencan. - Begitu?
Apa ini kencan pertamamu? Maksudku, sejak kematian istrimu?
Apa aku terlihat canggung?
Aku Gerard, pelayanmu malam ini. Ingin tahu menu spesial kami?
Maaf menyela, Gerard, tapi aku dapat pesan dari ibumu.
Namanya Janet?
- Janice. - Ya.
Aku turut berduka cita. Dia bahagia sekarang.
Dan dia ingin kau tahu dia mengirim cinta terdalamnya.
Dan...
...pamanmu, Ed, mengatakan, "Roll Tide."
Apa itu berarti bagimu? Roll Tide.
Adik ibuku, Edward, meninggal lima tahun lalu.
Dia pemain belakang futbol di Alabama era '60-an.
Nama timnya Crimson Tide dan slogannya Roll Tide.
Aku pesan sup Du Jour, daging domba medium.
Salad arugula dan ikan untuk Nona ini.
- Terima kasih. - Sama-sama.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Apa? - Yang benar saja.
Kau sangat kejam pada keyakinanmu yang kurang.
Sangat sulitkah bagimu membayangkan aku tak sedang berpura-pura?
Bahwa aku mengatakan yang sebenarnya?
Ibunya mengirim pesan, aku hanya membantu. Itu saja.
Selalu terjadi padaku setiap saat.
Baiklah.
Maafkan aku.
Roll Tide.
- Penjahat selalu saja muncul, ya? - Aku benci internet.
Jika kau mau, aku bisa melakukannya. Kau pergi saja.
Tidak, tak apa-apa.
Hanya peringatan situs saat nama yang kita cari muncul.
Wayne.
Ada apa?
Ini buruk.
Tenang, hanya bohongan. Ini hampir pasti sebuah tipuan.
Ya, Tuhan.
- Aku tidak menaruh... - Ya.
Tidak.
- Kau pernah dipenjara? - Ya, pernah.
- Apa yang membuatmu tak percaya? - Berapa lama?
Selama dua hari dan dua malam yang sangat mewah.
- Bagaimana akhirnya kau keluar? - Aku melarikan diri.
- Aku tak percaya sedikit pun. - Itu tak begitu sulit.
Semua tergantung pengaturan waktu.
Aku tidak bercanda.
Baiklah.
Permisi sebentar.
Terima kasih.
Kristina, aku...
Maaf.
Ini dari kantor.
- Halo? - Jane, kau harus ke sini sekarang.
Ini diunggah di internet satu jam yang lalu.
Di situs populer dan ada pesan bersamanya.
"Aku menjadi sesuai takdirku, anak dari anakmu akan menyembahku."
Kita tidak tahu waktu dan lokasi pembuatan video ini.
Ada mobil Silverado tahun 2008 diparkir di luar rumah.
Pembuatan video ini pastilah belum lama.
Apa Red John pernah buat video atau pernyataan ini sebelumnya?
- Belum. - Terima kasih.
Maaf, aku menyela.
Hai, Kristina. Senang bertemu denganmu.
- Gadis malang. - Ya.
Apa pun itu, aku merasa gadis ini baru saja tewas.
Jasadnya akan segera ditemukan.
Ada di dekat perairan.
Menurutmu ini ulah Red John?
Aku tidak tahu soal itu.
Aspek internet menarik, 'kan? Kenapa memasangnya di sana?
Lebih dari satu juta orang telah melihat video ini.
Apa hanya untuk ketenaran?
Kau sangat diam, apa yang kau pikirkan?
Aku harus lihat TKP-nya.
Polantas California melaporkan pembunuhan di daerah Bay.
Gambar wajah tersenyum di dinding. Mahasiswi bernama Marley Sparrow.
Teman sekamarnya menemukannya dan melapor setengah jam yang lalu.
Ayo kita bersiap pergi.
- Daerah Bay? - Itu dekat dengan perairan.
Aneh sekali.
Akuilah, perkataannya tepat.
Aku merasakan hubungan kuat dengan kasus ini.
Madeline, bisa kita bicara?
Ya. Permisi.
Dia pasti ingin ikut dengan kita.
Aku tahu ini keputusanmu tapi kuharap kau menolaknya.
Karena aku tak akan bekerja sama dengannya. Aku akan berhenti.
Kenapa keberatan? Jika dia bisa membantu, kenapa tidak?
Perkataannya tak lebih dari tebakan beruntung.
Dia punya keahlian sepertimu.
Tanpa ada dramatisasi.
Apa masalahnya?
Red John milikku.
- Baik, aku mengerti. - Terima kasih.
- Maaf aku menyela. - Silakan.
Aku ingin tawarkan jasaku...
...tapi firasatku katakan Tn. Jane bilang dia tak mau aku di sini.
Aku tidak ingin merusak penyidikan ini.
Tapi jika aku dapat firasat tentang kasus ini, boleh aku menghubungimu?
Tentu, Kristina. Aku selalu senang mendengar pendapatmu.
- Selamat malam. - Terima kasih.
Baik.
- Dengar... - Aku mengerti.
Aku tak merasa tersinggung.
Baiklah.
- Kencan kita tadi tidak biasa. - Ya, sangat.
Terima kasih.
Sampai jumpa lagi, kuharap.
- Bisa tolong... - Tentu saja.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Kediaman Marley Sparrow Oakland, California
Teman-teman, beri aku waktu sebentar.
Terima kasih.
Marley, kami akan temukan pembunuhnya untukmu.
Patrick Jane.
Lama tidak bertemu.
Apa kabar, Kawan?
Anak buahku harus kerjakan tugas mereka.
Aku tidak akan lama.
Kau sedang melatih kemampuan paranormalmu?
Ya, itulah yang kulakukan.
Jadwal kami padat, Kawan. Waktu terus berjalan.
Semakin cepat kau selesaikan bermain-mainnya...
Semakin cepat anak buahku bisa temukan bukti nyata.
Dia berasal dari Iowa.
Dia bermain gitar dan suka cokelat hitam.
Sudoku dan papan seluncur.
Pemalu tapi berani, terhormat dan rendah hati.
Tak suka minum ataupun merokok.
Orang tuanya meninggal saat dia masih muda.
Setelah kuliah, dia ingin menjadi ahli hukum keluarga...
...dan membantu anak yatim piatu seperti dirinya.
Atau menjadi penyanyi.
- Dia belum memutuskannya. - Itu bagus sekali, Bung.
Tapi di mana Red John?
- Ini bukan Red John. - Itu menurutmu.
Itulah yang kukatakan.
Berengsek.
Pastikan anak buahmu mengirim berkas dan jurnal itu ke CBI.
- Tentu saja. - Terima kasih.
Universitas Pacific Heights Orinda, California
Marley terbaik.
Orang terbaik.
Dia sangat baik hati.
Ruth, kau yang temukan jasadnya?
Saat masuk ke rumah, apa kau lihat hal aneh sebelum temukan jasadnya?
Sesuatu hilang atau tak pada tempatnya?
Kurasa tidak ada.
- Berapa lama kau pergi? - Dua hari bermain seluncur salju.
Marley seharusnya datang, tapi...
Pacarnya datang menemuinya, jadi dia tidak pergi.
- Siapa nama pacarnya? - Grady Shipp.
Dia polisi di San Francisco.
Mereka sudah berkencan selama sebulan.
Seperti apa dia? Pria yang baik?
Marley sangat menyukainya. Menurutnya dia baik sekali.
Tapi entahlah, sebenarnya kami tak pernah bertemu langsung.
- Benarkah? - Marley lebih sering kunjungi dia.
Dan saat datang ke sini, dia hanya akan menunggu di mobil.
- Apa tidak aneh? - Aku rasa Marley agak malu...
Karena berkencan dengan polisi.
- Jadi dia merahasiakannya. - Malu kenapa?
Marley keren.
Dan polisi seperti kutu buku dengan senjata, 'kan?
Ruth, halo?
Jangan tersinggung.
Tidak apa.
Marley Sparrow?
Aku penasihat akademiknya selama 2 semester. Dia anak yang baik.
Tapi tidak sepandai yang dia pikirkan.
Tidak seorang pun dari mereka pintar, 'kan?
Apa kau lihat ada perubahan perilakunya belakangan ini?
Tidak, tapi aku juga tak memerhatikan.
Mereka wadah kosong yang diisi dengan pengetahuan.
Sebuah kebetulan yang sangat mengerikan terjadi di sini.
Semester lalu aku mengajar kriminologi pilihan.
Pembunuhan, mitos, dan pemasaran. Pembunuh berantai jadi komoditas.
Red John disebut dalam diskusi. Bukankah itu menakutkan?
Siapa yang menyebutkan? Apa yang mereka katakan?
Aku tidak tahu itu. Sudah 8 atau 9 bulan lalu.
- Kau punya daftar muridnya? - Ada. Di suatu tempat.
- Aku punya daftarnya. - Kami ingin melihat daftarnya.
Tidak ada nama Grady Shipp di Kepolisian San Fransisco.
- Nama itu tak ada, titik. - Nama Grady Shipp pernah ada.
Dia bunuh dan makan tetangganya di Little Rock era '90-an.
Dia disuntik mati oleh negara bagian Arkansas tahun 2002.
Pacar Marley tak mau wajahnya diketahui...
Lalu memakai nama kanibal. Itu bisa menghukumnya.
Sayang sekali kita tak punya nama atau ciri-cirinya.
Teman sekamarnya, Ruth, bilang dia tak pernah keluar dari mobilnya.
Mungkin kita bisa membuat model dari temannya.
Grady Shipp.
Tahun 1989, dia dipenjara 6 bulan atas kasus serupa...
Di Lompoc sebagai Orval Tanner.
- Orval Tanner? - Teman Red John.
Kau punya daftar seluruh tahanan penjara Lompoc di kepalamu?
No comments yet. Be the first to leave one.