The first 200 lines.
Apa maumu?
Kau harus berhati-hati.
Dalam beberapa hal,
makin kita tahu banyak, kita makin dalam bahaya.
Apa menyakiti anak itu belum cukup? Kau mengirim orang untuk menembak polisi.
Aku berniat menangani pemuda itu.
Namun, kau memindahkannya kemari dan memberi tahu polisi.
Aku harus menghentikannya.
Aku tahu tentang pertengkaran kalian,
bahwa dia tahu
bahwa kau membunuh Pak Sibmeun.
SEBELUMNYA
Rahasia itu seharusnya tetap menjadi rahasia kalian berdua,
tetapi sekarang sudah menyebar.
Maksudmu Tatarn?
TAMAT
Benarkah ini akhirnya?
Aku akan sangat merindukannya.
Banyak hal telah terjadi saat menulis skenario ini.
Namun, yang terbaik,
kau membantuku berbaikan dengan ibuku.
Terima kasih, Tofu.
Aku sangat senang.
Aku tidak bisa melakukannya sendirian.
Itu tidak benar.
Walaupun aku tidak di sini,
kalian berdua akan tetap berbaikan,
karena kau menyayangi ibumu.
Aku juga mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Sangat.
Aku lahir dari cinta Tatarn
dan ingatan Nut.
Namun, kurasa
identitasku juga terkait dengan keinginan Nut.
Keinginannya untuk menyelesaikan masalah
dengan Tatarn
dan dengan ibunya.
Dia hanya tidak pernah berani.
Kau tidak tidur?
Aku tak bisa tidur.
Hidup manusia sulit.
Benda seperti kami tidak pernah kesulitan tidur.
Beruang itu tak sama lagi.
Dia berevolusi dari boneka beruang yang berpikiran sederhana
menjadi manusia seutuhnya.
Hidup manusia tak pernah sederhana.
Memang sulit
dan melelahkan.
Namun, aku senang.
Aku punya kesempatan untuk hidup sebagai manusia
dan mencintai Nut.
Saat aku menjadi boneka beruang,
aku hanya bisa menghiburnya saat dia memelukku.
Sebagai manusia,
aku membantunya berbaikan dengan ibunya
dan melupakan masa lalunya yang menyakitkan.
Aku memberinya keberanian untuk menulis skenario tentang Tatarn.
Kurasa itu lebih dari cukup.
Jika harus pergi sekarang,
aku tidak akan menyesal.
Ayolah, Kuenchai.
Kami harus membawa Bu Na ke rumah sakit nanti.
Ayo.
Kuenchai.
Ada yang bisa kubantu?
Kau ada waktu?
Aku menyumbangkan beberapa barang.
Bisa bantu aku?
Bagaimana?
Kau sangat takut kepadaku sampai tidak mau datang?
Biar kuberi tahu Nut dahulu.
Tidak boleh.
Apa kau pelayannya?
Dia bisa melakukannya sendiri.
Tenanglah, Nut.
Jan tinggal sendirian. Mungkin sulit baginya.
Bagus jika Tofu bisa membantunya.
Kita bisa pergi berdua. Mengerti?
Dia meminta bantuanku.
Kau pergi berdua dengan ibumu saja.
Tentu saja. Kenapa tidak?
Benar, bukan?
Nut.
Ada apa?
Hati-hati di jalan.
Baiklah.
Nanti aku akan langsung pulang.
Kau harus tunggu aku di sini, ya?
Kau harus berangkat.
Saat kau kembali…
aku mungkin sudah tidak di sini.
Selamat tinggal, Nut.
Kuenchai.
Kau juga tidak mau aku pergi, ya?
Namun, aku sudah memutuskan.
Baiklah.
Sebelum aku pergi,
mari bermain bersama untuk kali terakhir.
Mari mainkan permainan favoritmu.
Selamat tinggal, Kuenchai.
Aku di sini.
KASIR - RESEP
Kau ada janji temu dokter?
Ya.
Di mana Tofu?
Dia tidak di sini.
Dia membantu Jan mengurus barang di rumahnya.
Aku harus pergi. Permisi.
Terima kasih sudah membantuku.
Aku hampir tak melakukan apa pun.
Tidak ada banyak barang.
Lebih baik ada yang membantu.
Minumlah ini agar segar.
TOFU
TOFU - NHONG
NHONG
- Halo. - Kuenchai terus menggonggong.
Tofu tak ada di sini dan dia tak menjawab telepon.
Itu…
Aku tidak tahu harus bagaimana, jadi, aku memberitahumu.
- Permisi, Perawat. - Nut.
Tolong jaga ibuku, Gen. Aku akan segera kembali.
Nut!
Tofu, kau tidak minum?
Kau sungguh ingin aku meminum ini?
Ya.
Kenapa?
Kau tak suka minuman ringan?
Nama depanmu Sajjaree.
Itu berarti kebenaran.
Apa maksudmu?
Kau tidak jujur.
Kau bohong soal butuh bantuan.
Kau tahu,
tetapi kau tetap datang.
Aku ingin tahu apa rencanamu terhadapku.
Apa kau melakukan semua ini
karena kau mencintai Pak Saen?
Apa maksudmu?
Semua yang kau lakukan…
adalah untuk Pak Saen.
Benar, bukan?
Orang akan melakukan apa pun untuk melindungi orang yang dicintai.
Ada seseorang yang kau cintai.
Kau pasti mengerti
bahwa rasanya lebih menyakitkan
saat melihat orang yang dicintai menderita.
Bagiku,
tak ada yang lebih penting daripada kebahagiaan mereka.
Jika kau menjadi aku,
kau akan melakukan hal yang sama.
Aku mengerti.
Kita melakukan segalanya demi orang yang dicintai.
Namun, kau dan aku berbeda.
Cintaku berdasarkan kejujuran
dan kebenaran.
Nut.
Doakan aku.
Aku harus menyelesaikan ini.
Hanya akulah…
yang bisa melakukan ini.
Ini manis,
tetapi ini tidak sehat.
Kau tahu itu, tetapi tetap meminumnya.
Dasar bodoh.
Aku sudah menunggu keajaiban,
seperti yang lain menunggu keajaiban untuk Tatarn.
Jan akhirnya memberikannya padaku.
Terima kasih
sudah mempermudah semuanya.
Maafkan aku.
Aku tidak ingin melakukan ini.
Ini terlalu menyakitkan.
Namun, ini cara termudah.
Ini salahmu
karena kau keras kepala dan mencari masalah.
Jika kau tidak mencoba memaksa Saen,
aku tidak akan terganggu.
Aku tahu bahwa Saen mulai kehabisan kesabaran.
Itu sebabnya aku harus ikut campur.
Meski aku hanya bisa menyingkirkan pion yang lemah,
itu masih lebih baik daripada diam saja.
Aku mengerti.
Aku tahu hari ini akhirnya akan tiba.
Seharusnya aku tak hidup.
Itu tidak adil untuk Tatarn.
Aku, Bu Na,
kau, dan Pak Saen,
hidup kita telah membahayakan hidup Tatarn.
Aku tidak bisa terus hidup seperti ini.
Nut pernah bilang…
Sebagian memakai kepercayaan sebagai alat menyembunyikan kebenaran
untuk memenuhi tujuan mereka.
Aku tidak mau menjadi orang seperti itu.
Hal yang aku dan Nut miliki
berasal dari Tatarn.
Jika aku tetap bersama Nut
dan menulis kisah kami sendiri
sementara mengabaikan Tatarn…
No comments yet. Be the first to leave one.