Release info

Kono Healer, Mendokusai S01E02 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-04-17
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 191 lines.

Kita semua hidup di dunia yang luas ini,

banyak monster yang mengancam umat manusia.

Yang keluar untuk melawan adalah para petualang

dan para pemberani.

Demi melindungi manusia dan dunia,

hari ini mereka harus menghadapi begitu banyak tantangan yang berbahaya.

Aku, Arvin, adalah salah satunya!

Membentuk tim dengan Karla.

Hari ini juga, akan melanjutkan petualangan yang berbahaya.

= DON'T HURT ME, MY HEALER! =

AKU TAHU, SEPERTI INI SANGAT MENYEBALKAN

(ARVIN BERPETUALANG DENGAN HEALER KARLA, BERTUJUAN TERTENTU MENGUMPULKAN TANAMAN PENAWAR RACUN.)

(NAMUN, MALAH BERTARUNG DENGAN ARWAH KUBURAN SAAT PERJALANAN. SAAT BERPIKIR BISA SELESAIKAN MASALAH DENGAN CARA TAK LOGIS,)

(JUGA, TIDAK SENGAJA MASUK KE DALAM JEBAKAN GOBLIN, MEMBUAT REKAN A SUNGGUH KELELAHAN.)

(NAMUN, KUTUKAN MASIH BELUM DIPATAHKAN, JADI, TIDAK BISA BERPISAH DENGAN KARLA.)

(MERASA KELAK DIRINYA SENDIRI AKAN SANGAT LELAH, DAN DENGAN JUDUL YANG SEPANJANG INI,)

(SEBENARNYA JUGA BERISI CUPLIKAN EPISODE SELANJUTNYA. NAMUN, BERAPA ORANG YANG MENDENGAR SAMPAI AKHIR?)

Seharusnya jalan yang ini, 'kan?

= EPISODE 2 = Kita sedang menuju ke mana

dan mau melakukan apa,

Tuan Arvin?

Mengumpulkan tanaman penawar racun.

Ini tugas yang kuterima saat berada di Asosiasi Petualang.

Namun, setelah bertarung dengan beruang itu kemarin,

aku tidak bisa mencapai tempat tujuan.

Mengumpulkan tanaman penawar racun adalah tugas pemula.

Namun, bagi petualang pemula seperti Tuan Arvin,

kesulitannya sangat pas.

Kau ini healer, tidak bisakah mengucapkan kata-kata yang lebih enak didengar?

Menyebalkan! Jika tak terkena kutukan aneh itu, aku akan membubarkan tim bersamanya ini!

Tuan Arvin,

apakah benar jalan yang ini?

Ya, hanya berjalan lurus dan akan sampai.

Jika berjalan lurus, akan melewati tempat itu.

Tuan Arvin, sebelah kanan!

Selanjutnya, antara utara dan barat laut!

Maaf, salah, seharusnya 20 derajat ke arah kanan!

Lalu, mengarah ke arah pukul 08.52!

Kemudian, ke arah antara pukul 00.00 dan pukul 01.00!

Apakah kau tidak mendengarnya?

Hei!

Petunjukmu sangat sulit dimengerti!

Apa kau sedang bertamasya?

Kau... aku masih bertarung dan kau masih bisa begitu santai.

Dengarkan aku!

Beristirahatlah dahulu.

Apa kau sedang dalam mode bersantai di sore hari?

Kenapa kau begitu marah?

Aku ada menyiapkan roti lapis untukmu.

Aku bukan marah karena hal ini.

Namun, aku sudah memakannya.

Aku marah!

Kita harus menghabisi semua makhluk ini, baru bisa melanjutkan perjalanan.

Hari ini sangat sepi.

Karena hanya ada arwah, 'kan?

Hanya aku saja yang bertarung,

setidaknya kau membantu sedikit.

Kenapa dengan ekspresimu itu?

Itu... serangan fisik sama sekali tak berefek pada arwah.

Harus menggunakan sihir atau senjata perak, baru bisa.

Benarkah?

Maaf!

Hei, kenapa tiba-tiba meminta maaf?

Jelas-jelas aku mengetahui kalau kau itu pemula.

Jika aku bisa menjelaskannya dengan baik, kau tak akan menghadapi kondisi sesulit ini.

Jangan dikatakan lagi.

Manusia pasti akan melakukan satu atau dua kesalahan.

Bagaimanapun juga, aku baru bertarung dengan arwah pertama kalinya.

Sudahlah, jangan berteriak lagi.

Siapa yang berteriak? Kau...

Tarianmu barusan...

Gaya bertarungmu sangat keren.

Ya, mirip pertunjukan sirkus.

Siapa yang badut?

Aku sedang memujimu.

Badut adalah sosok yang rela ditertawakan demi orang-orang.

Namun, aku tidak berencana ditertawakan.

Benar-benar, aku hanya bisa mengatakannya demi diriku sendiri.

Jika begitu, maka kau pikirkanlah caranya.

Kau lupa akan profesiku?

Pembuat tekanan.

Aku marah! Setidaknya katakanlah, wanita cantik pembawa tekanan.

Bagian inilah yang membuat orang memiliki tekanan besar.

Seperti yang kau lihat, aku adalah healer,

juga merupakan anggota pekerja suci.

Aku sedikit ragu.

Keberadaan yang memberikan ketenangan bagi jiwa yang tersesat.

Apa? Menggunakan sihir cahaya untuk mengalahkan mereka?

Apakah kau hanya bisa menyelesaikan masalah dengan kekerasan?

Sungguh menyedihkan.

Aku yang merasa sedih sampai ingin menangis.

Menyedihkan!

Tidak perlu melakukan ini.

Arwah bisa terus berkelana di dunia ini karena masih ada keinginan dalam hatinya.

Dengan mengabulkan keinginan mereka, itu sudah bisa.

Ternyata begitu.

Apa kau bisa melakukan hal ini?

Dengarkan mereka, lalu katakan, "sangat kasihan" dan "aku mengerti".

Lalu, mereka bisa menjadi Buddha. Sangat simpel.

Pertemuan para wanita, ya?

Arwah yang melayang di sana.

Ya, apakah aku?

Apakah kau memiliki keinginan dalam hatimu?

Ada.

Aku meninggal di usia 20 tahun.

Aku bersusah payah, baru bisa berpacaran, tetapi meninggal dua minggu setelahnya.

Sungguh kasihan, aku mengerti.

Sungguh menyedihkan.

Jangan mempermainkan arwah, penyebut dirinya sebagai anggota pekerja suci.

Apanya yang sungguh menyedihkan?

Tuan Arvin ini sudah berusia 30 tahun.

Kudengar, dia belum pernah berpacaran.

Beraninya mempermainkan orang yang masih hidup.

Terima kasih, ternyata aku orang yang berbahagia.

Bahkan, arwah pun juga mempermainkanku.

Permisi...

Ya?

Awalnya aku adalah seorang pejuang,

tetapi dibunuh oleh golem. Aku tidak bisa menerimanya.

Apakah Tuan Arvin bisa mengalahkan golem?

Tidak. Kelak aku ingin mencoba bertarung dengannya.

Namun, sekarang limitnya mengalahkan lima slime.

Hanya lima manusia slime? Itu sama sekali tidak sulit.

Sungguh lucu.

- Aku sudah mengetahuinya. - Benar-benar lucu.

Hebat sekali, semuanya dipanggil oleh Tuhan.

- Wajahnya juga memperlihatkan senyuman puas. - Itu adalah senyuman cemooh.

Arvin mungkin berpotensi.

Potensi? Potensi apa?

Orang biasa tidak bisa menuntun arwah menjadi Buddha.

Kau pasti orang yang berpotensi.

Apa ada elemen sinar?

Kesatria Sinar Suci.

Kesatria Suci.

Jangan dibicarakan lagi.

Kalau di grup sirkus, ba…

Aku bukan badut!

Akhirnya bisa sampai di pemakaman.

Lelah sekali.

Sebenarnya, kau juga mempunyai pilihan selalu di sana agar arwah menjadi Buddha.

(MULAI SEKARANG, ARVIN, SI KESATRIA SINAR SUCI. MEMBANTU SEMUANYA MENJADI BUDDHA SECARA GRATIS.)

Jangan mengatakan hal dungu lagi!

Aku hanyalah seorang kesatria, tidak berencana mengubah profesi.

Menurutku, kemampuanmu digunakan di tempat yang salah.

Sering ada orang yang mengatakan begitu.

Hal yang ingin dilakukan dengan hal yang bisa dilakukan sama sekali berbeda.

Ucapan ini kukembalikan padamu seutuhnya.

Sudahlah, ayo, pergi.

Misinya belum terselesaikan.

Tuan Arvin.

Tuan Arvin.

Mengumpulkan tanaman penawar racun memang misi yang mudah.

Namun, hal yang harus diwaspadai juga banyak,

terutama karena hutan ini adalah habitat goblin.

Meski mereka tidak kuat, tetapi sangat licik.

Kalau tidak berhati-hati, bisa masuk ke dalam jebakan Goblin.

Seperti ini.

Apa kau baik-baik saja?

Apa kau selalu memakai metode ini untuk memastikan keamanan rekan?

Syukurlah, aku sangat mengkhawatirkanmu.

Kau kelihatannya sangat santai, ya.

Sekarang, apa yang kau rasakan?

Aku merasa sangat terhina.

Inilah perasaan "ingin mencari tanah untuk menggali lubang", bukan?

Tidak, kau sudah masuk ke dalamnya!

Apa kau bisa menutup mulut?

Apa kau bisa keluar?

Aku akan mencoba.

Sedikit sulit, tanahnya terlalu lembut, mudah runtuh.

Apa di tempatmu ada sesuatu seperti tali?

Yang mirip tali... usus besar.

Imajinasinya sungguh luar biasa.

Bahkan, saat mendengar tali, bisa mengaitkannya dengan usus besar.

Bahkan, Pendeta Arwah Kematian juga tidak bisa begitu.

Mana mungkin kebetulan ada tali yang terjatuh?

Usus besar lebih tidak mungkin terjatuh, bukan?

Ranting pohon juga boleh. Cepatlah, baik, tidak?

Kalau ditemukan monster, aku akan menjadi makanan terbaik di piringnya.

Aku mengerti.

Aku pergi mencari di dekat sini.

Jangan pergi terlalu jauh, ya.

Kalau berjarak lebih dari 300 m, aku bisa mati.

Apa telah lama menunggu?

Sama sekali tidak lama menunggu.

Percakapan tadi,

seperti pasangan kekasih yang berjanji temu.

Sungguh memualkan.

Apaan?

Jadi, apa kau sungguh telah mencari?

Maaf, aku tak menemukan barang seperti usus besar.

Kalau begitu, sungguh bagus.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left