The first 200 lines.
Di hari ini kuseka kembali linangan air mataku
dan memengang teguh akan keputusanku
Walau ku tak tahu diriku siapa
tapi ku tetap akan menggowes
Ku pergi ke depan dan terus melaju
Gowes aja
Ku terlihat seakan tenang,
tapi semua tak ada yang berubah
Memikirkan itu sampai tiap hari pun
tak membantu
Jadi lebih baik tak usah dipikir
dan melaju lebih ngebut
kita bisa hidup lebih bersih dengan
tak melakukan apa pun
Namun yang lebih gereget adalah
menjalani hidup penuh debu dan berani kotor
Di hari ini kutahan linang air mataku
dan berupaya mencari jawabannya
Walau ku tak tahu diriku siapa
Ku membuang itu dan tidak memikirkannya
Walau terluka, ku tetap kembali berdiri
dan ku tetap akan mendaki turunan itu
Walau jawaban yang kucari ialah sederhana
ialah dengan mempercayai diri sendiri
Di hari ini kuseka kembali linangan air mataku
dan memengang teguh akan keputusanku
Walau ku tak tahu diriku siapa
tapi ku tetap akan menggowes
Ku pergi ke depan dan terus melaju
Gowes aja
Ku terlihat seakan tenang,
tapi semua tak ada yang berubah
Memikirkan itu sampai tiap hari pun
tak membantu
Jadi lebih baik tak usah dipikir
dan melaju lebih ngebut
kita bisa hidup lebih bersih dengan
tak melakukan apa pun
Namun yang lebih gereget adalah
menjalani hidup penuh debu dan berani kotor
Di hari ini kutahan linang air mataku
dan berupaya mencari jawabannya
Walau ku tak tahu diriku siapa
Ku membuang itu dan tidak memikirkannya
Walau terluka, ku tetap kembali berdiri
dan ku tetap akan mendaki turunan itu
Walau jawaban yang kucari ialah sederhana
ialah dengan mempercayai diri sendiri
Wah, banyak sekali!
Besarnya! Figuran kotak ini besar sekali!
Apa itu temannya? Apa pesuruhnya?
Itu, kau harus lebih tenang—
Menurutmu yang bagus yang mana?
Kau salah satu dari mereka, kan?
Seorang otaku!
Memakai kacamata dan juga punya ransel.
Sekali lihat aku langsung tahu.
Bukan, berkacamata dan membawa ransel bukan berarti otaku...
Tidak!
Penglihatanku pasti tidak salah.
Lalu, yang mana yang bagus?
Yang mana yang paling terkenal?
Itu, ada figuran yang berskala yang 1:100 dan ada juga yang 1:144...
Skala
Skala
Pasti yang ini, kan? Ya, kan?
Ini mencolok dan keren!
Jika mementingkan detilnya, lebih baik yang skala 1:100...
Tolong ini dua!
Dia tidak mendengarkan penjelasanku.
Uangku kurang 100 ribu. Pinjem dong.
Apa?!
Yah, sungguh tertolong.
Emm, siapa namamu tadi?
Ah? O-Onoda Sakamichi.
Oh, Oonoda temanku.
Berkatmu, aku bisa membeli ini.
Dia salah sangka!
Karena aku beli sama, mereka tidak akan bertengkar.
Adikku pasti sangat senang.
Aku tidak punya cukup uang untuk membeli
soundtrack Love Hime yang sudah kunantikan! Ini tradgedi!
Aku bena-benar berterimakasih.
Tak perlu khawatir. Nanti kukembalikan 100 ribu itu.
Aku baru saja pindah dari Osaka.
Dari Osaka?
Orang tuaku pindah kerja.
Kupikir aku akan berkunjung ke Akihabara pernah kulihatdi TV,
tapi aku tidak tau harus ke mana.
Naruko Shoukichi
Naruko Shoukichi
Untunglah aku bertemu orang baik sepertimu, Oonoda.
Sebenarnya Onoda.
Tolong ajak aku keliling Akihabara.
Hah? Ah, ya.
Kau ingin ke tempat apa? Mainan kapsul?
Kalau ke Akiba pasti ke maid cafe!
Hah?!
Ah, uangku tidak cukup.
Ini sepeda cewemu.
Osaka itu kota sepeda.
Kota sepeda?
Di sana banyak pabrik sepeda.
Orang-orang di sana semuanya mengendarai sepeda, dari sepeda balap sampai sepeda cewe.
Aku punya banyak sepeda, dua sepeda gunung dan dua sepeda balap.
Heh?! Satu orang 4 sepeda?
Itu benar.
Aku sudah melihat banyak sepeda sejak kecil.
Karena itu aku tahu.
Seberapa banyak cinta dan perawatan yang diberikan pada sepeda itu.
Oh, tapi aku tidak pernah mencucinya, dan itu juga murah.
Ah, bukan itu maksudku.
Ini bukan tentang harga. Bagaimana ya bilangnya...
Seperti perasaan pada partner.
Perasaan pada... partner?
Kau tidak pernah berpikir membiarkannya begitu saja, bukan?
Minggir! Minggir! Jangan menghalangi!
Minggir! Apa kau tidak dengar!?
Wah! Mobil itu!
Keren sekali!
Hah?!
Halo bang!
Hah?
Dia bicara dengannya!
Mobil yang kaunaiki keren sekali!
Dia benar-benar orang menakutkan!
Sayap belakang itu menakjubkan!
Penglihatanmu bagus juga!
Kau mengerti kehebatan mobil ini?
Aku mengerti.
Ba-Bagaimana ini?
Warna kuningnya juga keren.
Oh, semuanya di cat ulang. Butuh banyak biaya.
100 juta. Biayanya 100 juta.
Hei, itu mengenai sepedanya.
Hah? Itu tidak masalah?
Sepeda cewe kotor itu pasti dibuang, kan?
Itu tidak dibuang, bodoh!
Ada orang yang merawatnya!
Minta maaf, bodoh!
Hah?
Sudahlah, itu tidak perlu...
Aku Naruko Shoukichi!
Aku lelaki yang mencintai sepeda dan temannya!
Dan kenapa denganmu?
Seseorang mengotori sepedamu dan kau diam saja?
Itu tidak baik!
Ya.
Oh, tunggu!
Sepeda? Apa kalian bodoh?
Bertenaga manusia itu lelet.
Tunggu!
Jangan pernah mengejek sepeda, bodoh!
Sial.
Dia benar-benar orang baik.
Emm, Naruko. Apa kau mau beli mainan kapsul?
Berkeliling Akiba...
Tokonya ada di dekat sini.
bersama teman sepertinya
adalah mimpiku.
Maaf. Niatku sudah hilang.
Aku akan kembali ke Chiba.
Oh, ya.
Sampai nanti. Terima kasih figurannya.
Tunggu dulu. Maaf.
Kaubilang ingin ke Chiba.
Aku juga ke arah yang sama, jadi... itu...
Ayo pulang bareng dengan sepeda!
Tentu saja.
Sepedamu hebat.
Lelaki itu harus merah.
Mencolok itu penting. Tidak ada artinya jika tidak mencolok.
Pakaianmu...
dan juga sepedamu!
Kau tinggal di Chiba sebelah mana?
Hmm, aku tidak ingat.
Chiba Pusat, atau apalah itu.
Hei, itu...
Itu orang yang tadi.
Sayap kuning besar...
Ini pertemuan keajaiban.
Gowes yang kencang, Oonoda!
Ya.
Yang kencang?
Apa kau mau mengejar mobil itu dengan sepeda?!
Heh? Itu tidak mungkin! Dia menggunakan mobil!
Itu puntung rokok yang tadi.
Aku mengambil ini agar bisa kukembalikan padanya.
Aku tidak menyangka bisa bertemu dengannya secepat ini.
Kita balaskan dendam sepedamu!
Jangan biarkan dia kabur! Gowes yang kencang!
Aku tahu.
Tidak mungkin. Dalam sekejap dia langsung menyusulku.
Kau menarik juga.
Hah?
Aku berniat meninggalkannya karena kupikir dia lama, tapi...
Utamakan Keselamatan
Utamakan Keselamatan
Utamakan Keselamatan
Utamakan Keselamatan
No comments yet. Be the first to leave one.