The first 200 lines.
Aku selalu khawatir saat mobilmu tepat di belakang mobilku.
Kalau begitu biarkan aku yang di depan.
Jika kubiarkan, maka kau yang akan menang.
Kenapa takut?
Ini cuman game, Zafar.
Dan kita pemainnya.
Ngomong-ngomong, bagaimana dengan game kita?
Sudah kuserahkan ke Stan untuk pengujian Beta.
Kupikir Bos ingin melihatnya hari ini.
Menurutmu, Apakah kesepakatan ini menguntungkan kita?
Apa pernah ada yang mustahil buat kita?
Kau melakukannya lagi.
Kalau tidak perhatikan jalan maka akan ada...
Sebuah kecelakaan.
Untuk apa aku pekerjakan kalian?
Jawab aku, Abhimanyu.
Untuk membuat game, Pak.
Dan Stan?
- Untuk pengujian game. - Dan lihat apa yang terjadi.
Stan membuat game untukku dan kalian hanya minum-minum kopi.
Stan?
Ya. Stan.
Dia membuat game yang luar biasa.
Dan judulnya Ultimate Kick.
Stan mencuri game kita.
Judulnya juga.
- Pak, sebenarnya, game itu... - Zafar...
Kenapa?
- Maafkan kami, kami akan berusaha lebih baik lagi. - Apa?
Kita lihat saja nanti.
- Omong kosong apa ini? Katakan padanya. - Sudahlah.
- Katakan padanya. - Kita akan tangani ini nanti.
- Ayo. - Abhi.
Ayo! Ayo! Ayo!
Ayo cepat! Cepat! Cepat!
Ayo! Ayo! Ayo! Ayo!
Ayo cepat! Cepat! Cepat!
Ya! Begitu!
Cepat! Cepat!
Abhi.
Hei, wanita mandiri.
Gadis mandiri, tuan. Bukan wanita.
Oke, katakan padaku, bagaimana dengan anjing-anjingmu?
Mereka sangat manis, tapi mereka bukan milikku.
Magang musim panas yang buruk, lumayan buat uang saku...
...dengan mengajak jalan anjing orang.
Sayang, aku juga 'Anjingmu'.
Kenapa kau tak ambil uangnya agar kita bisa jalan-jalan?
Pastinya. Kau tahu, Abhi?
Bisa jadi kau anjing pertama di dunia yang dibayar untuk jalan-jalan.
Ya, begitulah.
Kenapa begitu?
Nanti kuberitahu. Ceritanya panjang.
Sampai ketemu, sayang.
Ayo! Ayo! Ayo! Ayo cepat! Cepat! Cepat!
Hei!
Aku tidak akan pernah menikahimu.
Benarkah? Yasudah.
Kita sudah tinggal bersama selama 4 tahun.
Tiga tahun lagi dan pemerintah India akan menganggap kita sudah menikah.
- Benarkah? - Iya.
Tentu saja!
- Anjing-anjingku! - Oke, sekarang mereka milikmu!
- Katakan. - Turunkan aku.
Kejar yang itu.
Kawan-kawan, kumohon. Berhentilah bertingkah seperti orang yang sedang dimabuk cinta.
Ngomong-ngomong, Aku normal.
Benarkah?
Diam! Gak usah banyak bicara!
Beritahu aku tentang pacarmu yang jujur ini.
Stan mencuri game kami, Dan dia tidak bilang apa-apa ke Bos.
Dan ketika aku mencoba bicara, dia memintaku untuk diam.
Dasar bego. Bajingan.
Hei, dia pacarku. Jangan sebut dia bego.
Oh, jadi dia pacarmu.
Dan bagaimana dengan kekacauan ini...
...dengan kalian sejak 4 tahun terakhir?
Kami sudah mengerjakan Game ini selama enam bulan. Enam bulan!
Dan kau membiarkannya begitu saja.
Siapa bilang aku membiarkannya begitu saja?
Kawan, ada waktu yang tepat untuk segala sesuatunya.
- Waktu yang tepat. - Itu Game kita.
Kita punya kode-nya. Kita tau Bugs-nya (Celah di game).
Senin, kita akan bicara dengan Bos.
Stan pasti dipecat.
Dan Bos akan merasa bersalah.
Dua keuntungan sekaligus.
- Kau dengar? - Kau pasti senang.
Aku tahu kau senang.
- Kau pasti senang. - Maaf.
Sekali lagi aku meragukanmu.
Peluk aku. Ayolah.
Tolong, Hentikan itu.
Kawan-kawan, sebelum kalian berpelukan, bisa kita pergi bersenang-senang?
- Ya. - Oke, beri aku 15 menit.
Aku selesaikan ini dulu.
15 menit.
Huft, kerja terus, Abhimanyu yang membosankan.
Benarkah?
Jepang!
Cinta di Tokyo!
"Kami penuh semangat! Kami para pecandu!"
"Kami seperti monyet."
"Kami penuh semangat! Kami para pecandu!"
"Kami seperti monyet."
"Jika kami sudah mulai minum..."
"Kami adalah pemabuk!"
"Jika kami sudah mulai minum..."
"Kami adalah pemabuk!"
"Kami adalah pemabuk!"
"Kami adalah monyet!"
"Tidak setengah-setengah, kami benar-benar gila."
"Kami gila dan sinting."
"Kami adalah pemabuk!"
"Kami sentimen (sentimental)!"
"Tidak setengah-setengah, kami benar-benar gila."
"kami tidur di dalam tong minuman."
"Jepang!"
"Bercinta di Tokyo!"
"Tequila ataupun wiski..."
"Kami minum."
"Dan jika aku mabuk..."
"Maka aku akan mengacau."
"Jika para cendekiawan berkata begitu, maka aku kunikahi."
"Gadis ini pasti akan menghancurkan hidupnya."
"Tuhan, Engkau sendirian sekarang."
"Kami memngangkat tangan dan memuji engkau"
"London, Jepang, ayolah, angkat tangan kalian."
"Karena aku akan mengguncang pesta ini seperti seorang kesatria."
"Kami sembunyikan semua masalah kami."
"Jika sedang mood, kami akan membuat tato."
"Kami sembunyikan semua masalah kami."
"Jika sedang mood, kami akan membuat tato."
"Kami akan membuat tato!"
"setelah kami membuat tato..."
"Kami akan membuat semua orang melihatnya."
"Peluk aku, kawan."
"Biarkan aku memposting foto ini."
"Jangan blok aku."
"Kalau tidak, aku bisa mati."
"Belnya tidak bisa berdering."
"Kamilah Bel itu."
"Untuk semuanya..."
"Yang sedang terbuka..."
"Kalian yang sedang terbuka..."
"Kamilah penutupnya!"
"Kami adalah pemabuk!"
"Kami adalah monyet!"
"Tidak setengah-setengah, kami benar-benar gila."
"Kami gila dan sinting."
"Kami adalah pemabuk!"
"kami sentimen (sentimental)!"
"Tidak setengah-setengah, kami benar-benar gila."
"Kami tidur di dalam tong minuman."
Ada beberapa protokol yang harus diikuti.
Tapi dia ingin ketemu ayahku.
Aku paham itu.
Dia bersama SPG (Pasukan pengamanan Perdana Menteri) di hotel.
Dia akan baik-baik saja.
Selain sebagai ayahmu...
...Dashrath juga adalah Perdana Menteri India.
Disana akan ada banyak media dan Aku tahu siapa-siapa saja disana.
Kupikir itu tidak akan lama.
Besok akan menjadi kemunculan pertamamu di depan publik.
Akbar akan mengantarmu ke konferensi pers.
Kondisi kesehatanku akan dibahas.
Jangan lemah.
Jawab setiap pertanyaan dengan tegas.
Tapi ayah, Aku...
Apa aku pernah memintamu melakukan sesuatu dalam 13 tahun ini?
Akbar...
Akbar...
Kawanku...
Abhi...
Saat ini kami sedang berupaya semampu kami...
...membuat organ-organ beliau kembali berfungsi secara normal.
Kondisinya sedang kritis.
Bagaimanapun, kita masih punya harapan.
Saya belum pernah melihat seseorang yang begitu kuat melawan kankernya.
Pak, satu pertanyaan.
Satu pertanyaan.
Anirudh.
- Anirudh! - Ya.
Hanya satu pertanyaan.
Terima kasih. Terima kasih banyak.
Tn. Abhimanyu, apa anda sudah bicara dengan Perdana Menteri?
Iya.
Cukup untuk hari ini. Terima kasih. Terima kasih.
Tn. Akbar! Tn. Akbar! Satu pertanyaan.
- Terima kasih. - Abhimanyu! Semenit saja.
"Wahai tuhanku, mengapa ada kesedihan di dunia ini?"
"Kuatkan imanku..."
"Kuatkan imanku..."
"Kuatkan imanku..."
"Rahmat untuk seluruh alam."
"Kuatkan imanku..."
"Kuatkan imanku..."
"Kuatkan imanku..."
"Rahmat untuk seluruh alam."
"Aku seperti orang gila... Kuatkan imanku..."
No comments yet. Be the first to leave one.