The Entity

The Entity (Kuwaresma)

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Entity 2019 WEB-DL FMZM
A Commentary by Doyan_Nonton

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2020-03-31
Downloads: 53
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Halo? Balai Mabini.

Luis Fajardo?

Kalian, para gadis, memang suka menggoda, ya?

Luis, ada telepon untukmu.

Fajardo, ada telepon

untukmu.

Hai.

Aku minta belajar Sejarah, dan juga ikut ujian...

Manuela?

Sedang apa kau di sini?

Di mana kau semalam?

Apakah ibu tahu kau di sini?

Apakah ayah bersamamu?

Aku meneleponmu semalam, tetapi kau tak menjawab.

Maaf, Manuela.

Ini pekan ujian akhir. Jadi, aku belajar.

Ada apa?

Kau sungguh meninggalkanku?

Apa kau tak ingin pulang?

Manuela...

Aku ingin kau pulang.

Pulanglah.

Luis! Ada telepon untukmu.

Sebentar!

Tunggu sebentar, Manuela.

Tetap di sana.

Halo?

Luis.

Ayah?

Kau harus pulang.

Apa?

Ada apa?

Ini soal Manuela, Luis.

Adikmu meninggal.

Manuela?

Cukup, Rebecca.

Mana kopiku?

Orang tua hanya ingin hal terbaik untuk anaknya.

Tidurlah, Rebecca.

- Luis. - Ibu.

Sudah lama kita tak bertemu.

Putraku.

Apa yang terjadi, Bu?

Rambutmu sudah panjang.

Apa yang terjadi dengan Manuela, Bu?

Ayahmu tak suka melihat rambutmu begini.

Kapan terakhir kali rambutmu dipangkas?

Ayahmu sudah menunggu.

Ayah.

Bagaimana perjalananmu?

Lancar.

Minuman buatanmu sungguh lezat.

Ayah, apa yang terjadi...

Ganti pakaianmu.

Aku akan jemput jasad adikmu.

Layani tamu di depan dahulu.

Baik, Bu.

Dokter, pendeta sudah datang.

Siapa itu?

Entahlah. Baru kali ini aku melihatnya.

Aku turut berduka cita.

Terima kasih.

Luis?

Apakah kau Luis?

Ya.

Seharusnya kau tak pulang.

Apa?

Seharusnya aku yang pulang lebih cepat.

Siapa kau?

Dengarkan aku, Luis.

Bagian dalam ada di luar.

Bagian luar ada di dalam.

Jangan pernah masuk.

Salve.

Namaku Salve.

Waspadalah.

Elise.

Terima kasih atas bantuanmu.

Hubungi kami saja jika kau membutuhkan sesuatu.

Baiklah. Hati-hati di jalan.

- Terima kasih, Dokter. - Terima kasih.

Waktunya makan.

Nak.

Tak bisakah kau tinggal lebih lama?

Aku hanya diberi waktu dua hari, Bu.

Ini pekan ujian.

Aku hanya merindukanmu.

Aku akan tinggal lebih lama lain kali. Aku berjanji.

Janji?

Aku akan...

Apa yang terjadi?

Tentang apa?

"Tentang apa"?

Tentang Manuela, Ayah.

Apa yang terjadi dengan Manuela?

Kenapa kau masih bertanya?

Dia sudah meninggal.

Rasanya agak hambar, Rebecca.

Apa?

Aku bilang makanan ini terasa hambar.

Benarkah?

Entahlah. Mungkin hanya aku yang merasakannya.

Tidak.

Kau benar. Rasanya hambar.

Maaf, aku akan memperbaikinya.

Sudah terlambat sekarang.

Tak usah lagi.

Ya, kau benar.

Aku buat lagi besok.

Aku akan memasak sesuai seleramu.

Bagaimana denganmu, Luis?

Kau ingin makan apa besok?

Besok?

Ya, Sayang.

Besok.

Sebelum atau sesudah adikku dimakamkan, Bu?

Entahlah.

Cukup.

Maaf, Bu.

Mau tambah nasi lagi, Sayang?

Tubuh adikmu lemah. Kau tahu itu.

Dia sakit berat.

Itulah kejadiannya.

Makanlah.

Baik, Ayah.

Aku melewati terminal tadi.

Aku membelikanmu tiket ke Lucena besok.

Aku akan mengantarmu ke stasiun.

Terima kasih, Ayah.

Hoi!

Lucena tak begitu jauh.

Aku akan pulang setiap hari Natal.

Ayah bilang jurusan teknik mereka bagus.

Kau boleh meminjam kasetku.

Simpan saja kasetku kembali di kotak.

Manuela?

Aku mau mati saja.

Aku sudah muak.

Semoga Luis celaka.

Semoga Lucena terbakar habis.

Dia meninggalkanku.

Pengkhianat.

Berengsek.

Kalian tak akan bisa menyembunyikannya!

Ibu!

Ibu!

Kau tak bisa tidur?

Ada sesuatu yang menarik perhatianku, Bu.

Besok bila...

bila kita sudah memakamkan adikmu...

dia akan tenang.

Aku tak percaya Manuela meninggal karena sakit, Bu.

Aku berhak tahu kejadian sebenarnya.

Kenapa Ibu tak mengatakannya?

Karena saudari kembarmu bunuh diri, Luis.

Masalah ini terlalu berat untuk diceritakan.

Itu sebabnya aku tak mau membuka...

Aku hanya ingin...

mengingat Manuela apa adanya...

sebelum semuanya terjadi.

Aku tak paham, Bu.

Adikmu tak percaya diri.

Kau tahu itu.

Ayahmu benar.

Itu tak benar, Bu.

Manuela tak mungkin bunuh diri.

Kau sudah terlalu lama berada di luar, Luis.

Kau tak tahu.

Kau tak tahu masalah yang dialami adikmu.

Kini Manuela telah beristirahat dengan tenang.

Biarkanlah dia beristirahat.

Hari ini kita memperingati hari Minggu Prapaskah kedua.

Mari kita berdoa untuk...

jiwa saudari kita yang telah meninggal, Manuela.

Kau siap berangkat?

Tunggu. Biar ini kuselesaikan dahulu.

Ayah.

Aku akan minta izin.

Aku belum mau pulang.

Aku mau tinggal beberapa hari lagi.

Jika Ayah tak keberatan.

Kenapa?

Aku mau menemani ibu.

Aku hanya mengkhawatirkannya.

Ibumu sangat egois.

Dia bahkan tak memikirkan ujianmu.

Bukan begitu, Ayah.

Ibu bahkan tak mengetahuinya.

Manuela barusan meninggal.

Aku hanya mau tinggal sebentar

bersama kalian.

Aku bisa menghubungi dosenku di San Carlos.

- Ayo kita jalan-jalan Sabtu ini. - Jam berapa?

Maaf, ini saluran berbagi. Tunggu.

Tidak apa-apa. Maaf.

- Selamat siang, Dokter. - Selamat siang.

- Masuklah. Aku dokter Fajardo. - Selamat siang.

Lewat sini.

Luis, tolong bantu aku.

Halo, ini operator.

More Indonesian subtitles for The Entity

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left