Release info

해피ㅡ선데이ㅡ1박2일ㅡ1N2DㅡS04 E40 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
RT 01:20:13.

Tags

other
Published on: 2020-09-07
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"2 Days 1 Night sedang liburan musim panas"

"Mari pergi ke 'Music Bank'!"

"Nenekku menyukaimu!"

"'Music Bank' lebih sulit daripada dugaanku"

"Setelah kunjungan berbahaya itu"

"Mereka menuju rumah DinDin!"

"Selalu menyenangkan mengambil makanan dari rumah teman"

"Ini nyaman sekali!"

"Tolong semuanya keluar!"

"Mereka berhenti bermain-main dan memasak untuk ibu DinDin"

"Meja penuh makanan yang dibuat dengan cinta!"

"Astaga, lezat sekali"

"Waktu liburan adalah saat kamu menebus waktu untuk keluargamu"

"Akhirnya, mereka menuju SM untuk belajar menari!"

"Bagaimana jika SM melihatku menari"

"Dan ingin merekrutku?"

"Bagaimana jika mereka ingin membeli agensiku?"

"Apa gunanya khawatir?"

"Mereka serius soal menari, jadi, apa yang akan terjadi di kelas?"

"2 Days 1 Night"

Apa ini tempatnya?

Ini SM Town.

"Gedung SM di Cheongdam-dong"

Akankah mereka merekrutku?

"H.O.T, BoA, TVXQ"

"Girls' Generation, SHINee, EXO, Red Velvet"

"Tempat di mana semua grup yang mewakili Korea dilahirkan"

"Dan menjadi pusat demam K-Pop"

Astaga, ini SM.

"Kita sampai!"

Ini SM.

"Ini ruang latihan SM"

"Takjub"

Aroma SM.

"Aroma bintang K-Pop?"

Aroma keringat SM.

Di sinilah mereka berlatih.

Bahkan penyejuk ruangannya dingin.

- Aku bahagia. - Para penari tersenyum.

Aku bahagia.

"DinDin bersemangat untuk mengunjungi SM"

Hei!

"Kamu sudah datang!"

Taemin!

Guru kita.

"Taemin muncul"

Selamat datang.

Senang bertemu denganmu.

"Dia debut dengan SHINee di usia 16 tahun"

"Penyanyi berbakat yang hanya peduli pada panggung"

"Penampilan baru dan berkelasnya selalu memberinya banyak cinta"

"Raja dan ahli tari sesungguhnya, Taemin"

"Taemin hadir di 2 Days 1 Night"

- Terima kasih sudah menyetujui. - Berdirilah di tengah.

- Tentu. - Berdirilah di tengah.

- Sungguh. - Kamu berteman dengan Ravi?

- Ya. - Kalian berteman?

- Ya. - Ada sesuatu yang harus dimengerti

pemirsa kami.

Aku meneleponnya di hari itu.

- Ya. - Benar.

- Kita tidak tahu harus bagaimana. - Benar.

Tapi aku menelepon Taemin

dan dia bersedia mengajari kita menari.

"Taemin dan Ravi yang enam tahun berteman sering bertemu"

"Mereka bahkan anggota grup bernama 'Parka Pertemanan'"

"Sampai jumpa lagi"

Bertepuktanganlah untuk berterima kasih kepadanya.

"Kita harus bertepuk tangan"

- Bolehkah aku jujur? - Tentang apa?

"Apa yang akan dia katakan?"

Ini bisa disiarkan nantinya

dan aku harus menjaga citraku, karena itulah aku setuju.

Benar.

"Sepuluh jam lalu, saat temannya tiba-tiba menelepon..."

"Bisa. Tentu saja bisa"

"Dia menjawab pertanyaan mendadak itu dengan gegabah"

- Dia sedang sibuk. - Aku sibuk.

Hari ini satu-satunya hari liburku.

Jadi, aku menelepon manajerku.

"Kamu menyetujuinya?" "Ya."

"Harus kamu lakukan, bukan?"

"Hasil panggilan mendadak itu"

- Itu yang terjadi? - Ya.

Albumnya akan dirilis. Tanya temanmu soal itu.

Seperti apa albumnya?

Kali ini, aku akan merilis tiga album.

- Banyak sekali. - Termasuk "2 KIDS".

Dimulai dengan "2 KIDS" yang seperti prolog film.

- Sebuah cuplikan. - Pembukaannya.

Itu seperti pembukaan.

Lalu akan diikuti dengan Act 1 dan Act 2.

Tiga lagu itu akan membentuk sebuah kisah.

"Aku menyukainya"

"Dia tiba-tiba menendang?"

Apa ini? Apa yang dia lakukan?

Ini tarian setengah kopling?

- Bukan. - Tango?

Kamu melakukan hal seperti ini. Seperti ini.

Inikah yang kamu lihat?

"Tarian gelombang"

Ayolah.

- Itu sama saja. - Itu sangat berbeda.

Tunjukkan lagi.

"Kualitas unggul"

- Itu sangat berbeda. - Benar.

"Kualitas rendah"

Ini yang dilakukan para tentara untuk berolahraga.

Aku bisa belajar cara melakukannya.

Ya. Kamu bisa melakukannya.

Belajarlah untuk waktu yang lama.

"Untuk waktu yang lama"

"Kesal"

Aku harus tahu apa yang bisa kuajarkan kepada kalian,

- jadi, aku ingin melihatnya dahulu. - Baiklah.

Mau menari dengan lagu Taemin?

Ya. Mari lakukan tarian gaya bebas untuknya.

"Tes peringkatnya dimulai"

Tunjukkan kepadanya!

"Jong Min memulainya"

Jong Min!

"Aku datang, dasar orang-orang bodoh abad ke-21!"

Itu gaya lama.

- Itu kuno. - Itu kuno sekali!

Sendimu. Sendimu yang malang.

Ravi, tunjukkan kepadanya. Tunjukkanlah.

- Tarian Poppin. - Bagus.

Ayo.

"Anggota termuda masuk"

Ini sangat menarik.

Dia berbahaya!

"Apa itu manusia?"

"Dia mesin menari"

"Inilah yang bisa dilakukan seorang musikus"

- Berhentilah pamer dan minggirlah. - Menyingkir.

"Kerasukan"

- Berhentilah pamer. - Minggir.

Seon Ho.

- Ini DinDin. - DinDin!

Apa itu?

Ayolah. Ini yang kamu lakukan.

"Mengepakkan"

"Apa itu?"

Ini yang kamu lakukan.

"Berikutnya Si Boneka Kertas"

"Adu tari mengerikan DinSeon dimulai"

Apa yang baru saja kulihat?

"Bisakah aku tidak melihat ini?"

- Baiklah. - Se Yoon.

Se Yoon!

"Berikutnya Penari Gemuk!"

"Gerakan yang gesit"

Gesit sekali!

- Dia cepat. - Itu gesit!

"Rupanya dia sangat cepat"

"Sebenarnya..."

"Dia adalah pakar tari yang menyembunyikan identitasnya"

"Bakat dan kegembiraannya tersembunyi jauh di dalam dirinya"

"Jika kamu serahkan lantai dansa"

"Tariannya meledak"

"Nantikanlah hal hebat darinya!"

- Tunjukkan kepada kami! - Youn Jung Hoon!

Astaga! Tunjukkan kepada kami!

"Menari"

"Sel tari tersembunyinya meledak"

"Tarian Acak"

"Dia bahkan menari dengan semangat"

"Dia membuat kita berharap"

Apa ini?

"Tes peringkat sudah selesai"

- Itu sangat... - Sudah kuduga.

- Masing-masing punya kepribadian. - Ya.

Bagaimana cara mengatakannya?

- Jujurlah. - Kalian punya warna yang kuat.

- Dua dari kami sangat buruk. - Benar.

Di kiri dan kananmu.

- Jung Hoon? - Siapa mereka?

Ada dua masalah serius.

Bisakah kamu mengomentari kami secara pribadi?

- Menilainya? - Ya.

- Ya. - Baiklah.

- Sejujurnya... - Satu per satu.

"Ragu-ragu"

Kalau begitu...

- Seon Ho. - Seon Ho...

"Seon Ho..."

"Begini..."

"Kenapa kamu tidak bisa bicara?"

Terus terang saja.

Dia memulai dengan hal seperti ini.

Aku tahu dia sangat bersemangat.

"Dia sangat bersemangat!"

Tapi itu saja.

Jika bersemangat, dia bisa belajar lebih cepat.

- Benar. Aku akan berusaha keras. - Itulah yang kupikirkan.

"Lebih manis daripada dugaanku"

- Lalu DinDin... - DinDin.

- Haruskah kami suruh pulang saja? - Apa?

"Lagi pula, dia tinggal di dekat sini"

- Haruskah kita menyuruhnya pulang? - Tidak.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left