The first 200 lines.
Danny adalah seorang cendekiawan, kau tahu.
Dia mengambil 83 di bidang fisika.
Dia punya masa depan yang cerah, Tuan Stone.
Aku tahu betapa menyakitkannya hal ini.
Dia makan malam dengan kami setiap hari Minggu malam.
- Malam dia terbunuh... - Mereka tahu semua ini, Sayang.
Biasanya kami mengantarnya ke perhentian bus. Malam itu...
Aku terlalu Ielah...
...dan kau harus menonton pertandinganmu.
Tuan dan Nyonya Nasiri. Aku turut berduka soal Danny.
Jauhkan dia dari kami.
Astaga. Aku hanya mau memberitahumu aku tidak membunuhnya.
Byron, ayolah. Ayo pergi.
Danny tidak melakukan apa pun kepada anak itu.
Kecuali tampak berbeda.
Percayalah,...
...sebagian besar orang Amerika tidak akan menoleransi...
...pembunuhan anak yang tidak bersalah.
Sebaiknya kita pergi.
Hari Senin pagi, sekitar pukul 01.45,...
...kami menemukan jasadnya di gedung kosong di South Kimbark.
Dia sudah meninggal saat kami tiba.
Saya asumsikan Anda tak kebetulan melewati gedung itu.
Pengacara tak berhak mengasumsikan fakta yang tidak ada dalam bukti.
Biar saya ulangi. Apa Anda kebetulan melewati gedung di South...
Pengacara mengarahkan saksi.
Pengacara juga Iupa ini sidang awal, bukan sidang putusan.
Saya ulangi. Apa yang membawa Anda...
...ke gedung kosong di South Kimbark, Sersan?
Telepon anonim dari yang kemudian kami ketahui...
...adalah pengguna narkoba yang menumpang di gedung itu.
Bagaimana kondisi Danny Nasiri saat Anda menemukannya?
Dia sudah meninggal.
Dia dipukuli sampai mati dengan tongkat ban...
...yang kami temukan di tempat sampah di sebelahnya.
Anda menemukan Danny Nasiri dalam keadaan ini?
Benar.
- Juga ini? - Ya.
Apa yang awalnya membuat Anda mencurigai terdakwa, Byron Welch?
Kami mengetahui dari polisi kampus...
...bahwa pernah terjadi pertengkaran di antara dia dan Danny Nasiri.
Lalu mengapa Anda akhirnya menahan Byron Welch?
Kami menemukan kaus yang ternodai...
...oleh apa yang kemudian diketahui sebagai darah Danny Nasiri.
Kaus itu dimasukkan ke bagian belakang Iemari Byron...
...di bawah pakaian dalamnya yang kotor.
Kau pikir ini semacam Ielucon?
Ayolah, hentikan.
Lancang sekali kau. Aku akan membunuhmu!
Tenang.
- Hentikan! - Tidak! Nyonya Nasiri!
Tenang!
"Chicago Justice"
Byron Welch, pemain lacrosse tahun kedua di CCU,...
...menyerang mahasiswa 82 fisika bernama Danny Nasiri.
Dia meninggalkannya untuk mati di gedung kosong di South Kimbark.
- Iri, uang, atau balas dendam? - Danny seorang muslim.
Byron pasti sudah membersihkan tongkat bannya.
Tidak ada sidik jari di sana.
Tapi kami menemukan bekas-bekas darah Danny.
Ini menjadi Iebih menarik.
Ini bukan satu-satunya pertemuan Byron dengan Danny.
Enam minggu yang Ialu,...
...dia meninggalkan Danny dengan hidung berdarah,...
...mata Iebam, dan rusuk yang patah.
Danny melaporkannya kepada polisi kampus,...
...tapi entah kenapa, menarik kembali keluhannya.
Selain itu, ada motif?
CPD memeriksa komputer,...
...catatan telepon, dan jadwal kelas mereka.
Tidak ada koneksi yang jelas. Aku bisa bilang apa?
Tampaknya seperti kejahatan kebencian biasa bagiku.
Tapi Stone ingin kita memeriksanya dengan teliti.
Kali terakhir aku berada di rumah persaudaraan kampus...
Lupakan saja.
Ayolah. Kau tahu akhirnya kau akan memberitahuku.
Kau tahu ada film porno gratis di Internet sekarang, 'kan?
Nagel. Aku tak bilang apa-apa tentang film porno.
Bir yang basi dan sesuatu yang berbau tidak enak.
Namanya hormon.
Kami penyelidik dari Kejaksaan Negeri.
Apakah itu Iebih baik dari polisi?
Itu Iain. Kalian kemari karena Byron, 'kan?
Baiklah, dengar. Tak mungkin dia membunuh pria itu.
Dia orang baik.
Maksudmu dia partner beer pong yang baik?
- Ya, itu juga. - Baiklah.
Jadi, apa masalahnya dengan Danny Nasiri?
Ya, kenapa kita semua tidak bisa akur saja?
Jadi, Byron hanya berbuat baik untuk mayoritas?
Byron bahkan tidak kenal anak itu.
Dengar, kakaknya terbunuh di Kabul.
Saat dia memukuli Danny, dia sedang mabuk...
...dan, entahlah, sedih tentang Bobby.
Jadi, dia bisa memukuli orang Muslim mana pun.
Ya, dia berada di saat dan tempat yang salah.
Mungkin kita bisa melihat kamar Byron.
Itu motif kita.
Kakaknya terbunuh di Afganistan.
- Ya, sudah melihat satu Muslim... - Bukan itu maksudku.
Maksudku bukannya yang dikatakan para jahanam itu benar,...
...tapi kita tampaknya berusaha keras...
...membuat mereka nyaman.
Saat aku menjadi polisi, aku dan McKay,...
...kami berpatroli melewati masjid setiap hari.
Setiap hari, saat mereka melihat kami,...
...orang-orang berpencar.
Suatu hari, McKay membeli kopi ekstra.
Dia memberikan kopi itu pada pria tua ini, Ameer,...
...sebelum dia bisa pergi.
Keesokan harinya, kami Iewat...
...dan Ameer ada di sana dengan sekotak donat.
Keesokan harinya...
...Ameer membawa istrinya, Fadi. Lalu sepupunya, Saad.
Diplomasi donat.
"Dari Addie".
Siapa Addie?
- Kau kenal Danny. - Dia teman dekatku.
Sebenarnya, akulah yang membujuknya...
...untuk membatalkan keluhannya terhadap Byron.
Kenapa kau melakukan itu?
Aku hanya melakukan bagianku untuk menunjukkan...
...Islam adalah agama yang damai.
Aku bagian dari " Come Together. "
Kami mempromosikan pengertian di antara orang-orang Muslim...
...dan murid-murid dari agama Iainnya.
Byron merasa sangat bersalah setelah dia memukuli Danny.
Dia datang ke pertemuan kami. Saat itulah aku bertemu dengannya.
Kau memberinya Qur'an?
Aku ingin dia melihat tidak ada apa pun di sana...
...tentang meledakkan orang-orang Barat.
Sebenarnya, aku yakin Byron tidak membunuh Danny.
Karena dia bersamaku.
Baiklah.
Dia akan disidang untuk pembunuhan, Addie.
Kau tidak berpikir untuk memberi tahu seseorang?
Aku ingin, tapi...
Ayahku.
Dia tidak tahu tentang aku dan Byron.
Dia tidak akan setuju?
Nama asliku adalah Adara.
Artinya "perawan".
Jika dia tahu...
Byron hanya memikirkanku.
Dia membuatku berjanji untuk tutup mulut...
...kecuali situasinya menjadi sangat buruk baginya.
Itu sudah terjadi.
Apa ada yang Iain, Addie?
Kami membuatnya pada malam Danny terbunuh.
Itu tidak membuktikan apa-apa.
Itu membuktikan Byron tidak membenci semua Muslim.
Waktunya menunjukkan pukul 00.30. pada malam Danny terbunuh.
Sebelum itu, dia bersama teman-temannya...
...dari sekitar pukul 21.30 sampai 23.00.
Itu masih meninggalkan celah pada garis waktu kita.
Ini tentang...
Aku tidak benar-benar tahu ini tentang apa.
Maka cari tahulah.
Saat aku masih kuliah, aku punya enam teman sekamar...
...di tempat seperti ini.
Malam Minggu kalian pasti mengasyikkan.
The Schrodinger Equation.
Siapa yang menulis satu buku tentang satu persamaan?
Sistem fail yang sama yang kugunakan.
Lihat ini. Ini bon dari penatu Iokal.
Tanggalnya tiga buIan IaIu. Ditujukan kepada Jafar Boustani.
Mungkin Danny memang punya teman sekamar.
Mungkin dia tahu sesuatu.
Danny dan aku menjadi teman sekamar selama enam tahun.
Bagian pendaftaran mencocokkan kami saat kami baru masuk.
Apa kau dan Danny akur?
Kami tinggal di asrama selama empat tahun.
Lalu, kami menyewa apartemen di Ellis Street...
...saat kami mulai 82.
Kau tidak benar-benar menjawab pertanyaannya.
Ya, kami sahabat dekat.
Kami berdua belajar Fisika Teori.
Seperti Persamaan Schrodinger.
Ya.
Danny tidak pernah memahaminya.
Jadi, kenapa kau pindah?
Karena seorang perempuan.
Aku pindah untuk tinggal bersamanya.
Saat kami putus, aku ingin tinggal kembali bersama Danny.
Tapi dia memutuskan dia ingin tinggal sendirian.
Sekarang aku berharap aku mendesaknya.
Maaf, tapi kami harus bertanya.
- Di mana kau... - Pada malam Danny terbunuh.
Belajar. Di perpustakaan, seperti setiap malam.
Kau akan mendakwa Byron, 'kan?
Kau kenal Byron Welch?
Aku ada di sana kali pertama dia menyerang Danny.
Itu akan menjadi jauh Iebih buruk jika aku tidak menghentikannya.
Namamu tidak ada di laporan polisi.
Aku tidak menginginkan masalah.
Maksudku kau tidak tahu seperti apa situasinya di kampus.
Aku tidak memerlukan musuh.
Terima kasih, Jafar.
Tentu saja.
Apa pun yang bisa kulakukan untuk membantu.
No comments yet. Be the first to leave one.