Release info

일당백집사 May I Help You E14 NEXT
일당백집사 E14 221215 720p-NEXT
A Commentary by MaulanaZxZ
Resync ke NEXT ver. | Sub Indo Amazon Prime Video | Durasi [01:06:26] ~ Bersih tanpa Credit

Tags

720p
720
Published on: 2022-12-15
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku bahkan tak bisa merokok sebelum meninggal.

Nikmat sekali jika aku bisa minum soju.

Aku bahkan tak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada adik lelakiku.

Aku bahkan tak bisa bertemu Mi-young.

Aku ingin tahu apa dia sudah menikah.

Apa kau ingat kecelakaan yang kau sebabkan dua tahun lalu?

Aku tanya, apa kau ingat?

Apa anak itu masih hidup?

Tidak.

Aku sangat menyesal untuk anak itu.

Namun, aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku juga mati.

Kau tidak membunuhnya.

Siapa yang membunuhnya?

Anak itu.

Akulah yang membunuhnya.

Aku sedang mengemudi dalam keadaan mabuk

- dan menabraknya… - Kau bohong.

Jika kau membunuhnya, seharusnya aku tak dapat melihatmu sekarang.

Astaga!

Malam itu,

apa yang sebenarnya terjadi?

Sudah kubilang, aku menabraknya saat mengemudi dalam keadaan mabuk!

Keluarga Jun-ho tersiksa setiap hari setelah mereka menguburkannya.

Membencimu, yang berbaring di ranjang, tak membayar kejahatanmu.

Kenapa kau mau dibenci, padahal kau tidak melakukannya?

Kau tak merasa diperlakukan tak adil?

Aku akan menyampaikan pesanmu, jadi…

Silakan jika mereka mau membenciku!

Aku memang selalu seperti ini.

Aku tak peduli pendapat orang tentang diriku,

Aku selalu melakukan bertindak sesukaku!

Aku orang jahat yang mencoba membunuh ayahku sendiri.

Hanya karena aku menabrak seorang anak, kau kira aku akan mengemis ampun,

"mohon maafkan aku?"

Ini benar-benar kesempatan terakhir.

Tak ada waktu lagi memperbaikinya. Tolong, katakan sejujurnya.

Entah apa yang kau ingin aku katakan

tapi akulah pelakunya. Aku menabraknya!

Jadi, berhentilah menanyakan pertanyaan yang tak berguna seperti itu

dan bawakan aku rokok jika kau akan kembali lagi.

SEO YOUNG-CHUL ADIK SEO HAE-AN

RUMAH DUKA

Aku bertemu…

Seo Young-chul.

Apa yang Seo Young-chul katakan kepadamu?

Aku memang selalu seperti ini.

Aku orang jahat yang mencoba membunuh ayahku sendiri.

Hanya karena aku menabrak seorang anak, kau kira aku akan mengemis ampun,

"mohon maafkan aku?"

Bahwa dia akan meminta maaf… Dia ingin minta maaf… sampai kapan pun.

Dia bersedia menebus perbuatannya, bahkan setelah kematian.

Kukira kau tak bisa bertemu dengannya.

Terima kasih.

Ternyata kau bisa bertemu dengannya

mendengar kata-kata itu, agar Jun-ho beristirahat dengan tenang.

Kau sudah bisa memeriksa rekaman kamera CCTV itu?

Yang ada di lokasi kejadian.

Tidak, belum.

EP 14 TAK KUTEMUKAN CELA PADA DIRIMU

Seung!

Young-chul, maaf mengirim SMS selarut ini. Bisakah kau mengirimkan

- pendaftaran trukmu? Harus kukirim. - Apa ini… Apa?

Astaga, kau gila!

- Turun. - Lepaskan!

- Turun sekarang! - Aku bilang lepaskan!

Kau ingin mati, ya?

Ayolah, sekarang hujan lebat. Tak mungkin ada polisi berpatroli.

Kau seorang polisi dan tak tahu itu?

Kendalikan dirimu, Kak!

Dasar bedebah…

Beraninya kau? Kepadaku?

Ayolah. Kita pulang.

SURAT TANDA NOMOR KENDARAAN

Sabuk pengaman.

- Kenakan sabuk pengamanmu! - Astaga, kau galak sekali.

Pak Polisi, aku iri kepadamu.

Aku ingin menjadi polisi juga, tapi semuanya sudah kacau sekarang.

Semua kacau, karena kau.

Kenapa kau selalu menjadi orang itu setiap kali mabuk?

Kau bedebah,

kau menyebut Ayah "orang itu?" Ayah kita?

Baik. Semua salahku. Semuanya.

Hei. Bedebah.

Kau pasti tak tahu,

sebesar apa kesalahanmu.

Semua itu salahmu.

Kau yang membuatku begini!

Ayo, sudah cukup!

Berapa lama kau akan terus melakukan ini?

Tak cukup 20 tahun menyalahkanku? Hentikan semua ini!

PASAR BONGSU

Aku sangat menyesal.

Kakakku bukan orang seperti ini…

Aku sungguh minta maaf, tapi bisakah kau memberi grasi?

Aku sungguh minta maaf.

Tak ada kata yang bisa membenarkan tindakannya.

- Omong-omong, apa kita pernah bertemu? - Orang sering bilang begitu.

Lihat saja. Wajahku pasaran.

Di mana Seo Hae-an?

- Dia sedang cuti. - Untuk apa?

Apa aku guru sekolahnya? Untuk apa aku menanyakan itu kepadanya?

Mungkin dia sedang berlibur!

1_INVESTIGASI 4_DITANGGUHKAN

PERNYATAAN SAKSI

SEO HAE-AN ADIK TERTUDUH SEO YOUNG-CHUL

Aku paham sekarang. Sudah kuduga dia tak asing.

Apa yang kau lakukan?

- Mana formulir cuti Seo Hae-an? - Apa? Ada apa? Kenapa kau penasaran?

- Apa dia bilang sesuatu tentang cutinya? - Seperti apa?

Kau tahu, seperti Seo…

Sudahlah.

Apa? Ada masalah apa dia sepagi ini?

Orang itu bangun?

- Ya. - Astaga.

Bagaimana dia bisa bangun?

Pastor, kau bilang

membunuh seseorang atau bunuh diri, adalah dosa.

Karena mereka yang berdosa tidak layak menerima berkat,

maka aku tak bisa bertemu mereka.

Ya, itu benar.

- Mungkinkah kau salah, Pastor? - Apa?

Mungkin aku bisa bertemu orang yang membunuh seseorang.

Tak mungkin. Itu mustahil.

Ibu Seol-a. Kau tidak bisa bertemu dia.

Benar…

Lalu bagaimana orang ini bisa bangun?

Itu…

Itu…

- Kau tidak tahu, 'kan? - Apa?

- Kau tidak tahu. - Itu tidak benar.

Jika kau tidak tahu, tolong katakan saja.

Percuma saja aku datang ke sini.

Stella!

Ya, aku tidak tahu.

Aku tidak tahu bagaimana orang itu bisa bangun.

Bagaimana?

RUMAH DUKA RUMAH SAKIT UNIVERSITAS EONJU

Ini benar-benar kesempatan terakhir. Tak ada waktu lagi memperbaikinya.

Tolong, katakan sejujurnya.

Entah apa yang kau ingin aku katakan

tapi akulah pelakunya. Aku menabraknya!

Permisi. Benarkah ini pemakaman Seo Young-chul…

Ya.

JEON MI-YOUNG

Aku bahkan tak bisa bertemu Mi-young.

Aku ingin tahu apa dia sudah menikah.

Kakak… Kau datang.

Lama tidak bertemu. Tempat menyedihkan untuk reuni.

Hidup seakan begitu sia-sia.

Mereka bilang dia sadar setelah dua tahun koma

Kukira dia akan segera pulih…

Aku tak mengira dia meninggal begitu membuka matanya…

Kau pasti pernah dekat dengannya.

Kami adalah rekan kerja, tapi ya, kami cukup dekat.

Hari itu, sesuatu yang sangat baik terjadi kepada adik lelakinya

dia bahkan memesan kalung emas berbentuk kura-kura dari toko perhiasan

dan pulang kerja sangat bersemangat bertemu adik lelakinya.

Mungkin… Mungkin ini salahku.

Apa?

Malam itu… aku bekerja lembur

dan aku mengirim SMS ke Young-chul minta foto STNK-nya.

Balasannya penuh salah ketik, seperti orang mabuk, tapi kupikir…

Tidak mungkin.

Seperti orang bodoh…

Aku bahkan tidak pernah mengira

bahwa dia akan mengemudi.

Seharusnya aku mengingatkannya sekali lagi untuk tidak mengemudi…

Maka semua ini tidak akan terjadi.

Bocah laki-laki itu meninggal tragis, tapi Young-chul juga tidak beruntung.

Kau banyak minum, ya.

Adik!

Adik, maafkan aku.

Aku hanya… berduka.

Aku sangat bingung…

Mungkin dukaku tak seberat dukamu, tapi…

Memikirkan Young-chul…

Aku mohon, jangan menangis.

Dia tak layak mendapat semua air mata ini.

Dan aku mengirim SMS ke Young-chul minta foto STNK-nya.

Sebuah foto?

Tae-hee, kini semua sudah berakhir, ya?

Apa gunanya membenci seseorang yang bukan bagian dari dunia ini lagi?

Hanya mempersulit hidup kita.

Mari kita lanjutkan hidup, ya?

Mari kita lanjutkan hidup, Tae-hee!

Benar,

kurasa Ayah dan ibumu juga harus tahu. Haruskah aku beri tahu mereka?

Kapan ini terjadi?

Kemarin.

Apa dia sempat mengatakan sesuatu?

Dia bilang dia menyesal.

Bahwa dia rela mati demi membayar yang dia lakukan.

Kudengar itu kata-kata terakhirnya.

Ibumu akan merasa lebih sedih jika dia tahu, 'kan?

Pelan-pelan.

Beri tahu Ibu secara perlahan, Ayah.

Baiklah. Terima kasih telah menyampaikan pesan yang begitu sulit.

Semoga kini Jun-ho bisa beristirahat dengan tenang.

AYAH

Kau menungguku?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left