Release info

내사랑 치유기 My Healing Love E41-42 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2018-12-24
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini aku.

Ini aku.

Ini aku!

Ibu! Apa yang terjadi?

Itu kamu, bukan?

Aku benar.

Kamu Chi Yoo, bukan?

Benar?

Aku tidak salah dengar.

Ini kamu, bukan?

Ya, itu foto yang kuambil

dengan saudaraku.

Astaga.

Chi Yoo...

Cucuku!

Kamu dari mana saja?

Nenek sudah mencarimu ke mana-mana.

Cucuku.

Coba kulihat lebih saksama.

Cucuku.

Kamu masih hidup.

Kamu hidup.

Nenek tidak bisa mengenalimu,

tapi kamu datang sendiri kepada kami.

Kamu mengingat nenek?

Apa yang bisa kamu ingat?

Kalau begitu...

Gong Joo adalah...

Benar. Kamu Gong Joo.

Kamu putri kecil nenek.

Maafkan nenek.

Maafkan nenek.

Maafkan nenek, Chi Yoo.

Nenek...

Nenek tidak percaya kehilanganmu saat itu.

Kenapa nenek melepaskan tanganmu?

Semua salah nenek.

Maafkan nenek, Chi Yoo.

Nenek sangat menyesal, Chi Yoo.

Astaga.

Nenek...

Nenek,

kenapa Nenek Buyut menangis?

Ibu.

Song Joo.

Chi Yoo di sini.

Chi Yoo kembali, Song Joo.

Dia di sini.

Cucuku.

Chi Yoo-ku di sini.

Kami pulang!

Di mana orang-orang?

"Episode 41"

Entahlah.

Ibu? Gi Ppeum?

Ayah!

Kamu di sana rupanya.

Di mana nenekmu?

Di kamar Nenek Buyut.

Tapi Nenek Buyut menangis, Ayah.

Dia seharusnya melupakannya.

- Ayah cemas. - Aku akan melihat keadaannya.

Jangan.

Dia harus mendapat kesempatan untuk menangis.

Akan lebih buruk jika dia memendamnya.

- Ya. - Baiklah.

Bibi taekwondo juga menangis, Kakek.

Siapa?

- Nenek. - Ibu.

Chi Woo?

Syukurlah kamu sudah pulang.

Chi Yoo di sini. Dia kembali.

Putrimu kembali.

Apa?

Apa maksud Ibu?

Maksud Ibu dia Chi Yoo?

Ya.

Kenapa kamu diam saja di sana?

Putrimu kembali!

Kamu menunggu sangat lama.

Berapa tahun hatimu terluka?

Chi Yoo,

itu ayahmu.

Ayahmu.

Nenek takut

orang jahat menculikmu.

Ternyata kamu bertumbuh dengan baik.

Kamu sungguh

tidak ingat apa-apa?

Bagaimana dengan rumah ini?

Tidak,

aku tidak ingat apa-apa.

Aku tidak ingat

pergi ke taman hiburan juga.

Tentu saja.

Jika ingat, kamu pasti akan mencari nenek.

Agar bisa menemukanmu, nenek tidak pernah pindah dari sini

dan menunggu selama 33 tahun.

Saat pertama datang ke permukiman ini,

entah kenapa aku merasa tidak asing dengan rumah ini.

Aku seharusnya tahu saat itu.

Aku melihatmu berdiri dan memandang pagar depan kami,

tapi aku tidak mengenalimu.

Meskipun kamu tidak tahu,

aku seharusnya langsung mengenalinya.

Dia sangat mirip dengan dirinya saat kecil,

dan aku yang membawa luka ini ke dalam hidupnya.

Aku yang salah.

Jangan bilang begitu. Nenek sudah menemukannya.

Dia benar.

Syukurlah akhirnya kita menemukannya.

Terima kasih sudah mengatakan itu.

Terima kasih, Song Joo.

Kamu meletakkan foto ini di kamar ibu,

dan itu yang membawa kita kepada Chi Yoo.

Ini semua berkat dirimu.

Kenapa foto itu di sini?

Bagaimana dengan kantor?

Ada salinannya.

Kupikir Ibu harus memiliki foto yang asli.

Jadi, bagaimana keadaanmu?

Katakan bagaimana hidupmu.

Apa ada banyak masalah?

Aku...

Hidupku baik.

Astaga. Yang benar saja.

Sebelum keluargamu pindah,

kamu di sini mencuci pagar besar itu sendirian.

Tidak, tidak apa-apa.

Kamu bisa memiliki hidup yang sangat baik.

Kamu akan memiliki hidup terbaik mulai sekarang.

Nenek akan mengganti semua waktu yang hilang.

Nenek akan memberikan semua yang kamu lewatkan.

Aku masih tidak bisa percaya

bahwa aku sungguh cucu Anda.

Jin Yoo.

Kembalilah ke dalam. Aku akan pulang sendiri.

Ini sudah malam.

Aku

hanya masih terkejut dengan semua ini.

Kamu lebih baik pulang sendiri?

Baiklah, aku akan menurutimu.

Apa itu sungguh aku?

Foto itu.

Itu fotoku, bukan?

- Hei. - Nenek.

Hei. Apa dia sudah pulang?

Ya.

Kalau begitu, ayahmu dan Chi Yoo harus pergi

dan memeriksa DNA mereka, bukan?

Ya, Nenek.

Kita harus memeriksa DNA untuk kita dan Chi Woo...

Tidak. Dengan begitu, Chi Yoo dan keluarga kita

akan bahagia tanpa cemas.

Sejak kemarin,

saat nenek melihat pakaian Gi Ppeum,

jantung nenek terus berdebar dan nenek tidak bisa tidur.

Begitukah?

Sampai memastikan sendiri,

nenek tidak bisa melupakannya. Nenek hendak memintanya

datang ke rumah kita, tapi Chi Yoo datang sendiri.

Nenek tahu nenek tidak bermimpi.

Nenek takut semua ini mimpi saat nenek bangun.

Chi Yoo nenek.

Dia tidak akan pergi ke mana-mana lagi, bukan?

Jin Yoo, dia tidak akan hilang lagi, bukan?

Tentu saja tidak. Jangan khawatir.

Tidak bisa.

- Nenek harus membawanya kemari. - Nenek.

Chi Yoo juga pasti terkejut.

Dia harus menjernihkan pikirannya malam ini.

Dia butuh waktu untuk menerima kita.

Nenek merindukannya bahkan saat menatapnya.

Nenek tidak bisa percaya bagaimana nenek memperlakukannya.

Nenek bukan hanya mengucapkan kata-kata kejam kepadanya,

tapi juga menamparnya.

Jika bisa, nenek ingin memutar waktu

dan melakukan semua yang tidak bisa nenek lakukan selama ini.

Entah

kapan nenek akan pergi, tapi saat nenek tiada, Jin Yoo,

tolong

jaga Chi Yoo baik-baik.

Nenek akan

memercayakan itu kepadamu.

Nenek tidak bisa memercayaiku.

Apa?

Dalam hidup, jangan memercayai siapa pun, bukan?

Jangan memercayaiku.

Hiduplah yang lama.

Seperti Nenek sangat ingin mencintainya,

cintai dia sebanyak yang hati Nenek minta.

Baiklah.

Baik. Terima kasih, Jin Yoo.

Terima kasih.

Itu hanya foto.

Sepertinya dia tidak ingat hari itu juga.

Aku harus menghentikannya. Ini belum berakhir.

Sayang.

Ya?

Kamu ingin teh?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left