The first 200 lines.
Jane.
Jane.
Jane.
Jane!
Jane.
Jane!
Jane!
Jane! Jane!
Jane!
Aku bangun.
Bersulang!
Hai.
Jane!
Ada apa?
Kenapa kau terlihat kesal?
Aku tidak bisa tidur. Bangun terlalu pagi.
Oha. Jadi…
…kau mau loukchup?
Bisa membuatmu merasa lebih baik.
Kau mau? Coba satu?
Yang ungu?
Tidak.
Jadi, kau sudah melihat gambar yang aku kirim padamu?
Gambar apa?
See Scape ingin kita bergabung dengan mereka Sabtu ini.
Jane, kau pernah ke klub Thailand sebelumnya?
Belum.
Oh. Bagus. Aku juga belum.
Kalau begitu ayo!
Oil juga pergi.
Baiklah.
Ya!
Jadi, kita akan menari bersama.
First.
First!
Oil.
Hari saat aku bilang padamu bagaimana pendapatku tentang First,
…mungkin dia tidak seperti itu.
Mm.
Kalau kau menyukai First,
…aku rasa semuanya akan baik-baik saja.
Hei, tidak ada yang terjadi di antara kami.
Benarkah?
Mm.
Oil.
Hm?
Hari olahraga akan datang.
Jelly meminta nasihatku karena dia kapten dari tim biru.
Dia bilang dia butuh staf tambahan untuk tim.
Apa kau tertarik.
Ayolah, bergabung dengan mereka.
Agar kita bisa pulang bersama setelah selesai.
Ayo.
Mm, baiklah.
Yay, itu baru temanku.
Setelah kau selesai berlatih di band,
…dan kita selesai bekerja untuk Hari Olahraga,
…ayo pergi ke Pad Thai dekat sini.
Aku pergi bersama Dewan Siswa beberapa hari yang lalu. Rasanya enak!
Sebelumnya aku tidak pernah tahu salah satu Pad Thai terbaik ada di dekat sini.
Semuanya, regangkan tubuh kalian tiga kali.
Aku harus buang air. Sampai nanti.
Hal buruk terjadi setiap dia buang air.
Benar.
Siapa yang melakukan ini?
Bercanda yang keterlaluan!/ Lihat?
Pasti First!/ Benar!
Kenapa dia melakukannya?/ Wow!
Apa orangtuanya tidak mengajarkan sopan santun?
Dia menjadi terlalu menyebalkan.
Ya.
Apa kau sudah menemukan milikmu?
Hanya sepatu kiri.
Lihat punyaku?
Zomzom.
Oh, terima kasih.
Berapa ukuranmu, Pala?
Aku akan membantumu mencarinya.
Milikku…
Kau menemukan milikku. Aku akan menemukan milikmu.
Manis sekali.
Akhirnya kita menemukan satu sama lain.
Kau juga ingin ditemukan?
Tidak!/ Aku akan mencari dan memburumu.
Berapa lama kita sudah mencari belahan jiwa satu sama lain?
Kau sudah menemukannya?
Ya.
Maju, jalan!
Tunggu.
Lihat Jane.
Ada apa, Jane?
Seseorang salah langkah.
Bisakah kita mulai lagi?
Baiklah, cepat.
Jangan protes, cepat!
Ayo.
Ada apa, Jane?
Posisi yang sama.
Kesalahan yang sama.
Hei, temanku di tingkat 12.
Lalu?
Setidaknya, belajarlah untuk lebih sopat!
Bagaimana menjadi lugas itu tidak sopan?
Kau hanya seorang junior. Dia senior.
Kau harus lebih menghormatinya.
Oh.
Jadi, kalau seorang senior melakukan kesalahan,
…aku harus diam saja?
Kurang ajar sekali mulutmu!
Lalu kenapa?
Hei, hei, hei!
Apa yang terjadi di sini?
Bukankah ini pertama kalianya berlatih bersama?
Tenanglah. Saling menghormati.
Jane.
Semua orang di band ini sudah bersama-sama sejak lama.
Jadi mereka akan saling membela.
Kalau kau ingin menjadi mayor drum yang baik,
…kau harus rukun dengan semuanya.
Mengerti yang aku katakan?
Lalu kalian.
Kalian sudah dewasa sekarang.
Beradaptasilah!
Meskipun kalian bergabung dengan band sebelum dia,
…kalian tahu dia tidak bisa melakukan pekerjaannya sendiri.
Kerja tim!
Apa aku harus mengajari hal ini sekali lagi?
Oke?
Oke.
Baiklah.
Istirahat 10 menit. Sampai jumpa nanti.
Pergi, beristirahatlah.
Terima kasih.
Ya.
Apa-apaan dengannya?/ Ya.
Sedikit berlebihan, ya?
Dia mulai sedikit tidak terkontrol.
Junior. Tingkat 2 Kelas 2
Jane.
Jane. Jane.
Kau hebat.
Terima kasih.
Namaku Nut.
Aku bermain sepak bola di sini setiap hari.
Aku pernah melihatmu di sini bersama band. Kau keren.
Kau tahu namaku?
Tentu saja! Kau mayor drum sekolah!
Sudah lama aku ingin bertanya apakah kau suka makanan penutup.
Kenapa?
Yah…
Aku membuat pai banoffee untuk semuanya di klub.
Aku pikir, kalau kau suka makanan penutup,
…kau mau coba?
Pemain sepak bola sekolah makan makanan penutup?
Bukankah itu terlalu kecil…
…untuk semua orang di klub?
Baiklah.
Aku ketahuan.
Aku harus membuat pengakuan.
Aku memperhatikanmu belakangan ini.
Aku pikir kau cukup manis dan aku ingin mengenalmu lebih jauh.
Kau mau coba? Aku membuatnya sendiri.
Terima kasih.
Namun aku tidak makan makanan penutup.
Kenapa kau tidak simpan saja untuk seseorang yang mau?
Aku harus pergi.
Sebentar lagi akan ada Hari Olahraga!
Dewan Siswa beterima kasih pada kalian yang sudah datang hari ini.
Kami akan mulai mengatur keuangan.
Kanompang akan menjelaskannya dengan detail…
…mengenai anggaran dan rencana pemasukan.
Baiklah, detailnya ada di sini.
Tahun ini, anggaran akan dibagi.
Porsi pertama, keuangan pusat, akan diatur oleh Dewan Siswa.
Porsi kedua akan dibagi merata kepada 4 tim.
Setelah itu, setiap tim bisa mengatur pengeluaran masing-masing.
Hal pertama yang aku butuhkan dari setiap bendahara tim adalah…
…membuat rancangan.
Aku ingin kalian membuat daftar semua barang dan biayanya.
Lalu kami akan memberikan uang untuk setiap tim dua kali…
…agar kalian tidak menghabiskannya dari awal.
Baiklah, semuanya!
Minggu ini, kita akan mempromosikan acaranya.
Mengenai stand acara,
…kapan bisa kita memajangnya?
Bagaimana kalau Senin sore?
Semakin cepat, semakin baik.
Hei, Ter.
Aku akan mulai mendesainnya malam ini, oke?
Baiklah, kirimkan hasilnya setelah kau selesai.
Tunggu, Non.
Apa ini tidak terlalu berat untukmu?
Presiden Siswa harus siap untuk semua aktivitas sekolah.
Minggu depan, untuk acara diskusi pengurangan kebijakan pekerjaan rumah,
…aku sudah meminjam ruangan.
Jangan cemas.
Aku bisa mengatur jadwalku.
Oke?
Jadi, Hari Olahraga ada di tangan kita sekarang.
Ayo kita buat Hari Olahraga terbaik yang pernah ada! Oke?
No comments yet. Be the first to leave one.