The first 143 lines.
Subtitled by ~ Rahmat Khan Akbar Sikumbang ~
Hidup anak-anakku
sekarang hidupku juga, paman.
Untuk sebuah senyuman dari anak-anak mereka, ibu dan ayah
bahkan dapat mengorbankan hidup mereka.
Tidak, paman.
Jika perang ini
membahayakan hidup
dari anak-anakku
maka aku tidak ingin perang ini terjadi.
Tapi Duryodhana..
Anakku ingin perang ini
tapi aku tidak.
Keputusan apa yang akan kau ambil sekarang, paman?
Bagaimana mungkin aku mengambil keputusan?
Kau tidak pernah mengambil keputusan dalam hidupmu, Yang Mulia.
Angin yang terbang di atas angin
berubah arah menurut keputusan angin
Anda juga telah menghabiskan seluruh hidup Anda dengan cara ini.
Dan pada akhirnya
seperti kain terjebak pada semak berduri
dan akan robek berkeping-keping.
Semua orang tahu hal ini, Yang Mulia.
Jangan gunakan kata-kata kasar seperti itu, paman.
Aku datang padamu bukan sebagai raja.
Aku kemari sebagai keponakanmu untuk meminta nasehatmu.
Masa untuk memberikan nasihat telah berlalu.
Apa lagi nasihat yang bisa aku berikan padamu sekarang?
Menjadikan Yudhishthira sebagai Raja dari Hastinapura..
"Kalau kau bersedia"
"melepaskan posisimu sebagai putra mahkota kepada Duryodhana.."
"Kalau begitu aku tidak hanya melaksanakan tugasku"
"tetapi juga mengembalikan kebahagiaanku."
Jangan berusaha untuk membakar
para putra Pandu di Varnavarta..
"Di Varnavarta"
"keluarga paman Pandu akan terbakar menjadi abu"
"bersama dengan ingatan mereka."
Biarkan mereka hidup damai di Indraprastha..
"Pergi dan serang Indraprastha"
"tapi kumohon jangan berpikir untuk membakar dirimu sendiri."
"Aku tidak hanya ingin mengalahkan mereka, ayah."
"Aku ingin menghina mereka."
Jangan mengatur permainan dadu ..
"Seiring dengan pengetahuan tentang Kitab Suci dan persenjataan"
"permainan dadu juga bagian dari kita para Ksatria. "
"Itulah sebabnya, anakku Duryodhana"
"Telah mengatur permainan dadu."
Jangan biarkan putri Drupadi
ditelanjangi di pengadilan, Yang Mulia..
"Budak Draupadi harus mematuhi tuannya Duryodhana"
"setiap perintah."
Jangan hukum Pandawa ke pengasingan
dan menyembunyikan identitas mereka, Yang Mulia..
"Kelima Pandawa bersama dengan istri mereka Draupadi"
"harus pergi dalam pengasingan selama dua belas tahun"
"dan tambahan satu tahun"
"dalam persembunyian."
Apa saran yang harus saya berikan, Yang Mulia?
Aku tahu bahwa aku telah melakukan banyak kesalahan, paman.
Aku sudah buta
bahkan sejak aku lahir, paman.
Dan..
Dan
ketakutan yang tidak diketahui selalu
menyelubungi hatiku.
Sekarang
jika aku telah membuat kesalahan dalam keadaan pikiran seperti ini
lalu bagaimana aku bersalah?
Kebutaan bukanlah keterbatasanmu, Dhritarashtra.
Kebutaan dari pikiranmulah
keterbatasanmu.
Kau tidak pernah membiarkan kebutaanmu untuk menjatuhkanmu.
Lalu mengapa kau..
Mengapa kau berpikir kalau kau kurang dari yg lainnya?
Dan ketika orang luar
menunjukkan kekuranganmu
kenapa kau percaya orang itu?
Tidak ada orang luar mengatakan apapun.
Anda yang mengatakan itu.
Saat itulah aku percaya.
Kapan aku bilang
bahwa kau lebih lemah dari orang lain?
Cobalah untuk mengingat, paman.
Cobalah untuk mengingat hari aku akan dinobatkan sebagai raja.
"Seseorang yang buta sejak lahir"
"tidaklah layak menjadi seorang raja."
Anda percaya apa yang Vidura katakan hari itu.
Anda percaya bahwa seorang yang sejak lahir buta
tidak dapat menjadi seorang raja.
Bahwa itu adalah tradisi dari seluruh wilayah Arya.
Baik Vidura maupun aku bersalah di sini.
Keserakahanmu ada di dalam dirimu, untuk memerintah
kerajaan dan memperoleh kekuatan
telah mengurangi luas kerajaanmu saat ini.
Kau tidak pernah menghormati tradisi.
Itulah sebabnya, seluruh wilayah Arya
berada di ambang perang hari ini.
Jika perang ini terjadi
maka anak-anakku akan mati.
Dan jika perang tidak terjadi
maka Pandawa
akan menghukum anak-anakku.
Anak-anakku akan mati juga.
Apakah saran untuk mencegah perang ini
dapat diterima anak-anakmu, Dhritarashtra?
Apakah Shakuni, Raja dari Gandhara
membiarkan mereka menerima itu?
Jika kau benar-benar
ingin mencari kedamaian
maka perintahkan Shakuni Raja dari Gandhara
untuk meninggalkan Hastinapura secepatnya.
Formasi Garuda
dapat dibangun hanya di daratan, teman.
Jika pasukan musuh membombardir batu dari bukit
maka pasukan mungkin saja bisa hancur di bawah perisai mereka.
Formasi pertempuran ini
adalah cara untuk membuat
pasukanmu terbunuh.
Dengan berbicara kekalahan sebelum perang
kau menunjukkan kelemahanmu, Raja Gandhara.
Dalam sepuluh tahun terakhir
Aku telah menaklukkan kerajaan yang berbeda di empat arah.
Aku sudah menang di lebih dari 300 pertempuran.
Menggunajan formasi bertempur
dan kepentingan mereka
tidak asing bagiku.
Dan dari pertempuran tersebut, berapa banyak yang
mengalahkan Vasudev Krishna
Raja Anga?
Gurun
dapat meluas sebanyak yang diinginkan
hutan dapat menumbuhkan sebanyak tanaman yang ia inginkan
dan sungai dapat mengalir secepat mungkin
tetapi pada pantai laut
keseluruhannya
harus berakhir.
Vasudev Krishna adalah musuh yang tangguh
dan kau mungkin tidak tahu itu, Raja Anga.
Paman
Kenapa Vasudev Krishna
membuatmu begitu ketakutan?
Takut?
No comments yet. Be the first to leave one.