The first 200 lines.
Kasus No. 93-25,168.
Karena melanggar hukum khusus yang melarang pembentukan organisasi mafia,
dan tersangka pembunuhan.
Pada sidang kedua ini...
Terdakwa Lee Joon Seok, harap berdiri.
Jaksa, silakan mengajukan pertanyaan pada terdakwa.
Terdakwa, tahukah Anda pada tanggal 3 Oktober, 1996,
orang yang dibunuh di depan klab malam Internasional...
...adalah Han Dong Soo?
Tahu. Dia adalah temanku.
Kalau begitu, terdakwa, pada saat itu...
Andakah yang memberi instruksi pada Park Eun Gi dan Song Gi Ho...
...untuk membunuh Han Dong Soo?
Akulah yang memberi instruksi.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dar
Subtitle oleh: ~ Dark
Subtitle oleh: ~ DarkS
Subtitle oleh: ~ DarkSm
Subtitle oleh: ~ DarkSmu
Subtitle oleh: ~ DarkSmur
Subtitle oleh: ~ DarkSmurf
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Kenapa? Ayo cepetan!
D
Di
Dit
Dite
Diter
Diterj
Diterje
Diterjem
Diterjema
Diterjemah
Diterjemahk
Diterjemahka
Diterjemahkan
Diterjemahkan
Diterjemahkan o
Diterjemahkan ol
Diterjemahkan ole
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh:
Diterjemahkan oleh:
Diterjemahkan oleh:
Diterjemahkan oleh: ~
Diterjemahkan oleh: ~
Diterjemahkan oleh: ~ t
Diterjemahkan oleh: ~ to
Diterjemahkan oleh: ~ tot
Diterjemahkan oleh: ~ toto
Diterjemahkan oleh: ~ totor
Diterjemahkan oleh: ~ totoro
Diterjemahkan oleh: ~ totoro
Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
Hari ini harus diteruskan memburu harta karunnya.
Coba lihat!
Kemarin aku sempat mengintip...
...di mana guru menyembunyikan barang-barangnya.
Dasar anjing butut!
Kau kenal?
Murid baru yang masuk ke kelas 3.
Pindahan dari Seoul.
Hei, Yoo Young Bae!
Kau tinggal di sini?
Sepertinya ada yang berkelahi di dalam.
Kau mau main ke rumahku?
Aku hanya kurang kartu itu saja.
Hoki sekali hari ini.
Kenapa?
Tidak jadi pergi tamasya?
Hujan.
Oh ya? Ibu sedang sibuk sekarang. Nanti sebentar lagi Ibu beli mie goreng buatmu.
Halo!
Perempuan gila, lagi memikirkan apa?
Brengsek!
Siapa mereka? A nak-anak kalian sudah besar.
Jangan banyak bacot! Ayo cepat tempel!
Kampret! Sudah terlalu lama kutunggu-tunggu.
Hei, tempel yang benar! Sebentar lagi nanti pasti bocor.
@#%! Para perempuan itu main sampai gila.
Benar tidak menurutmu?
Kau pulang ngapain?
Kenapa?
Tidak punya duit untuk main di luar.
Selain rumah, bisa ke mana?
Kalian ini gerombolan gembel, cepat menggelinding dari sini!
- Aigoo, dik! - Ada apa?
Kata-katamu itu benar-benar terlalu kampret di kuping.
Ngomong apa kau, bangsat?
Kenapa temanku kau pukul?
Cari mati ya kau?
Masalah sepele begitu.
Orang tuaku kalau ribut saling menghunus pisau.
Setelah aku dewasa,
akan kubacok mereka semua.
Bangsat!
Gerombolan geng mana ini?
Sini kalau punya nyali!
- Coba kulihat! - Jangan, kampret! Sakit!
Dasar preman. Keluar kalian semua!
Keluar!
Kalau tidak, kubakar juga tempat ini.
Dasar orang sinting!
Bakar saja kalau berani.
Sudah sinting ya anak itu?
Pakai saja ini.
Binatang kau!
Lepaskan aku! Dasar preman kalian! Lepaskan!
Lepaskan aku, bajingan!
Apa kau lihat-lihat? Setan.
Makanlah sedikit, kunyuk.
Sekalipun kau jadi biksu,
bertemu dengan teman lama yang sudah 15 tahun tidak ketemu, kau juga akan makan daging.
Sama sekali tidak pernah bermimpi jika kau akan menjadi seorang biksu.
Bangsat.
Dari awal aku sudah menduga kau akan jadi orang seperti ini.
Orang seperti ini?
Bajingan... preman.
Prestasi sekolahmu hancur babak belur,
memangnya kau ngerti baca kitab Buddha dalam aksara China?
Aku ngerti, bangsat.
Kunyuk,
dengan tampangmu yang begini, menggunduli kepalamu dan berpura-pura jadi biksu...
Tidak usah ngurusin orang lain, urusin saja dirimu sendiri dulu.
Bangsat!
Jangan-jangan demi bisa begituan dengan para wanita yang datang ke kuil ini,
kau baru bela-belain jadi biksu? Ya kan?
Menurutku, orang seperti kau seharusnya...
...menerima hukuman dari Buddha.
Silakan. Hukumlah!
Bangsat.
Dasar kau anak haram jadah!
Kau akan mati, bangsat.
Bangsat.
Namo Bodhisattva.
Namamu Jeong Woo? Baru pertama kali kudengar nama ini.
Bukankah biasanya jika saat hukuman akan segera berakhir, mereka akan datang memberi stempel?
Maaf, kau siapa?
Kau tidak ingat padaku?
Dulu aku pernah main ke rumahmu, dengar musik dan main-main, Joon Seok.
Namaku Yoon Hye Ji. Dulu waktu SMA, aku adalah anggota Geng Pelangi.
Dengan Jeong Sook juga cukup dekat.
Oh, iya... Hye Ji.
Kau toh! Aku sudah ingat sekarang.
Tapi, ada apa datang ke mari?
Sebenarnya...
aku ingin minta tolong padamu.
Urusan apa?
Dulu waktu SMA, karena tidak hati-hati aku hamil.
Kami sekeluarga pindah ke Ulsan.
Waktu itu, anak ini kulahirkan.
Tapi bangsat ini bisanya hanya berkelahi tiap hari.
Beberapa waktu yang lalu dia terlibat perkelahian dengan geng preman di Busan.
Sekarang dia dipenjara di sini.
Tapi dengar dari kata temannya,
ada kemungkinan anggota-anggota mereka akan menyiksa anakku di sini.
Bagaimanapun juga, dia adalah anakku satu-satunya.
Aku benar-benar tidak bisa tidur.
Datang mencarimu secara mendadak begitu, aku minta maaf.
Bisakah kau menjadi penengahnya?
Siapa nama anakmu?
Namanya Seong Hoon. Choi Seong Hoon.
Hyeongnim, jangan diomongin lagi.
Tahun lalu di Yang san, gara-gara masalah hutang, anggota kita jadi saling membacok.
No comments yet. Be the first to leave one.