The first 200 lines.
Apa semuanya sudah datang?
- Sang Min. - Apa itu?
Kamu terlalu terang-terangan memakai telepon saat masuk ke kelas.
- Dia benar. - Hei, Hee Chul.
Hee Chul, kamu harus hidup sesuai dengan ketampananmu.
Hidup sesuai ketampananku?
- Apa maksudmu? - Kamu payah saat berswafoto.
- Benarkah? - Penggemarmu saja mengatakan itu.
Ya, mereka semua bilang aku tidak pandai berswafoto.
Siapa dia sampai berani membicarakan swafoto?
Bukankah Sang Min yang terburuk dalam berswafoto?
Benar. Sang Min selalu mengambilnya seperti ini.
Setiap kali melihat fotonya, aku tidak tahu di mana dia.
- Fokus di foto itu adalah aku. - Semua diambil dari atas.
Menurutku, Yeong Cheol yang paling pintar memotret.
- Benar. - Tapi hanya yang dari belakang.
Dia yang terbaik di negara kita untuk foto seperti itu.
Benar.
- Dari belakang dia seperti model. - Proporsi tubuhnya bagus.
Aku makin pandai memotret.
Aku mempelajarinya dari manajerku.
Soo Geun, kamu berharap terlihat lebih tinggi di foto, bukan?
Kenapa kamu membahas tinggi badanku?
Tinggi badanku 183 cm, tapi aku tampak lebih tinggi dan kurus di fotoku.
Semua orang bertanya apa tinggiku 189 cm
atau bilang aku terlihat setinggi Jang Hoon.
- Aku tinggi dan kurus di foto. - Kalau begitu, bisa potret Soo Geun
- dan mengubahnya menjadi Jang Hoon? - Aku bisa.
- Benarkah? - Berdirilah, Soo Geun.
- Kamu bisa melakukan itu? - Kamu sungguh bisa
mengubah Soo Geun menjadi Jang Hoon?
Kebanyakan orang berfoto seperti ini.
Aku memotret normal Soo Geun. Lihatlah.
- Benar, bukan? - Coba kulihat.
- Dia manis sekali. - Sungguh khas Soo Geun.
- Coba kulihat. - Kebanyakan berfoto seperti ini.
Kamu tidak pandai memotret.
Begitulah kebanyakan orang berfoto.
Kalau begitu, bagaimana caramu berfoto?
Jika ingin tubuhmu tampak lebih tinggi, balik kameramu.
- Kenapa? - Lihat.
- Sekarang terbalik. - Lensanya akan miring.
Lalu arahkan ponselnya sedikit ke arahmu.
Sejajarkan dengan kaki.
- Baiklah. - Coba kulihat.
Lihat seperti apa Soo Geun di foto ini.
"Sudah selesai. Lihatlah"
- Berhasil. - Tingginya seperti 178 cm, bukan?
Kurasa tidak ada yang bisa mengubahnya menjadi Jang Hoon.
Itu mustahil.
- Berdiri di sini sebentar. - Tidak bisa dengan teknik.
Aku bisa membuatmu lebih tinggi.
Ini hal yang bahkan diketahui para penyanyi zaman dahulu.
Tapi itu artinya kamu terlalu niat mengambilnya.
Kenapa orang bertindak sejauh itu?
- Mari kita lihat. - Daripada itu,
jika kamu memotret dari bawah...
Kali ini berhasil.
- Astaga. - Hebat.
Dia sungguh Handsome Tiger.
- Astaga. - Melihat ini,
kupikir dia Gang Dong Won.
Dia Gang Dong Won.
- Luar biasa. - Mengejutkan sekali.
Ini luar biasa. Ini sungguh luar biasa.
Tunggu, pinjamkan sebentar kepadaku.
Beginilah cara IU berswafoto.
- Biasanya kita berswafoto begini. - Benar.
Bukan begitu caranya.
Kamu harus melihat ke arah berlawanan dari kamera.
- Itu membuat foto yang lebih bagus. - Cobalah.
- Tapi kamu tidak melihat apa pun. - Tapi hasilnya tidak terlihat.
- Pakai perasaanmu. - Dia bilang hasilnya lebih baik.
Hanya dengan mengikuti perasaan.
"Memotret"
"Aku yakin kami juga akan terpotret"
"Berpose sebaik mungkin"
- Coba kulihat. - Apa cara itu berhasil?
"Mari kita lihat..."
Ini?
Dia memotret dinding.
- Ini berlebihan. - Dia tidak memutar kamera.
- Hei. - Kyung Hoon.
Kamu harus ganti kembali ke mode kamera belakang dari mode swafoto.
Ketiganya foto pintu.
Kamu harus mengubahnya menjadi mode kamera belakang dahulu.
Ketiga hasil fotonya seperti itu.
Yang kamu lakukan hanya memotret bagian depan ruangan.
- Apa kamu Casper? Apa kamu hantu? - Benar.
Dia harus mengubah mode kameranya.
Kamu mau mengirim foto-foto ini ke siapa?
Berikan kepadaku.
Ada metode untuk berswafoto bagus.
- Metode yang berbeda. - Metode apa?
Jika orang lain yang menekan tombol untukmu, hasilnya akan bagus.
- Kamu tahu maksudku? - Tidak.
Aku mengaktifkan mode swafoto. Berdiri di sini.
- Baiklah. - Berdiri di sini.
- Aku mengaktifkan mode swafoto. - Ini tampak bagus.
Aku tidak memotretnya. Kamu yang tekan tombolnya.
"Tekan tombolnya"
Dasar kamu...
"Jang Hoon, kamu..."
Kamu sengaja melakukan itu.
Semuanya, kita harus bertindak sekarang.
Kelompok orang pendek harus bergerak sekarang.
- Dia menipu kita. - Jang Hoon.
- Jang Hoon. - Jang Hoon menjebaknya.
Satu pukulan, tapi sangat kuat.
Semuanya.
"Hai, semuanya"
- Murid pindahan datang. - Goyang, goyang, goyang.
Astaga, itu peri.
Hai, semuanya.
Kami pindah dari SMA Kami Datang Untuk Menipu Kalian.
Aku Ko Kyoung Pyo.
- Aku Seohyun. Senang bertemu. - Halo.
Kali terakhir Seohyun datang, dia menampilkan "Shake It".
Dia luar biasa.
- Benar, "Shake It". - Aku akan mengguncang hati kalian.
Sebelumnya Seohyun menari di acara ini dan kita semua menjadi dekat.
Tapi ini agak canggung bagi Kyoung Pyo, bukan?
- Tidak? - Kyoung Pyo.
Kenapa kamu berbicara formal dengan Kyoung Pyo?
- Kenapa hanya dengan Kyoung Pyo? - Aku tahu alasannya.
Kyoung Pyo
sangat menyukai Jae Seok.
- Dia penggemar Jae Seok? - Benarkah?
Dia penggemar Jae Seok.
Dia berterus terang bahwa dia penggemar Jae Seok.
Benarkah?
Selain itu, dukunglah Ho Dong juga.
- Dia selalu seperti itu. - Tidak, maksudku...
"Tertawa"
Menyenangkan sekali bisa mengandalkan slogan itu.
"Itu slogan serbabisa yang diberikan Yong Hwa"
Tapi mereka bilang mereka penipu.
- Ya. - Kenapa kalian menipu kami?
Seohyun dan Kyoung Pyo? Kenapa?
Sejujurnya, kami penipu.
- Apa? - Benarkah?
- Kamu boleh mengungkapkan hal itu? - Bahwa kalian penipu?
Itu rahasia untuk saat ini, tapi kami memerankan penipu
untuk drama baru yang tayang di JTBC Rabu dan Kamis malam,
berjudul "Personal Life".
Jadi, kisah kehidupan pribadi para penipu?
Benar, kurang lebih begitu.
Pasti luar biasa.
Tokoh yang kuperankan di drama ini adalah Cha Joo Eun.
Dia belajar menipu dari orang tuanya saat masih kecil.
- Sungguh luar biasa. - Dia memang penipu.
Tokoh yang kuperankan adalah Lee Jung Hwan.
Dia bekerja sebagai kepala departemen perusahaan besar
dan dia melakukan penipuan terselubung
- sebagai sosok misterius. - Apa dia menjalani kehidupan ganda?
- Benar. - Ya, berbeda dari yang terlihat.
Tapi kamu tahu, orang baik lebih sering ditipu, bukan?
Ji Hyun orang baik.
Dia sangat baik hingga cenderung mudah percaya pada orang lain.
- Benar. - Dia pernah meneleponku
dan bilang ada masalah darurat.
Dia bilang Pangeran Arab Saudi mengeluarkan cek...
- Itu sudah dimulai dari awal. - Sejak awal sudah aneh.
Sang Min, aku yakin mereka tidak akan memakai dialog itu di drama
karena itu terlalu jelas.
- Cek apa itu? - Entahlah.
Cek rekening?
Dia bilang harus segera mencairkan cek itu
dan memintaku menyelidikinya.
Aku bertanya siapa lagi yang dia ceritakan soal ini selain aku.
Dia bilang aku yang pertama,
jadi, aku melarangnya menelepon orang lain.
Berapa jumlah yang tertulis di cek itu?
- Jumlahnya 300.000 dolar. - Dari pangeran Arab Saudi?
Jelas sekali mereka tidak bisa memakai dialog itu dalam drama.
- Itu terlalu jelas. - Terutama di negara kita.
Seo Hyun, kamu terlihat lebih kurus daripada sebelumnya.
Jika kamu penipu, bukankah kamu harus makan banyak?
Apa kamu sengaja menguruskan tubuhmu?
- Aku menguruskan tubuh? - Sengaja?
Bukankah kamu menjadi agak terlalu kurus?
- Kamu sengaja melakukan itu? - Aku sengaja menguruskan tubuh.
- Kenapa? - Karena lebih cocok dengan tokohmu?
Aku ingin memastikan penampilanku cocok dengan tokohku,
karena itu aku menguruskan tubuh.
Karena mereka aktor, berat badan mereka elastis seperti karet gelang.
Tipe tubuh Kyoung Pyo adalah kapitalisme itu sendiri.
- Kenapa? - Kyoung Pyo menaikkan berat badan
dan menjadi kurus jika dia mendapat peran kurus.
Ada sebuah foto terkenal.
- Mari kita lihat. - Astaga.
Perbedaannya besar sekali.
- Sebelum dibayar, dan sesudah. - Itu hanya swafoto yang buruk.
Di kiri, Kyoung Pyo yang makan banyak makanan lezat.
Di kanan Kyoung Pyo yang kehilangan berat badan dan kebahagiaannya.
Di foto kiri dia terlihat gemuk.
- Benar. - Berapa perbedaan berat badanmu?
Di antara kedua foto itu, sekitar 15 kg?
Berapa berat badanmu saat menggemuk?
Berat badanku 90 kg.
No comments yet. Be the first to leave one.