Megan

Megan

Download Indonesian Subtitle

Release info

Megan 2020 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
A Commentary by Bandar1
No Resync

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
Published on: 2021-10-13
Downloads: 107
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Mereka takkan pernah memisahkan kita.

...Harapan untuk temukan orang hilang baru-baru ini...

...dalam keadaan hidup sirna.

Menurut kepolisian...

...Memastikan...

Sial.

Bagus.

Tom? / Hei.

Hei, Tom, bagaimana kabarmu?

Baik. Bagaimana kabar Ayah? Semua baik?

Kau tahu yang mereka katakan. Usia senja hal yang menyebalkan.

Rasa sakit dan perih biasanya.

Bahu ayah sangat menyiksa.

Tapi, hei, bagaimana perkembangan proyekmu?

Masih berjalan.

Ayah harap kau yakin.

Jika tidak, aku takkan melanjutkan. Ayah tahu aku.

Itu karena kau keturunan Davis yang keras kepala.

Ayah yakin itu akan terjadi.

Ayah sangat yakin.

Hei, dengar, jika kau mau bicara soal itu,

Kenapa kau tak kemari akhir pekan ini?

Aku menginginkan itu,

Tapi aku sangat sibuk dengan pekerjaan sekarang.

Kenapa bukan ayah saja yang kemari?

Kita berbincang sambil minum bir dan bukan lewat layar komputer.

Dan tolong bawakan aku kuemu.

Itu benar. Kau suka kue ayah.

Baiklah.

Hei, makananku hangus, Ayah. Aku harus pergi. Aku sayang ayah.

Oke.

Ayah juga menyayangimu.

Makan piza lagi.

Baiklah.

Jessy, makanan siap. Bisa kau turun, tolong?

Aku tidak lapar.

Kau mau roti isi?

Ya. Aku akan makan di kamarku.

Jessy, bisa kau turun?

Tolong? Aku mau bicara denganmu.

Tak ada yang perlu kita bicarakan.

Ada.

Aku mau itu berhenti.

Jessy, kau janji jika kita akan total.

Kita sepakat.

Kau tahu ini sudah tak sama lagi.

Sial!

Taruh di meja samping ranjang.

Aku akan makan nanti.

Jessy, kau janji kita akan melakukannya secara total.

Halo?

Apa maksudmu ini sudah disimpulkan?

Aku mengerti.

Tak ada uang.

Bajingan keparat.

Hei, Ayah. Maaf aku menelepon pagi-pagi.

Hei. Ada apa?

Mereka menghentikan pendanaan proyekku.

Mulai Senin, aku menganggur.

Astaga. Ayah turut menyesal.

Apa yang akan kau lakukan? / Entahlah.

Kau selalu bisa tinggal di sini jika kau menginginkannya.

Aku harus pergi. Maaf membangunkanmu.

Tak apa. Terus kabari ayah.

Aku menyayangimu, Ayah.

Kemarin, saat aku berdiri di jendela,

Aku mendengar suara air.

Pasti ada aliran sungai didekat sini.

Megan, tolong. Aku tak mau ke sana.

Tolong, ajak aku.

Tidak, sayang./ Kenapa tidak?

Karena kita di pondok terpencil,

Belasan mil jauhnya dari jalanan terdekat.

Jadi apa? Aku tak bisa... Kau tahu...

Kau tak pernah tahu apa yang bisa kau temui.

Hewan liar. Orang asing.

Tapi kau bisa.

Aku sangat-sangat ingin keluar sana sesekali.

Oke, oke, oke. Dengar, kau tahu?

Kita bisa pergi berjalan didepan rumah. Oke?

Oke.

Kau takut.

Kau selalu menang.

Dan itu sebabnya kau terus mengurungku.

Aku hanya berhati-hati.

Dan kita takkan di sini, jika kau juga berhati-hati.

Berdiri.

Berdiri.

Jika kau tak suka,

Kau boleh pergi kapanpun kau mau.

Perbaiki handuk itu.

Menurutmu ke mana aku bisa pergi?

Ya, Megan. Lihat.

Lihat aku! Lihat aku! Lihat!

Menurutmu ke mana aku bisa pergi?

Aku tak peduli. Itu bukan masalahku.

Aku tak mau kau meminum itu lagi.

Harus berapa kali kubilang jika kau tidak sakit.

Tapi dokter, dia.../ Tidak, tidak.

Dokter mengisi kepalamu dengan omong kosong.

Berhenti mendengarkan dia.

Kau selalu beritahu aku harus apa.

Kau selalu beritahu semua yang harus aku lakukan.

Sayang, kau pikir kau bisa menjaga dirimu sendiri?

Kau memang wanita jalang!

Maafkan aku. Maaf... Maaf, maaf.

Aku mencintaimu.

Aku hanya berusaha membantumu, oke?

Ya./ Ya.

Ya, Megan.

Belum ada perkembangan terbaru mengenai orang hilang.

Para ahli memastikan bahwa ...

"Ahli".

Persetan mereka.

Siapa di sana?

Hei. Selamat malam.

Bisa kau isi tempat minumku?

Pergilah.

Aku hanya ingin minta air.

Tolong.

Megan, suruh dia pergi./ Diam!

Tolong jangan biarkan dia masuk. Aku tak mau terluka.

Diam dan pergilah ke kamarmu!

Hei.

Ada yang bisa aku bantu?

Kita pernah bertemu?

Aku rasa tidak.

Kau terlihat tak asing.

Bisa kau isikan ini untukku?

Tempat berikutnya masih 3 mil dari sini.

Tentu. Silakan masuk.

Maaf. Adikku, Jessy, dia tak suka orang asing.

Kau tak pernah tahu apa yang bisa terjadi akhir-akhir ini.

Lebih baik aman daripada menyesal.

Silakan.

Aku akan mengisi itu untukmu.

Terima kasih. Aku Tom.

Megan.

Senang bertemu kau, Megan.

Sial.

Mungkin aku bisa tunggu di sini hingga hujan reda.

Jika kau tak keberatan.

Ya. Oke.

Baiklah.

Jadi, di mana saudarimu?

Kau tak perlu khawatirkan dia.

Kami bertengkar dan dia pergi ke kamarnya.

Kadang dia akan tetap di sana hingga dua hari.

Kau tak pernah tahu dengan dia.

Ini tak selalu begitu.

Kenapa? Apa yang terjadi?

Beberapa pria. Pria yang sangat jahat.

Mengulurnya ke tempat terpencil.

Dia masih mudah dan polisi.

Kau bisa bayangkan apa yang terjadi berikutnya.

Babi-babi itu terbebas dengan itu.

Itu sangat buruk.

Aku turut menyesal./ Ya. Kau menyesal.

Pihak berwajib menyesal. Semua orang menyesal.

Itu tak mengubah apa-apa, bukan begitu?

Aku rasa tidak.

Kalian berdua tinggal di sini sendirian?

Ya. Terpaksa.

Jessy menjadi keanehan.

Dia jadi umpan klik Internet. Reporter, jurnalis...

Perkosaan dia ada di seluruh Internet.

Aku mengerti.

Aku rasa kau tak mengerti.

Cepat atau lambat, aku harus perbaiki itu.

Aku akan siapkan makan malam.

Bisa aku membantumu?/ Tidak.

Hei, ini Tom Davis. Tinggalkan pesan.

Aku akan hubungi kau kembali.

Tom, ini Ayah. Apa kau di sana?

Baiklah, hubungi ayah saat kau pulang nanti.

Maaf. Aku tak bermaksud menakutimu.

Kau tidak membuatku takut.

Kau yakin tak butuh bantuan?

Jika kau bersikeras, kau akan temukan semua yang kau butuhkan...

...di lemari ruang santai.

Ya.

Oke.

Sial.

Tom? Makan malam siap.

Baiklah. Meja makan siap.

Jadi...

Apa yang membawamu ke area ini?

Aku suka alam. Dan fotografi.

Fotografi seperti apa?

Kupu-kupu.

Ada beberapa spesies langka di area ini.

Oke.

Apa aku mengatakan sesuatu yang lucu?

Tidak, maafkan aku. Hanya saja...

Kau takkan temukan banyak kupu-kupu di sini setelah hujan.

Boleh aku bertanya padamu?

Tentu.

Mana kameramu?

Ketinggalan di rumah.

Mulai Senin, aku pengangguran.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left