The first 200 lines.
Kau jangan mendekat!
Jangan mendekat!
Tenanglah sedikit, dengarkan penjelasanku.
Qianyi, kau tenanglah sedikit.
Jangan mendekat!
Tenanglah sedikit!
Jangan mendekat!
Jangan mendekat... jangan mendekat!
Kau tenanglah sedikit!
Jangan mendekat!
Jangan mendekat!
=Kekasih Asing= =Episode 1=
Qianyi...
Qianyi...
Qianyi...
Qianyi,
Saat ini kami berada di gunung salju tempat bencana terjadi,
semua korban bencana telah dilarikan ke rumah sakit pemda.
Bencana longsor salju ini,
tak hanya menghancurkan puluhan rumah penduduk,
tapi juga menyebabkan banyak pendaki gunung meninggal.
Anggota penyelamat di lokasi,
sedang sibuk menyelamatkan para korban bencana.
Tuan Huo,
bencana longsor salju ini sungguh amat mengerikan,
untung saja Anda hanya menderita luka ringan.
Kami menemukan beberapa benda ini dari salah satu korban lainnya,
kami rasa seharusnya ini adalah milik Anda.
Luo Qianyi, dia adalah tunangan Anda, ya 'kan?
Benar,
apa aku bisa bertemu dengannya?
Tentu saja bisa,
tapi...
Amnesia?
Maksudmu,
dia tak bisa mengingat hal apa pun?
Kondisinya tergolong gejala Amnesia Retrograde.
Ini karena bagian kepalanya terbentur keras,
dan mengakibatkan kerusakan ingatan.
Wajah dan pita suaranya pun juga terluka berat,
kami perlu melakukan operasi rekonstruksi wajah,
untuk memulihkan wajah Nona Luo.
Anda tenang saja, kami akan merawatnya dengan baik.
Maaf, maaf...
Terima kasih.
Tidak perlu.
Jangan sampai sakit.
Tak apa-apa, mobilku akan segera tiba.
Kalau begitu, aku akan menunggunya denganmu.
Biar kubantu bawakan.
Terima kasih.
Kapan kau akan tiba?
Manajer sudah marah-marah.
Aku sudah hampir sampai,
lima menit lagi... bukan, sepuluh menit lagi...
Dah...
Kau pergi saja.
Mobilku sudah tiba.
Kalau begitu,
terima kasih.
Sama-sama.
(Biola; Saat musik klasik bertemu dengan rock)
Wiski.
Ini Wiskimu.
Terima kasih.
Tak mengenaliku lagi?
Barusan tadi... Payung...
Aku tahu,
kita bertemu lagi.
Apa kau ke sini untuk melihat pertunjukan?
Halo semuanya,
我们是漂泊的火星人 Kami adalah band “Pengembara Mars”,
senang sekali bisa bertemu dengan kalian semua di sini.
- Selanjutnya, silakan menikmati... - Aku tampil dulu.
Seusai nanti, tolong tunggu aku sebentar.
Kak, berikan tagihannya padaku.
Baik.
Benar saja sesuai tebakanmu,
turun hujan lagi.
Biar aku saja.
Pertunjukan hari ini sangat bagus.
Apa kau suka?
Kau terlihat bukan seperti...
orang yang suka mendengar musik seperti ini.
Kau juga bukan seperti orang yang memainkan musik seperti ini.
Aku tahu.
Anjing kecil ini sepertinya terluka,
kasihan sekali.
Ayo kita antar dia ke rumah sakit.
Ayo.
Syukurlah, dokter bilang...
dia hanya sedikit patah tulang.
Terima kasih karena kau bersedia memeliharanya.
Kau harus ingat,
untuk membawanya periksa ulang setelah beberapa hari.
Tak masalah.
Oh ya, namamu siapa?
Huo Youze.
Aku sedang menanyakan nama anjing ini.
Begini saja,
kau dinamai Mozart saja,
bagus tidak?
Mozart?
Tapi,
Mozart saat berumur 35 tahun sudah...
Bakat...
Yang terpenting adalah bakat.
Aku bersedia kalau sekarang disuruh untuk bertukar posisi dengannya.
Cukup bagus juga.
Maksudku, menamainya Mozart juga cukup bagus.
Mozart, kini kau sudah punya nama.
Pak, biar aku pindai kode pembayarannya.
Tak perlu, biar aku saja.
Terima kasih kalau begitu.
Mozart,
kau sudah aktif dan energik begini,
nanti jika ada waktu,
apa aku boleh ke tempatmu untuk menengok Mozart?
Ponselmu?
Nanti telepon aku saja jika ingin datang.
Terima kasih.
Dah, Mozart!
Hati-hati.
Dah, Mozart!
Dah!
Dah!
Tunggu dulu.
Ayo jalan.
Namamu...
Apa?
Namaku Huo Youze,
nama anjingku Mozart,
aku masih tak tahu siapa namamu.
Luo Qianyi,
Q-I-A-N
Y-I.
Baik, aku ingat.
Selamat malam.
Selamat malam.
Suara biola ini sangat menakjubkan.
Aku menemukan biola ini dari gudang kakekku sewaktu aku masih kecil.
Dan aku menghabiskan waktu yang lama untuk memperbaikinya.
Bagaimanapun,
permainan biolamu sangat luar biasa,
hingga membuat orang terkagum.
Terima kasih!
Apa kau begitu menyukainya?
Mendengar suara biola ini,
ia bukanlah biola klasik biasa.
Siapa tahu,
ini adalah Stradi yang hilang.
Mana aku tahu tentang hal ini?
Aku pun belum pernah memainkannya.
Ayo pergi.
Ayo pergi.
Tunggu sebentar.
Permisi,
apa kita bisa berbincang sebentar?
Maaf, tapi biola ini tidak dijual.
Kau tak perlu seperti ini.
Kau melihat bagaimana dia memainkan biola itu.
Tapi itu adalah biolaku.
Bukan,
itu adalah miliknya.
Dan kau tahu itu dalam hatimu.
Ada apa ini?
Apa yang kau katakan padanya?
Aku menjanjikannya satu juta Dolar Amerika.
Satu juta Dolar? Apa kau gila!
Belum tentu juga ini benar-benar Stradi.
Tak cukup hanya satu juta Dolar,
ada satu syarat lagi.
Syarat apa?
Apa kau bersedia menikah denganku?
Menikahlah denganku...
Qianyi?
Baik.
Apa kau bilang?
Aku bersedia.
Mereka tak mengerti.
Iya, aku bersedia.
Qianyi.
Aku pasti akan menyembuhkanmu.
Sebentar lagi selesai.
Ini.
Syukurlah,
pemulihannya sangat baik.
Pita suara pun juga hampir pulih.
Halo.
Terima kasih.
Sama-sama.
Qianyi...
Dokter bilang, kau telah pulih sepenuhnya,
mari kita pulang ke negara kita.
Aku berjanji padamu,
setelah kita pulang nanti,
tidak akan membiarkanmu tak nyaman sedikit pun.
Ini adalah rumah kita.
Banyak hal yang tak kau ingat,
biar kutunjukkan lagi padamu supaya kau tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.