The first 200 lines.
Alam semesta meliputi segala yang ada,
atau yang pernah ada,
atau yang akan ada.
Ikutlah dengan ku.
Satu generasi sebelumnya,
ahli astronomi, Carl Sagan Pernah berdiri disini
dan membawa ratusan juta dari kita
ikut ke dalam petualangan besar.
Penjelajahan alam semesta yang diungkap dengan ilmu pengetahuan.
Kini saatnya untuk mengulanginya lagi.
Kita akan memulai perjalanan
yang akan mengantarkan kita dari hal yang sangat kecil,
hingga yang tak terbatas,
dari awal mula waktu, hingga ke masa depan yang jauh.
Kita akan menjelajahi galaksi dan matahari, serta dunia,
berselancar pada gelombang gravitasi dari ruang dan waktu,
bertemu makhluk yang hidup di dalam api dan es,
menjelejahi planet-planet dari bintang-bintang yang tak pernah mati,
menelusuri atom-atom yang sebesar matahari
dan semesta yang berukuran lebih kecil daripada atom.
Cosmos juga adalah sebuah cerita tentang kita.
Ini adalah kisah bagaimana pengembaraan dari pemburu dan pengumpul makanan
menemukan jalan mereka menuju pada bintang
sebuah petualangan dengan banyak tokoh
Untuk melakukan perjalanan ini, kita akan membutuhkan imajinasi.
Tapi imajinasi saja tidaklah cukup
karena kenyataan tentang alam jauh lebih menakjubkan
dibanding dengan apapun yang bisa kita bayangkan.
Petualangan ini menjadi mungkin karena genenasi-generasi para pencari
secara ketat mengikuti seperangkat aturan yang sederhana..
uji ide-ide dengan percobaan dan pengamatan,
membangun berdasarkan ide-ide yang telah lulus uji,
sisihkan ide-ide yang gagal uji
mengikuti hal yang telah terbukti, kemanapun hal itu mengarahkannya
dan mempertanyakan apa pun.
Terimalah persyaratan tersebut
dan semesta akan menjadi milikmu.
Sekarang, ikutlah denganku.
Cosmos Eps 1 - Standing Up in the Milky Way Diterjemahkan oleh: @zakwannur
Dalam kapal imajinasi ini
yang bebas dari ikatan ruang dan waktu
kita bisa pergi ke mana saja.
Jika kamu ingin melihat dimana letak kita pada ruang,
lihat saja keluar jendela depan.
Dalam dimensi waktu, masa lalu berada di bawah kita.
Inilah penampakan Bumi 250 juta tahun yang lalu.
Kalau kamu ingin melihat masa depan, lihatlah keatas.
Dan ini bagaimana Bumi mungkin terlihat, 250 juta tahun dari sekarang.
Jika kita ingin menjelajahi
sampai ke dalam batas terjauh semesta,
kita harus tahu alamat kosmos kita,
dan ini adalah baris pertama dari alamat itu.
BUMI-
Kita meninggalkan Bumi, satu-satunya rumah yang pernah kita ketahui
menuju tempat terjauh dari alam semesta.
Tetangga terdekat kita, Bulan, tak memiliki langit
tanpa laut, tanpa kehidupan--
hanya bekas luka dari benturan kosmis.
Bintang kita menggerakkan angin dan gelombang
dan seluruh kehidupan di permukaan dunia kita.
Matahari menampung seluruh dunia yang ada dalam tata surya
dalam cakupan gravitasinya, dimulai dari Merkurius...
...hingga Venus yang tertutup awan, dimana efek rumah kaca
telah merubahnya menjadi semacam neraka.
Mars...
sebuah lingkungan dengan daratan sebanyak yang dimiliki Bumi.
Sabuk dari batuan asteroid mengelilingi Matahari
di antara orbit Mars dan Yupiter.
Dengan empat bulan besarnya dan lusinan lainnya yang berukuran kecil,
Yupiter seperti sebuah tata surya kecil tersendiri.
Ia memiliki massa yang lebih besar daripada massa gabungan seluruh planet.
Bintik Merah Raksasa Yupiter...
sebuah badai berukuran tiga kali dari ukuran planet kita
yang telah mengamuk selama berabad-abad.
Mahkota permata dari tata surya kita; Saturnus,
dikelilingi semacam jalan raya dari batuan es yang tak terhitung jumlahnya
mengorbit dan jatuh perlahan
setiap batu es, adalah satu bulan kecil.
Uranus...
dan Neptunus,
planet-planet terluar, yang tak dikenal zaman dulu
dan baru ditemukan setelah penemuan Teleskop.
Jauh dari planet terluar,
ada kumpulan dari puluhan ribu dunia beku.
Dan Pluto salah satu dari mereka.
Dari seluruh pesawat ruang angkasa kita
ini adalah yang telah bepergian paling jauh dari rumah--
Voyager 1.
Dia membawa pesan kepada miliaran tahun dari sekarang,
sesuatu tentang siapa diri kita,
bagaimana kita merasa,
dan musik yang kita buat.
Perairan yang lebih dalam
pada lautan jagat yang luas ini
dan dunia yang tak terhitung jumlahnya terbentang di depan.
Dari luar sini, Matahari tampak sama seperti bintang lainnya.
Tapi gravitasinya masih mempengaruhi
triliunan komet beku,
sisa-sisa dari pembentukan tata surya
sekitar lima miliar tahun yang lalu.
Ia disebut Awan Oort.
Tak ada yang pernah melihatnya sebelumnya, tidak juga mereka,
karena setiap dari dunia kecil ini
amat jauh bahkan dari tetangga terdekatnya
seperti jarak Bumi - Saturnus.
Awan besar komet ini membungkus tata surya
yang merupakan baris kedua dari alamat kosmis kita
TATA SURYA-
Kita baru bisa mendeteksi planet-planet dari bintang lain
dalam beberapa dekade terakhir,
tapi kita telah mengetahui bahwa planet itu berjumlah banyak--
melebihi jumlah bintang.
Hampir semuanya sangat berbeda dari Bumi,
dan berbahaya bagi kehidupan yang kita kenal.
Tapi apa yang kita ketahui tentang kehidupan?
Kita baru bertemu satu jenis kehidupan saja sejauh ini;
Kehidupan Bumi.
Lihat sesuatu?
Hanya ruang kosong, kan?
Mata manusia hanya melihat satu berkas cahaya
yang bersinar di jagat raya.
Tapi sains memberi kita kemampuan untuk melihat apa yang indera kita tak mampu.
Inframerah adalah jenis cahaya yang terlihat
dengan bantuan kacamata penglihatan malam.
Lepaskan sensor inframerah pada kegelapan...
Planet pengembara.
Dunia tanpa matahari.
Galaksi kita punya miliaran planet ini, mengambang dalam kegelapan abadi
Mereka yatim piatu, terbuang dari bintang induknya
selama kekacauan dari kelahiran sistem bintang asalnya
Planet pengembara memiliki inti yang cair
tapi membeku pada permukaannya.
Mungkin ada samudera dari air yang cair
diantara zona ekstrim tersebut.
Siapa tahu mungkin ada yang berenang di sana?
Inilah bagaimana Galaksi Bimasakti terlihat dengan inframerah.
Setiap satu titik, tidak hanya yang terang,
adalah suatu bintang.
Berapa banyak bintang?
Berapa banyak dunia?
Ada berapa banyak kehidupan?
Dimana kita pada gambar ini?
Lihat ekor terluar itu?
Disanalah tempat kita tinggal--
sekitar 30.000 tahun cahaya dari pusatnya.
Galaksi Bima Sakti
adalah baris selanjutnya dari alamat kosmis kita.
Kini kita berada seratus ribu tahun cahaya dari rumah.
Artinya, cahaya, -hal tercepat yang pernah ada-,
butuh seratus ribu tahun untuk mencapai tempat kita dari Bumi.
Ini adalah Spiral Besar pada Andromeda,
galaksi tetangga kita.
Kita menyebut dua galaksi besar kita
dan kumpulan lainnya yang lebih kecil,
"Grup Lokal"
GRUP LOKAL-
Kita bahkan tak bisa menemukan galaksi rumah kita dari luar sini.
Ia hanyalah satu dari ribuan galaksi dalam Gugus Besar Virgo.
GUGUS BESAR VIRGO-
Pada skala ini,
seluruh obyek yang kita lihat, termasuk titik yang paling kecil,
adalah galaksi-galaksi.
Setiap galaksi memiliki miliaran matahari
dan dunia yang tak terhitung.
Namun keseluruhan dari Gugus Besar Virgo itu sendiri,
membentuk satu bagian kecil dari jagat raya kita.
Ini adalah jagat raya pada skala termegah yang kita ketahui--
sebuah jaringan dari ratusan miliar galaksi
Itulah baris terakhir dari alamat kosmis kita...
..untuk sementara.
ALAM SEMESTA YANG TERAMATI-
Alam semesta yang teramati?!
Apa artinya?
Bahkan bagi kita, dalam kapal imajinasi kita
terdapat batas sejauh mana kita dapat melihat dalam ruang dan waktu.
Itu adalah cakrawala kosmis kita.
Jauh dari cakrawala itu terletak bagian-bagian dari alam semesta
yang sangat jauh.
Belum ada waktu yang cukup
dalam 13,8 miliar tahun sejarah alam semesta
untuk cahaya mereka mencapai kita.
Banyak dari kita menduga bahwa semua ini--
seluruh dunia, bintang galaksi dan gugus galaksi
dalam alam semesta kita yang teramati--
adalah salah satu gelembung kecil dalam lautan yang tak terhingga
dari alam semesta lainnya.
...sebuah meta-universum.
Alam semesta didalam alam semesta.
Dunia tanpa akhir.
Merasa sangat kecil?
Yah, dalam konteks jagat raya kita memang sangat kecil.
Kita mungkin hanya orang kecil yang tinggal dalam sebutir debu
yang mengambang dalam keluasan yang mengejutkan
tapi kita tidak berpikir kecil.
Perspektif jagat raya ini relatif baru.
Empat abad lalu, dunia kecil kita tidak menyadari
keseluruhan jagat raya.
Dulu tak ada teleskop.
Semesta hanyalah apa yang dapat kamu lihat dengan mata telanjang.
Pada tahun 1599,
No comments yet. Be the first to leave one.