The first 200 lines.
Penginapan Chenglong
Tolong.
Tolong.
Tolong.
Orang Jepang?
Nona jangan takut.
Apa yang terjadi?
Aku lewat jalan ini,
dikejar oleh anjing serigala,
hampir saja digigit.
Jika digigit anjing serigala itu,
aku akan menjadi hantu.
Mana yang luka?
Perlihatkan padaku.
Wanita cantik.
Aku ingin pinjam tempat untuk bermalam.
Tidak tahu apakah di sini
masih ada kamar?
Ada, ada.
Nona mau berapa kamar?
Aku masih ada 3 saudari lagi.
Menurut kalian,
perlu berapa kamar?
Aku Yingzi.
Aku Taozi.
Aku Youzi.
Menurutku, satu kamar sudah cukup.
Tiga.
Satu.
Tiga.
Satu.
Tiga.
Satu.
Tiga gadis,
satu kamar.
Mari.
Tolong.
Gendut.
Tolong aku.
Tolong aku, Gendut.
Dasar.
Kemarilah.
Dasar para wanita.
Matilah kalian.
Di sini.
Mari.
Kurus.
Kita tunggu dia di sini.
The Thousand Faces of Dunshu 2
Cepat, cepat.
- Cari dengan teliti. - Ada tidak?
Tidak ada, di sini.
Tidak ada, di sini juga tidak ada.
Kaisar tiba.
Apakah sudah ketemu?
Pada saat perang waktu itu,
dengan perlindungan Dewi Langit Kesembilan,
Kaisar menaklukkan dunia dengan Teknik Dunshu Aliran Qimen,
berkuasa ribuan tahun.
Kaisar Dinasti Wang
Kuki Ichiro,
pernahkah kau mendengar legenda ini?
Kaisar,
Ahli sihir Jepang, Kuki Ichiro
buku ini pemberian Dewi Langit Kesembilan,
buku paling ajaib di dunia.
Shangguan Yue'er
Shangguan Miaomiao
Kerajaan sudah mendidik kalian begitu lama,
tapi lihatlah,
sekarang pasukanku dikelilingi musuh,
berada dalam bahaya.
Aliran Qimen masih punya muka untuk berdiam diri?
Kepala Shangguan.
Kepala Shangguan Aliran Qimen
Kau tidak menyerahkan Dongguo Liang dan Teknik Dunshu Aliran Qimen,
apakah kau mau memberontak?
Kau...
Lapor Kaisar,
aku tidak bermaksud begitu.
Segera serahkan buku ajaib dan buka Istana Langit Kesembilan,
stabilkan kerajaanku ini,
maka kau
juga bisa menjadi penasihatku.
Kaisar,
Istana Langit Kesembilan adalah tempat para iblis ditahan.
Tidak boleh dibuka.
Lupakan, lupakan.
Tidak berguna.
Lepaskan Masterku.
Langit Kesembilan
tidak bisa dimasuki sesuka hati.
Perisai Api.
Perisai Air.
Trik rendahan.
Kuperlihatkan padamu
Teknik Dunshu orang Jepang.
Pertanda Qiankun, hancurkan.
- Ayah. - Ayah.
Ayah.
Dasar binatang,
lepaskan putriku.
Boleh saja melepaskan mereka,
tapi bukalah Jam Matahari Qiankun untukku.
Pertanda Qiankun,
buka.
Dengan membuka Jam Matahari Qiankun,
Chi You akan hidup kembali.
Tapi, kuberi tahu kau,
orang yang tidak sepadan dengan 8 susunan Aliran Qimen,
jika dia membuka Istana Langit Kesembilan,
akan dimakan oleh siluman.
Kami orang Jepang tidak takut siluman,
karena kamilah silumannya.
Ulurkan tanganmu ke dalam, maka sudah bisa dibuka.
Bukalah.
Aku tidak percaya
aku tidak bisa membukanya.
Yue'er, ini benda kepercayaan Paman Master Dongguo.
Bawa ia dan segera turun gunung untuk mencarinya.
Baik.
Pertanda Qiankun,
perisai.
Cepat pergi.
Liu Zimo
Ying'er
Tentukanlah.
Tuan Liu, besar atau kecil?
Aku, Liu Zimo, tidak mungkin salah hitung.
Besar.
Kalian...
Kecil, kecil, kecil, kecil.
Kecil.
Menang lagi.
Bodoh, pokoknya beli berlawanan darinya saja.
Beli berlawanan darinya, pasti menang.
Terima kasih.
Kecil.
Cepat, cepat.
Cepat, cepat.
Besar.
Kecil, kecil, kecil.
Kecil, kecil, kecil, kecil, kecil.
Besar.
Kak, aku bisa jalan.
Aku bisa jalan.
Kak, bagaimana jika
pinjamkan aku uang untuk balik modal?
Tidak ada uang, pergilah sana.
Pergi.
Pergi.
Sudah dilempar berapa kali?
Aneh, jelas-jelas besar.
- Kenapa bisa salah? - Anak muda,
ayo bertaruh denganku.
Menang atau kalah, 100 tael perak tetap jadi milikmu.
Setuju.
Tidak boleh menyesal.
Dongguo Liang Aliran Qimen
Besar atau kecil?
Hebat sekali.
Hebat.
Sudah, tidak perlu dibuka, aku mengaku kalah.
Selamat tinggal.
Aku sudah mengingatmu.
Kalian menipuku dengan sihir.
Aku tidak akan membuat perhitungan dengan kalian.
Aku mengaku kalah.
Beri aku 100 tael lagi.
Apa yang kalian lakukan?
Jam 3-5 sore, 24 Mei tahun kambing.
Jika kau tidak tahu malu, susah mati.
- Api emas, tanah, air, api. - Mau apa kau?
Nasibmu bagus.
Aliran Qimen akan mendidikmu dengan baik.
- Kelak dia akan menjadi orang berguna. - Kau sedang apa?
Jangan menyentuhku.
Jika bukan karena 100 tael,
aku sudah memukulmu sejak tadi.
Inspektur kota datang.
Inspektur kota datang, cepat lari.
Hati-hati.
Cepat berdiri.
Tidak apa-apa, 'kan?
Terima kasih, Kak.
Adik baik-baik saja, 'kan?
Ayo pergi.
Kenapa? Apa yang terjadi?
Inspektur kota datang menangkap kita.
- Apa? - Ayo.
Kalian buronan?
Bukunya ada pada Dongguo Liang.
Sekarang yang terpenting adalah temukan buku itu,
aku baru bisa menduduki takhta Kaisar.
Jenderal tenang saja.
Orang yang ditemukan Dongguo juga harus kau bawa pulang.
Aku, Liu Zimo, salah mendaki gunung
dan salah menyembah kuburan.
Aku bukan orang yang ingin kalian cari.
Lepaskan aku.
No comments yet. Be the first to leave one.